Breaking News
light_mode
Sabtu, 29 Agustus 2026
Beranda » Daerah » Pilkades Serempak di Sidoarjo Dimulai, Cak Gondes Siap Bawa Perubahan Besar di Pilkades Wadung Asri

Pilkades Serempak di Sidoarjo Dimulai, Cak Gondes Siap Bawa Perubahan Besar di Pilkades Wadung Asri

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Dinamika politik tingkat akar rumput di Kabupaten Sidoarjo, kini memasuki babak krusial. Sebanyak 79 desa di 18 kecamatan, bersiap menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 atau Pilkades tahap pertama.

Salah satu titik paling seru adalah Desa Wadung Asri, Kecamatan Waru. Desa Wadung Asri, merupakan Desa yang paling ujung berbatasan dengan Surabaya.

Di wilayah ini, empat kandidat kuat mulai adu visi, yakni Son Haji (Incumbent dua periode), Ainur Rofiq dari Dusun Ngipa, Supriyadi dari warga Perumahan Pondok Chandra, dan Abdillah Nasik dari dusun Wadung Asri Dalam.

Namun nama Ainur Rofiq atau yang akrab disapa Cak Gondes tampil mencolok dan diakui warga Wadung Asri sebagai representasi kaum muda. Pada Senin (9/2/2026) siang, Ainur Rofiq alias Cak Gondes resmi maju sebagai calon Kepala Desa Wadung Asri, Waru, Sidoarjo, demi mewujudkan transformasi tata kelola desa yang lebih modern dan inklusif.

Cak Gondes bukanlah sebaai wajah baru dalam kontestasi ini. Sebagai pengusaha muda sukses di bidang konstruksi, ia membawa etos kerja profesional ke ranah birokrasi desa. Selama ini Cak Gondes dikenal warga seluruh Desa Wadung Asri, sebagai sosok pemuda yang bersahaja dan berjiwa sosial tinggi.

“Sudah lama cak Gondes punya jiwa sosial tinggi, suka bantu banyak warga, jauh sebelum adanya Pilkades. Sekarang cak Gondes mencalonkan pilihan desa, tentunya kami dukung dan kami pilih nanti,” ujar Sari Mahayanti, warga Panjunan, Wadung Asri.

Senada demikian,  Ketua RW 01 Wadung Asri, M. Rohimin mengatakan, “Cak Gondes itu dikenal semua lapisan warga. Hampir semua RT dan RW di Wadung Asri Insyaallah mendukungnya, karena beliau terkenal jiwa sosial tinggi”.

Baca Juga  Dari Lapangan Hijau ke Balai Desa, Mimpi Wasit Nasional Nyalon Kades untuk Olahragakan Anak-Anak Barengkrajan

Ia sengaja mengusung semangat perubahan yang lebih baik, melalui visi besar pemberdayaan potensi lokal. Cak Gondes memahami bahwa Wadung Asri membutuhkan sentuhan inovasi untuk mengoptimalkan letak geografisnya yang strategis di perbatasan Surabaya-Sidoarjo.

Memang, Cak Gondes mengakui, setidaknya Ia siap menghadapi dua pesaingnya yang dianggapnya cukup berat, yakni incumbent Son Haji dan Supriyadi. Akan tetapi, dia juga mengaku siap dapat meraup suara lebih dari para pesaingnya, dengan penguatan pemilih kalangan muda Desa Wadung Asri.

Potensi yang dimiliki Cak Gondes terletak pada kemampuannya merangkul berbagai elemen masyarakat, mulai dari generasi Z hingga tokoh senior. Ia berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur yang tidak hanya kuat secara fisik, tapi juga fungsional bagi peningkatan ekonomi warga.

Dalam setiap dialognya, ia menekankan pentingnya transparansi anggaran desa terhadap seluruh warga desa, agar masyarakat tahu ke mana setiap rupiah digunakan.

“Saya wakafkan diri untuk mengabdi demi kemajuan desa kita tercinta. Fokus utama saya adalah memperbaiki infrastruktur dan memperkuat peran pemuda agar Wadung Asri lebih mandiri serta berdaya saing tinggi,” ujar Cak Gondes dengan penuh optimisme.

Dia juga menyoroti pentingnya digitalisasi layanan desa atau e-government (pelayanan pemerintah berbasis elektronik). Menurutnya, warga tidak boleh lagi dipersulit oleh urusan administrasi yang lambat. Dengan sistem digital, pelayanan publik akan menjadi lebih cepat, akurat, dan bebas dari pungutan liar.

Visi ini selaras dengan upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dalam melakukan sinkronisasi program pembangunan desa dengan visi strategis pusat.

Langkah Cak Gondes didukung penuh oleh relawan “Tim Perubahan”. Mereka melihat sosok ini memiliki integritas dan keberanian untuk memutus pola lama yang tidak efektif. “Cak Gondes adalah solusi nyata untuk regenerasi kepemimpinan. Beliau punya visi yang jelas untuk memaksimalkan potensi ekonomi kreatif warga desa kita,” tegas salah satu pendukung setianya saat pendaftaran.

Baca Juga  Subandi-Mimik: Pemimpin Baru Sidoarjo Siap Bawa Perubahan

Secara regulasi, pelaksanaan Pilkades ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Aturan ini mempertegas masa jabatan dan wewenang kepala desa dalam mengelola dana desa untuk kesejahteraan masyarakat secara inklusif (melibatkan semua kalangan tanpa kecuali). Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga sedang memfinalisasi revisi Peraturan Daerah (Perda) guna menjamin seluruh tahapan berjalan jujur dan adil.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wadung Asri, Ahmad Wahyudi, menegaskan bahwa semua bakal calon telah melewati verifikasi awal dan pihaknya menjamin atas netralitasnya.

“Kami menjamin netralitas total. Semua calon memiliki kesempatan yang sama untuk meyakinkan sekitar 7.000 pemilih tetap di Wadung Asri bahwa mereka layak memimpin,” ujar Wahyudi.

Meski demikian, dari seluruh rangkaian pendaftar calon kades, seluruhnya sampai hari terahir sebanyak 4 calon, Ia mengakui bahwa secara fakta pendukung Cak Gondes paling banyak yang mengantarkan pendaftaran bakal calon kades.

“Calon Kades Cak Gondes kami akui massa pendukungnya yang paling banyak dan datang dari berbagai lapisan masyarakat Desa Wadung Asri. Pendukungnya merata dari dusun – dusun di Wadung Asri dan mayoritas anak muda,” ujar Wahyudi.

“Calon kades pak Supriadi dari perumahan Pondok Chandra pendukungnya terbanyak kedua, kurang lebih 25 orang yang mengantarkan dan mayoritas dari warga perumahan, tapi jumlah pendukung yang mengantar pak Supriyadi tidak ada separohnya dari pendukung cak Gondes,” imbuhnya dengan tetap mengedepankan netralitas BPD.

Di tengah persaingan dengan petahana dan tokoh agama, Cak Gondes tetap fokus pada program solutif. Ia berencana membangun pusat pelatihan kewirausahaan bagi anak muda, agar tidak cuma menjadi penonton di tengah pesatnya industri di Kecamatan Waru. Dengan bekal keahlian konstruksi, ia juga menjamin pembangunan fisik di desa akan lebih efisien dan tepat sasaran tanpa ada pemborosan anggaran.

Baca Juga  Plt Bupati Sidoarjo Tegaskan Kades Sidokerto Akan Diperiksa Kejaksaan

Yang pasti, pesta demokrasi ini nantinya oleh warga desa, diharapkan melahirkan pemimpin yang tidak hanya duduk di balik meja, tetapi terjun langsung mendengar keluhan rakyat.

Cak Gondes dengan jargon “Wayahe Sing Enom Tampil” (Waktunya yang Muda Tampil), memang telah memberikan warna baru yang segar dalam peta politik di Desa Wadung Asri Sidoarjo 2026.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasbana Land

    Rekom Dinas PUBMSDA Janggal, Pengembang Hasbana Land Terkesan “Membisu” atas Proyeknya di Damarsi

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Polemik pembangunan perumahan Hasbana Land di Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, masih terus menuai sorotan dan catatan tajam. Bukan hanya soal hiruk-pikuk truk pengangkut material yang melintasi jalan desa, kini masyarakat dihadapkan pada dugaan kejanggalan hukum dalam dokumen resmi yang dikeluarkan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo. […]

  • Harta Kekayaan Mensos Risma Melonjak Rp 9 Miliar, Dari Walikota Jadi Mensos RI

    Harta Kekayaan Mensos Risma Melonjak Rp 9 Miliar, Dari Walikota Jadi Mensos RI

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), merupakan mantan Wali Kota Surabaya dua periode. Nama Rismaharini kini menguat di Pilgub Jatim, untuk diusung oleh PDI Perjuangan dan nampaknya akan berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun, tahukan kalian Rek, terkait dengan harta kekayaan dari Mantan Wali Kota Surabaya itu?. Ternyata Risma, memiliki harta […]

  • Gus Hans debat Pilgub tanpa beban

    Gus Hans Siap Hadapi Debat Pilgub Jatim 2024 Tanpa Beban

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Zahrul Azhar Asumta, yang akrab disapa Gus Hans, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur dengan nomor urut 2, mengaku tidak merasa terbebani menghadapi debat perdana Pilgub Jatim yang akan diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 18 Oktober 2024. Meskipun akan berhadapan dengan pasangan petahana, Gus Hans tetap santai dan optimis dalam menghadapi […]

  • Cabut gigi tidak boleh dilakukan saat masih terasa sakit

    Alasan Dilarang Cabut Gigi Saat Masih Terasa Sakit

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pernah nggak sih kamu kepikiran untuk langsung cabut gigi saat rasa sakitnya nggak tertahankan? Memang, sakit gigi itu nggak main-main, bikin nggak bisa fokus sama aktivitas, bahkan sampai mengganggu tidur. Tapi, sebelum buru-buru ke dokter gigi untuk cabut, kamu perlu tahu bahwa mencabut gigi saat masih terasa sakit ternyata sangat tidak dianjurkan. […]

  • Hari Pertama Belum Ada Cagub Yang Daftar di KPU Jatim

    Hari Pertama Belum Ada Cagub Yang Daftar, KPU Gelar Simulasi

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Hari pertama pendaftaran Cagub Cawagub di Pilkada Jatim, Belum ada satupun Paslon yang mendaftar di KPU Jatim. Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi mengatakan, untuk mengisi kekosongan itu, komisioner KPU Jatim melakukan simulasi pendaftaran Cagub – Cawagub di kantor KPU Jatim, selasa (27/8) siang. Simulasi ini dilakukan untuk mengevaluasi kemungkinan adanya hal hal […]

  • Pengosongan DKS Surabaya

    Kosongkan DKS Tanpa Dialog dan Tidak Patuhi Putusan PTUN Pemkot Surabaya Tindas Seniman

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Tanpa Melalui dialog resmi serta tidak mematuhi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara ( PTUN ) Pemerintah Kota Surabaya Kosongkan Dewan Kesenian Surabaya ( DKS ) di kompleks Balai Pemuda Surabaya senin (4/5). Pengosongan ini menimbulkan dampak besar terhadap kegiatan berkesenian. Selain membuat para seniman senior seperri perupa, pelukis, teater dan lainnya tidak bisa […]

expand_less