Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Air Mata Sengkarut Retribusi Parkir Sidoarjo: Achmad Shodiq Ahli Hukum Kritisi PAD Terperangkap ‘Titik Fiktif’ Miliaran Rupiah, Jukir Jadi Tumbal Konflik Elite

Air Mata Sengkarut Retribusi Parkir Sidoarjo: Achmad Shodiq Ahli Hukum Kritisi PAD Terperangkap ‘Titik Fiktif’ Miliaran Rupiah, Jukir Jadi Tumbal Konflik Elite

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Di bawah terik matahari Kabupaten Sidoarjo, ribuan juru parkir (jukir) resmi dari Pemkab. Sidoarjo melalui OPD (Organisasi Pemerintahan Daerah) Dinas Perhubungan (Dishub) Kab. Sidoarjo, mengenakan seragam oranye lusuh, terus memungut receh demi receh retribusi dari pengguna jalan.

Namun, uang keringat yang mereka kumpulkan, kini terancam menguap di tengah sengkarut KSO (Kerja Sama Operasi) parkir, antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dan PT Indonesia Sarana Service (PT ISS)-KSO.

“Kami harap ada keadilan yang pasti dari masalah itu, supaya kami punya kejelasan dan kepastian kerja tenang,” ujar Yasin (35), juru parkir yang mangkal di kawasan Jalan Sultan Agung, Kota Sidoarjo.

Konflik hukum yang menjerat Pemkab dan PT ISS, telah membuka kotak pandora praktik cacat administrasi yang diduga kuat merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga miliaran rupiah.

Kisah para jukir, yang hidupnya digantung di tengah tarik-ulur sengketa, menjadi cerminan nyata dari tingginya human interest yang terabaikan.

Data Fiktif dan Potensi Kerugian Rp 7,1 Miliar Jadi Bukti Kelalaian Awal

Akar dari sengkarut ini bermula dari SK Bupati Sidoarjo Nomor 188 Tahun 2021 yang menetapkan 359 titik parkir sebagai dasar KSO.

Data ini pula yang menjadi dasar target setoran awal fantastis sebesar Rp 32,09 Miliar per tahun.

Investigasi mendalam Ruang.co.id, menemukan bahwa angka 359 titik tersebut diduga kuat merupakan ‘titik fiktif’ atau memiliki cacat administrasi serius, karena banyak lokasi bukan aset Pemkab atau tidak berpotensi.

PT ISS-KSO kemudian berdalih tidak mampu memenuhi target setoran tersebut, karena objek perjanjian (titik parkir) tidak valid.

Meskipun Dishub menyetujui adendum untuk menurunkan target setoran hingga Rp 6,6 Miliar per tahun, PT ISS-KSO tetap gagal menyetor. Dishub kemudian memutus kontrak, yang lantas digugat balik oleh PT ISS ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya.

Baca Juga  Suara Fakta Sidang Korupsi Gatut Sunu Terpasung dalam Tekanan Surat Sakti Pemerasan Jabatan Birokrasi

“Kami menyambut baik pemutusan kontrak, tetapi kami meminta ketegasan hukum terhadap tunggakan setoran PT ISS yang mencapai Rp 7,1 Miliar hingga tahun 2024,” ujar Taufik Juru Parkir resmi yang mangkal di kawasan jalan Gajah Mada Sidoarjo.

Uang itu seharusnya kembali ke rakyat Sidoarjo, bukan menguap di tengah sengketa. Taufik menambahkan, nasib ribuan jukir lokal terancam karena mereka tidak mendapat kejelasan perlindungan BPJS dan insentif yang dijanjikan.

Achmad Shodiq,SH.,MH.,M.Kn.: “Ancaman Pidana KKN di Tengah Konflik Perdata!”

Kondisi ini mendapat sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan aparat penegak hukum. Ditreskrimsus Polda Jatim bahkan telah memanggil Direktur PT ISS-KSO dan Kepala Dishub Sidoarjo, terkait dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan retribusi parkir.

“Kasus ini jelas bukan hanya soal wanprestasi perdata. Adanya data fiktif dalam SK Bupati adalah cacat administrasi fundamental yang membuka peluang kolusi dan korupsi,” tegas Ahli Hukum Perjanjian Notarial Sidoarjo, Achmad Shodiq, S.H., M.H., M.Kn., dalam bincang wawancara Ruang.co.id.

“Kami mendesak agar Kejaksaan mengusut tuntas aliran dana retribusi yang telah dipungut namun diduga tidak masuk ke Kas Daerah. Kegagalan Pemkab mengamankan PAD yang sudah jelas berpotensi besar ini merupakan pembiaran kerugian negara,” tukasnya.

Dalam kondisi kontrak diputus dan sengketa belum inkrah di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, tegas Shodiq, setiap penarikan retribusi yang dilakukan oleh pihak yang tidak berhak dapat dikategorikan sebagai pungutan ilegal atau penggelapan.

Pemkab Sidoarjo, menurut ahli hukum dan advokat ini, mestinya saat ini wajib mengeluarkan kebijakan sementara berupa Peraturan Bupati (Perbup) atau Surat Edaran (SE), untuk mengambil alih swakelola dan memastikan uang rakyat tidak tercecer.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geely Coolray GIIAS Surabaya 2026

    Geely Coolray Resmi Dijual di GIIAS Surabaya 2026 Mulai Rp341 Juta

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Geely Auto Indonesia resmi memasarkan Geely Coolray pada ajang GIIAS Surabaya 2026, Rabu (26/8/2026). Compact SUV bermesin bensin turbo ini menjadi model internal combustion engine (ICE) pertama Geely di Indonesia dan dijual mulai Rp341 juta untuk wilayah Surabaya. Kehadiran Coolray menambah pilihan di segmen compact SUV yang selama ini didominasi pemain lama. Mobil […]

  • demo tuntut gubernur mundur,

    Kadin Bangkalan Tolak Demo Tuntut Gubernur Khofifah Mundur

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Bangkaran secara tegas menolak aksi demonstrasi yang menuntut pengunduran diri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ketua Kadin Bangkalan, Supai Muhammad Noer, menyatakan penolakan ini berdasarkan pertimbangan dampak negatif yang dapat terjadi terhadap iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Timur. Jum”at, (29/8/2025). Dalam pandangan dunia usaha, […]

  • Tim Persebaya Saat Bertanding di Liga 1. (c) Official Persebaya

    Persebaya Surabaya Resmi Melepas 10 Pemain Jelang Bursa Transfer Liga 1 2025/2026

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id –  Persebaya Surabaya mulai bergerak agresif menyambut Liga 1 Indonesia musim 2025/2026. Klub asal Kota Pahlawan Persebaya Surabaya melepas 10 pemain dari skuad musim sebelumnya. Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa manajemen benar-benar serius untuk membangun tim yang lebih kompetitif. Tiga dari 10 nama yang dilepas adalah pemain asing: Gilson Costa, Mohammed Rashid, dan […]

  • Meratakan warna kulit belang karena sinar matahari

    Warna Kulit Belang Akibat Sinar Matahari? Ini Rahasia Alami Meratakannya dalam Sekejap!

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Panasnya matahari siang bisa bikin badan terasa seperti dipanggang, tapi dampak terburuknya baru terlihat setelah beberapa hari: kulit belang! Bagian yang tertutup pakaian tetap cerah, sementara area yang terpapar sinar matahari berubah lebih gelap. Alhasil, tangan jadi lebih gelap dari wajah, atau kaki belang karena sandal. Masalah ini bisa bikin siapa pun frustrasi, […]

  • Kesalahan fatal saat traveling

    Ngaku Jago Traveling? 3 Jebakan Ini Sering Bikin Liburanmu Gagal Total!

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kita semua pernah mengalami momen liburan yang ternyata jauh dari ekspektasi. Tanpa disadari, kesalahan sepele seperti overpacking atau itinerary terlalu ambisius bisa mengubah petualangan impian menjadi mimpi buruk. Yuk, kupas tuntas jebakan traveling yang sering diabaikan, plus solusi praktisnya! Jebakan Packing: Bawa Semua Barang, Tapi Nggak Pernah Dipakai Pernah membuka koper di hari […]

  • Dandim Sidoarjo Beraksi! Bersih-Bersih Sungai Berjibaku dengan Sampah Diapers

    Dandim Sidoarjo Beraksi! Bersih-Bersih Sungai Berjibaku dengan Sampah Diapers

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Musim hujan yang disertai banjir rob kembali melanda Sidoarjo. Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama di kawasan pedesaan yang kerap terendam air. Tidak ingin berdiam diri, Forkompinda Sidoarjo turun tangan dengan menggelar aksi gotong royong untuk membersihkan aliran sungai yang tersumbat enceng gondok dan sampah rumah tangga. Pagi ini, Komandan […]

expand_less