Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Ekbis » Sistem Aplikasi Coretax Bermasalah, BPK Turun Tangan?

Sistem Aplikasi Coretax Bermasalah, BPK Turun Tangan?

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Sebuah proyek teknologi bernilai triliunan rupiah yang diharapkan menjadi tulang punggung sistem perpajakan nasional, namun justru tersandung berbagai masalah teknis. Seperti membeli sepatu mahal, tapi talinya putus saat pertama kali dipakai. Inilah yang terjadi dengan sistem aplikasi Coretax.

Dengan anggaran mencapai Rp1,3 triliun, harapan tinggi disematkan pada sistem ini untuk mempermudah administrasi perpajakan. Namun, kenyataannya, masalah demi masalah muncul, membuat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus turun tangan. Mari kita telusuri apa yang sebenarnya terjadi dengan Coretax ini.

Latar Belakang Pengembangan Coretax

Sistem aplikasi Coretax dikembangkan sebagai bagian dari upaya modernisasi administrasi perpajakan di Indonesia. Dengan investasi sebesar Rp1,3 triliun, proyek ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan pajak. Coretax dirancang untuk mengintegrasikan berbagai proses bisnis yang terkait dengan penyetoran dan pelaporan pajak oleh wajib pajak.

Sejak diluncurkan pada 1 Januari 2025, Coretax menghadapi berbagai kendala teknis yang menghambat operasionalnya. Beberapa masalah utama yang dilaporkan antara lain:

1. Akses Website Lambat dan Tidak Stabil. Banyak pengguna mengeluhkan kesulitan mengakses sistem karena server sering mengalami gangguan, menyebabkan keterlambatan atau kegagalan dalam pelaporan pajak.

2. Bug pada Fungsi Penting. Beberapa fungsi penting seperti proses pelaporan, validasi data, dan otomatisasi perpajakan mengalami kesalahan saat dijalankan, menunjukkan bahwa proses quality assurance (QA) dan user acceptance testing (UAT) mungkin belum dilakukan secara menyeluruh.

3. Kapasitas Sistem Tidak Mencukupi. Arsitektur sistem yang tidak efisien membuatnya rentan terhadap gangguan layanan ketika volume data meningkat, menunjukkan bahwa infrastruktur server belum dioptimalkan untuk menangani pemrosesan data dalam volume tinggi.

BPK Audit Sistem Coretax

Menanggapi berbagai permasalahan tersebut, BPK memutuskan untuk melakukan audit menyeluruh terhadap sistem Coretax. Ahmad Adib Susilo, Staf Ahli Bidang Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan BPK, mengonfirmasi bahwa proses audit sistem Coretax sedang berlangsung untuk memastikan apakah sistem ini berfungsi sesuai dengan tujuan awalnya atau memerlukan perbaikan lebih lanjut.

Baca Juga  Harga Emas Antam 24 Karat Tembus Rekor Baru: Rp1,66 Juta per Gram!

Masalah teknis pada Coretax tidak hanya mempengaruhi wajib pajak yang mengalami kesulitan dalam melaksanakan kewajiban perpajakan mereka, tetapi juga berpotensi menghambat target penerimaan pajak yang telah ditetapkan dalam APBN 2025. Jika masalah ini tidak segera diatasi, dikhawatirkan akan berdampak negatif pada penerimaan negara.

Praktisi pajak juga merasakan dampak dari permasalahan ini. Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) mencatat ada 34 masalah terkait Coretax selama masa implementasi sejak 1 Januari 2025. Meskipun beberapa masalah telah diselesaikan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP), masih ada kendala yang dirasakan oleh konsultan pajak dan wajib pajak dalam menjalankan kewajiban perpajakan mereka.

Usulan Perpanjangan Masa Transisi

Menghadapi situasi ini, beberapa pengusaha mengusulkan agar masa transisi penggunaan Coretax diperpanjang. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan waktu bagi DJP dalam memperbaiki sistem dan bagi wajib pajak untuk beradaptasi dengan perubahan yang ada, sehingga proses perpajakan dapat berjalan lebih lancar tanpa hambatan teknis yang berarti.

Meskipun menghadapi berbagai kendala, sistem Coretax diharapkan dapat segera berfungsi optimal dan mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan penerimaan pajak. Dengan perbaikan yang tepat dan dukungan dari semua pihak terkait, Coretax dapat menjadi alat yang efektif dalam modernisasi administrasi perpajakan di Indonesia.

Dengan memahami permasalahan yang dihadapi oleh sistem Coretax dan langkah-langkah yang diambil untuk mengatasinya, diharapkan masyarakat dan wajib pajak dapat lebih siap menghadapi perubahan dalam sistem perpajakan. Semoga dengan perbaikan yang dilakukan, Coretax dapat berfungsi sesuai harapan dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resep hotpot bakso kuah pedas

    Resep Hotpot Bakso Kuah Pedas Nan Gurih, Solusi Detoks Lidah Usai Lebaran!

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Setelah berhari-hari menyantap hidangan Lebaran yang kaya akan santan, lemak, dan gula, seperti opor, rendang, atau kue kering manis, lidah dan pencernaan tentu membutuhkan penyegaran. Hotpot bakso kuah pedas gurih hadir sebagai solusi sempurna! Hidangan berkuah hangat ini tidak hanya menggugah selera, tetapi juga membantu menetralisir rasa berat dari makanan khas Lebaran. Dengan […]

  • Darurat HIV/ AIDS Sidoarjo

    Jatim Darurat HIV/AIDS, Sidoarjo Episentrum Ancaman Baru Anak-anak dan Catin Positif

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Di balik laju pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang terus bergerak, Sidoarjo menyimpan persoalan kesehatan yang kian mengkhawatirkan. HIV/AIDS berkembang, menjadi anggapan ancaman serius, yang tidak lagi bisa dipandang sebagai masalah kelompok tertentu. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo per April 2026 mencatat, jumlah kasus HIV kumulatif mencapai 7.129. Angka tersebut, menjadi yang tertinggi […]

  • gugatan warisan triliunan

    Gugatan Warisan Triliunan Rupiah Anak Sulung Tuntut Keadilan di PN Surabaya

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gelombang konflik warisan keluarga mengguncang dunia hukum Surabaya dengan nilai fantastis dan ditaksir mencapai triliunan rupiah. Widyawati Santoso alias Kwee Ie Hwee (75), anak sulung dari pasangan mendiang Kok Kwee Quarry Kuotakusuma dan Liem Tjo Nge alias Ratnayani Limantoro, memilih jalur hukum dengan mengajukan gugatan perdata warisan terhadap adik kandungnya sendiri, Bambang Husana […]

  • pencairan gaji ke-13 dan ke-14 PNS

    Gaji PNS 13-14 2024 Cair? Simak Pengumuman Terbaru dan Jawaban Resmi Pemerintah!

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kabar mengenai pencairan gaji ke-13 dan ke-14 untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) 2024 kembali menjadi perbincangan hangat. Isu penghapusan tunjangan ini sempat membuat banyak pihak bertanya-tanya, “Apakah pemerintah benar-benar akan menghapus gaji ke-13 dan gaji ke-14 PNS pada tahun 2024?” Untuk memberikan jawaban yang lebih jelas, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, akhirnya […]

  • Apa Itu Skin Barrier? Ini Cara Menjaganya Agar Tetap Sehat dan Glowing

    Apa Itu Skin Barrier? Ini Cara Menjaganya Agar Tetap Sehat dan Glowing

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Setiap orang ingin punya kulit sehat, glowing, dan bebas masalah. Tapi tahukah kamu bahwa kunci utama kulit sehat bukan hanya skincare mahal atau rutinitas 10 langkah ala Korea, tetapi juga kondisi skin barrier yang kuat? Skin barrier adalah tameng pertahanan utama kulit yang berfungsi melindungi dari polusi, bakteri, hingga dehidrasi. Saat skin barrier […]

  • Hepatitis Surabaya Sidoarjo

    Mengintai di Peringatan Hari Hepatitis Sedunia, Hati Rusak di Sidoarjo Jadi Fokus Utama Penanganan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Penyakit hepatitis masih menjadi ancaman serius di Jawa Timur. Surabaya dan Sidoarjo tercatat sebagai wilayah dengan kasus tertinggi. Data resmi Dinas Kesehatan menunjukkan, Surabaya menduduki peringkat pertama dengan estimasi 950–1.150 kasus aktif per tahun. Surabaya menjadi pusat skrining ibu hamil dan tenaga kesehatan. Kabupaten Jember menyusul dengan 480–530 kasus, didominasi Hepatitis B. […]

expand_less