Breaking News
light_mode
Rabu, 14 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Gus Yahya: “Niatku Ora Kliru” Jawab Isu Intervensi Prabowo di Muktamar NU

Gus Yahya: “Niatku Ora Kliru” Jawab Isu Intervensi Prabowo di Muktamar NU

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jombang, Ruang.co.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan keyakinannya menghadapi kontestasi kepemimpinan pada Muktamar Ke-35 NU. Pernyataan itu disampaikan di sela rangkaian pembukaan Muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Kamis (27/8/2026).

Seusai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam acara pembukaan, Gus Yahya dicecar pertanyaan awak media mengenai keputusannya tetap maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Ia menjawab singkat dan tenang.

“Allahu Robbuna. Niatku ora kliru,” ujarnya.

Gus Yahya menilai keputusan itu merupakan bagian dari tanggung jawab khidmah kepada Nahdlatul Ulama. Baginya, kontestasi dalam muktamar adalah mekanisme wajar dalam organisasi sebesar NU.

Tidak Ada Alasan Rasional Prabowo Intervensi NU

Gus Yahya turut menanggapi isu yang menyebut Presiden Prabowo tidak menghendaki dirinya kembali menjabat. Menurutnya, isu itu sulit diterima akal sehat.

“Informasi tidak masuk akal. Prabowo tidak dalam posisi seperti Soeharto, lingkungan politik juga tidak sama,” katanya.

Ia menambahkan, intervensi terhadap proses internal NU justru akan merugikan posisi politik Presiden. Hubungan dirinya dengan Prabowo juga berbeda jauh dengan relasi Gus Dur dan Soeharto.

“Posisi saya terhadap Prabowo tidak sama dengan posisi Gus Dur terhadap Soeharto. Saya kooperatif, bahkan supportif,” tegasnya.

Karena itu, ia menilai tidak ada alasan rasional bagi Presiden untuk menolak dirinya.

Jika Ada yang Mencatut Nama Presiden

Gus Yahya juga merespons dugaan pengumpulan pengurus NU oleh pihak tertentu dari lingkungan pemerintahan. Mereka disebut meminta dukungan agar tidak memilih dirinya, bahkan disertai iming-iming uang.

“Kalau ada anak buah Prabowo bermanuver mencatut Prabowo, semestinya Prabowo menegur, bila perlu memberi sanksi,” ujarnya.

Ia menduga tindakan semacam itu justru mengorbankan nama Presiden untuk agenda pribadi. Apalagi jika dilakukan secara terbuka, koreksi pun seharusnya terbuka.

Baca Juga  Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3, Kakorlantas: Fatalitas Kecelakaan Turun 45 Persen Berkat Pembatasan Truk

“Mereka mengorbankan Prabowo untuk agenda mereka sendiri. Karena mereka melakukan dengan blatant dan terbuka, mestinya teguran dan sanksi juga terbuka,” lanjutnya.

Percaya Integritas PWNU dan PCNU

Soal isu politik uang dalam muktamar, Gus Yahya mengaku yakin penuh pada integritas pengurus wilayah dan cabang. Ia menyebut mereka bukan orang-orang yang bisa dibeli.

“PW dan PC adalah kader-kader. Bukan pedagang, apalagi maling,” ucapnya.

Ia menilai para pengurus tingkat wilayah dan cabang memiliki kesetiaan serta komitmen moral terhadap organisasi.

“Mereka punya nurani dan kesetiaan terhadap organisasi. Mereka akan melindungi komitmen moral mereka dari ancaman apa pun, apalagi sekadar uang,” tuturnya.

Ketika ditanya optimismenya terhadap sikap PWNU dan PCNU, ia menjawab lugas.

“Ya. Haqqul yaqin,” ucapnya.

Tanggung Jawab Masing-Masing

Terkait manuver sejumlah tokoh seperti Nusron Wahid dan Saifullah Yusuf, Gus Yahya memilih tidak campur tangan. Ia menilai setiap orang memikul tanggung jawabnya sendiri.

“Buat apa? Tanggung jawab masing-masing, hisab masing-masing,” tegasnya.

Ia juga menyinggung kaidah fikih yang pernah ia sampaikan, man ista’jala syaian qabla awanihi ‘uqiba bihirmanihi. Namun saat diminta menjelaskan konteksnya dalam dinamika muktamar, ia merespons santai.

“Itu konsumsi kiai. Yang bukan kiai tidak wajib paham,” ujarnya.

Islah Tuntas, Jaga Martabat NU

Soal hubungan dengan Rais Aam dan jajaran Syuriyah, Gus Yahya memastikan proses islah sudah selesai.

“Tuntas. Buktinya sepakat muktamar,” katanya.

Menjelang muktamar, ia mengingatkan seluruh peserta menjaga niat dan disiplin organisasi.

“Tata niat yang benar dan disiplin jangan sampai bertindak menciderai martabat NU,” pesannya.

Gus Yahya menegaskan, muktamar harus menjadi momentum menata kembali kehormatan jam’iyah. Berbagai manuver yang mencatut nama Presiden, menurutnya, tidak layak dianggap sebagai sikap resmi kepala negara.

Baca Juga  Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Syarat Lengkap dan Trik Lolos Walk-in Interview Pramugara/Pramugari KAI Services 2025

Bagi Gus Yahya, Muktamar Ke-35 NU merupakan forum permusyawaratan tertinggi yang menentukan arah jam’iyah. Ia berharap seluruh proses berjalan bersih, menjaga martabat NU, dan mengutamakan kepentingan organisasi di atas segalanya.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara menghitung berat badan ideal untuk pria dan wanita

    Jangan Terjebak Angka! Ini Cara Menghitung Berat Badan Ideal untuk Pria dan Wanita

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Media sosial, selebriti, dan standar kecantikan yang semakin tinggi telah membentuk persepsi masyarakat tentang tubuh ideal. Keinginan untuk memiliki tubuh yang sehat dan menarik adalah dambaan setiap orang. Mengetahui berat badan ideal sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Berat badan yang ideal dapat membantu mencegah berbagai penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, dan […]

  • Hal yang dihindari selama Ramadan

    10 Hal yang Harus Dihindari Selama Ramadan Agar Puasa Penuh Berkah dan Bermakna

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ramadan merupakan bulan penuh berkah yang menjadi waktu bagi umat Muslim untuk meningkatkan ketakwaan dan kedekatan dengan Allah. Selama bulan suci ini, puasa diwajibkan bagi setiap Muslim yang mampu, kecuali bagi mereka yang memiliki uzur seperti sakit, bepergian, hamil, menyusui, atau sedang menstruasi. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus dari fajar hingga […]

  • BMKG Juanda waspada Cuaca ekstrem Surabaya

    Cuaca Surabaya Lagi Liar! BMKG: Waspada Ekstrem Sampai 10 Januari

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kota Surabaya kembali diwarnai peringatan cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda. Prediksi ini mencakup potensi hujan lebat disertai angin kencang yang akan berlangsung hingga 10 Januari 2025. Warga diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir dan dampak lainnya. Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto, […]

  • Iphone 16

    Fitur Unggulan iPhone 16 yang Membuatnya Lebih Canggih dan Inovatif

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Apple selalu menghadirkan kejutan setiap kali merilis iPhone terbaru. Dengan setiap generasi, Apple seakan tidak pernah kehabisan inovasi untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi penggunanya. iPhone 16 hadir dengan sejumlah pembaruan canggih yang meningkatkan performa dan memberikan nilai lebih. Fitur-fitur unggulannya menjadikan perangkat ini bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga […]

  • Pengamanan Natal Surabaya

    Jelang Natal, Surabaya Dijaga Ketat: 1.200 Personel Siaga di Gereja

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Menjelang Hari Raya Natal 2024, Polrestabes Surabaya mengerahkan 1.200 personel untuk memastikan keamanan dan kekhidmatan perayaan di seluruh gereja di Kota Pahlawan. Langkah ini dilakukan guna menjaga kondusivitas, mencegah kriminalitas, serta mengantisipasi potensi ancaman terorisme. Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan seluruh kekuatan untuk mengamankan perayaan Natal dan […]

  • Operasi Zebra Semeru 2024

    Operasi Zebra Semeru 2024 Dimulai, Fokus Turunkan Angka Kecelakaan di Jawa Timur

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur memulai Operasi Zebra Semeru 2024 pada Senin (14/10) di Lapangan Apel Mapolda Jatim. Operasi yang akan berlangsung selama 13 hari hingga 27 Oktober 2024 ini bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Pemilu 2024. Wakapolda […]

expand_less