Breaking News
light_mode
Kamis, 27 Agustus 2026
Beranda » Terkini » Maju Caketum, Gus Kikin Bawa Amanah Tebuireng untuk Menjaga Ruh Perjuangan NU Abad Kedua

Maju Caketum, Gus Kikin Bawa Amanah Tebuireng untuk Menjaga Ruh Perjuangan NU Abad Kedua

  • account_circle Mascim
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jombang, Ruang.co.id – Di tengah bursa calon Ketua Umum PBNU yang riuh oleh isu dan tarik-menarik kepentingan, satu nama hadir dengan tenang, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin. Pengasuh Pesantren Tebuireng sekaligus Ketua PWNU Jawa Timur ini merupakan cicit pendiri NU, KH M. Hasyim Asy’ari, dan diusung PWNU Jawa Timur pada Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, pada Sabtu (29/8).

“Ini amanah, bukan niat pribadi. Saya hanya menjalankan keputusan para kiai dan keluarga besar Tebuireng,” kata Gus Kikin di Jombang, Kamis (27/8).

Ia dipercaya meneruskan kepemimpinan Pesantren Tebuireng setelah wafatnya KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah). Proses suksesi itu berjalan penuh kehati-hatian, sejak 2016 Gus Sholah telah memintanya mempersiapkan diri melalui musyawarah keluarga besar keturunan KH Hasyim Asy’ari. “Tebuireng bukan sekadar tempat mengabdi, melainkan penjaga sanad keilmuan dan tradisi yang menjadi ruh organisasi,” tuturnya.

Gus Kikin menilai NU tengah memasuki fase penting pada abad kedua. Menurutnya, organisasi membutuhkan kepemimpinan yang menjaga ruh perjuangan, bukan sekadar memenangi kontestasi. “Ruh itu ada pada sanad keilmuan, adab, dan persatuan. Kalau itu hilang, NU kehilangan arah,” tegasnya.

Kiprah Gus Kikin di organisasi juga teruji. Ia pernah menjabat Penjabat Ketua PWNU Jawa Timur menggantikan KH Marzuqi Mustamar, kemudian terpilih menjadi Ketua PWNU Jawa Timur periode 2024-2029. Pengalaman memimpin organisasi dan mengelola pesantren, ditambah rekam jejak di dunia usaha, menjadikannya figur yang memahami dua dunia sekaligus: keumatan dan kebangsaan, spiritualitas dan ekonomi.

Penilaian itu juga datang dari kalangan kiai. Pengasuh Pondok Pesantren Al Aqobah International School (AIS) Jombang, KH A. Junaidi Hidayat, menilai Gus Kikin memiliki kapasitas utuh. “Seorang pemimpin di Nahdlatul Ulama itu sebagai sebuah organisasi besar, maka tidak hanya dibutuhkan kapasitas keilmuan di bidang agama, tetapi juga harus punya kemampuan secara utuh di bidang manajerial, kemampuan jaringan, kemampuan membangun kekuatan NU secara ekonomi, pendidikan, maupun pergerakannya,” ujar KH Junaidi. “Gus Kikin punya kemampuan yang lebih utuh. Beliau juga seorang pengusaha, punya kekuatan di bidang jaringan untuk bagaimana membangun. Di media juga beliau pernah punya media televisi.”

Baca Juga  Berkas Lengkap, KH Yusuf Hasyim Siap Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional! Simak Perjalanan dan Jasanya

Pada Juli 2026, PWNU Jawa Timur beserta PCNU se-Jawa Timur sepakat menugaskan Gus Kikin maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Wakil Rais PWNU Jatim, KH Abdul Matin Djawahir, menegaskan penugasan itu murni keputusan bersama. “Ini bukan keinginan pribadi beliau. Kita tanya beliau siap atau tidak, katanya siap. Murni pendapat PCNU. Alhamdulillah seluruh PCNU bersama PWNU satu garis mengusung kiai,” katanya. “Selain dzurriyah KH M Hasyim Asy’ari, Gus Kikin juga memiliki pengalaman organisasi yang matang, bahkan hingga PBNU. Sosoknya juga teduh, tidak gaduh, dan mementingkan ukhuwah.”

Menjelang muktamar, ia memilih jalur silaturahmi ke pesantren dan tokoh di berbagai daerah, termasuk Makassar, tanpa gemuruh kampanye. “Kami hadir bukan untuk merebut jabatan, tetapi memastikan NU tetap menjadi rumah besar bagi semua golongan,” ucapnya.

Gagasan yang ia usung berpijak pada fondasi organisasi, penguatan kembali Qanun Asasi sebagai dokumen dasar NU, serta NU yang berpijak pada adab dan politik kebangsaan. Gus Kikin juga mengingatkan pentingnya menjaga sanad keilmuan dan persatuan di tengah tantangan zaman.

“Dari Tebuireng, kami membawa amanah untuk menjaga ruh perjuangan NU abad kedua,” tutupnya.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terdawa Maria Helena

    Jalani Sidang Pidana Terdakwa Maria Helena Diduga Menipu Mama Mama TK 741 Juta

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mengadili terdakwa Maria Helena Wijayanti selasa 16 juli 2024 di ruang Kartika 1 dengan adanya dugaan penipuan dan penggelapan 741 juta yang dilakukan terdakwa. Maria Helena Wijayanti warga Kutisari Indah Barat Surabaya tahun 2021 silam ini menjalani sidang yang digelar secara telekonfrence dengan jaksa penuntut umum, Diah Ratri […]

  • pendonor darah aktif Sidoarjo

    Bupati Subandi Apresiasi 1.932 Pendonor Darah Aktif Sidoarjo di HUT ke-80 PMI

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pemkab Sidoarjo memberikan penghargaan khusus kepada 1.932 pendonor darah aktif, sebagai wujud apresiasinya, dalam peringatan HUT ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI). Penghargaan ini menjadi bukti nyata, betapa besar peran setetes darah dalam menyelamatkan nyawa manusia. Bupati Sidoarjo, Subandi, yang menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada pendonor dengan jumlah donor terbanyak, yang terbagi dalam […]

  • Makanan Indonesia yang bikin Turis Ketagihan, Rendang

    5 Makanan Khas Indonesia yang Bikin Turis Asing Ketagihan

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Indonesia, dengan kekayaan budaya dan tradisinya, juga merupakan surga kuliner yang menawarkan berbagai cita rasa unik yang sulit ditemukan di tempat lain. Tak heran jika banyak disukai turis asing sehingga jatuh hati pada kelezatan makanan Indonesia. Setiap daerah di Nusantara memiliki masakan khas yang memanjakan lidah, dari hidangan yang sederhana hingga yang […]

  • Sengketa Rumah di lebak jaya Notaris Ungkap Cacat Hukum Transaksi

    Notaris Ungkap Cacat Hukum Transaksi Sengketa Rumah di Lebak Jaya

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya. Ruang.co.id – Sidang sengketa kepemilikan rumah di Lebak Jaya antara Wirjono Koesuma alias Aseng dengan Simon Efendi, 52 tahun kembali di gelar Pengadilan Negeri Surabaya di Ruang Garuda 2 terkait Sidang ini mengagendakan pemeriksaan saksi, yaitu Devi, selaku Notaris. Simon membeli rumah dari Wirjono pada tahun 2015 dengan harga Rp1.083.000.000. Pembayaran uang muka sebesar […]

  • Lirik dan Makna Lagu "Am I Bothering You?" dari Reality Club

    Lirik dan Makna Lagu “Am I Bothering You?” dari Reality Club, Dilema Cinta dan Ketidakpastian

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Lagu “Am I Bothering You?” dari Reality Club membawa pendengar menyelami labirin emosi yang kompleks, mengeksplorasi tema-tema kegelisahan, ketidakpastian, dan dilema dalam hubungan asmara. Lirik “Am I bothering you?” yang diulang sepanjang lagu mencerminkan keraguan dan ketidakpastian yang mendalam dalam sebuah hubungan. Pertanyaan ini bukan sekadar retorika, tetapi juga ungkapan dari perasaan tidak […]

  • Kalender Jawa Mei 2025

    Ramalan Weton Jawa Mei 2025 Bocoran Hari Baik untuk Nikah, Usaha, & Tolak Bala!

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi masyarakat Jawa, Kalender Jawa Mei 2025 bukan sekadar penanggalan—ia adalah “peta kosmis” yang mengungkap hari baik untuk aktivitas penting. Mulai dari pernikahan, buka usaha, hingga ritual tolak bala, weton (gabungan hari + pasaran) menjadi panduan turun-temurun. Simak analisis lengkapnya! Mengapa Weton Jawa Masih Relevan di 2025? Filosofi weton berbasis siklus 7 hari […]

expand_less