Breaking News
light_mode
Minggu, 28 Juni 2026
Beranda » Daerah » SIWO PWI Lampung Terapkan Verifikasi Barcode untuk Atlet Porwanas XV

SIWO PWI Lampung Terapkan Verifikasi Barcode untuk Atlet Porwanas XV

  • account_circle Ruang M Andik
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandar Lampung, Ruang.co.id – SIWO PWI Lampung akan menerapkan sistem verifikasi atlet berbasis barcode dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV. Kebijakan ini diambil untuk memastikan setiap peserta yang berlaga benar-benar merupakan jurnalis aktif yang memenuhi persyaratan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi panitia yang berlangsung di Balai Wartawan Hi. Solfian Akhmad, Bandar Lampung, Jumat (26/6/2026). Rapat dihadiri jajaran Komite Porwanas beserta seluruh pengurus SIWO PWI Lampung.

Ketua Komite Porwanas, Erwin Muhammad, menjelaskan bahwa digitalisasi identitas peserta menjadi prioritas utama demi menjaga kredibilitas ajang olahraga wartawan se-Indonesia ini. Setiap kartu identitas atlet dan ofisial akan dilengkapi kode batang unik yang terintegrasi dengan basis data keanggotaan PWI.

“Seluruh identitas atlet nantinya akan kami lengkapi dengan barcode sehingga proses verifikasi menjadi lebih akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Erwin seusai memimpin rapat.

Mekanisme pendaftaran atlet, menurut Erwin, akan dibuka secara resmi mulai Agustus 2026. Panitia memberikan waktu hingga Desember 2026 untuk melakukan verifikasi administrasi dan faktual. Daftar final atlet yang dinyatakan lolos ditargetkan sudah dapat ditetapkan pada Januari 2027.

Sistem barcode ini memungkinkan petugas melakukan pemindaian langsung di lokasi pertandingan. Data peserta akan muncul secara real-time, memudahkan pencocokan dengan dokumen fisik dan mempercepat proses akreditasi di seluruh venue.

Sementara itu, Ketua Harian Porwanas, Supriyadi Alfian, mengimbau seluruh penanggung jawab cabang olahraga untuk segera merampungkan buku panduan pertandingan. Dokumen tersebut akan menjadi acuan resmi bagi seluruh kontingen provinsi.

“Kami menargetkan seluruh technical handbook bisa selesai dalam waktu dekat agar menjadi pedoman mutlak dan tidak ada multitafsir aturan di lapangan,” tegas Supriyadi.
Panitia juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak keamanan guna memastikan seluruh venue di Bandar Lampung siap digunakan. Survei kelayakan lokasi pertandingan masih berlangsung secara bertahap.

Dengan penerapan sistem verifikasi yang lebih ketat, panitia berharap Porwanas XV dapat menjadi contoh penyelenggaraan yang bersih dan profesional. Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi medan kompetisi, tetapi juga mempererat solidaritas antarinsan pers nasional dalam semangat sportivitas.

  • Penulis: Ruang M Andik
expand_less