Breaking News
Senin, 8 Juni 2026
Trending Tags
Beranda » Daerah » PKL CFD Menjerit Sepi Pembeli Siap Mengadu ke Dewan, Pemkab Sidoarjo Lempar Handuk Sembunyi Tangan

PKL CFD Menjerit Sepi Pembeli Siap Mengadu ke Dewan, Pemkab Sidoarjo Lempar Handuk Sembunyi Tangan

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • visibility 173
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Pedagang Kaki Lima (PKL) Sidoarjo, menangis bombay karena omzet anjlok drastis saat berjualan di halaman Mall Pelayanan Publik (MPP) Lingkar Timur, Minggu, 22 Februari 2026, akibat kebijakan relokasi Pemerintah Kabupaten yang sangat tidak matang.”

 

Sidoarjo, Ruang.co.id – Nasib nahas menimpa Yuwono (58) tinggal di Perumtas IV, pedagang pakaian anak yang biasanya meraup untung di zona Car Free Day (CFD) Alun-Alun maupun zona CFD Ponti.

Kini, ia hanya mampu terduduk lesu menatap dagangannya yang tak tersentuh. “Minggu pertama di MPP ini, saya hanya menjual satu baju anak, padahal biasanya laku belasan potong di CFD tempat lain,” ujar Yuwono dengan menahan kecewa.

Ia mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, segera mengembalikan mereka ke zona semula di CFD Ponti, agar dapur tetap mengepul selama Ramadan.

Kondisi memprihatinkan ini merata dialami ratusan pedagang, yang mencoba peruntungan di lokasi baru tersebut. Khusnul Khotimah (43), atau akrab disapa Mbak Minul, pedagang asal Desa Rangkah Kidul. Ia merasakan pahitnya kehilangan pendapatan hingga jutaan rupiah dalam sekejap.

“Omzet saya anjlok dari Rp1,5 juta menjadi hanya Rp150 ribu, ini sangat menyayat hati karena kami kehilangan pelanggan tetap,” keluh Minul, yang berjualan camilan atau Snack buka Puasa Ramadan dan Lebaran. Penurunan pendapatan sebesar 90 persen baginya ini, menjadi bukti nyata bahwa ekosistem ekonomi di MPP belum terbentuk sama sekali.

Analisis di lapangan menunjukkan kegagalan manajemen acara dari pihak pemerintah daerah. Gatot Sunyoto, Ketua DPD Pedalindo (Perkumpulan Pedagang Jalanan Indonesia) Sidoarjo, membongkar fakta karut-marutnya persiapan di lokasi.

[irp posts=”24325″ ]

“Saat pedagang mulai buka lapak pukul 04.30 WIB, lampu jalan justru padam total, memaksa kami berjualan dalam kegelapan sebelum matahari terbit,” tegas Nyoto saat melakukan evaluasi langsung di lokasi kejadian.

Kapasitas lahan MPP yang terbatas, juga menjadi bara api bagi para pedagang yang tidak kebagian tempat. Dari total 1.200 PKL yang biasanya memadati CFD Alun-Alun, halaman MPP hanya sanggup menampung sekitar 400 pelapak.

Pedalindo Sidoarjo mengaku binaannya yang berjualan hanya 300-an orang, dan sekita 400 PKL binaannya kecewa tak bisa berjualan. Yanto, koordinator Paguyuban PKL Amingos, mengaku binaannya hanya 8 dari puluhan pelapak yang ikut di MPP. Sedangkan Imam Suwardi, Koordinator Paguyuban Forkom PKL mengaku hanya menerjunkan sekitar 70 PKL binaannya dari jumlah 300 PKL binaannya. PKL dari paguyuban lainnya, memilih tak jualan di MPP.

[irp posts=”24255″ ]

Akibatnya, banyak pedagang yang sudah datang sejak dini hari, terpaksa pulang dengan tangan hampa tanpa sempat menggelar dagangan mereka. Hal ini memicu kecemburuan sosial dan ketidakpastian nasib mereka, di tengah bulan suci yang seharusnya penuh berkah.

Ketua Umum Pedalindo, Junius Bram, melontarkan kritik pedas terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang dianggap lepas tangan.

“Pemkab hanya memberi tempat, lalu membiarkan kami tanpa ada hiburan atau upaya menarik massa. Padahal saat rapat bersama OPD terkait, kami terpaksa berjualan di MPP dengan syarat Pemkab bantu menghidupkan suasana untuk menarik pembeli. Mereka seolah tidak punya visibility study (studi kelayakan) dalam memindahkan kami sebagai pedagang kecil, penopang ekonomi kerakyatan di Sidoarjo,” kecam Bram dengan tegas.

Ia menilai, Pemkab tidak serius menghidupkan ekonomi rakyat, karena tidak adanya manajemen acara yang serius dan terintegrasi, untuk menggaet pengunjung ke wilayah Lingkar Timur.

Secara regulasi, perlindungan terhadap PKL sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2012 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima. Aturan ini mengamanatkan pemerintah daerah untuk melakukan penataan dengan tetap memperhatikan kelangsungan usaha pedagang.

[irp posts=”8295″ ]

Namun, bagi mereka realita di Sidoarjo menunjukkan adanya jurang pemisah antara regulasi dan implementasi, di mana relokasi ini justru mencekik nadi ekonomi warga kecil yang mereka rasakan secara langsung.

Yang diuntungkan dari aktivitas jual beli di MPP ini, hanyalah juru parkir (jukir) yang dikelola oleh kelompok warga sekitar MPP, yang tak jelas atributnya. Mereka memungut untuk kendaraan jenis Motor sebesar Rp3.000 dan untuk Mobil sebesar Rp5.000. Setidaknya, selama lebih kurang 4 jam PKL CFD jualan di MPP, para jukir meraup untung rata – rata ratusan ribu rupiah.

Sebagai langkah perlawanan terhadap ketidakadilan ini, Pedalindo beserta paguyuban PKL lainnya berencana mengadu ke DPRD Sidoarjo dalam waktu dekat. Mereka menuntut pengembalian zona jualan ke kawasan GOR Delta (Ponti), atau zona CFD Alun-Alun selama sisa bulan Ramadan hingga IdulFitri.

Jika aspirasi ini diabaikan oleh Pemkab, para pedagang mengancam akan mengambil langkah nekat buka lapak di Ponti, demi menyambung hidup keluarga mereka, yang kini berada di ujung tanduk akibat kebijakan yang dianggap tidak inklusif.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mingyu Global Ambassador Dior

    Wow! Mingyu SEVENTEEN Resmi Jadi Global Ambassador Dior

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 693
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Mingyu dari grup K-pop SEVENTEEN baru saja resmi menjadi Global Ambassador terbaru untuk Dior! Pengumuman ini langsung menjadi sorotan dan mendapat sambutan hangat dari industri fashion dan penggemar di seluruh dunia, terutama Carat (sebutan penggemar SEVENTEEN). Dior secara resmi menunjuk Mingyu SEVENTEEN sebagai Global Ambassador Dior pada tanggal 1 Agustus 2024. Penunjukan […]

  • AC Milan harus mengakui Keunggulan Bologna di Final Coppa Italia 2025.(c) AP Photo/gregorio Borgia

    AC Milan Gagal di Coppa Italia 2025: Jalan Terjal Menuju Kompetisi Eropa

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Ruang.co.id –  AC Milan harus menelan pil pahit di penghujung musim 2024/2025. Harapan mereka untuk menutup musim dengan satu trofi pupus sudah. Di final Coppa Italia 2025 yang digelar Kamis (15/5) dini hari WIB, Rossoneri kalah 0-1 dari Bologna di Stadion Olimpico, Roma. Kekalahan ini bukan sekadar kehilangan piala. Milan kini terancam mengakhiri musim tanpa […]

  • gen z terbanyak pengguna paylater

    Data Terbaru, Pengguna PayLater di Indonesia Capai 16,5 Juta, Gen Z Paling Aktif

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • visibility 3.302
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Data terbaru dari PT Pefindo Biro Kredit (IdScore) mengungkap fakta menarik tentang perilaku pengguna layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau PayLater di Indonesia sepanjang tahun 2024. Dengan jumlah debitur mencapai 16,5 juta orang, layanan ini semakin populer, terutama di kalangan generasi Milenial dan Gen Z. Direktur Utama IdScore, Tan Glant Saputrahadi, […]

  • Suku Dayak di Kalimantan

    Suku Dayak, Kekayaan Budaya di Hutan Kalimantan

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 1.671
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Suku Dayak, sebuah kelompok etnis yang mendiami Pulau Kalimantan, dikenal akan keberagaman budaya dan adat istiadatnya yang unik. Kata “Dayak” sendiri berasal dari kata “daya” yang berarti “orang darat” atau “orang hulu”. Mereka hidup berdampingan dengan alam, menguasai hutan belantara, dan memiliki pengetahuan mendalam tentang tumbuhan obat serta teknik berburu. Keberagaman Suku […]

  • KAI Daop 8 Surabaya Angkutan Nataru 2024

    Daop 8 Surabaya Siap Maksimalkan Layanan Angkutan Nataru 2024/2025

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • visibility 516
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menegaskan kesiapan mereka dalam mendukung suksesnya Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Hal ini disampaikan oleh Executive Vice President (EVP) KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo, saat memimpin apel gelar pasukan yang berlangsung di Halaman Kantor Daop 8 Surabaya, Kamis (19/12). Acara […]

  • Bangka Belitung

    5 Kota Indah di Indonesia yang Belum Banyak Terjamah

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Indonesia, dengan ribuan pulau dan beragam budaya, menyimpan segudang keindahan alam yang belum banyak terjamah. Jauh dari hiruk pikuk kota besar, terdapat beberapa kota kecil yang menawarkan pesona alam yang masih sangat asli dan menenangkan.   Berikut adalah 5 kota di Indonesia yang patut kamu kunjungi untuk merasakan keindahan alam yang sesungguhnya. […]

expand_less