Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » Angka DTSEN Turun 15 Ribu, Cak Yebe: Lumayan, Tapi Masih Ada Pekerjaan Rumah Besar Buat Pemkot

Angka DTSEN Turun 15 Ribu, Cak Yebe: Lumayan, Tapi Masih Ada Pekerjaan Rumah Besar Buat Pemkot

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Proses pemadanan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Surabaya terus menunjukkan perkembangan positif meski masih menyisakan pekerjaan rumah yang cukup besar. Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mengungkapkan bahwa upaya verifikasi data warga yang awalnya menemui kendala serius kini mulai menemukan titik terang. Dalam konferensi pers di kantor eks Humas Pemkot Surabaya, Kamis (19/2/2026), politisi yang akrab disapa Cak Yebe itu membeberkan data terbaru dari hasil koordinasi intensif dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Menurut Cak Yebe, angka warga atau kepala keluarga yang sebelumnya tidak terdeteksi dalam sistem DTSEN mengalami penurunan signifikan berkat kerja keras semua pihak. “Saya di 12 titik reses bicara DTSEN. Kami menjumpai kendala DTSEN banyak angka yang awalnya 250.185 KK yang tidak ditemukan, ketika Kadispendukcapil koordinasi dengan kami lalu tindak lanjut 20 Januari turun angkanya 197.594 lalu saat ini 181.867 maka turun 15 ribu sekian,” jelasnya. Penurunan ini menjadi angin segar sekaligus bukti bahwa kolaborasi antara legislatif dan eksekutif mampu mengurai kebuntuan data di lapangan.

Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra ini memaparkan bahwa proses verifikasi berjalan cukup masif dengan melibatkan aparatur sipil negara (ASN) sebagai ujung tombak survei. “Kalau dihitung setiap hari ditemukan 524 KK baru. Yang menarik, metode survei kita melibatkan ASN, luar biasa yang dilakukan. Kalau yang disuruh survei ASN tidak punya skill surveyor lalu dikasih pembekalan sehari dapat sekian banyak,” tuturnya. Ia mengapresasi dedikasi ASN yang meski bukan profesional di bidang survei, tetap mampu bekerja maksimal setelah mendapatkan pembekalan singkat.

Baca Juga  Cak Yebe Kritik Kebijakan Mutasi bagi ASN Pelaku Pungli

Kendati angka temuan terus bertambah, masih ada 181.867 kepala keluarga yang belum terkonfirmasi dalam database DTSEN. Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya ini mengidentifikasi sejumlah kendala klasik yang menjadi penghambat utama. “Problemnya banyak dari 181.867 KK yang belum ditemukan sekarang yang terbanyak terjadi migrasi lintas kelurahan dalam kecamatan, antar kecamatan atau luar kota yang tidak terkonfirm. Ada juga yang menolak survei di wilayah klaster premium dan apartemen,” ucapnya. Dua problem ini, yaitu mobilitas penduduk dan resistensi warga di hunian vertikal serta eksklusif, menjadi tantangan tersendiri.

Menghadapi situasi tersebut, Cak Yebe menyebutkan bahwa pemerintah memiliki kewenangan untuk melakukan penertiban sementara Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi warga yang enggan atau belum terdata. Langkah ini bukan sebagai hukuman, melainkan sebuah mekanisme untuk memancing respons aktif dari masyarakat. “Ketika tidak terkonfirm dalam DTSEN, NIK akan ditertibkan sementara agar ada respons ke yang tidak terkonfirm,” katanya. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini penting demi mencapai akurasi data yang menjadi fondasi penyaluran bantuan sosial dan perencanaan pembangunan.

Baca Juga  Berkurban 15 Sapi, Cak YeBe Bagikan 4000 Paket Kurban untuk Penerima Tak Terduga di Surabaya

Selain migrasi dan penolakan, Cak Yebe saat turun ke dapil juga menemukan fakta bahwa masih banyak ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) yang belum memahami secara utuh esensi dari program DTSEN. Padahal, peran mereka sangat strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan warga. “Kalau kita melibatkan 1.360 RW dan 9.149 ketua RT di Surabaya ini, maka itu akan menjadi dahsyat. Mereka akan menyampaikan kepada warganya, coba dicek apakah sudah masuk dalam DTSEN apa belum,” kata dia. Ia pun mendorong Pemkot Surabaya untuk segera mengeluarkan surat pemberitahuan resmi agar seluruh pengurus rukun bisa bergerak serentak.

Di era digital ini, Cak Yebe mengajak seluruh warga Kota Pahlawan untuk proaktif memverifikasi data secara mandiri. Pemerintah kota telah menyediakan laman cekin.surabaya.go.id yang dapat diakses kapan saja untuk memastikan status kependudukan. Targetnya, dari total 1.026.192 KK di Surabaya, seluruh data dapat tervalidasi sempurna sebelum 31 Maret mendatang. Ia optimistis dengan pemanfaatan teknologi dan peran aktif masyarakat, angka 181 ribu KK yang belum ditemukan bisa ditekan seminimal mungkin.

“Insyaallah sebelum 31 Maret ini bisa selesai. Kalau RT dan RW menyampaikan ke warganya seperti dulu saat DPT Online pemilu, warga akan lebih cepat menggunakan aplikasi untuk memastikan dirinya sudah masuk DTSEN atau belum,” pungkas Cak Yebe. Ia berharap seluruh elemen masyarakat bergerak bersama, karena data yang akurat adalah kunci pemerataan pembangunan dan ketepatan sasaran bantuan sosial di masa depan.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Jember Usul Pengembangan Wisata

    Gus Fawait Pacu Jember: Usul Wisata Alam & Infrastruktur ke Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jakarta, Ruang.co.id – Bupati Jember Muhammad Fawait, secara formal melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa beserta kajaran, di kantor kementrian pariwisata ekonomi kreatif, (7/5). Dalam pertemuan tersebut, bupati yang akrab dipanggil Gus Fawait ini mengusulkan pengembangan sektor pariwisata di Jember kepada pihak kementrian Pariwisata. “Alhamdulillah, kita bertemu dengan ibu wakil menteri pariwisata […]

  • Yona Bagus Widyatmoko bedah 4 pilar Perda Hunian Layak

    Yona Bagus Widyatmoko Bedah 4 Pilar Perda Hunian Layak di Refleksi Hari Kemanusiaan Sedunia

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Hujan deras dan atap bocor masih menjadi ketakutan harian bagi sebagian ibu di perkampungan padat Kota Surabaya. Di titik itulah Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menaruh tolok ukur keberhasilan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Hunian Layak. Dalam refleksi Hari Kemanusiaan Sedunia. Rabu, (19/8/2026), Yona menegaskan bahwa […]

  • PHN Kejari Surabaya

    Achmad Shodiq Kuasa Hukum Terdakwa Lawan Diksi Tudingan “Sindikat” oleh Kejari Surabaya Demi Keadilan Hakiki

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tim advokat dari Palenggahan Hukum Nusantara (PHN), Kuasa Hukum terdakwa perkara dugaan penggelapan mobil rental, melayangkan protes keras terhadap pelabelan “sindikat” oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya karena dinilai mencederai asas presumption of innocence atau praduga tak bersalah sebelum adanya putusan inkrah dari pengadilan. Advokat Achmad Shodiq, S.H., M.H., M.Kn., dari PHN menegaskan, […]

  • keindahan tersembunyi destinasi wisata alam Surabaya

    Eksplorasi Destinasi Wisata Alam di Surabaya yang Wajib Kamu Kunjungi!

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kalau bicara soal Surabaya, mungkin yang terlintas di benak kamu adalah hiruk pikuk kota besar dengan landmark ikonik seperti Jembatan Suramadu atau Monumen Kapal Selam. Tapi, siapa sangka kalau Surabaya juga punya sederet destinasi wisata alam yang nggak kalah menarik? Yuk, kita bahas tempat-tempat seru yang bikin liburanmu makin berkesan! Menikmati Hutan […]

  • Orang spontan yang felksibel

    Orang Spontan Cenderung Fleksibel dan Adaptif, tapi Kadang Terjebak dalam Ketidakaturan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Ketika mendengar kata “spontan,” apa yang terlintas di pikiranmu? Orang yang penuh kejutan, selalu punya ide segar, atau malah seseorang yang sering terlihat tidak punya rencana? Memang, orang yang spontan memiliki sisi menarik yang membuat mereka unik. Mereka cenderung fleksibel dan mudah beradaptasi dengan situasi baru, tetapi sifat ini juga bisa membuat […]

  • Film Survival

    Rekomendasi 5 Film Survival: Bertahan Hidup atau Mati

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Banyaknya pilihan genre film menawarkan pecinta film untuk bisa menikmati petualangan dan imajinasi baru. Bagi kamu yang menyukai film survival, dunia perfilman menawarkan banyak pilihan menarik yang bisa membuat jantung berdebar dan memacu adrenalin. Genre ini sering kali mengeksplorasi batas ketahanan manusia, baik secara fisik maupun mental, dalam situasi ekstrem. Berikut ada […]

expand_less