Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » Masterplan Sidoarjo SERASI Senilai Rp5,8 M Membedah Pulihkan Akar Banjir Waru dan Tanggulangin?

Masterplan Sidoarjo SERASI Senilai Rp5,8 M Membedah Pulihkan Akar Banjir Waru dan Tanggulangin?

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Bupati Sidoarjo, Subandi, memimpin pematangan Masterplan Penataan Kota “SERASI” bersama tim ahli ITS di Opsroom Setda, Selasa (6/1/2026), guna membedah akar banjir kronis yang menyengsarakan warga Waru hingga Tanggulangin, demi mewujudkan tata ruang yang tangguh dan berkelanjutan.

Langkah ini notabene menurutnya menjadi jawaban, atas jeritan hati ribuan warga yang rumahnya terendam setiap kali hujan mengguyur.

Konsep SERASI yang merupakan akronim dari Sentosa, Ekologis, Resilien (memiliki kemampuan pulih kembali), Aksesibel (mudah dijangkau), Sinergis, dan ber-Identitas, kini ditetapkan menjadi panglima dalam arah pembangunan infrastruktur Sidoarjo.

Strategi ini menurutnya bukan hanya sebatas coretan di atas kertas, melainkan panduan operasional yang menyatu dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2024–2044 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045.

Bupati Subandi menganalogikan Masterplan Grand Desain penanggulangan banjir, laksana sebuah diagnosa atau semacam analisa pendeteksian, yang sejatinya bukan sebuah langkah keputusan solutif yang kongkret dalam menanggulangi banjir di Sidoarjo.

“Ibarat mengobati orang sakit, kita harus diagnosis dulu penyebabnya melalui masterplan (rencana induk) ini. Dengan pemetaan yang detail, kita bisa menentukan titik mana yang harus ditangani setiap tahunnya sesuai kemampuan anggaran,” tegas Bupati Subandi saat memberikan instruksi langsung di hadapan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Subandi membeberkan fakta lapangan, bahwa posisi geografis Sidoarjo di sisi paling timur membuatnya dikepung banyak sungai afvoer (saluran pembuangan air menuju laut). Masalah menjadi pelik saat air laut pasang atau fenomena rob terjadi, yang mengakibatkan air sungai tidak bisa mengalir ke laut dan justru berbalik membanjiri pemukiman.

Bupati Subandi menjelaskan bahwa anggaran Rp5,8 miliar saat ini digunakan sebagai stimulan untuk menentukan skala prioritas intervensi pada empat sektor kunci:

Baca Juga  Surabaya: Pionir Revolusi Sampah Nasional yang Ubah Beban Jadi Energi

1. Sistem Drainase dan Pengendalian Banjir: Fokus pada normalisasi saluran yang terhimpit bangunan liar.

2. Rehabilitasi Infrastruktur Jalan: Memastikan elevasi jalan selaras dengan sistem pembuangan air.

3. Fasilitas Pendidikan: Memulihkan sekolah-sekolah yang sering terendam agar siswa tidak merugi.

4. Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH): Mengembalikan fungsi resapan alami di tengah kepadatan kota.

Bupati menegaskan bahwa tanggung jawab ini adalah kerja kolektif. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk tidak berpangku tangan.

“Semua stakeholder (pihak terkait) harus terlibat. Dengan adanya grand design (rancangan besar) ini, kita punya tahapan yang jelas. Harapannya, ada perubahan nyata yang dirasakan masyarakat,” tutupnya.

Melalui integrasi data valid dari ITS dan regulasi yang ketat, Pemkab Sidoarjo berupaya keras menyibak tabir kegagalan masa lalu.

Inisiatif ini menjadi bukti juang pemerintah dalam mengembalikan hak masyarakat atas lingkungan yang aman, kering, dan bermartabat. Sekaligus memastikan roda ekonomi di penyangga Surabaya ini, tetap berputar tanpa hambatan banjir.

Namun, optimisme Pemkab ini mendapat tamparan keras dari pengamat tata kota yang juga Jurnalis senior di Sidoarjo, Hadi Suyitno. Dalam sebuah opini ya di WAG Ia menyebut rencana tersebut berisiko hanya menjadi lips service (bicara manis di bibir saja), jika tidak segera ada tindakan nyata. Hadi menyoroti nasib warga di Wisma Tropodo, Desa Berbek, hingga Kepuh Kiriman yang setiap tahun harus berjibaku dengan air setinggi lutut.

“Mau serius atau tidak Pemkab menyelesaikan banjir dengan membangun embung (kolam retensi/penampung air) di Tambak Sawah? Membangun embung seluas 5 hektar adalah pilihan terbaik untuk menyelamatkan pusat pendidikan dan ekonomi di Waru yang kini lumpuh,” kritik Hadi Sucipto dengan nada pedas.

Baca Juga  Komisi C DPRD Jatim Setujui Raperda Penyertaan Modal Rp 500 Miliar PT BPR Jatim

Menurutnya, peninggian jalan selama ini terbukti tidak mempan karena posisi daratan Sidoarjo kini sudah berada di bawah ketinggian laut saat pasang.

Akankah dengan kemampuan anggaran yang cukup ironis itu mampu menjawab tantangan besar tahunan warga Sidoarjo yang dilanda terendam banjir?

Mampukah nila dana tersebut dapatlah membuka transparansi anggaran, yang cukup kontradiktif dinilai sejumlah aktivis Sidoarjo, diantaranya Hariadi dan Nanang Haromain, di sebuah acara aspirasi warga jelang pergantian tahun, yang menyebut PAD Sidoarjo mengapa Rp5,7 triliun di tahun kemarin.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adu Gagas Pilgub Jatim 2024

    Gus Hans Ajak Mahasiswa Unair Prioritaskan Track Record, Bukan Uang dalam Pilihan Politik

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Bakal Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Timur, KH Zahrul Azhar Asumta atau yang dikenal sebagai Gus Hans, mengajak mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui jalur politik. Dalam acara bertajuk “Adu Gagas Pilgub Jatim” yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unair di Kampus B Unair, Surabaya, Sabtu (26/10), […]

  • kerja luar negeri tanpa visa

    Peluang Kerja di Luar Negeri Tanpa Visa, Ini Negara Bebas Visa untuk Warga Negara Indonesia

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Apakah Anda tertarik untuk mencari peluang kerja di luar negeri tanpa perlu mengurus visa? Beberapa negara di dunia memberikan kesempatan bagi warga negara Indonesia untuk bekerja tanpa harus mengajukan visa kerja terlebih dahulu. Kebijakan ini tentunya mempermudah proses pencarian pekerjaan di luar negeri, sehingga Anda bisa memulai karier internasional tanpa banyak hambatan. Apa […]

  • Mulut Jadi Cermin Kesehatan

    Mulut Jadi Cermin Kesehatan, 5 Sinyal Tak Terduga yang Sering Diabaikan

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kita mungkin sering memeriksa kulit atau berat badan sebagai indikator kesehatan, tapi tahukah Anda bahwa mulut sebenarnya adalah peta jalan yang paling jujur tentang kondisi tubuh? Dr. Vidhi Bhanushali, pakar kesehatan dari scanO, menyebut rongga mulut sebagai “jendela sistemik” di mana masalah seperti gangguan imun, defisiensi nutrisi, bahkan penyakit kronis bisa terlihat sebelum […]

  • kajati jatim mia

    Talenta Tarik Suara, Ekspresi Kajati Mia Amiati di Tengah Kesibukan

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Mempunyai talenta tarik suara, menjadi modal di tengah kesibukannya menangani segala macam perkara, Kepala Kejati perempuan pertama di Jawa Timur ini ternyata mempunyai talenta lain di dunia tarik suara. Talenta musik ini dituangkan Mia Amiati dalam rangkaian nada yang indah. Setelah sebelumnya menciptakan single religi berjudul “Tangis Sujudku” pada 2023 lalu. Kini Mia […]

  • mekanisme B50 biodiesel sawit 2026

    Seperti Apa Mekanisme B50, Biodiesel Sawit yang Siap Digunakan Pertengahan 2026?

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pemerintah secara resmi akan menerapkan bahan bakar biodiesel B50 di seluruh Indonesia mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini menjadi tonggak penting dalam strategi memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi sumber daya kelapa sawit domestik. Mengutip data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), B50 adalah bahan bakar nabati yang terdiri dari campuran […]

  • Ketua HNSI Lamongan Keamanan Pemilu 2024

    Ketua HNSI Lamongan Apresiasi Polri: Jamin Kamtibmas Pemilu 2024 dan Nataru 2025 Aman

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Ruang Mujiono
    • 0Komentar

    Lamongan, Ruang.co.id – Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Lamongan, H. Sukri Sulatin, memberikan apresiasi tinggi kepada Polri atas kinerja profesional mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sepanjang tahun 2024. Dedikasi ini dianggap sebagai faktor kunci dalam memastikan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), dan momentum Natal-Tahun Baru (Nataru) berjalan […]

expand_less