Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Pakar Hukum : Minta Kapolri Turun Tangan Bongkar Kasus Pembunuhan Vina

Pakar Hukum : Minta Kapolri Turun Tangan Bongkar Kasus Pembunuhan Vina

  • account_circle Ruang Arif
  • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Kapolri Jendral (Pol) Sigit Listiyanto diminta untuk turun tangan langsung mengatasi kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Dewi Arsita(16) dan Muhammad Rizky atau Eki (16) di Cirebon pada tahun 2016 lalu. Hal ini karena kasus tersebut tidak jauh beda dengan kasus Sambo, yang penuh kejanggalan dan rekayasa yang dilakukan penyidik, karena salah satu pelaku adalah anak dari anggota polri.

Pernyataan agar orang nomer satu di Polri ini turun tangan untuk mengungkap kasus Vina ini disampaikan pakar hokum pidana dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof.Dr Soenarno Edy Wibowo, di kantor Jl Rungkut Barata, Surabaya, yang merasa kesal dengan adanya peristiwa yang menimpa Vina.

Menurut Prof Soenarno Edy Wibowo, kasus pembunuhan dan perkosaan yang menimpa Vina tersebut cukup keji dan biadab. Hal ini karena korban dianiaya dan diperkosa oleh sejumlah pemuda, hingga kemudian gadis malang tersebut tewas mengenaskan. Tragisnya lagi, kematian Vina direkayasa seolah-olah dia menjadi korban kecelakaan bersama sang kekasih, Eki.

Menyoroti kasus tersebut, pria yang akrab disapa Prof Bowo ini, menilai banyak kejanggalan dalam kasus pembunuhan Vina. Bahkan, Bowo menilai kasus Vina ini tak jauh berbeda dengan kasus Sambo, yang terdapat banyak kejanggadan dan rekayasa, yang diduga melibatkan oknum penyidik polri.

“Kalau melihat kronologisnya dan fakta-fakta yang ada, jelas bahwa Vina dan Eki ini menjadi korban pembunuhan oleh sekelompok pemuda. Lalu untuk menutup-nutupi kasus tersebut sejumlah pihak melakukan rekayasa,” ungkap Prpf Bowo.

“Kasus ini sangat tragis dan butuh perhatian serius semua pihak ,tak terkecuali Kapolri untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan memeriksa oknum-oknim polisi yang mencoba menutupi dan merekayasa kasus ini. Saya melihat kasus ini tidak jauh beda dengan kasus Sambo. Banyak kejannggalan yang dilakukan oknum untuk menutupi kasus sebenarnya,” papar lelaki yang mendapatkan gelar Profesor Hukum dari sebuah universitas di negeri Jiran Malaysia ini.

Baca Juga  Hakim Akui Tak Ada Keuntungan Pribadi, Enam Terdakwa Pengerukan Tanjung Perak Tetap Divonis 4 Tahun

Prof Bowo menambahakan, jika kasus Sambo yang merupakan Jenderal polisi bintang dua ini bisa dibongkar, mesti kasus pembunuhan Vina dan Eki ini juga bisa dibongkar, dengan memeriksa semua pihak untuk mengusut tuntas agar kasus ini terang benderang.

“Hal ini juga merupakan tantangan polri untuk menunjukkan profesionalitasnya dalam menangani kasus hukum pidana. Jangan sampai masyarakat dibuat tidak percaya dengan kinerja polisi sehingga membuat mereka skeptis terhadap apa yang dilakukan polisi dalam menangani kasus,” tutur Bowo.

Karena itu, lanjut Bowo, Propam Polri harus turun tangan untuk melakukan pemeriksaan dan investigasi pada proses penyelidikan yang terkesan lamban dan tak profesional dalam menangani kasus. “masyarakat kita itu sudah pintar, jika suatu kasus itu tidak sesuai dengan fakta dan penuh kejanggal maka mereka akan berteriak di medsos. Ini bisa berbahaya bagi masa depan polisi jika sudah tidak dipercaya masyarakat,” pungkasnya.

Seperti diketahui, kasus Vina dan Eki belum lama ini kembali mencuat setelah adanya penayangan film layar lebar berjudul “Vina: Sebelum 7 Hari”. Kejadian pembunuhan dan pemerkosaan tersebut terjadi pada 27 Agustus 2016 di Jalan Raya Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Gadis berusia 16 tahun itu dan kekasihnya dibunuh secara keji oleh sekelompok geng motor. Saat itu, delapan orang pelaku pun ditangkap dan telah divonis bersalah. Sedangkan ada tiga yang menjadi buron dan salah satunya baru berhasil ditangkap pada Selasa (21/5/2024) lalu. (R1)

  • Penulis: Ruang Arif

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khofifah Pasar Jumat Legi Sukodono

    Khofifah Belanja dan Nostalgia di Pasar Legendaris Jumat Legi Sukodono

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 2Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Calon Gubernur (Cagub) nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa kampanye mengunjungi Pasar Jumat Legi Sukodono, Sidoarjo. Di pasar tradisional semacam pasar krempyeng ini, Cagub Khofifah belanja memborong jajanan dan barang pedagang, Jumat pagi (15/11). Aktivitas jual beli di pasar tradisional ini, tepi jalan Desa Jogo Satru – hingga perbatasan Desa Cangkringsari, Kec. […]

  • Tips Produktif Usai Libur Panjang

    Bangkitkan Semangat Kerja Pasca-Lebaran dengan 7 Jurus Anti-Bad Mood Ini!

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Transisi dari suasana Lebaran yang riang ke rutinitas kerja kerap memicu post-holiday syndrome—kondisi dimana motivasi anjlok dan produktivitas menurun. Data dari Kementerian Kesehatan RI (2023) menunjukkan, 65% pekerja Indonesia mengalami gejala ini, mulai dari sulit konsentrasi hingga kelelahan emosional. Kabar baiknya, dengan pendekatan psikologis dan manajemen waktu yang tepat, Anda bisa mengubah bad […]

  • Jadwal Tayang Film Anak Kunti di Bioskop Surabaya Hari Ini

    Jadwal Pemutaran Film Anak Kunti di Bioskop Surabaya Hari Ini 24 Februari 2025

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – “Anak Kunti” menghadirkan atmosfer horor yang mencekam dengan sentuhan era 90-an yang kuat, membawa penonton ke Desa Wonoenggal yang menyimpan rahasia kelam. Di bawah arahan Bambang Drias, sang sutradara berhasil menciptakan suasana yang penuh teror dan memikat. Gisellma Firmansyah tampil memukau sebagai Sarah, seorang santriwati yang kembali ke desa untuk mencari tahu asal-usul […]

  • Kombes Pol Dirmanto Kabidhumas Polda Jatim

    Ribuan Personel Gabungan TNI-Polri Dikerahkan Pengamanan Hari Buruh International

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Hari Buruh International (Mayday) di Kota Surabaya, menjadi perhatian kepolisian Polda Jawa Timur dengan menerjunkan ribuan personel gabugan TNI-Polri dalam pengamanan aksi peringatan tersebut. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengatakan, untuk pengamanan di wilayah Kota Surabaya, Polda Jawa Timur telah menyiapkan lebih kurang 1.758 personel untuk memback up […]

  • Persahabatan Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono dengan Julukan Hiking Queens yang Tertinggal di Puncak Carstensz

    Persahabatan Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono dengan Julukan Hiking Queens yang Tertinggal di Puncak Carstensz

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi para pendaki, Carstensz Pyramid bukan sekadar puncak tertinggi di Indonesia, tetapi juga tantangan besar yang tak bisa dianggap remeh. Di tengah ganasnya alam, ada dua nama yang kini dikenang dalam sejarah pendakian Indonesia: Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono. Mereka bukan sekadar sahabat, tetapi juga pendaki tangguh yang memiliki mimpi besar. Namun, kisah […]

  • Tes CPNS 2024 Kemenag Jawa Timur

    Tes CPNS 2024 Kemenag Jatim: Mencetak ASN yang Moderat dan Toleran

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur (Jatim) tahun anggaran 2024 kini memasuki babak akhir. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Non-CAT Wawancara Wawasan Moderasi Beragama digelar mulai 27 hingga 29 Desember 2024 di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Tahap ini menjadi sorotan karena menitikberatkan pada pemahaman moderasi beragama […]

expand_less