Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Kirab Budaya Grebeg Suro Sidokepung: Harmoni Spiritual Eyang Sapujagad dan Persatuan Sidoarjo

Kirab Budaya Grebeg Suro Sidokepung: Harmoni Spiritual Eyang Sapujagad dan Persatuan Sidoarjo

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Sabtu sore, 19 Juli 2025, udara Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, membuncah riang. Ratusan warga bersuka cita merayakan Grebeg Suro, rangkaian kegiatan peringatan 1 Muharram 1447 Hijriah sekaligus haul akbar Mbah Sapujagad, tokoh spiritual yang amat dihormati di desa ini.

Kirab budaya yang dimulai pukul 15.00 WIB di lapangan desa ini melibatkan 65 komunitas pelaku budaya dari berbagai latar.

Mereka mengenakan busana adat Jawa dan membawa bendera Merah Putih, menciptakan nuansa religi sekaligus nasionalisme. Elemen seni dan religi berpadu dalam harmoni estetis dan spiritual.

“Kami ingin menghidupkan kembali tradisi Grebeg Suro agar generasi muda tetap mengenal akar budayanya,” ucap Pj. Kepala Desa Sidokepung, M. Zainal Arifin, penuh keyakinan.

Sebagai inspirasi bersama, ia menekankan pentingnya tradisi ini sebagai penjaga nilai persatuan dan budaya.

Sukartini, Kepala Bidang Kebudayaan Dispendikbud Sidoarjo, menambahkan, “Kirab budaya yang melibatkan 65 kelompok komunitas ini merupakan pertama kali diselenggarakan. Kami berharap acara ini menjadi agenda tahunan di Sidoarjo”.

Harapannya, acara ini tak hanya meriah, tetapi juga menjadi penguat identitas daerah dan jembatan antar generasi.

Rangkaian acara berikutnya adalah tradisi Nyadran di pesarean Mbah Sapujagad. Warga berkumpul di makam, mengenakan busana adat Jawa, yakni busana hitam dan batik mendominasi.

Doa bersama, kenduri, dan pembacaan riwayat spiritual tokoh leluhur berlangsung dalam khidmat.

Seorang sesepuh adat menyampaikan, “Tradisi ini bukan hanya ritual tahunan, tapi juga bentuk nyata dari jati diri budaya kita yang harus terus dijaga.”

Kalimat ini menyentuh rasa kebersamaan dan kesadaran historis kaum muda dan tua.

 

Kiprah Spiritual Eyang Sapujagad Menginspirasi Antar Generasi

Eyang Sapujagad, yang punya nama aslinya Raden Aryo Kasman Singodiarjo, dikenal juga sebagai Ki Ageng Sapujagad Dadappurno atau Syeh Ahmanuddin Hasyim bin Pangeran Kusuma Hadi (Kusumawardani), keturunan Prabu Hayam Wuruk dan Sayid Abdullah Asyari (Sunan Bejagung Tuban).

Baca Juga  Keracunan MBG Sidoarjo Berlanjut, 116 Santri Kembali Dirawat

Sosoknya dikenal sebagai tokoh spiritual dan leluhur di Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Makamnya terletak di kompleks Pesarean, Jalan Sapujagad No. 31, Sidokepung.

Kompleks makam tersebut kini dilengkapi fasilitas seperti prasarana umum, jaringan air bersih & listrik, akses jalan, musholla, dan toilet bersih.

Riwayat spiritualnya, diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dari identitas komunitas di sana. Ia hidup pada abad ke‑16, masa transisi dari Majapahit menuju Demak Bintoro.

Menjadi murid ulama Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Bonang dan lainnya. Ia dikenal memiliki kesaktian luhur, mendirikan sumber air dan “kawah zedi” untuk membantu masyarakat setempat sembari mengajarkan Islam.

Dalam gelaran kirab budaya ini, simbol kesejahteraan hadir dalam tumpeng polo wijo, buah-buahan, jajanan pasar, dan puncaknya saat warga berebut “Gunungan”, simbol kelimpahan hasil bumi.

Suasana adegan natural ini menyiratkan harapan, agar keberkahan leluhur hadir nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pagelaran Wayang Kulit hingga dini hari menutup serangkaian acara dengan rasa syukur dan kekaguman terhadap tradisi.

Penyelenggara, yakni Desa Sidokepung dan Dispendikbud Sidoarjo, menghadirkan kearifan budaya lokal secara inklusif dan edukatif.

Selain menjaga nilai spiritual, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran warga sebagai kontributor pajak daerah.

Grebeg Suro Sidokepung bukan sekadar upacara ritual semata. Sejumlah sesepuh dan tokoh desa ini memberi penajaman, gelaran ini merupakan sebuah refleksi nilai spiritual, persatuan, dan tanggung jawab sosial.

Melalui sinergi doa, budaya, dan partisipasi warga, diyakini masyarakat desa ini, menunjukkan bagaimana tradisi lokal menjadi pilar pemersatu dan inspirasi bagi masa depan.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drama Korea Love Next Door

    Drama Korea Terbaru Jung Hae In Tayang Agustus Ini: Love Next Door

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Jung Hae In akan segera kembali ke layar kaca dengan drama terbaru berjudul Love Next Door. Drama ini merupakan rom-com yang akan tayang pada Agustus 2024. Dalam drama ini, Jung Hae In akan beradu akting dengan aktris cantik Jung So Min. Keduanya akan berperan sebagai teman masa kecil yang kemudian terlibat dalam […]

  • Perawatan Kulit Wajah pada Pria

    Perawatan Pria untuk Kulit Wajah Alami agar Tetap Segar dan Terhidrasi

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pernah nggak sih kamu merasa kalau perawatan wajah itu seperti “wilayah terlarang” untuk pria? Padahal, punya kulit wajah yang sehat dan segar itu nggak kenal gender, lho! Siapa bilang pria nggak boleh punya ritual perawatan wajah sendiri? Nah, buat kamu yang masih ragu atau baru mau mulai, yuk kita bahas cara perawatan wajah […]

  • Mitos Jus Wortel Untuk Mmebuat Mata Lebih Jelas

    Mitos atau Fakta: Jus Wortel Bikin Mata Jelas

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa wortel baik untuk kesehatan mata. Namun, apakah benar minum jus wortel secara rutin dapat memperbaiki penglihatan, terutama mata minus? Mari kita bedah mitos dan fakta di balik klaim ini. Mitos bahwa wortel dapat memperbaiki penglihatan, terutama pada penderita mata minus, sudah beredar luas. Hal ini terkait dengan […]

  • sayuran berbahaya jika digoreng

    Waspada! 4 Sayuran Sehat Ini Berubah Jadi Racun Saat Digoreng – Cek Fakta Nutrisinya!

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Makanan gorengan memang menggugah selera dengan tekstur renyah dan aroma yang menggoda. Namun, tahukah Anda bahwa beberapa jenis sayuran justru berpotensi membahayakan kesehatan ketika diolah dengan cara digoreng? Proses penggorengan dengan suhu tinggi tidak hanya menghancurkan vitamin dan mineral penting, tetapi juga memicu terbentuknya senyawa karsinogenik yang berisiko bagi tubuh. Mari kita kupas […]

  • MACRO 2025 kreativitas pelajar

    Bukan Sekadar Pentas Biasa! MACRO 2025 Buktikan Kreativitas Siswa MAN Surabaya Luar Biasa

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gemuruh tepuk tangan memenuhi halaman MAN Kota Surabaya ketika panggung MACRO 2025 resmi dibuka. Acara tahunan bertajuk Manesa Creative Operations ini kembali membuktikan diri sebagai wadah terbaik untuk menyalurkan kreativitas siswa. Dengan mengusung tema “Beautiful Experience Shining in Neon Brilliance”, pentas seni berhasil mencuri perhatian tidak hanya dari kalangan pelajar tapi juga masyarakat […]

  • Pedagang Pasar Bulak Banteng

    Pedagang Pasar Bulak Banteng Desak DPRD Surabaya Tata Pasar Tumpah

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Delapan perwakilan pedagang Pasar Bulak Banteng Madya mendatangi kantor Komisi B DPRD Kota Surabaya untuk menyuarakan desakan penertiban pasar tumpah yang kian meresahkan. Aksi audiensi yang berlangsung pada Selasa, (21/4/2026) ini dipicu oleh menurunnya omzet pedagang resmi akibat menjamurnya lapak liar di bahu Jalan Bulak Banteng Madya. Rombongan yang didampingi pengurus koperasi tersebut […]

expand_less