Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Pendidikan » Bahan Antiradar Sokong Pertahanan Indonesia Ciptaan Profesor ITS

Bahan Antiradar Sokong Pertahanan Indonesia Ciptaan Profesor ITS

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id Perlunya teknologi pertahanan yang mandiri untuk meminimalisir ancaman dari pihak luar. Maka dari itu, Guru Besar ke-203 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Dr Mashuri SSi MSi menciptakan bahan antiradar guna menyokong teknologi pertahanan dan keamanan nasional.

Profesor dari Departemen Fisika ITS tersebut menyebutkan bahwa penelitian ini dimulai dari adanya pesawat asing yang tidak terdeteksi oleh sistem radar saat melintasi Laut Jawa pada tahun 2010 silam. Menurutnya, kejadian tersebut dapat menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia apabila terus dibiarkan terjadi. “Karena saat itu informasi teknologi antiradar masih terbatas, kami bertekad untuk menginisiasi dan ikut meneliti bahan penyerap gelombang radar,” tutur Mashuri.

Menindaklanjuti hal tersebut, ia bersama tim Laboratorium Material Maju ITS mengembangkan teknologi antiradar dari bahan-bahan yang tersebar di Indonesia. Pada dasarnya, penyerap gelombang radar dibuat dari bahan magnetik dan dielektrik seperti karbon. “Secara fisik, permukaan dari antiradar ini dibentuk dengan banyak sudut lancip sehingga gelombang elektromagnetik tidak dapat terpantulkan kembali,” papar lelaki kelahiran tahun 1969 itu.

Lebih rinci, alumnus doktoral Fisika ITS itu menggunakan pasir besi Lumajang dan arang bambu sebagai bahan untuk membuat teknologi antiradar. Dalam prosesnya, pasir besi dari letusan Gunung Semeru ini disintesis guna mengekstrak serbuk magnetik dalam pasir besi tersebut. Sementara itu, metode karbonisasi dilakukan pada arang bambu agar terbentuk serbuk reduced Graphene Oxide (rGO).

Setelah itu, dosen berkacamata ini melakukan uji pengukuran penyerapan gelombang radar menggunakan alat bernama Vector Network Analyzer. Dengan pita frekuensi 8 hingga 18 gigahertz (GHz), perpaduan kedua material ini mampu menyerap gelombang radar hingga -20 desibel (dB). Angka tersebut menunjukkan bahwa daya serap gelombang radar tersebut mencapai lebih dari 99 persen.

Baca Juga  MAN Surabaya Luncurkan Program Anti Judol, Bekali 430 Siswa Baru dengan Literasi Digital dan Moderasi Beragama

Mashuri menjelaskan bahwa angka tersebut dapat berbeda apabila komposisi paduan antiradar dengan cat saat pengaplikasian pada alat pertahanan ini tidak seimbang. Selain itu, faktor lingkungan pun menjadi hal penting untuk menjaga konsistensi dari daya serap gelombang radar. “Apabila antiradar ini ingin digunakan pada kapal, tentu harus dipastikan bahwa antiradar yang digunakan memiliki sifat anti korosi,” ujarnya.

Dalam realisasinya, Mashuri mengharapkan bahan antiradar yang baru diciptakan di Indonesia ini dapat diaplikasikan dalam waktu cepat pada sektor pertahanan dan keamanan nasional. “Harapannya, kita mampu menguasai dan memiliki pemahaman yang sama dengan negara lain serta tidak hanya bergantung dari pihak luar,” tandasnya.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penjambret mahasiswi uinsa ditangkap

    Akhir Pelarian Komplotan Bandit Penjambret Mahasiswi UINSA

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pelarian komplotan bandit jalanan yang menjambret Mahasiswi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya hingga tewas di Jalan Arjuno, kota setempat. Akhirnya dibekuk Polisi. Dua pelaku berhasil diamankan. Dua pelaku tersebut adalah MMH (29) warga Simo Jawar, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya yang ditangkap dua minggu lalu. Pelaku kedua adalah AYE (31) warga Dupak […]

  • Sinergi Eri Cahyadi dan Bupati Sidoarjo

    Wali Kota Eri Cahyadi dan Bupati Sidoarjo Sinergi Bangun Infrastruktur dan Ekonomi Regional

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama Bupati Sidoarjo, Subandi, dan Wakil Bupati, Mimik Idayana, menggelar rapat paripurna di DPRD Kabupaten Sidoarjo pada Selasa, 4 Maret 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk sinergi memperkuat kolaborasi dalam pembangunan infrastruktur jalan dan pertumbuhan ekonomi regional, khususnya di kawasan aglomerasi Surabaya-Sidoarjo. Eri Cahyadi menekankan pentingnya sinergi antar-daerah untuk […]

  • pementasan ludruk lintas generasi Surabaya

    Ludruk Lintas Generasi Patahkan Mitos Seni yang Mulai Asing

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di tengah semakin terjepitnya seniman ludruk untuk bisa mengekspresikan penampilannya secara utuh dalam pentas ludruk yang semakin tergerus oleh zaman. Muncul harapan baru dengan tampilnya ludruk Medang Taruna Budaya ( MTB ) yang menampilkan pementasan ludruk secara utuh ( hampir sesuai pakem ) di taman Budaya Surabaya, kompleks balai pemuda, sabtu, (18/4). Dalam […]

  • Banjir Warugunung

    Banjir Rendam Rumah Warga Warugunung, Luapan Sungai Brantas Picu Kerugian Besar

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Surabaya sejak Jumat (13/5) menyebabkan luapan Sungai Brantas dan membanjiri permukiman warga di Kelurahan Warugunung. Khususnya di RT 01 dan RT 02 RW 02, air sungai yang meluap masuk ke dalam rumah warga, menyebabkan kerugian material dan kesulitan bagi masyarakat setempat. Banjir ini terjadi akibat tingginya intensitas hujan […]

  • kasus pengerukan kolam pelabuhan

    Kuasa Hukum Bacakan Eksepsi: Dakwaan Bukan Tindak Pidana

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Enam terdakwa kasus pengerukan kolam Pelabuhan Tanjung Perak melalui tim kuasa hukum secara tegas membacakan eksepsi di Pengadilan Tipikor Juanda, Rabu (8/4/2026). Mereka menolak dakwaan jaksa karena dinilai bukan tindak pidana korupsi. Kuasa hukum menyatakan peristiwa tersebut masuk ranah administratif dan perdata. Tim pembela pun meminta majelis hakim untuk mengesampingkan surat dakwaan sebelum […]

  • Dwi Astuti Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

    PPN 12 Persen: Barang dan Jasa Premium yang Bakal Kena Pajak

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 persen kini menyasar barang dan jasa premium. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan, kebijakan ini hanya akan berlaku untuk masyarakat dengan daya beli tinggi. Menurut Dwi Astuti, Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), kriteria barang dan jasa premium ini tengah dikaji dengan cermat. […]

expand_less