Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » Komisi D DPRD Jatim Desak Penutupan Permanen Tambang PT EPAS di Desa Puncu Kediri

Komisi D DPRD Jatim Desak Penutupan Permanen Tambang PT EPAS di Desa Puncu Kediri

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Karena selama delapan tahun beroperasi menimbulkan kerusakan lingkungan di Desa Puncu dan Desa Satak, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri akhirnya Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kawa Timur menutup perusahaan pertambangan PT Empat Pilar Anugerah Sejahtera ( EPAS ) di kecamatan tersebut.

Dalam rapat dengar pendapat dengan komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Senin (19/1), terungkap fakta memilukan mengenai dampak operasional tambang pasir PT EPAS yang telah berlangsung sejak 2017.

Wakil ketua Komisi D DPRD Jatim, Khusnul Arif, menjelaskan, bahwa kondisi lingkungan di kedua desa di kecamtan Puncu tersebut sudah masuk kategori darurat. Pasalnya, aktivitas penambangan galian C itu tidak hanya merusak alam, tetapi juga telah memakan korban jiwa.

Berdasarkan aduan masyarakat yang disampaikan Suwito dan beberapa warga desa Puncu dan Satak, saat hearing bersama komisi E. Terungkap bahwa operasional PT EPAS mengakibatkan hilangnya sumber mata air utama desa. Akibatnya, warga terpaksa merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli air bersih dari desa tetangga.

Tak hanya itu, infrastruktur jalan desa yang hanya berkapasitas 5 ton hancur lebur akibat dilewati truk pengangkut pasir bermuatan 10 hingga 15 ton. Akibatnya jalan tersebut sulit dilewati masyarakat.

“Jalan rusak di kecamatan Puncu ini telah mengakibatkan tiga orang warga meninggal dunia karena kecelakaan. Peristiwa ini menjadi masalah serius yang menyangkut nyawa orang,” tukas Khusnul Arif usai rapat dengar pendapat.

Menurut politikus partai NasDem yang terpilih dari Dapil Kediri ini, kerusakan lingkungan ini juga menjadi ancaman bencana hidrometeorologi yang setiap saat menghantui masyarakat setempat. Saat hujan deras, kecepatan arus air dari lokasi tambang bisa mencapai lebih dari 60 km/jam dengan membawa material kayu. Jika dibiarkan, wilayah di bawahnya termasuk Kecamatan Pare terancam diterjang banjir bandang dan longsor.

Baca Juga  Ketua Komisi A DPRD Surabaya Minta Pemkot Tunda Penandaan Bangunan Terdampak Pelebaran Sungai Kalianak

Namun demikian, lanjut Khusnul Arif, masalah tersebut tidak terlepas dari kerancuan legalitas PT EPAS itu sensiri. Hal ini terjadi karena kerancuan Izin Usaha Pertnangan (IUP) yang sempat berpindah wewenang dari Provinsi ke Pusat, lalu kembali lagi ke Provinsi. Sehingha meskipun secara fakta saat ini PT EPAS sudah tutup dan tidak beroperasi namun IUP yang dimiliki PT EPAS masih berlaku hingga 2027.

“Dinas ESDM Jatim sudah mengeluarkan Surat Peringatan (SP) pada 14 November 2025 lalu. Mereka dilarang beroperasi karena belum memiliki persetujuan RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya). Pengajuan mereka masih dievaluasi karena banyak syarat yang belum terpenuhi,” jelas Politikus yang kerap dipanggil Mas Pipin ini.

Lebih jauh lagi dalam perjalanan operasionalnya PT EPAS ternyata juga sedang tersandung masalah hukum karena berselisih dengan PTPN 1 terkait wanprestasi atau ketidakpatuhan terhadap MoU kerjasama. Kasus ini dilaporkan telah masuk tahap penyidikan di Polda dan Kejaksaan Negeri.

Karena banyak masalah yang ditimbulkan oleh PT EPAS inilah, Komisi D DPRD Jatim meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri segera menyerahkan dokumen upaya pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan hidup (UKL-UPL) kepada DLH Provinsi untuk dikaji ulang secara total.

Jika terbukti ada pelanggaran tata ruang dan lingkungan yang fatal, DPRD mendesak adanya tindakan tegas lebih lanjut.

“Saat ini operasional sudah berhenti. Kita akan kawal terus agar tidak ada celah bagi perusahaan itu untuk merusak lingkungan lagi tanpa tanggung jawab,” pungkas Mas Pipin.

Sementara itu, dalam rapat dengar pendapat di ruang Badan Musyawarah DPRD Jatim, Hadir ketua komisi E Abdul Halim dan wakil ketua Khusnul Arif dan Gus Tamim serta dua anggota lainnya, Harisandi Savari dan Miseri Efendi. Kemudian dari Pemprov Jatim, hadir Kepala Dinas ESDM, Aris Muktiyono dan kepala Dinas LH Jatim, Nurkholis. Kemudian perwakilan dari kabupaten kediri hadir perwakilan Kadis LH, PUPR dan Baperda.

Baca Juga  Pandangan Fraksi DPRD Jatim soal Raperda PT BPR Jatim: Ini Tanggapan Pj Gubernur
  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babak 16 besar Liga Champions UEFA 2024/2025 dengan daftar tim yang lolos, hasil pertandingan

    Babak 16 Besar Liga Champions 2024/2025: Duel Sengit Bayern vs Leverkusen Bisa Terjadi!

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Liga Champions UEFA 2024/2025 semakin memanas dengan babak 16 besar yang telah ditentukan. Sebanyak 16 tim telah memastikan tempat mereka dalam fase gugur ini, menghadirkan persaingan ketat antara klub-klub elite Eropa. Salah satu duel yang sangat dinantikan adalah kemungkinan pertemuan antara Bayern Munchen dan Bayer Leverkusen, yang bisa menjadi laga klasik Bundesliga di […]

  • Kasus Penggelapan Yulius Kurniawan PT. Emitraco Transportasi Mandiri

    Kasus Penggelapan Yulius Kurniawan PT. Emitraco Transportasi Mandiri Divonis 2,6 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Yulius Kurniawan, seorang karyawan PT. Emitraco Transportasi Mandiri, terdakwa penggelapan di sidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya pada 1/8/24 dengan agenda pembacaan pledoi. Yulius bekerja sebagai marketing di PT. Emitraco Transportasi Mandiri, perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengurusan transportasi (JPT) seperti eksport dan import, trucking, jasa gudang dan depo serta ekspedisi kapal […]

  • Social Butterfly

    Kenali Social Butterfly! Si Ramah yang Selalu Punya Teman di Mana Saja

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pernah bertemu seseorang yang tampaknya selalu punya teman di mana pun mereka berada? Mereka yang mudah bergaul, supel, dan sepertinya memiliki energi sosial tak terbatas sering disebut sebagai “social butterfly.” Orang-orang ini bisa berpindah dari satu kelompok ke kelompok lain tanpa canggung, meninggalkan kesan menyenangkan di mana pun mereka berada. Namun, apa yang […]

  • Diusung PDI P dan Hanura, Made Satria Bangun Pura Dalem Sental Kangin Mulai Dari Nol

    Diusung PDI P dan Hanura, Made Satria Bangun Pura Dalem Sental Kangin Mulai Dari Nol

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id– Diusung oleh PDI P dan Hanura, Made Satria ternyata memiliki investasi sosial luar biasa. Bersama dengan sang adik, Ketut Lea, duo kakak-adik itu menbangun pura dalem Sental Kangin, Nusa Penida, Klungkung mulai dari nol. “Pembangunan pura dalem ini mulai dari nol merupakan bantuan dari Bapak Made Satria dan Ketut Leo,” kata Kelian Banjar […]

  • Prabowo buka Muktamar NU Jombang

    Prabowo Buka Muktamar ke-35 NU Jombang Minta Kartu Anggota

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jombang, Ruang.co.id – Presiden Prabowo Subianto membuka secara resmi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis sore (27/8/2026). Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan tidak ikut campur dalam pengaturan agenda muktamar. “Saya tidak mengatur ini semua. Saya juga tidak mengerti, tapi ya, kita menerima ini semua,” ujar Prabowo. Prabowo […]

  • Senam Semut Ramaikan Lapangan Bantas, Sengap Dekat dengan Lansia dan Emak-emak

    Senam Semut Ramaikan Lapangan Bantas, Sengap Dekat dengan Lansia dan Emak-emak

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id–  Lapangan Umum Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, dipenuhi oleh puluhan lansia dan emak-emak PKK pada Sabtu (19/10/2024) pagi. Mereka bersemangat mengikuti Senam Sehat Semut (Semeton Mulyadi Tabanan) dan Mulia-Pas bersama calon wakil bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Ardika alias Sengap dan istri. Acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran istri Calon […]

expand_less