Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Politik » Tangkis Serangan Luluk-Lukman dan Risma-Gus Hans, Khofifah-Emil Mendominasi Debat Ketiga

Tangkis Serangan Luluk-Lukman dan Risma-Gus Hans, Khofifah-Emil Mendominasi Debat Ketiga

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Jika Debat Publik Pilgub Jatim diibaratkan permainan olah raga. Maka Pasangan Calon Gubernur nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa – Emil Elistianto Dardak bisa dikatakan mendominasi jalannya permainan debat Pilgub. Sebab, dalam debat publik yang berlangsung di Balroom lantai 3 Grand City Mall Surabaya, senin (18/11) malam. Dengan tenang Paslon ini mampu menangkis serangan dua Paslon pesaingnya yang langsung menohok pada kebijakan pembangunan infrastruktur yang dinilai kurang berhasil.

Debat ketiga atau debat pamungkas ini mengangkat tema Akselerasi pembangunan infrastruktur, interkoneksitas kewilayahan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup untuk mewujudkan Jawa Timur sebagai episentrum ekonomi kawasan timur Indonesia.

Debat Pilgub yang dimoderatori Andromeda Mercury dan Vera Bahasuan itu berlangsung cukup Sengit. Bahkan serangan menohok langsung langsung dilakukan Paslon nomor satu Luluk-Lukman saat segmen kedua, dimana Paslon menjawab pertanyaan tertulis dari panelis yang dibacakan moderator dan dua Paslon lainnya yang menanggapi jawaban tersebut.

Waktu itu, Luluk menyunggung tentang transportasi laut di Madura yang katanya, programnya ada tapi kapalnya tidak ada. Sehingga masyarakat di kepulauan sekitar Madura kesulitan jika mengalami sakit sehingga harus berobat. Namun dengan tenang Khofifah menjawab, untuk merealisasi sebuah Program harus ada beberapa persyaratan yang dipenuhi. Namun pada masalah transportasi laut tersebut, Beberapa kapal memang harus diadakan fan butuh proses. Namun untuk keadaan darurat misalnya untuk menolonng ibu hamil atau orang sakit, pemerintahannya sudah menyiapkan kapal khusus. Bahkan bekerjasama debgan TNI AL dan Universitas sempat menyiapkan kapal rumah sakit yang terus berpatroli di berbagai kepulauan di Jawa Timur dan sekitar Madura.

Ternyata pertarungan sengit dari segmen persegmen itu juga terjadi saat debat antar cawagub. Saat itu, Cawagub nomor 3 Gus Hans mengatakan bahwa, masalah infrastruktur transportasi interkoneksitas wilayah di Jatim kurang tersentuh oleh program pemerintah provinsi. Sehingga daerah- daerah terpelosok kurang dapat tersentuh. Sepertibtidak adanya transportasi yang memadai di Jawa Timur.

Baca Juga  Dua Petugas Pemilu Meninggal, Tujuh Sakit: Tragedi di Tengah Pilkada Serentak Jawa Timur

Lontaran bernada sindiran tersebut langsung dijawab Emil dengan menyebutkan bahwa pemerintahannya sudah memprogramkan bus trans Jatim. Dan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota. “Kamu sudah membuay program infrastruktur interkoneksiyas dengan bekerjasama dengan kabupaten- kota yang terintregasi. Bahkan saya sendiri yang bicara dengan mas Eri (Eri Cahyadi walikota Surabaya) kebetulan beliaunya ada disini, dan bus trans jatim yang saat ini masih menempuh wilayah Gerbang kertasusila sudah berjalan sampai hari ini,” kilah Emil sambil melihat Eri Cahyadi yang duduk diantara para pendukung Paslon 3.

Kemudian, tudak kalah seeunya ketika debat soal sampah. Saat itu Luluk sempat mempertanyakan tentang masih banyaknya sampah yang menumpuk di beberapa kota di Jawa Timur yang penanganannya lambat. Sehingga jika terpilih, dirinya ingin membuat sebuah program untuk penanganan sampah ini, agar tidak ada lagi penumpukan sampah lagi di kampung maupin di dekat pasar.

Kemudian Risma juga menimpali bahwa untuk penanganan sampah dirinya sufah berpengalaman katena pernah menjadi kepala dinas kebersihan kota Surabaya. Dirinya memgatakan bahwa penanganan dampah harus dimulai dari rumah rumah. Yakni memisahkan sampah organik dan non organik. Bahkan sampah itu kalau dikelola bisa bermanfaat menjadi bernilai ekonomis. ” Seperti saat saya menjadi walikota, keadaan kampung kampung dan jalan- jalan bersih karena saya membuat program penanganan sampah dimulai dari rumah,” ujar Risma yang entah disengaja maupun tidak, Risma sempat melontarkan kata tambahan, ” Kalau saja program saya itu diterapkan. Mungkin Surabaya tidak akan kotor seperti saat ini.”

Menanggapi masalah sampah yang dilontarkan dua pesainya itu,
Cagub nomor 2 Khofifah Indar Parawansa, menanggapi, bahwa dirinya sudah berkomitmen untuk membangun pengelolaan sampah yang terintegrasi demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Khofifah menegaskan, pengelolaan sampah adalah fokus kewenangan pemerintah kabupaten kota.

Baca Juga  KPU Sidoarjo Lantik Anggota Baru PPK Candi: Netralitas PPK Jadi Sorotan

Pemprov Jatim dalam kepemimpinan Khofifah Emil di periode pertama telah menggandeng kerjasama berbagai pihak strategis untuk menggerakkan pemilahan sampah sejak dari rumah.

“Kuncinya adalah edukasi masyarakat, persuasif agar mengajak masyarakat untuk menggencarkan pengelolaan sampah untuk reduce, reuse dan recycle. Saat ini di pesantren-pesantren di Jatim sudah mulai dijalankan sampah menjadi rupiah. Ini harus menjadi lesson learn bagi seluruh elemen masyarakat di lini manapun,” ujar Khofifah

Sedangkan Pemprov Jatim, ditegaskan Khofifah sudah melakukan penyiapan pengolahan limbah yang lebih advance yaitu untuk pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

“Kami sudah menyiapkan pengolahan limbah B3 di Dawarblandong dan sudah berjalan selama dua tahun ini. Kami sampaikan bahwa persoalan sampah harus diatasi bersama,” tegas Khofifah.

Maka, kuncinya ditegaskan Khofifah adalah edukasi masyarakat, agar pengelolaan sampah menjadi rupiah, menjadikan sampah menjadi berkah.

“Saat ini di Jatim ada 5.103 bank sampah, kita memiliki 351 tempat pembagian sampah yang sudah masuk kategori 3R, ada 241 rumah kompos di Jatim dan 2.377 TPS,” ujarnya.

Dan saat ini kemampuan Jatim dalam melakukan pengelolaan sampah juga terus meningkat, di mana saat ini di Jatim sudah ada sebanyak 3,8 juta ton sampah yang bisa dikelola Pemprov.

“Bahkan kita sudah ada sebanyak 50 TPA yang sudah sanitary landfill, kerjasama dengan negara dunia,” tuturnya.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • RS Bhayangkara CFD Ponti Sidoarjo

    Asyiknya Periksa Kesehatan Gratis Sambil Seru-Seruan di CFD Ponti GOR Sidoarjo

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Car Free Day (CFD) Ponti GOR Sidoarjo makin asyik! Selain jadi tempat belanja dan jalan-jalan, warga juga bisa menikmati layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diadakan oleh RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watu Kosek, Pasuruan. Kegiatan ini berlangsung Minggu pagi (15/12) dan menjadi bagian dari upaya rutin RS Bhayangkara untuk mendukung masyarakat sadar pentingnya […]

  • Sofie Imam Faizal Jadi Satu-satunya Pelatih Lokal yang Gabung Tim Kepelatihan Patrick Kluivert

    Kejutan! Sofie Imam Faizal, Pelatih Lokal, Jadi Asisten Patrick Kluivert di Timnas Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kabar gembira menyambut Timnas Indonesia! Sofie Imam Faizal, pelatih fisik berpengalaman di dunia sepak bola Indonesia, resmi bergabung dengan tim kepelatihan Patrick Kluivert. Ia mencatatkan diri sebagai satu-satunya pelatih lokal yang mendampingi legenda sepak bola Belanda tersebut. Profil Singkat Sofie Imam Faizal Sofie  telah membuktikan kapasitasnya di dunia sepak bola Indonesia. Sebelumnya, ia […]

  • Kesenjangan Anggaran P-APBD Jatim 2026

    Komisi B DPRD Jatim Ungkap Kesenjangan Anggaran Sektor Penggerak Ekonomi di P-APBD 2026

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Komisi B DPRD Jawa Timur menyoroti porsi anggaran untuk sektor-sektor penggerak ekonomi daerah dalam Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) Jatim 2026. Meski sektor yang menjadi mitra Komisi B menyumbang sekitar 66,9 persen terhadap PDRB Jawa Timur, namun alokasi anggarannya hanya sekitar 4,56 persen dari total P-APBD 2026. Sorotan tersebut disampaikan juru bicara Komisi B […]

  • Kanker Payudara

    Deteksi Dini Gejala Kanker Payudara

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kanker masih menjadi penyakit yang paling ditakuti oleh masyarakat. Berdasarkan Globocan 2020, kasus baru kanker di Indonesia adalah sebanyak 396.314 kasus dengan kematian sebesar 234.511 orang. Kanker tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara (65.858 kasus) dengan 22.430 kematian baru akibat penyakit tersebut, diikuti kanker leher rahim (36.633 kasus). Kanker payudara dapat disebabkan […]

  • Keseruan Brave Unusa ke-4

    Keseruan Brave Unusa ke-4, Mahasiswa Asing Buat Totebag Tie Dye

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pengenalan budaya dan kebersamaan mencuat dalam brave ke-4 yang digelar Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) melalui Global Engagement of Nahdlatul Ulama University of Surabaya (Genus) di Halaman Tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya, Kamis (29/8/2024). Kegiatan ini bertema culture day, hasil kerjasama Fakultas Kedokteran (FK) dan International Organization for Migration (IOM). Tujuannya, untuk […]

  • imbauan wisata perairan

    Gubernur Himbau Warga Hindari Wisata Wilayah Perairan Saat Libur Tahun Baru

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Mengantisipasi bahaya cuaca Ekstrem, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghimbau kepada masyarakat yang sedang berlibur menyambut tahun baru agar menghindari tempat-tempat wisata yang berdekatan dengan perairan. Himbauan gubernur ini dikatakan menyusul rilis baru dari BMKG terkait adanya potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur hingga akhir tahun 2025. “Dengan adanya cuaca ekstrem tersebut, […]

expand_less