Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Hukrim » Pakar Hukum : Minta Kapolri Turun Tangan Bongkar Kasus Pembunuhan Vina

Pakar Hukum : Minta Kapolri Turun Tangan Bongkar Kasus Pembunuhan Vina

  • account_circle Ruang Arif
  • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Kapolri Jendral (Pol) Sigit Listiyanto diminta untuk turun tangan langsung mengatasi kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Dewi Arsita(16) dan Muhammad Rizky atau Eki (16) di Cirebon pada tahun 2016 lalu. Hal ini karena kasus tersebut tidak jauh beda dengan kasus Sambo, yang penuh kejanggalan dan rekayasa yang dilakukan penyidik, karena salah satu pelaku adalah anak dari anggota polri.

Pernyataan agar orang nomer satu di Polri ini turun tangan untuk mengungkap kasus Vina ini disampaikan pakar hokum pidana dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof.Dr Soenarno Edy Wibowo, di kantor Jl Rungkut Barata, Surabaya, yang merasa kesal dengan adanya peristiwa yang menimpa Vina.

Menurut Prof Soenarno Edy Wibowo, kasus pembunuhan dan perkosaan yang menimpa Vina tersebut cukup keji dan biadab. Hal ini karena korban dianiaya dan diperkosa oleh sejumlah pemuda, hingga kemudian gadis malang tersebut tewas mengenaskan. Tragisnya lagi, kematian Vina direkayasa seolah-olah dia menjadi korban kecelakaan bersama sang kekasih, Eki.

Menyoroti kasus tersebut, pria yang akrab disapa Prof Bowo ini, menilai banyak kejanggalan dalam kasus pembunuhan Vina. Bahkan, Bowo menilai kasus Vina ini tak jauh berbeda dengan kasus Sambo, yang terdapat banyak kejanggadan dan rekayasa, yang diduga melibatkan oknum penyidik polri.

“Kalau melihat kronologisnya dan fakta-fakta yang ada, jelas bahwa Vina dan Eki ini menjadi korban pembunuhan oleh sekelompok pemuda. Lalu untuk menutup-nutupi kasus tersebut sejumlah pihak melakukan rekayasa,” ungkap Prpf Bowo.

“Kasus ini sangat tragis dan butuh perhatian serius semua pihak ,tak terkecuali Kapolri untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan memeriksa oknum-oknim polisi yang mencoba menutupi dan merekayasa kasus ini. Saya melihat kasus ini tidak jauh beda dengan kasus Sambo. Banyak kejannggalan yang dilakukan oknum untuk menutupi kasus sebenarnya,” papar lelaki yang mendapatkan gelar Profesor Hukum dari sebuah universitas di negeri Jiran Malaysia ini.

Baca Juga  Diduga Teknik Kotor Oknum Bank Mandiri Kuasai Agunan Nasabah

Prof Bowo menambahakan, jika kasus Sambo yang merupakan Jenderal polisi bintang dua ini bisa dibongkar, mesti kasus pembunuhan Vina dan Eki ini juga bisa dibongkar, dengan memeriksa semua pihak untuk mengusut tuntas agar kasus ini terang benderang.

“Hal ini juga merupakan tantangan polri untuk menunjukkan profesionalitasnya dalam menangani kasus hukum pidana. Jangan sampai masyarakat dibuat tidak percaya dengan kinerja polisi sehingga membuat mereka skeptis terhadap apa yang dilakukan polisi dalam menangani kasus,” tutur Bowo.

Karena itu, lanjut Bowo, Propam Polri harus turun tangan untuk melakukan pemeriksaan dan investigasi pada proses penyelidikan yang terkesan lamban dan tak profesional dalam menangani kasus. “masyarakat kita itu sudah pintar, jika suatu kasus itu tidak sesuai dengan fakta dan penuh kejanggal maka mereka akan berteriak di medsos. Ini bisa berbahaya bagi masa depan polisi jika sudah tidak dipercaya masyarakat,” pungkasnya.

Seperti diketahui, kasus Vina dan Eki belum lama ini kembali mencuat setelah adanya penayangan film layar lebar berjudul “Vina: Sebelum 7 Hari”. Kejadian pembunuhan dan pemerkosaan tersebut terjadi pada 27 Agustus 2016 di Jalan Raya Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Gadis berusia 16 tahun itu dan kekasihnya dibunuh secara keji oleh sekelompok geng motor. Saat itu, delapan orang pelaku pun ditangkap dan telah divonis bersalah. Sedangkan ada tiga yang menjadi buron dan salah satunya baru berhasil ditangkap pada Selasa (21/5/2024) lalu. (R1)

  • Penulis: Ruang Arif

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAN Surabaya Cegah Judi Online

    MAN Surabaya Luncurkan Program Anti Judol, Bekali 430 Siswa Baru dengan Literasi Digital dan Moderasi Beragama

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Langkah progresif ditempuh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Surabaya dalam menyambut tahun ajaran baru. Sebanyak 430 siswa baru yang lolos seleksi akan mengikuti Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) mulai 14 hingga 17 Juli 2025, sebuah angka yang melebihi kuota penerimaan yang ditetapkan sebelumnya. Program ini tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi […]

  • Jadwal tayang bioskop Film Secret: Untold Melody (Sumber Dok. IMDb)

    Jadwal Tayang Film Secret: Untold Melody di Bioskop Surabaya Hari Ini

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagaimana jika sebuah lagu dapat menghubungkan dua jiwa yang terpisahkan oleh waktu? Secret: Untold Melody (2025) adalah pembuatan ulang film Korea dari film Taiwan legendaris Secret (2007), yang dulu dibintangi Jay Chou. Film ini menghadirkan kembali kisah romansa yang menyentuh hati, di mana musik bukan hanya sekadar nada, tetapi jembatan antara masa lalu […]

  • edukasi kesehatan Surabaya pencegahan virus HMPV

    Pemkot Surabaya Perkuat Kolaborasi Lawan Virus HMPV

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dalam upaya mencegah penyebaran virus Human Metapneumovirus (HMPV), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya gencar berkolaborasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat edukasi, sosialisasi, dan pengawasan di berbagai sektor. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, mengungkapkan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) untuk memberikan […]

  • Sinopsis film adolescence

    Sinopsis Drama Adolescence, Ketika Masa Remaja Berubah Jadi Mimpi Buruk di Netflix

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – “Siapa bilang masa remaja itu indah-indah saja? Netflix baru saja merilis drama berjudul “Adolescence” yang sukses bikin bulu kuduk merinding. Drama ini dibintangi oleh Owen Cooper sebagai Jamie Miller, Stephen Graham sebagai Eddie Miller (ayah Jamie), Christine Tremarco sebagai Manda Miller (ibu Jamie), dan Amelie Pease sebagai Lisa Miller (kakak Jamie). Akting Owen […]

  • guru pendidikan karakter

    Guru Garda Terdepan Pendidikan: Kunci Bangsa Berkarakter di Era Global

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Rung.co.id – Dalam upaya memperkuat fondasi pendidikan karakter di sekolah dasar, Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menegaskan pentingnya profesionalisme guru sebagai garda terdepan pembentukan akhlak generasi muda. Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi guru SD se-Kecamatan Prambon, yang digelar di Pendopo Delta Wibawa. Dengan penuh semangat, Mimik Idayana […]

  • Subandi Bungkam kasus

    Subandi Pilih Bungkam Soal Pemeriksaan Perkara Dugaan Penggelapan Rp28 Miliar

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Subandi menanggapi pemeriksaan dugaan penggelapan Rp28 miliar dengan jawaban singkat, menyebut “iya” berulang, membahas penyidikan awal Bareskrim kepada publik, di DPRD Sidoarjo, Kamis (16/4/2026). Subandi, yang juga Bupati Sidoarjo, memilih irit bicara saat dikonfirmasi terkait pemeriksaannya di Bareskrim Mabes Polri. Sikap tersebut memantik perhatian publik, karena kasus yang ditangani menyangkut dugaan penipuan […]

expand_less