Sidoarjo, Ruang.co.id – Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, S.H., M.Hum., mengingatkan para pemudik untuk tidak terburu-buru selama perjalanan mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Imbauan ini disampaikan menyusul dimulainya Operasi Ketupat 2026 yang berfokus pada keselamatan masyarakat.
“Yang terpenting adalah jangan keburu-buru, seperti lagu saya ‘Mudik Tertib Ojok Kesusu’,” ujar Irjen Pol Agus Suryo Nugroho saat mendampingi Kapolri meninjau Terminal Purabaya (Bungurasih), Sidoarjo, Minggu (14/3/2026). Pihaknya menekankan bahwa manajemen perjalanan yang baik, termasuk menentukan waktu istirahat, adalah kunci utama keselamatan.
Alumnus Akpol ’91 ini menambahkan, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan secara maksimal fasilitas yang telah disiapkan. Layanan tersebut mencakup aplikasi digital untuk informasi lalu lintas, serta Pos Pengamanan (Pam) dan Pos Pelayanan (Yan) yang tersebar di titik-titik strategis.
“Kami telah menyiapkan 2.746 posko di seluruh Indonesia untuk memberikan pelayanan maksimal,” jelasnya. Rinciannya, 1.624 posko difokuskan untuk pengamanan dan pengaturan arus, 779 posko pelayanan sebagai tempat istirahat, dan 343 posko terpadu sebagai pusat kendali Operasi Ketupat 2026.
Polri resmi menggelar Operasi Ketupat 2026 selama dua pekan, terhitung sejak 13 Maret hingga 26 Maret 2026. Operasi ini melibatkan puluhan ribu personel yang disiagakan untuk mengamankan pergerakan masyarakat.
“Negara harus hadir, bukan hanya di jalan, tapi harus mengamankan perjalanan sampai tujuan dan kembali dengan selamat,” tegas Irjen Pol Agus Suryo Nugroho. Pihaknya berharap kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas dapat mewujudkan mudik yang aman dan berkesan. (Wis)

