Breaking News
light_mode
Sabtu, 5 September 2026
Beranda » Hukrim » Pakar Hukum : Minta Kapolri Turun Tangan Bongkar Kasus Pembunuhan Vina

Pakar Hukum : Minta Kapolri Turun Tangan Bongkar Kasus Pembunuhan Vina

  • account_circle Ruang Arif
  • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Kapolri Jendral (Pol) Sigit Listiyanto diminta untuk turun tangan langsung mengatasi kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Dewi Arsita(16) dan Muhammad Rizky atau Eki (16) di Cirebon pada tahun 2016 lalu. Hal ini karena kasus tersebut tidak jauh beda dengan kasus Sambo, yang penuh kejanggalan dan rekayasa yang dilakukan penyidik, karena salah satu pelaku adalah anak dari anggota polri.

Pernyataan agar orang nomer satu di Polri ini turun tangan untuk mengungkap kasus Vina ini disampaikan pakar hokum pidana dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof.Dr Soenarno Edy Wibowo, di kantor Jl Rungkut Barata, Surabaya, yang merasa kesal dengan adanya peristiwa yang menimpa Vina.

Menurut Prof Soenarno Edy Wibowo, kasus pembunuhan dan perkosaan yang menimpa Vina tersebut cukup keji dan biadab. Hal ini karena korban dianiaya dan diperkosa oleh sejumlah pemuda, hingga kemudian gadis malang tersebut tewas mengenaskan. Tragisnya lagi, kematian Vina direkayasa seolah-olah dia menjadi korban kecelakaan bersama sang kekasih, Eki.

Menyoroti kasus tersebut, pria yang akrab disapa Prof Bowo ini, menilai banyak kejanggalan dalam kasus pembunuhan Vina. Bahkan, Bowo menilai kasus Vina ini tak jauh berbeda dengan kasus Sambo, yang terdapat banyak kejanggadan dan rekayasa, yang diduga melibatkan oknum penyidik polri.

“Kalau melihat kronologisnya dan fakta-fakta yang ada, jelas bahwa Vina dan Eki ini menjadi korban pembunuhan oleh sekelompok pemuda. Lalu untuk menutup-nutupi kasus tersebut sejumlah pihak melakukan rekayasa,” ungkap Prpf Bowo.

“Kasus ini sangat tragis dan butuh perhatian serius semua pihak ,tak terkecuali Kapolri untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan memeriksa oknum-oknim polisi yang mencoba menutupi dan merekayasa kasus ini. Saya melihat kasus ini tidak jauh beda dengan kasus Sambo. Banyak kejannggalan yang dilakukan oknum untuk menutupi kasus sebenarnya,” papar lelaki yang mendapatkan gelar Profesor Hukum dari sebuah universitas di negeri Jiran Malaysia ini.

Prof Bowo menambahakan, jika kasus Sambo yang merupakan Jenderal polisi bintang dua ini bisa dibongkar, mesti kasus pembunuhan Vina dan Eki ini juga bisa dibongkar, dengan memeriksa semua pihak untuk mengusut tuntas agar kasus ini terang benderang.

“Hal ini juga merupakan tantangan polri untuk menunjukkan profesionalitasnya dalam menangani kasus hukum pidana. Jangan sampai masyarakat dibuat tidak percaya dengan kinerja polisi sehingga membuat mereka skeptis terhadap apa yang dilakukan polisi dalam menangani kasus,” tutur Bowo.

Karena itu, lanjut Bowo, Propam Polri harus turun tangan untuk melakukan pemeriksaan dan investigasi pada proses penyelidikan yang terkesan lamban dan tak profesional dalam menangani kasus. “masyarakat kita itu sudah pintar, jika suatu kasus itu tidak sesuai dengan fakta dan penuh kejanggal maka mereka akan berteriak di medsos. Ini bisa berbahaya bagi masa depan polisi jika sudah tidak dipercaya masyarakat,” pungkasnya.

Seperti diketahui, kasus Vina dan Eki belum lama ini kembali mencuat setelah adanya penayangan film layar lebar berjudul “Vina: Sebelum 7 Hari”. Kejadian pembunuhan dan pemerkosaan tersebut terjadi pada 27 Agustus 2016 di Jalan Raya Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Gadis berusia 16 tahun itu dan kekasihnya dibunuh secara keji oleh sekelompok geng motor. Saat itu, delapan orang pelaku pun ditangkap dan telah divonis bersalah. Sedangkan ada tiga yang menjadi buron dan salah satunya baru berhasil ditangkap pada Selasa (21/5/2024) lalu. (R1)

  • Penulis: Ruang Arif

Rekomendasi Untuk Anda

  • makanan tinggi protein

    10 Sumber Protein Terbaik untuk Tubuh, Kombinasi Lezat untuk Energi & Imun Super!

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Protein adalah nutrisi penting yang berfungsi sebagai building block bagi otot, enzim, dan hormon. Tanpa asupan protein yang cukup, tubuh bisa mengalami kelelahan kronis, sistem imun melemah, dan proses pemulihan melambat. Bagi yang ingin meningkatkan massa otot, menjaga kesehatan jantung, atau sekadar mempertahankan energi sepanjang hari, memilih sumber protein terbaik adalah kuncinya. Berikut […]

  • Masa Tunggu PPPK Paruh Waktu

    Masa Tunggu dari PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu: Kuota Bukan Satu-satunya Faktor

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pemerintah Indonesia telah menghapuskan sistem tenaga honorer dan menggantinya dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ada dua kategori dalam PPPK ini, yaitu Paruh Waktu dan Penuh Waktu. PPPK Paruh Waktu memiliki jam kerja lebih fleksibel dibandingkan PNS dan PPPK Penuh Waktu. Berdasarkan Keputusan Menpan-RB Nomor 347 Tahun 2024, PPPK Paruh […]

  • Agung Satryo Wibowo CoreTax DJP

    Masalah dan Solusi dalam Penggunaan CoreTax DJP Evaluasi dan Rekomendasi 2025

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – CoreTax DJP adalah sistem administrasi pajak digital yang mulai diterapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sejak 1 Januari 2025. Sebagai bagian dari proyek pembaruan sistem administrasi pajak (PSIAP) yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2018, CoreTax dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, dengan fitur seperti […]

  • Warga serbu DPRD PT Ispat Indo

    Terdampak Limbah Berbahaya, Warga Kedungturi Serbu DPRD Desak Tanggung Jawab PT Ispat Indo

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Dugaan pencemaran yang melibatkan PT Ispat Indo di Desa Kedungturi, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, kembali menjadi sorotan tajam dan protes keras, setelah rangkaian keluhan warga muncul dalam beberapa periode dengan konteks yang berbeda. Isu ini bukan hal baru, melainkan akumulasi persoalan lingkungan, industrial, dan ketenagakerjaan yang sampai saat ini belum sepenuhnya tuntas. […]

  • Perilaku Pria jika sudah kehilangan perasaan

    Perilaku Pria yang Telah Kehilangan Perasaan pada Pasangannya Akan Seperti Ini

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Hubungan romantis yang awalnya penuh cinta dan perhatian kadang-kadang bisa mengalami perubahan perasaan seiring waktu. Ada kalanya seseorang mungkin kehilangan ketertarikan atau perasaan terhadap pasangannya, termasuk pria. Hal ini sering kali terlihat dari perubahan sikap dan perilaku mereka. Berikut adalah tanda-tanda perilaku pria yang mungkin menunjukkan bahwa dia telah kehilangan perasaan terhadap […]

  • Rambut Panjang Bebas Lepek dan Ketombe

    Rahasia Rambut Panjang, Bebas Lepek dan Ketombe dengan Cara Seru!

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Rambut panjang memang mempesona, namun seringkali menghadapi dua musuh utama: lepek dan ketombe. Kulit kepala memproduksi minyak alami (sebum) yang berfungsi melembapkan rambut. Namun, produksi berlebih dapat menyebabkan rambut tampak lepek. Selain itu, penumpukan minyak dan sel kulit mati dapat memicu pertumbuhan jamur Malassezia, penyebab ketombe. Tips Ampuh Mengatasi Rambut Lepek dan Ketombe […]

expand_less