Breaking News
Senin, 8 Juni 2026
Trending Tags
Beranda » Terkini » Rupiah Rp18.000, PMII Jatim Bunyikan Alarm Krisis

Rupiah Rp18.000, PMII Jatim Bunyikan Alarm Krisis

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month 36 menit yang lalu
  • visibility 3
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Pelemahan nilai tukar Rupiah, hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat, memicu kekhawatiran luas terhadap kondisi ekonomi nasional.

PKC PMII Jawa Timur menilai, situasi tersebut menjadi peringatan serius bagi stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

Organisasi mahasiswa itu menegaskan bahwa, masyarakat tidak boleh menganggap pelemahan Rupiah, sebagai persoalan yang hanya berdampak pada pelaku bisnis besar.

Mereka menilai, dampaknya akan langsung dirasakan rakyat, melalui kenaikan harga kebutuhan pokok.

Ketua Umum PKC PMII Jawa Timur, M Ivan Akiedozawa, meminta pemerintah harus segera mengambil langkah konkret.

Menurutnya, narasi yang menyebut fundamental ekonomi tetap kuat, tidak cukup menjawab kegelisahan masyarakat.

“Rupiah Rp18.000 bukan angka biasa. Ini alarm keras yang mengancam ketahanan ekonomi nasional dan kondisi hidup rakyat kecil,” tegas Ivan, Minggu (7/6/2026).

PKC PMII Jawa Timur juga mengkritik, pandangan yang menyebut masyarakat desa aman dari krisis, karena tidak menggunakan dolar dalam transaksi sehari-hari. Mereka menilai, pandangan tersebut tidak sesuai dengan realitas ekonomi.

Kenaikan nilai dolar, berpotensi mendorong lonjakan harga bahan baku impor, pupuk, pakan ternak, hingga kebutuhan pangan.

Jawa Timur sebagai basis industri dan pertanian, dinilai akan merasakan dampak yang signifikan.

PMII Jatim mendesak pemerintah pusat dan Bank Indonesia, segera menerapkan kebijakan moneter serta fiskal yang efektif, untuk menjaga stabilitas Rupiah. Mereka meminta langkah nyata, bukan hanya pernyataan yang menenangkan pasar.

Selain itu, organisasi tersebut mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan skema perlindungan bagi UMKM, petani, dan peternak yang rentan terdampak gejolak kurs.

“Kami menuntut pemerintah melindungi daya beli rakyat, mengendalikan harga pangan, dan mengevaluasi proyek yang membebani devisa negara,” ujar Ivan.

PMII Jatim juga meminta Satgas Pangan meningkatkan pengawasan pasar, guna mencegah praktik penimbunan barang dan spekulasi harga, yang dapat memperberat beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Dengar Pendapat DPRD Jatim tolak reklamasi kenjeran

    Rapat Dengar Pendapat: Reklamasi Kenjeran Ditolak Nelayan Surabaya

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Puluhan warga yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) cabang kota Surabaya dan LKMD masyarakat nelayan serta petani tambak di Surabaya dengan tegas menolak reklamasi laut yang berada di sekitar pantai Kenjeran Surabaya.Penolakan dari para nelayan yang tergabung dalam masyarakat maritim madani ini disampaikan langsung dalam rapat dengar pendapat di ruang […]

  • pakar hukum tata negara Dr Hufron

    Pemulihan Nama Baik Gus Dur: Tanggapan Pakar Hukum Tata Negara UNTAG Surabaya

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • visibility 692
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dr. Hufron, SH., MH., pakar hukum tata negara dari Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, memberikan pandangan terkait pencabutan TAP MPR Nomor 2 Tahun 2001 yang berhubungan dengan pemberhentian Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Langkah ini dianggap sebagai pemulihan nama baik Gus Dur, dan menurut Hufron, hal ini merupakan langkah yang […]

  • Pria yang akan masuk kerja

    8 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Pertama Masuk Kerja

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 630
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa yang tidak pernah merasakan deg-degan saat pertama kali menginjakkan kaki di kantor? Mulai dari mempersiapkan pakaian terbaik hingga menghafal nama-nama rekan kerja baru, pengalaman pertama bekerja adalah momen yang tak terlupakan. Bayangan tentang pekerjaan impian seringkali sangat berbeda dengan kenyataan di lapangan. Keinginan untuk membuat kesan pertama yang bagus pasti sudah […]

  • tanam jagung Sidoarjo

    Bupati Sidoarjo dan Santri Tanam Jagung Wujudkan Swasembada Pangan Nasional 2025

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Semangat kemandirian swasembada pangan, menggema dari lahan hijau pondok pesantren di Kabupaten Sidoarjo. Bupati Subandi bersama Kapolresta Kombes Pol. Christian Tobing, dan para santri Pondok Pesantren Bumi Sholawat, menanam jagung hybrida di atas lahan seluas 2 hektare, Rabu (6/8/2025). Kegiatan ini menandai komitmen Sidoarjo, dalam mendukung program Swasembada Pangan Nasional 2025. Kegiatan […]

  • Zodiak yang mencintai kebebasan

    5 Zodiak yang Paling Mencintai Kebebasan, Tidak Terikat Batasan

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 485
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa bilang hanya karakter fiksi yang haus akan kebebasan? Di dunia nyata, zodiak pun memiliki karakteristik yang berbeda-beda, termasuk dalam hal keinginan akan kebebasan. Beberapa zodiak memang dikenal memiliki jiwa petualang yang tinggi dan mencintai kebebasan, tidak suka terikat oleh aturan. Siapa saja mereka? Mari kita simak ulasan berikut ini. 1. Aquarius […]

  • Candi Peninggalan Kerajaan Singosari di Jawa Timur

    Sejarah Kerajaan Singosari, Titik Awal Kebangkitan Kerajaan di Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kerajaan Singosari merupakan kerajaan yang berdiri di Jawa Timur pada abad ke-13 dan didirikan oleh Ken Arok. Sebelum mendirikan Singosari, Ken Arok merebut kekuasaan dari Kerajaan Kediri setelah mengalahkan Raja Kertajaya dalam Pertempuran Ganter tahun 1222. Setelah itu, ia menjadi raja pertama Singosari dengan gelar Rajasa Sang Amurwabhumi. Di bawah pemerintahan Kertanegara, […]

expand_less