Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » Defisit Rp 1,5 Triliun, RAPBD Jawa Timur 2025 Disahkan dengan Fokus Pendidikan dan Kesehatan

Defisit Rp 1,5 Triliun, RAPBD Jawa Timur 2025 Disahkan dengan Fokus Pendidikan dan Kesehatan

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Dengan dihadiri kurang lebih 80 anggota. Rapat Paripurna DPRD Jatim yang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2025 digelar di gedung paripurna DPRD Jatim, kamis (21/11) sore.

Dalam rapat yang dipimpin langsung ketua DPRD Jatim M Musyafak Rouf dan didampingi tiga wakil ketua Deny Wicaksono, Blegur Prijanggono dan Sri Wahyuni, serta Pj Gubernur Jatim, Adhi Karyono, disepakati bersama bahwa APBD 2015 telah diterima oleh sembilan fraksi di lembaga legislatif provinsi paling timur pulau Jawa ini. Meskipun Dalam APBD tersebut mengalami defisit hingga Rp 1.553.784.984.611 (satu trilyun, lima ratus tiga puluh tiga milyar, tujuh ratus delapan puluh empat juta, enam ratus sebelas ribu rupiah)

Defisit tersebut terjadi karena dari proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp 28.448.212.471.048.67. (dua puluh delapan trilyun, empat ratus empat puluh delapan milyar, dua ratus dua belas juta, empat ratus tujuh puluh satu ribu, empat pulih delapan rupiah enam puluh tujuh sen).

Namun besarnya proyeksi pendapatan daerah tersebut yernyat lebih kecil dari alokasi anggaran yang dibelanjakan pada prohram 2025 nanti. Secara krseluruhan anggaran yang dialokasikan tersebut besarnya Rp 29.658.316.730.801.67 (dua pulih sembilan trilyun, enam ratus lima pulih delapan milyar, tiga ratus enam belas juta, tujuh ratus tiga puluh ribu, delapan puluh satu rupiah, enam pulih tujuh sen). Alokasi anggaran tersebut digunakan untuk kebutuhan program yang dijalankan pemerintah provinsi Jawa Timir melaui beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) dibawahnya. Seketor yang paling banyak menyerap anggaran adalah sektor pendidikan yang jumlahnya lebih dari 30 persen APBD.

Menurut Pj Gubernur Jawa Timur, Adhi Karyono, Setelah melakukan proses yang panjang, akhirnya APBD Jatim sudah disepakati dan disahkan dan ditanda tangani. Sehingga tinggal mengirimkan hasil kesepakatan ini ke Mendagri.

Baca Juga  Penghapusan Dana Hibah Ormas di Sidoarjo, JCW Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Anggaran

“Alhamdulillah semua tahapan dan proses penyusunan APBD Jawa Timur 2025 sudah selesai dan sudah kita tanda tangani bersama setelah beberapa kali melakukan penyesuaian dengan kebutuhan dan program yang diprioritaskan. Memang kita ketahui pendapatan asli daerah tahun 2025 nanti berkurang dengan dialihkannya penerimaab pendapatan dari pajak kendaraan bermotor yang semula diterima pemprov dialihkan ke pemerintah kota/ kabupaten. Sehingga untuk menyesuaikannya dilakukan beberapa efisiensi di berbagai pos anggaran kemudian lebih mengutamakan ke program yang diprioritaskan, ” tutur Adhi Karyono.

Salah satu program yang diprioroyaskan antara lain anggaran untuk pendidikan dan kesehatan. Ada beberapa pos pendidikan yang kita prioritaskan. Diantaranya penambahan fasilitas pendidikan. Kemudian anggaran untuk kesehatan diantaranya membangun fasilitas kesehatan dan rumah sakit di daerah – daerah yang jauh dari perkotaan.

Disinggung tentang anggaran untuk makan siang gratis. Adhi mengatakan selama ini belum ada arahan yang pastu dari Kemendagri tentang makan siang gratis yang menjadi program pemerintah pusat. Namun meski begitu, pihaknya tetap menganggarkan untuk antisipasi jika sewaktu- waktu ada perintah program tersebut dari pusat.

Sementara itu, wakil ketua III DPRD Jatim, Blegur Prijanggono mengatakan, memang anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2025 defisit. Sehingga diperlukan terobosan melalui pendapatan dari beberapa sektot lainnya.

“Dengan adanya defisit satu trilyun lebih itulah, kita yang duduk di komisi C bidang keuangan akan berusaha menekan BUMD-BUMD maupun OPD-OPD yang berpotensi menambah pemdapatan daerah, agar kita optimalkan kinerjanya, ujar Blegur.

Saat ditanya tentang sumber daya apa saja yang dipunyai oleh Jawa Timur untuk bisa menutup defisot anggaran tersebut. Blegur mengatakan bshwa bsnyak aset daerah yang bisa digali dsn dikembangkan di Jawa Timur ini untuk menutup defisit tersebut. Bahkan jika dioptimalkan, tidak hanya defisit yang dapat tertutupi. Namun bisa jadi malah surplus anggaran.

Baca Juga  Pengumuman CPNS 2024, Masa Sanggah yang Jadi Penentu Akhir!

” Madih banyak aset -aset kita yang bisa dinkembangkan dan dioptimalkan untuk menambah pendapatan daerah. Seperti misalnya sektir wisata yang hingga saat ini saya kira belum dioptimalkan,” tanfas Blegur lagi.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Sidoarjo Dihujat Hoaks

    Sidoarjo Dibikin Geger! Wabup Mimik Dihujat Hoaks, Faktanya Sehat Ceria di Tengah Siswa

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sabtu pagi, 19 Juli 2025, warga Sidoarjo mendadak heboh. Jagat maya dan grup-grup WhatsApp dijejali kabar hoaks yang menyebut Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, tengah sekarat di rumah sakit. Pesan berantai dengan nada duka menyebar masif, menyebut sang Wabup tak sadarkan diri, sakit parah, dan tak lagi bisa menjalankan tugasnya. Namun realitas […]

  • PKS berikan persetujuan Gus Fawait sebagai Bacabup dan Bacawabup Jember

    PKS Berikan Persetujuan Gus Fawait Bacabup dan Bacawabup Jember

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) memberikan surat persetujuan KWK kepada pasangan Muhammad Fawait dan Djoko Susanto sebagai Bacabup dan Bacawabup Jember. Pemberian surat persetujuan itu diberikan ketua PKS Jatim dan Ketua PKs Jember kepada Gus Fawait dan Djoko (20/8) ” Alhamdulillah saya sudah menerima langsung surat persetujuan dari PKS untuk maju […]

  • Sumber Protein Nabati

    Dunia Vegan, Ingin Tau Sumber Protein Nabati Pengganti Daging

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tren vegetarianisme dan veganisme semakin marak di seluruh dunia. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan lingkungan, semakin banyak orang memilih untuk mengganti sumber protein hewani dengan alternatif nabati. Protein, sering disebut sebagai “batu bata tubuh”, memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan kita. Oleh karena itu, nutrisi ini tidak hanya […]

  • Dukungan LPM Suramadu untuk Eri Cahyadi

    Program Strategis Eri Cahyadi Gaet Dukungan Penuh dari LPM Suramadu

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, kembali memperkuat dukungan masyarakat menjelang Pilkada Surabaya 2024. Pada Jumat malam (22/11/2024), Eri menghadiri acara Sapa Warga yang berlangsung di basecamp Tim Gerak Cepat Tepat dan Sasaran LPM Suramadu, Kecamatan Asemrowo. Ratusan warga hadir untuk memberikan deklarasi dukungan kepada pasangan Eri-Armuji (Er-Ji). Ketua Tim Gerak Cepat, […]

  • Fraksi Golkar Jatim minta penjelasan Gubernur

    Fraksi Golkar Minta Penjelasan Konfrehensif Gubernur Jatim Soal Raperda Penyertaan Modal Daerah PT Jamkrida Rp 300 Miliar

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Menanggapi usulan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) penyertaan modal tambahan Rp 300 miliar untuk PT Jamkrida (Perseroda). Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim, Pranaya Yudha Mahardhika menyatakan mendukung. Namun Fraksi yang dipimpinnya ini meminta kejelasannya terlebih dahulu. Menurut Yudha pihaknya meminta kejelasan pihak eksekutif secara komprehensif […]

  • Himbau Wagub Jatim

    Wagub Jatim Emil Dardak Himbau Warga Desa Tak Perlu Adu Nasib di Kota Besar

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Setiap usai Lebaran, banyak warga desa di Jawa Timur berbondong-bondong pergi ke kota besar seperti Surabaya untuk mengadu nasib. Fenomena ini menjadi perhatian serius Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak. Menurutnya, kebiasaan ini sebaiknya dihentikan karena peluang sukses di kota besar tidak selalu lebih baik, sementara pemerintah telah menyiapkan berbagai program pengembangan […]

expand_less