Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Proyek 20 Juta Hektar Hutan: Ancaman Kiamat Ekologis di Indonesia

Proyek 20 Juta Hektar Hutan: Ancaman Kiamat Ekologis di Indonesia

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Ruang.co.id – Rencana ambisius pembukaan 20 juta hektar hutan untuk proyek pangan dan energi kini menuai kritik tajam. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menyebut proyek ini sebagai upaya legalisasi deforestasi yang berpotensi memicu bencana ekologis berskala besar. Proyek ini tak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga mengorbankan keselamatan rakyat Indonesia.

Menurut WALHI, pembukaan hutan dalam skala masif ini akan melepaskan emisi dalam jumlah besar, mempercepat pemanasan global, dan mengakibatkan kekeringan, gagal panen, serta penyebaran penyakit zoonosis. Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan akan tergusur, sedangkan warga pesisir berpotensi menjadi pengungsi iklim akibat perubahan ekosistem.

Proyek ini juga diprediksi memperburuk konflik agraria dan meningkatkan potensi kekerasan. Penggunaan pendekatan keamanan untuk mendukung jalannya proyek sering kali berujung pada kriminalisasi warga lokal yang menolak penggusuran. Jika kawasan yang dibuka termasuk lahan gambut, ancaman kebakaran hutan dan lahan semakin meningkat.

Uli Arta Siagian, Manager Kampanye Hutan dan Kebun WALHI Nasional, mengkritik keras kebijakan ini. “Kementerian Kehutanan itu seyogyanya wali dari hutan-hutan kita. Sebagai wali, harusnya kementerian ini yang paling depan menghadang rencana pembongkaran hutan, bukan justru melegitimasinya atas nama pangan dan energi,” tegasnya.

Data menunjukkan bahwa 33 juta hektar hutan di Indonesia telah dibebani izin sektor kehutanan, sementara 7,3 juta hektar hutan telah dilepaskan, dengan 70%-nya digunakan untuk perkebunan sawit. Situasi ini semakin parah dengan adanya 4,5 juta hektar konsesi tambang yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan. WALHI menilai pemerintah lebih tunduk pada kepentingan korporasi daripada menegakkan hukum untuk melindungi hutan.

“Narasi pemerintah soal swasembada pangan dan energi hanyalah tempelan untuk melegitimasi penyerahan lahan secara besar-besaran kepada korporasi. Selama pangan dan energi diletakkan dalam kerangka bisnis, tidak akan pernah ada keadilan bagi rakyat dan lingkungan,” lanjut Uli.

Baca Juga  Ekowisata Mangrove Wonorejo Pilih Kibarkan Merah Putih Ketimbang Ikuti Tren Bendera One Piece Viral

WALHI menegaskan bahwa solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan dan energi harus berpusat pada rakyat sebagai aktor utama. Pemerintah harus memastikan pengakuan dan perlindungan hak masyarakat atas wilayahnya, serta memanfaatkan sumber daya lokal yang sesuai dengan karakteristik wilayah tersebut.

“Pangan dan energi adalah hak, bukan komoditas. Tugas negara adalah memastikan hak ini terpenuhi tanpa merusak lingkungan,” tambah Uli. Dengan pendekatan yang tepat, Indonesia dapat memenuhi kebutuhan pangan dan energi tanpa harus mengorbankan ekosistem dan hak rakyat.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buah Manggis

    Khasiat Buah Manggis, Permata Ungu untuk Kulit Cantik

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa sangka buah tropis yang manis dan menyegarkan ini menyimpan rahasia kecantikan yang luar biasa? Manggis, dengan kulitnya yang ungu mengilap dan daging buahnya yang putih lembut, telah lama dikenal sebagai buah eksotis yang kaya manfaat. Namun, tahukah kamu bahwa kandungan nutrisi dalam manggis juga sangat baik untuk menjaga kesehatan dan kecantikan […]

  • Fujifilm Instax Mini 41

    Fujifilm Instax Mini 41 Meluncur! Kamera Instan Cerdas dengan Fitur Revolusioner

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Fujifilm kembali mengejutkan dunia fotografi dengan peluncuran Instax Mini 41, kamera instan yang menggabungkan nostalgia analog dengan teknologi modern. Bagi pecinta fotografi spontan, kamera ini menjawab tantangan klasik: hasil instan tanpa kompromi kualitas. Berbeda dengan pendahulunya, Mini 41 hadir dengan auto-exposure cerdas, parallax correction, dan selfie mirror yang membuatnya layak jadi teman setia […]

  • Alasan PHK massal PT Ispat Indo

    Pabrik Untung, Buruh Terhempas: FSPMI Melawan PHK Massal PT Ispat Indo

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – PT Ispat Indo, perusahaan baja multinasional asal India yang beroperasi di Sidoarjo, Jawa Timur, tengah menuai kecaman publik usai rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) puluhan karyawan mencuat. Ironisnya, kebijakan tersebut dilakukan di tengah kondisi perusahaan yang dinilai sangat sehat secara finansial. Lebih dari100 massa dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kab. […]

  • satpol pp kota surabaya alami insiden kekerasan

    Anggota Satpol PP Surabaya Alami Insiden kekerasan, Ini Penyebabnya!

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dua insiden kekerasan menimpa anggota Satpol PP Kota Surabaya. Insiden tersebut melibatkan insiden kekerasan dan pemukulan terhadap anggota yang sedang menjalankan tugas menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat. Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser mengatakan bahwa insiden pertama terjadi di Kecamatan Dukuh Pakis, tepatnya di Jalan KH Abdul Wahab Siamin depan Golden City […]

  • Jadwal Tayang Aksi Sinterklas dalam Film Fatman di Bioskop Surabaya Hari Ini

    Jadwal Tayang Aksi Sinterklas dalam Film Fatman di Bioskop Surabaya Hari Ini

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Film “Fatman” menghadirkan Chris Cringle (Mel Gibson), sosok Sinterklas ikonik yang sedang mengalami kesulitan keuangan. Bisnisnya yang dulu berjaya kini merosot tajam, memaksanya untuk bekerja sama dengan militer demi bertahan hidup. Di sisi lain, seorang anak laki-laki kaya dan manja bernama Billy (Chance Hurstfield) merasa sangat kecewa karena hanya menerima sebongkah batu bara […]

  • Sound Horeg Kalidawir

    Masih Kontroversi, Desa Kalidawir Tanggulangin Bunyikan Gelegar Sound Horeg Warnai Carnival HUT Kemerdekaan RI ke-81

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id –  Dentuman Sound Horeg mengguncang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kalidawir Carnival 2026, Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Sabtu malam (15/8). Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan. Karnaval ini menampilkan cosplay unik tiap kelompok peserta. Truk beriringan membawa Sound Horeg berkeliling desa, menciptakan suasana meriah menggelegar penuh energi. Ketua Panitia HUT RI sekaligus Ketua […]

expand_less