Breaking News
light_mode
Jumat, 11 September 2026
Beranda » Olahraga » Bernardo Tavares Kecewa Persebaya Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain atas Dewa United

Bernardo Tavares Kecewa Persebaya Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain atas Dewa United

  • account_circle Ruang Wawan
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengaku kecewa setelah timnya gagal meraih kemenangan saat menjamu Dewa United. Padahal, tim tamu harus bermain dengan 10 orang sejak babak pertama. Persebaya sebenarnya memulai laga dengan cukup baik. Green Force mencetak gol pembuka melalui Francisco Rivera pada menit ke-22. Gol tersebut sempat memberi momentum positif bagi tuan rumah. Namun, Dewa United langsung merespons. Kafiatur menyamakan kedudukan hanya tujuh menit berselang dan mengubah jalannya pertandingan.

Unggul Jumlah Pemain, Persebaya Tak Maksimal

Situasi pertandingan semakin menguntungkan Persebaya setelah Nick Kuipers menerima kartu merah. Sejak momen itu, Dewa United harus bermain dengan 10 pemain hingga laga berakhir. Dengan keunggulan jumlah pemain sejak akhir babak pertama, Persebaya seharusnya mampu menekan lebih agresif. Bernardo Tavares bahkan menilai timnya punya peluang besar untuk menambah dua gol atau lebih. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak berbuah maksimal. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap bertahan 1-1.

Bernardo Tavares Soroti Mental dan Kerja Keras Tim

Bernardo Tavares tak menutupi rasa kecewanya usai laga. Ia menegaskan bahwa hasil imbang di kandang sama saja dengan kehilangan dua poin penting. “Kami hanya meraih satu poin dan kehilangan dua poin di rumah. Ini artinya kami harus bekerja lebih keras lagi,” ujar Tavares. Pelatih asal Portugal itu meminta para pemainnya meningkatkan fokus dan etos kerja. Ia ingin peluang menembus empat besar tetap terjaga hingga akhir musim.

Statistik Bicara: Persebaya Kalah Efektif

Yang membuat Tavares semakin kecewa, Persebaya justru kalah efektif meski unggul jumlah pemain. Data statistik Liga 1 Match memperlihatkan fakta tersebut dengan jelas. Persebaya hanya mencatatkan 43 persen penguasaan bola. Angka itu kalah jauh dari Dewa United yang menguasai 57 persen ball possession meski bermain dengan 10 orang. Dari sisi serangan, Persebaya memang melepaskan 11 tembakan. Namun, hanya dua di antaranya yang mengarah ke gawang.

Baca Juga  Jurus Jitu Porbikawa Jatim! Berbagi Takjil Sambil Promosikan Karate Porbikawa di Surabaya

Masalah Akurasi dan Aliran Bola

Jumlah tembakan tepat sasaran Persebaya sama dengan Dewa United. Bedanya, tim tamu melepaskan empat tembakan secara keseluruhan, situasi yang terbilang wajar karena bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit. Dewa United juga unggul dalam akurasi operan. Mereka mencatatkan 86 persen akurasi passing, sedangkan Persebaya hanya mencapai 76 persen. Bernardo Tavares menilai anak asuhnya terlalu lambat dalam mengalirkan bola. Ia menyebut permainan Persebaya kurang cerdas saat membongkar pertahanan lawan.

Sindiran Tajam Tavares untuk Pemain

Tavares bahkan melontarkan analogi tajam untuk menggambarkan situasi tersebut. Ia membandingkan lambannya aliran bola dengan cara kerja zaman lama. “Meski unggul jumlah pemain, kami tidak cukup pintar memindahkan bola dengan cepat. Sekarang kita bisa mengirim email lebih cepat, tetapi pemain justru berlari membawa bola seperti tukang pos,” ucapnya. Pernyataan itu menegaskan kekecewaan sang pelatih terhadap pengambilan keputusan di lapangan.

Persebaya Tertahan di Papan Atas Klasemen

Hasil imbang ini membuat Persebaya Surabaya masih tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Super League. Green Force mengoleksi 32 poin dari total laga yang sudah dijalani. Persebaya kini tertinggal 12 poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung. Situasi ini membuat setiap laga ke depan menjadi sangat krusial bagi tim asal Kota Pahlawan tersebut.

  • Penulis: Ruang Wawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPMK Manukan Wetan minta THR

    Dugaan Permintaan THR oleh Ketua LPMK Manukan Wetan Viral, Cak Yebe Minta Evaluasi dan Imbau Jajaran Jaga Etika

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Viral di media sosial terkait dugaan permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) yang dilakukan oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Manukan Wetan turut mendapat sorotan dari Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko. Menanggapi hal tersebut, politisi yang akrab disapa Cak Yebe itu langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan setempat untuk menindaklanjuti persoalan […]

  • Inovboyo 2025

    Inovboyo 2025 Bakal Hadir: Kota Surabaya Tantang Warganya Jadi Pencipta Perubahan

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id — Kota Pahlawan kembali membuktikan diri sebagai episentrum inovasi nasional. Melalui ajang Inovboyo 2025 yang kembali bakal hadir, Pemerintah Kota Surabaya menantang masyarakat dan perangkat daerah untuk unjuk kreativitas, demi membentuk wajah Surabaya yang lebih maju, cerdas, dan berkeadilan. Ajang bergengsi ini diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang), sebagai platform […]

  • Sinopsis Film Gundik Horor Indonesi

    Menyingkap Rahasia Kelam Nyai dalam Film Horor Indonesia, Gundik

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Film “Gundik” menawarkan kombinasi unik antara horor, aksi, dan heist (perampokan) dengan sutradara ternama, Anggy Umbara. Film ini mengisahkan tentang sekelompok perampok yang terjebak di sebuah tempat angker. Misteri masa lalu yang tersembunyi di tempat tersebut mulai menghantui mereka, bahkan mengancam nyawa mereka. (Surabaya, 08/02/2025) Sinopsis Singkat Film Gundik Empat orang pencuri merencanakan […]

  • Efek Kurang Minum Air Putih

    Efek Kurang Minum Air Putih Bisa Berakibat Fatal, Nomor 3 Jarang Disadari!

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bangun pagi, ngopi. Siang kerja, ngopi lagi. Malam nongkrong, es kopi susu. Air putih? Kadang lupa, kadang malas. Kalau kamu salah satu orang yang lebih sering minum kopi, teh, atau minuman manis dibanding air putih, hati-hati! Tubuh bisa diam-diam memberi sinyal bahaya akibat dehidrasi. Kurang minum air putih bukan hanya membuat tubuh lemas […]

  • Plasa UMKM

    DPRD Sidoarjo Hidupkan Asa Plasa UMKM seperti Malioboro

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Cahaya pagi di Jalan Ponti sekitaran GOR Sidoarjo, menembus sela-sela tenda biru para pedagang kaki lima. Aroma gorengan, kopi panas, dan pedagang pakaian, bercampur dengan suara sapaan akrab pembeli yang datang saban Minggu pagi di kawasan Car Free Day (CFD) GOR Sidoarjo. Di balik keriuhan sederhana itu, sedang tumbuh harapan besar, Plasa […]

  • Longsor Pacet-Cangar

    Longsor di Watu Lumpang Pacet-Cangar, Mobil Pick Up Terguling ke Jurang

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Mojokerto, Ruang.co.id – Sebuah kejadian longsor mengerikan terjadi di jalur penghubung antara Pacet, Mojokerto, dan Cangar, Kota Batu, tepatnya di kawasan Watu Lumpang, Desa Pacet. Peristiwa ini terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial, menunjukkan sebuah mobil pick up putih terseret material longsor hingga terguling ke jurang. Dalam rekaman video dari kamera dashboard […]

expand_less