Breaking News
light_mode
Sabtu, 24 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Dibalik Relokasi PKL CFD Sidoarjo: Nasibnya Tak Jelas Antara Paksaan Opsi dan Sengkarut Tata Kelola Sampah

Dibalik Relokasi PKL CFD Sidoarjo: Nasibnya Tak Jelas Antara Paksaan Opsi dan Sengkarut Tata Kelola Sampah

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Sidoarjo resmi diliburkan selama Ramadhan 1447 H. Namun, pemindahan sekitar 1.200 Pedagang Kaki Lima (PKL) ke halaman Mall Pelayanan Publik (MPP) Lingkar Timur menyisakan polemik tajam. Investigasi lapangan mengungkap, adanya tekanan dalam pengambilan keputusan serta koordinasi antar-dinas yang karut-marut.

Dalam rapat evaluasi terakhir yang dipimpin Dinas Koperasi dan UMKM Sidoarjo pada Jumat (20/2/2026), para pedagang dihadapkan pada “pilihan sulit”.

Perwakilan dari enam kelompok PKL, termasuk Perkumpulan Pedagang Jalanan Indonesia (Pedalindo) yang menaungi 502 pedagang PKL, mengaku hanya diberikan dua opsi: berjualan di halaman MPP atau tidak berjualan sama sekali.

Ketua Umum Pedalindo (Perkumpulan Pedagang Jalanan Indonesia), Junius Bram mengatakan, pihaknya bertanggungjawab dengan 502 PKL binaannya, dan terpaksa memilih berjualan di MPP lantaran nasib perekonomian PKL selama Ramadhan hingga Lebaran  IdulFitri, katimbang memilih tidak berjualan sama sekali aras opsi pilihan ditiadakan kegiatan di MPP. Itu disampaikannya di kantor Pedalindo, pada Jumat (20/2/2026).

Amad Adi Subhan, Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro Dinkop dan UMKM Sidoarjo, membenarkan bahwa yang mengikuti rapat pada Jumat terakhir kemarin hanya diikuti dari pihak Pemkab, yaitu pihaknya, Dinas Perizinan, dan Satpol PP. Sedangkan perwakilan dari masing masing satu asosiasi PKL yakni Pedalindo dan 5 paguyuban PKL.

“Terkait kesepakatan tertulis tidak ada bapak. Pedagang yang di wakili oleh Pedalindo merasa keberatan, karena tempat tersebut jauh dari perkotaan dan atas pemindahan tersebut karena tidak ada kepastian di mana di tempat pasca lebaran nanti kurang,” ujar Amat, sapaan akrabnya.

Ketimpangan koordinasi terlihat jelas saat instansi kunci terutama seperti DLHK dan Dishub yang tak hadir dari rapat krusial tersebut. Akibatnya, persoalan teknis seperti kebersihan sampah di lokasi baru di MPP, belum menemui titik temu.

Vira, Kabid Pertamanan dan Kebersihan DLHK Sidoarjo, berdalih baru menerima undangan rapat pada siang hari setelah pertemuan usai. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki wewenang di halaman MPP karena wilayah tersebut di bawah manajemen MPP.

Lebih jauh, Vira mengungkap fakta mengejutkan bahwa selama tiga pekan pelaksanaan CFD di Alun-Alun sebelumnya, DLHK tidak menerima perintah dari Sekda untuk mengurus sampah di luar zona dalam Alun-Alun.

“Terkait CFD di zona Alun-Alun, kami dari DLHK mendapatkan mandat perintah dari pimpinan dan Sekda, untuk menangani sampah dan kebersihan di lingkungan dalam Alun-Alun. Untuk luar lingkungan Alun – alun, termasuk di jalan, sepenuhnya diserahkan pada PKL. Mohon kerjasamanya, kami hanya ingin tahu bersih setelah acara CFD selesai,” ujar tegas Vira kepada Ruang.co.id via call WA (WhatsApp), pada Jumat malam (20/2/2026).

Pihak DLHK saat pelaksanaan CFD telah menyiapkan tenaga petugas kebersihan sebanyak 14 orang ditambah mandor dan pengawas, hanya untuk menangani di dalam. Kawasan Alun-Alun, dan tidak bertanggungjawab dengan sampah kebersihan di luar Alun-Alun.

Ia bahkan mengaku balik mengeluh atas atas perilaku warga masyarakat pengunjung CFD di zona lingkungan dalam Alun-Alun, yang dilihatnya masih banyak membuang sampah sembarangan.

“Karna kan habit (kebiasaan) masyarakat itu buruk banget, tapi mereka kan yang tidak mau disalahkan, ya suda biarlah pemerintah yang disalahkan,” keluhnya.

Sengkarut ini kian memanas, setelah Pedalindo melayangkan protes keras terkait pungutan sampah sebesar Rp10.000 per pedagang untuk durasi 4 jam berjualan. Belum lagi muncul angka yang didapat dari sejumlah paguyuban PKL lain, yang bervariatif fantastis nominal pungutannya.

Bahkan, dalam pemberitaan klarifikasi DLHK pekan lalu, pungutan untuk kebersihan sampah yang mencuat angka sebesar Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per PKL per hari itu berjualan, meski nominal itu ditepis tidak benar pada pekan lalu oleh Arif Mulyono, Plt. Kepala DLHK Sidoarjo, kepada sejumlah media peliput, dan pihaknya tidak tahu menahu soal pungutan tersebut.

Angka ini yang pasti bagi para PKL CFD yang tergabung dalam asosiasi dan paguyuban – paguyuban, dinilai sangat memberatkan, terlebih dikelola oleh pihak ketiga tanpa regulasi yang transparan.

Tak hanya para PKL binaan Pedalindo, Putin, Koordinator Paguyuban PKL Taman Abirama juga mengeluhkan keberatan pemberlakuan pungutan retribusi kebersihan sebesar Rp10 ribu per PKL hanya saat sekali berlangsungnya CFD. Apalagi mendengar kabar ada pungutannya hingga mencapai Rp25 ribu.

Ketua Umum Pedalindo, Junius Bram, menegaskan bahwa relokasi ke MPP hanyalah solusi sementara selama Ramadhan. Jika setelah Idul Fitri Pemkab tidak membuka kembali zona Alun-Alun, pihaknya bersikeras akan kembali ke zona awal di kawasan Ponti.

“Kami terutama dari Pedalindo, mempertanyakan mana visibility study sebelum pelaksanaan CFD. Semestinya Pemkab membuat Visibility Study-nya dan disosialisasikan kepada PKL. Jangan asal main gusur pindah lokasi saja, di mana Pemkab tidak memperhatikan nasib hajat hidup PKL mula dari zona Ponti sampai kami dikasih tempat di MPP,”tandas lugas Bram, sapaan akrabnya.

Baca Juga  Karut Marut Nasib PKL CFD Sidoarjo Songsong Ramadhan: Tempat Terkucil dan Retribusi Mahal

“Karena masih karut marut penataan PKL, kami juga sudah berkirim surat aduan kami ke parlemen. Kami meminta kepastian nasib dan kejelasan tata kelola sampah yang selama ini tumpang tindih,” tegas Bram.

Menanggapi gejolak ini, Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, memastikan akan memanggil dinas terkait dalam rapat dengar pendapat (hearing) pada Rabu (24/2/2026) mendatang untuk mengurai benang kusut tata kelola CFD Sidoarjo.

“Ya benar, kemarin ada surat permintaan hearing (dengar pendapat) dari Pedalindo. InsyaAllaah kita tindak lanjuti dan akan dilaksanakan Rabu depan,” ujar cak Nasik, sapaan akrab Abdillah Nasih.

Nasib PKL yang menempel di kegiatan CFD, sementara waktu ini berjualan di halaman MPP. Namun nasibnya usai lebaran masih tidak jelas. Pihak DLHK dan Dinkop UMKM Sidoarjo mengonfirmasikan “Masih menunggu instruksi dari Bupati lewat Sekda”. Lalu kemana nasib seribu lebih PKL ini berjualan selanjutnya yang dibolehkan Pemkab?.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mitos Jus Wortel Untuk Mmebuat Mata Lebih Jelas

    Mitos atau Fakta: Jus Wortel Bikin Mata Jelas

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa wortel baik untuk kesehatan mata. Namun, apakah benar minum jus wortel secara rutin dapat memperbaiki penglihatan, terutama mata minus? Mari kita bedah mitos dan fakta di balik klaim ini. Mitos bahwa wortel dapat memperbaiki penglihatan, terutama pada penderita mata minus, sudah beredar luas. Hal ini terkait dengan […]

  • kasus TBC meningkat 2025

    Gempur TBC! Kasus Melonjak 1 Juta, Ini Alarm untuk Indonesia

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Indonesia sedang menghadapi tsunami kasus Tuberkulosis (TBC). Data terbaru Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan, estimasi kasus TBC pada tahun 2025 mencapai 1.090.000 orang—angka yang memicu kekhawatiran di tengah upaya eliminasi global. Dr. Tiffany, Ketua Tim Kerja TBC Kemenkes RI, menjelaskan bahwa meski penemuan kasus mulai membaik pasca-pandemi COVID-19, tantangan seperti stigma sosial dan ketimpangan […]

  • Sama Sama Tur

    Kejutan Musik! Tulus, Dere, Sal Priadi, Kunto Aji, dan IDGITAF Bersatu dalam ‘Sama Sama Tur’!

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di tengah hiruk-pikuk dunia musik Indonesia, kabar mengejutkan datang menghampiri para pecinta musik tanah air. Lima musisi ternama, Tulus, Dere, Sal Priadi, Kunto Aji, dan IDGITAF, memutuskan untuk bersatu dalam sebuah tur kolaborasi bertajuk ‘Sama Sama Tur’. Bayangkan, lima bintang ini berbagi panggung yang sama, menciptakan harmoni yang belum pernah terdengar sebelumnya. Jika […]

  • konser J-Hope BTS di Jakarta

    Harga Tiket Konser Solo J-Hope BTS di Jakarta 2025, Dapatkan Tiketnya Sebelum Kehabisan!

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Konser solo J-Hope BTS di Jakarta kini semakin dekat! Dengan berbagai pilihan tiket yang telah dirilis oleh iMe Indonesia, penggemar BTS bisa memilih sesuai anggaran dan preferensi. Konser yang bertajuk “HOPE ON THE STAGE” ini akan berlangsung pada 3-4 Mei 2025 di Indonesia Arena GBK yang legendaris. Dalam artikel ini, kami akan membahas […]

  • Satpol PP Surabaya bersihkan Pembersihan alat peraga Pilkada 2024

    Satpol PP Surabaya Bersihkan APS Pilkada 2024, Wujudkan Kota Bersih Pasca Pemilu

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pembersihan Alat Peraga Sosialisasi (APS) KPU (Komisi Pemilihan Umum), pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, pada Jumat (29/11/2024). Meski pelaksanaan pencoblosan serentak berlangsung dua hari sebelumnya dan saat ini masa penghitungan surat suara manual berjenjang, pembersihan APS dilakukan dengan menyisir seluruh sejumlah ruas jalan di Kota Pahlawan. Kepala […]

  • Timnas Indonesia harus Mengakui Keunggulan Timnas Jepang di Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026..(Foto : istimewa)

    Timnas Indonesia Kalah Telak dari Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Laga terakhir Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia berakhir tragis untuk Timnas Indonesia. Bertandang ke Stadion Panasonic, Osaka, Garuda Muda tak berdaya menghadapi kekuatan penuh tuan rumah Jepang. Hasil akhirnya? Skor mencolok 0-6 untuk Samurai Biru. Dominasi Mutlak Jepang Sejak Menit Awal Dari peluit pertama, Jepang langsung mengambil alih kendali […]

expand_less