Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Terkini » Krian Menyala Lagi Jejak Majapahit Bangkit dari Delta Brantas

Krian Menyala Lagi Jejak Majapahit Bangkit dari Delta Brantas

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id — Saat senja menitikkan warna emas di Delta Brantas, angin dari Sungai Porong berembus membawa bisikan masa silam.

Di tepi Krian yang tenang, seorang peneliti muda bernama Satriagama Rakantaseta menantang sejarah arus utama.

Dengan tatapan tajam menembus peta kuno, ia menegaskan, “Saya yakin pusat Kerajaan Majapahit itu ada di Krian Sidoarjo, bukan di Trowulan Mojokerto.”

Keyakinan itu ia paparkan dalam forum “Sidoarjo in Flux: Krijan the Lost Majapahit Most Important Chapter” di Rumah Budaya Malik Ibrahim, Jumat malam (31/10/2025). Forum itu sontak mengguncang wacana lama, yang telah menancap di ruang pendidikan selama lebih dari seabad.

Menyibak Tabir Lama

Selama ini, buku-buku sejarah menyebut Trowulan sebagai pusat Majapahit—hasil interpretasi dari Sir Thomas Stamford Raffles dalam The History of Java (1817), dan diperkuat oleh arsitek Henri Maclaine Pont pada 1924. Keduanya menegaskan Trowulan sebagai kota kebanggaan Pulau Jawa.

Namun Seta, dengan ketekunan seorang penelusur lokal, justru menemukan celah besar.

Bujangga Manik tidak pernah berjalan ke arah selatan menuju Trowulan. Ia melintasi Sungai Canggu dan Cironabaya, menuju ke Maguntur Majapahit yang terletak di Krian,” ujarnya tegas, mengutip pupuh ke-86 Kitab Negarakertagama.

Menurutnya, teks kuno Bujangga Manik yang kini tersimpan di Perpustakaan Bodleian Oxford, menjadi kunci pembuka lanskap sejarah baru.

Dalam catatan perjalanan spiritual itu, tersimpan petunjuk topografis yang beririsan dengan wilayah Krian, Balongbendo, Prambon, dan Wonoayu—bukan Trowulan.

Kajian J. Noorduyn (KITLV–LIPI, 1984) juga menguatkan hipotesis ini. Ia mencatat nama-nama tempat seperti Bubat, Maguntur, Karang Krajamanaan, dan Gunung Pawitra (Penanggungan) yang berada dalam radius geografis Sidoarjo bagian barat.

Jejak Nama yang Hidup di Krian

Seta menunjukkan deretan bukti linguistik yang membisu selama ini. “Di Krian ada Desa Keraton, Desa Kepatihan, juga nama-nama dengan awalan Kedung—itu pola toponimi khas Majapahit. Di Mojokerto, pola nama seperti itu tidak pernah ditemukan,” ungkapnya.

Baca Juga  Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3, Kakorlantas: Fatalitas Kecelakaan Turun 45 Persen Berkat Pembatasan Truk

Peta kolonial Belanda tahun 1892 menampilkan wilayah Negara Derma—kini dikenal sebagai Candi Dermo, sebuah situs purbakala di timur Krian yang disebut Seta sebagai “penanda batas suci ibu kota Majapahit”.

Temuan ini, bila diuji lebih dalam, dapat menjadi bukti fisik keberadaan pusat pemerintahan Majapahit di kawasan Sidoarjo.

Lapisan Peta dan Fakta

Dengan teliti, Seta memadukan data Peta Geologi Jawa Timur tahun 1896 dan 1938, citra Google Earth 2025, serta daftar temuan arkeologis dari abad ke-19 hingga ke-21.

Hasilnya—yang ia sebut “capturan imajinatif”—menampilkan lapisan sungai kuno, jalur perdagangan air, dan pola pemukiman yang mengarah pada satu simpul besar di Krian.

“Delta Brantas bukan semata aliran sungai, tetapi nadi peradaban. Krian-lah titik temu logistik, militer, dan spiritual di masa Majapahit,” papar Seta, penuh semangat.

Menembus Kebekuan Akademik

Meski demikian, arkeolog mengingatkan, validitas ilmiah harus menunggu bukti stratigrafi dan uji karbon. Belum ada istana batu besar atau prasasti monumental yang ditemukan di Krian. Namun, semangat masyarakat lokal untuk menggali jejak sendiri menjadi temuan sosial yang tak kalah berharga.

Dalam nada heroik, Seta berkata, “Jika Sidoarjo punya sejarah sendiri, kenapa kita harus diam?” Seruan itu menyalakan api kesadaran baru di antara generasi muda—dari komunitas pelajar, pemerhati budaya, hingga warga desa sekitar Candi Dermo—yang kini mulai membersihkan situs-situs kuno dan memetakan jalur air Majapahit.

Majapahit Bangkit dari Tanah Delta

Krian bukan hanya tempat, melainkan panggung kebangkitan ingatan kolektif. Di tanah inilah, Delta Brantas menyimpan lapisan sejarah yang belum selesai dibaca.

Bila lapisan tanah itu suatu hari terbuka, Candi Dermo sebuah “Benang Merah”  dari simpul pengungkapan lokasi pusat Kerajaan Majapahit, dan bata merah Majapahit menampakkan wajahnya, dunia sejarah akan menggetarkan Nusantara.

Baca Juga  Jadwal dan Harga Tiket DLN Batulayar Surabaya-Lombok, 3 Maret 2025: Info Lengkap!

Tidak lagi sebuah pepesan kosong perdebatan lokasi, tetapi kebangkitan jati diri, bahwa Sidoarjo bukan hanya menjadi penonton sejarah, melainkan pewaris sejati kebesaran Majapahit yang mempersatukan Nusantara.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara mengingkatkan IQ Anak

    Rahasia Meningkatkan IQ Anak dengan Cara yang Menyenangkan dan Efektif

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di zaman serba digital seperti sekarang, tantangan orang tua dalam mendidik anak semakin beragam. Harapan agar anak tumbuh cerdas, kreatif, dan memiliki daya pikir tajam sering kali berbenturan dengan godaan teknologi yang membuat mereka lebih suka menatap layar daripada membaca buku. Apakah mungkin meningkatkan IQ anak tanpa membuatnya merasa seperti sedang belajar di […]

  • Konser Mocca 25 Tahun

    Mocca Rayakan Perjalanan 25 Tahun dengan Konser Spesial: Cek Jadwal dan Tiketnya

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Mocca, salah satu band indie terpopuler di Indonesia, bersiap menggelar konser spektakuler untuk merayakan perjalanan musik mereka selama 25 tahun. Konser yang bertajuk “Mocca 25th Anniversary: Homecoming” ini akan berlangsung di Auditorium IFI Bandung. Ini merupakan sebuah tempat yang sarat akan kenangan bagi band asal Kota Kembang ini. Konser yang direncanakan berlangsung […]

  • Tasyakuran Cak Gondes

    Luapan Kemenangan Ainur Rofiq Belum Usai, Tasyakuran Pilkades Wadungasri Dipadati Warga

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Euforia kemenangan Ainur Rofiq, yang akrab disapa cak Gondes, dalam Pilkades Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo, masih terasa kuat hingga Senin malam (25/5/2026). Pesta kemenangan menyeruak, setelah malam sehari sebelumnya, menggelar kirab kemenangan bersama ribuan warga. Kepala desa terpilih Ainur Rofiq, kembali mengadakan tasyakuran di kediamannya, tepat di seberang Balai Desa Wadungasri. Acara […]

  • Dr. Rosidi Roslan raih gelar Doktor Ilmu Hukum BBKK Surabaya

    Sukses Tangani Pandemi Kepala BBKK Surabaya di Ganjar Jadi Doktor

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Ungkap Rahasia Sukses Tangani Pandemi Kepala BBKK Surabaya untuk inspirasi dan panduan terbaik dalam penanganan pandemi.Dr. Rosidi Roslan meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Ujian terbuka promosi doktor diselenggarakan di Aula Gedung 3 (Gedung Amiek Sumindriyatmi) UNS. Disertasi Rosidi mengangkat tema “Model Pendekatan […]

  • Bahan Alami Bekas Jerawat

    10 Bahan Alami Andalan untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id -Jerawat menjadi musuh bebuyutan bagi banyak orang, terutama remaja. Namun, bagi sebagian orang, jerawat seolah menjadi tamu tak diundang yang sulit diusir. Jerawat membandel ini tidak hanya mengganggu penampilan, tapi juga dapat menurunkan kepercayaan diri. Belum lagi saat jerawat sudah mereda lalu meninggalkan bekas. Bekas jerawat memang seringkali mengganggu penampilan. Noda hitam, kemerahan, […]

  • Dwi Hary pamit Delta Tirta

    Lima Tahun Mengabdi, Dwi Hary Tinggalkan Delta Tirta dengan Prestasi Gemilang

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Masa pengabdian Dwi Hary Soeryadi, sebagai Direktur Utama Perumda Delta Tirta Sidoarjo periode 2021–2026 segera berakhir. Ia meninggalkan perusahaan, dengan jejak prestasi yang sulit diabaikan. Lima tahun lalu, Dwi Hary menerima amanah untuk membenahi perusahaan daerah penyedia air minum tersebut. Ia memulai langkah dengan memperkuat profesionalisme, transparansi, dan tata kelola perusahaan. Transformasi […]

expand_less