Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Terkini » 8 Negara Ikuti Cap Kapal Checkmate Fide Rated International Chess Tournament 2025

8 Negara Ikuti Cap Kapal Checkmate Fide Rated International Chess Tournament 2025

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Surabaya menjadi pusat perhatian dunia catur internasional dengan Kembali digelarnya Cap Kapal Checkmate Fide Rated International Chess Tournament 2025. Kamis, (19/12/2025). Fakta bahwa 8 negara ikuti turnamen bergengsi ini menegaskan skalanya yang benar-benar global. Gelaran yang berlangsung dari tanggal 19 hingga 23 Desember 2025 ini bukan hanya sekadar event lokal, tetapi sebuah kompetisi catur berstandar FIDE yang ketat. Keikutsertaan peserta dari berbagai negara tersebut menunjukkan daya tarik dan kredibilitas ajang catur internasional di Surabaya yang kini sudah memasuki penyelenggaraan ketiga kalinya.

Antusiasme turnamen catur Cap Kapal Checkmate tahun ini dari lonjakan jumlah peserta yang luar biasa. Dari hanya sekitar 80 peserta pada debutnya di Juli 2024, kemudian 84 peserta di Desember 2024, angka tersebut melesat menjadi total 214 peserta pada 2025. Peningkatan hampir tiga kali lipat ini diisi oleh para pecatur yang tidak hanya berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, seperti Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Sulawesi, tetapi juga oleh kontingen internasional. Keragaman asal peserta ini, baik dari dalam maupun luar negeri, menciptakan sebuah babak baru bagi olahraga catur kompetitif di tanah air.

Mengulik lebih dalam tentang konstelasi 8 negara peserta, Hesnud Daulah, M.Psikolog, selaku Ketua King Knight Creative, memberikan penjelasan rinci. “Event catur standar internasional diikuti dari 8 negara diantaranya Indonesia, Malaysia, Filipina, Rusia, Australia, Uzbekistan, Korea dan dari Jerman,” ujarnya. Daftar negara-negara peserta turnamen ini menunjukkan jangkauan geografis yang luas, dari Asia Tenggara, Eropa, hingga Australia. Namun, kekuatan turnamen ini tidak hanya terletak pada kuantitas negara. Hesnud menambahkan bahwa gelaran ini “di ikuti 2 master internasional dan 2 Fide master, serta puluhan master nasional dan lainya adalah pemain-pemain kuat juga dari berbagai provinsi di Indonesia.” Kehadiran grandmaster dan master internasional ini menjamin bahwa kompetisi catur di Surabaya berlangsung pada level tertinggi.

Untuk mengakomodasi kualitas pemain yang tinggi, sistem dan standar pertandingan yang diterapkan pun sangat ketat. Turnamen catur berformat FIDE ini menggunakan aturan waktu 90 menit + 30 detik, yang merupakan format baku di kejuaraan-kejuaraan catur berkelas dunia. Sebuah kebijakan penting juga diterapkan untuk menjaga kompetitifitas: “Dimana seluruh peserta yang hadir memiliki elo rating maksimal 2200,” jelas Hesnud. Kebijakan batas rating ini secara strategis menciptakan lingkungan yang ideal bagi pecatur nasional Indonesia untuk bertarung secara seimbang, sekaligus menjadi peluang emas mengumpulkan poin rating FIDE yang berharga bagi karier mereka.

Baca Juga  Catat! Cap Kapal Checkmate Fide Rated International Chess Tournament 2025

Menyaksikan geliat turnamen yang diikuti 8 negara ini, Hesnud Daulah melihat peluang yang lebih besar di balik papan catur. Beliau menyampaikan visinya, “Kita berharap mudah-mudahan kedepan, olahraga catur bisa menjadi industry.” Pernyataan ini menegaskan bahwa gelaran catur internasional semacam ini adalah pondasi untuk mentransformasi hobi menjadi sebuah ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada penyelenggara, “mengapresiasi Cap Kapal Checkmate yang rutin menggelar dan ini menjadikan suatu semangat kami. mudah-mudahan garam cap kapal ini terus konsisten untuk selalu menggelar turnamen level internasional di Kota Surabaya.”

Dampak langsung yang paling terasa adalah pada sektor pariwisata olahraga atau sport tourism. “Dan ini sekaligus mengangkat sport tourism,” tegas Hesnud. Kedatangan ratusan atlet dan ofisial dari berbagai negara secara otomatis menyuntikkan kehidupan baru bagi ekonomi lokal. Mereka tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi juga menjelajah. “Banyaknya peserta dari berbagai provinsi dari berbagai negara itu menikmati Kota Surabaya, misalnya kuliner gitu kan tadi malam itu saya juga… mengantarkan beberapa pemain luar seperti Malaysia Filipina ya berburu kuliner rawon,” tuturnya. Aktivitas sederhana seperti berburu kuliner khas Surabaya ini merupakan bukti nyata bagaimana sebuah event olahraga bertaraf internasional mampu menjadi katalisator bagi kepariwisataan kota.

Baca Juga  Garam Cap Kapal Junior Kembali Gelar Turnamen Catur di Surabaya

Kesuksesan menghadirkan turnamen bertaraf dunia dengan peserta 8 negara ini tentu membutuhkan fondasi legitimasi yang kuat. Hesnud Daulah menekankan hal ini. “Dan tak lupa turnamen ini juga mendapatkan rekomendasi ya dari PB Percasi, sehingga kita bisa menggelar turnamen level internasional ini,” paparnya. Rekomendasi resmi dari PB Percasi merupakan prasyarat mutlak untuk menyelenggarakan turnamen catur FIDE Rated yang diakui secara global, sehingga setiap kemenangan dan poin rating yang diperoleh memiliki validitas internasional.

Di tingkat pemerintah daerah, dukungan juga diberikan secara nyata. Event ini mendapat “apresiasi support dari pemerintah kota Surabaya.” Peran Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, disebutkan sangat mendukung. “Yang selalu support selalu dan pesannya beliau adalah tetap semangat untuk menggelar event-event di Surabaya untuk memajukan Kota Surabaya,” ujar Hesnud menyampaikan arahan pejabat tersebut. Kolaborasi tripel antara penyelenggara swasta, asosiasi olahraga nasional, dan pemerintah kota ini adalah formula sukses yang menciptakan ekosistem subur bagi pertumbuhan olahraga prestasi sekaligus pemromosian citra Surabaya sebagai kota yang kompeten menjadi tuan rumah event berskala global.

Baca Juga  King Knight Bangkitkan Gelora Catur Surabaya Usai Raih Emas Porprov Jatim
  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • warga GSI Surabaya konflik jalan ditutup beton

    Konflik Jalan Ditutup Beton di Perumahan GSI Surabaya: Warga Lapor ke Polisi

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Warga Perumahan Gunung Sari Indah (GSI) Surabaya dibuat geger oleh aksi penutupan jalan dengan tembok beton yang terjadi pada Rabu (15/01/2025). Langkah ini dilakukan oleh Salim Bachmid, yang mengklaim sebagai pemilik sah lahan tersebut berdasarkan Surat Hak Milik (SHM) nomor 2947. Namun, warga menganggap area tersebut merupakan bagian dari fasilitas umum (fasum) […]

  • Debat Panas Pilkada Tabanan, Singgung Intimidasi dan Bantahan Keras Paslon

    Debat Panas Pilkada Tabanan, Singgung Intimidasi dan Bantahan Keras Paslon

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id– Debat ketiga Pilkada Tabanan yang berlangsung di Bali Sunsetroad Convention Center (BSCC)  kemarin, memanas.  Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1, Nyoman Mulyadi dan Nyoman Ardika (Mulyadi-Ardika), melayangkan tudingan serius terhadap paslon nomor urut 2, Komang Gede Sanjaya dan Made Dirga (Sanjaya-Dirga).  Mulyadi-Ardika menuduh Sanjaya-Dirga melakukan intimidasi politik terhadap warga […]

  • ice frog

    Tiga Pelaku Penipuan Roben, Siti Merwanah dan Oktalila Laurens Jaringan “ICE FROG” di Tuntut Hanya 6 Bulan

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menyidangkan perkara No 1196 yang di tangkap pada 12 Desember 2023 – Tiga terdakwa, ROBEN, SITI MERIYANAH, dan OKTALILIA LAURENS, telah ditangkap oleh pihak berwenang atas dugaan keterlibatan dalam jaringan penipuan “ICE FROG” yang merugikan korban hingga ratusan juta rupiah. Penangkapan dilakukan di sebuah rumah di Cluster Florens […]

  • Petugas Kepolisian Melakukan Release

    Rebutan Lokasi Pencarian Kepiting, Jadi Motif Pelaku di Sukolilo Surabaya

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Ruang.co.id- Pelaku pembunuhan seorang pencarian kepiting di area tambak, Jalan Raya Sukolilo Kasih Surabaya, berhasil dibekuk jajaran Polrestabes Surabaya. sebelumnya, Korban berinisial MH (44) seorang penambak Surabaya ditemukan tewas dengan luka bacok pada Dada Kiri. Sementara pelaku, diketahui adalah teman kerja korban, SH (42) warga asal Jalan Kejawan Putih Tambak, Surabaya. Tak lama dalam pelarian, […]

  • Prilly dan Dikta

    Bolehkah Sekali Saja Kumenangis Akan Rilis, Film Prilly Latuconsina dan Dikta

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sinemaku Pictures akan merilis film baru berjudul Bolehkah Sekali Saja Kumenangis. Setelah sukses dengan film horor dari rumah produksi ini, Temurun, Prilly Latuconsina sebagai produser dan pemain menyatakan terima kasih kepada Raka Wijaya selaku sutradara atas karyanya, Bolehkah Sekali Saja Kumenangis, berhasil digarap dengan apik. Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis dibintangi oleh […]

  • Pembacokan Ketapang Laok

    Motif Pembacokan Tragis di Ketapang Laok Terungkap, Dipicu Kesalahpahaman Antara Kelompok Tokoh Agama

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur membeberkan motif di balik insiden pembacokan yang menewaskan Jimmi Sugito Putra di Desa Ketapang Laok, Sampang. Tragedi berdarah yang terjadi pada Minggu, 17 November 2024, ini dipicu oleh kesalahpahaman antara dua kelompok yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Dirreskrimum Polda Jatim, Kombespol Farman, menjelaskan […]

expand_less