Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Krian Menyala Lagi Jejak Majapahit Bangkit dari Delta Brantas

Krian Menyala Lagi Jejak Majapahit Bangkit dari Delta Brantas

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id — Saat senja menitikkan warna emas di Delta Brantas, angin dari Sungai Porong berembus membawa bisikan masa silam.

Di tepi Krian yang tenang, seorang peneliti muda bernama Satriagama Rakantaseta menantang sejarah arus utama.

Dengan tatapan tajam menembus peta kuno, ia menegaskan, “Saya yakin pusat Kerajaan Majapahit itu ada di Krian Sidoarjo, bukan di Trowulan Mojokerto.”

Keyakinan itu ia paparkan dalam forum “Sidoarjo in Flux: Krijan the Lost Majapahit Most Important Chapter” di Rumah Budaya Malik Ibrahim, Jumat malam (31/10/2025). Forum itu sontak mengguncang wacana lama, yang telah menancap di ruang pendidikan selama lebih dari seabad.

Menyibak Tabir Lama

Selama ini, buku-buku sejarah menyebut Trowulan sebagai pusat Majapahit—hasil interpretasi dari Sir Thomas Stamford Raffles dalam The History of Java (1817), dan diperkuat oleh arsitek Henri Maclaine Pont pada 1924. Keduanya menegaskan Trowulan sebagai kota kebanggaan Pulau Jawa.

Namun Seta, dengan ketekunan seorang penelusur lokal, justru menemukan celah besar.

“Bujangga Manik tidak pernah berjalan ke arah selatan menuju Trowulan. Ia melintasi Sungai Canggu dan Cironabaya, menuju ke Maguntur Majapahit yang terletak di Krian,” ujarnya tegas, mengutip pupuh ke-86 Kitab Negarakertagama.

Menurutnya, teks kuno Bujangga Manik yang kini tersimpan di Perpustakaan Bodleian Oxford, menjadi kunci pembuka lanskap sejarah baru.

Dalam catatan perjalanan spiritual itu, tersimpan petunjuk topografis yang beririsan dengan wilayah Krian, Balongbendo, Prambon, dan Wonoayu—bukan Trowulan.

Kajian J. Noorduyn (KITLV–LIPI, 1984) juga menguatkan hipotesis ini. Ia mencatat nama-nama tempat seperti Bubat, Maguntur, Karang Krajamanaan, dan Gunung Pawitra (Penanggungan) yang berada dalam radius geografis Sidoarjo bagian barat.

Jejak Nama yang Hidup di Krian

Seta menunjukkan deretan bukti linguistik yang membisu selama ini. “Di Krian ada Desa Keraton, Desa Kepatihan, juga nama-nama dengan awalan Kedung—itu pola toponimi khas Majapahit. Di Mojokerto, pola nama seperti itu tidak pernah ditemukan,” ungkapnya.

Baca Juga  Gerbang Suci Terbuka! Ini Persiapan Super Ketat BBKK Surabaya untuk CJH Kloter Pertama 2025

Peta kolonial Belanda tahun 1892 menampilkan wilayah Negara Derma—kini dikenal sebagai Candi Dermo, sebuah situs purbakala di timur Krian yang disebut Seta sebagai “penanda batas suci ibu kota Majapahit”.

Temuan ini, bila diuji lebih dalam, dapat menjadi bukti fisik keberadaan pusat pemerintahan Majapahit di kawasan Sidoarjo.

Lapisan Peta dan Fakta

Dengan teliti, Seta memadukan data Peta Geologi Jawa Timur tahun 1896 dan 1938, citra Google Earth 2025, serta daftar temuan arkeologis dari abad ke-19 hingga ke-21.

Hasilnya—yang ia sebut “capturan imajinatif”—menampilkan lapisan sungai kuno, jalur perdagangan air, dan pola pemukiman yang mengarah pada satu simpul besar di Krian.

“Delta Brantas bukan semata aliran sungai, tetapi nadi peradaban. Krian-lah titik temu logistik, militer, dan spiritual di masa Majapahit,” papar Seta, penuh semangat.

Menembus Kebekuan Akademik

Meski demikian, arkeolog mengingatkan, validitas ilmiah harus menunggu bukti stratigrafi dan uji karbon. Belum ada istana batu besar atau prasasti monumental yang ditemukan di Krian. Namun, semangat masyarakat lokal untuk menggali jejak sendiri menjadi temuan sosial yang tak kalah berharga.

Dalam nada heroik, Seta berkata, “Jika Sidoarjo punya sejarah sendiri, kenapa kita harus diam?” Seruan itu menyalakan api kesadaran baru di antara generasi muda—dari komunitas pelajar, pemerhati budaya, hingga warga desa sekitar Candi Dermo—yang kini mulai membersihkan situs-situs kuno dan memetakan jalur air Majapahit.

Majapahit Bangkit dari Tanah Delta

Krian bukan hanya tempat, melainkan panggung kebangkitan ingatan kolektif. Di tanah inilah, Delta Brantas menyimpan lapisan sejarah yang belum selesai dibaca.

Bila lapisan tanah itu suatu hari terbuka, Candi Dermo sebuah “Benang Merah”  dari simpul pengungkapan lokasi pusat Kerajaan Majapahit, dan bata merah Majapahit menampakkan wajahnya, dunia sejarah akan menggetarkan Nusantara.

Baca Juga  KPPU 1800 Jaringan Gas Kota Tidak Terutilisasi

Tidak lagi sebuah pepesan kosong perdebatan lokasi, tetapi kebangkitan jati diri, bahwa Sidoarjo bukan hanya menjadi penonton sejarah, melainkan pewaris sejati kebesaran Majapahit yang mempersatukan Nusantara.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menguak makna dibalik mimpi terjatuh

    Menguak Makna Tersembunyi di Balik Mimpi Terjatuh

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Ada yang pernah mengalami mimpi tiba-tiba terjatuh dari ketinggian, lalu tersentak bangun? Mimpi ini seringkali terasa sangat nyata dan membuat kita terkejut. Meskipun terasa menakutkan, mimpi terjatuh ternyata memiliki beragam interpretasi yang menarik. Apa Sebenarnya Arti Mimpi Terjatuh? Mimpi terjatuh sering dikaitkan dengan makna perasaan tidak aman, kehilangan kendali, atau ketakutan akan […]

  • Unisda lamongan

    Inovasi Pertanian, Unisda Lamongan Panen Melon Varietas Golden Kinasih

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Unisda Lamongan Fakultas Pertanian menggelar acara panen melon varietas Golden Kinasih. Acara panen tersebut menjadi kebanggan karena berhasil menggabungkan inovasi pertanian dengan pendekatan teknologi. Panen melon Golden Kinasih ini dibuka oleh Rektor Unisda Lamongan, Muhammad Hafidz Nashrullah, SE MM, di Green House Agroteknologi Fakultas Pertanian Unisda Lamongan,Rabu(13/5/2024) dan dimulai pagi hari pukul 08.00, […]

  • Jam malam anak

    Wali Kota Eri Sweeping Jam Malam Anak Penuh Cinta 

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Suasana malam Kota Pahlawan dengan dinamika aktivitasnya pada Kamis (3/7/2025), saat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turun langsung memimpin sweeping jam malam anak di sejumlah ruas jalan. Di balik gemerlap lampu kota, ada getar kasih sayang yang nyata, bukan sekadar menertibkan, tapi melindungi anak kepada keluarganya. Dalam apel bertajuk Asuhan Rembulan di halaman […]

  • Arum Sabil dukung Khofifah-Emil

    Arum Sabil Siap Menangkan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jember, Ruang.co.id – Dukungan penuh dari salah satu tokoh pertanian nasional Arum Sabil untuk paslon cagub Khofifah-Emil di pilgub Jawa Timur akan semakin memuluskan calon nomor urut 2 tersebut untuk menang di pilgub. “Pak Arum Sabil itu tokoh di Jember sekaligus nasional. Beliau tokoh yang sosial dan berpihak kepada rakyat. Kalau beliau sudah turun memberikan […]

  • Dr. Hufron, SH., MH., pakar hukum tata negara

    Prabowo Usulkan Pilkada Lewat DPRD, Apa Kata Pakar Hukum Tata Negara?

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Presiden Prabowo Subianto mengajukan wacana baru terkait mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Ia menyebut, pemilihan kepala daerah sebaiknya tidak lagi dilakukan secara langsung oleh rakyat, melainkan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Usulan ini menimbulkan perdebatan hangat, baik di kalangan politisi, akademisi, maupun masyarakat luas. Dr. Hufron, SH., MH., pakar hukum tata […]

  • Donor darah HUT Humas Polri

    Setetes Darah Satu Nyawa, Humas Polda Jatim Gelar Donor Darah HUT ke-74

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dalam rangka memperingati hari jadi Humas Polri ke-74 Tahun 2025, Bidang Humas Polda Jawa Timur menggelar kegiatan sosial donor darah di kantor PMI Kota Surabaya, Rabu (22/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh personel Polri dari berbagai satuan kerja serta masyarakat umum yang turut berpartisipasi menyumbangkan darahnya. Aksi kemanusiaan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Humas […]

expand_less