Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Terkini » Proyek 20 Juta Hektar Hutan: Ancaman Kiamat Ekologis di Indonesia

Proyek 20 Juta Hektar Hutan: Ancaman Kiamat Ekologis di Indonesia

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Ruang.co.id – Rencana ambisius pembukaan 20 juta hektar hutan untuk proyek pangan dan energi kini menuai kritik tajam. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menyebut proyek ini sebagai upaya legalisasi deforestasi yang berpotensi memicu bencana ekologis berskala besar. Proyek ini tak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga mengorbankan keselamatan rakyat Indonesia.

Menurut WALHI, pembukaan hutan dalam skala masif ini akan melepaskan emisi dalam jumlah besar, mempercepat pemanasan global, dan mengakibatkan kekeringan, gagal panen, serta penyebaran penyakit zoonosis. Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan akan tergusur, sedangkan warga pesisir berpotensi menjadi pengungsi iklim akibat perubahan ekosistem.

Proyek ini juga diprediksi memperburuk konflik agraria dan meningkatkan potensi kekerasan. Penggunaan pendekatan keamanan untuk mendukung jalannya proyek sering kali berujung pada kriminalisasi warga lokal yang menolak penggusuran. Jika kawasan yang dibuka termasuk lahan gambut, ancaman kebakaran hutan dan lahan semakin meningkat.

Uli Arta Siagian, Manager Kampanye Hutan dan Kebun WALHI Nasional, mengkritik keras kebijakan ini. “Kementerian Kehutanan itu seyogyanya wali dari hutan-hutan kita. Sebagai wali, harusnya kementerian ini yang paling depan menghadang rencana pembongkaran hutan, bukan justru melegitimasinya atas nama pangan dan energi,” tegasnya.

Data menunjukkan bahwa 33 juta hektar hutan di Indonesia telah dibebani izin sektor kehutanan, sementara 7,3 juta hektar hutan telah dilepaskan, dengan 70%-nya digunakan untuk perkebunan sawit. Situasi ini semakin parah dengan adanya 4,5 juta hektar konsesi tambang yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan. WALHI menilai pemerintah lebih tunduk pada kepentingan korporasi daripada menegakkan hukum untuk melindungi hutan.

“Narasi pemerintah soal swasembada pangan dan energi hanyalah tempelan untuk melegitimasi penyerahan lahan secara besar-besaran kepada korporasi. Selama pangan dan energi diletakkan dalam kerangka bisnis, tidak akan pernah ada keadilan bagi rakyat dan lingkungan,” lanjut Uli.

Baca Juga  Peringatan HBA ke-64, Kajati Jatim Mia Amiati Bacakan 7 Perintah Kejagung

WALHI menegaskan bahwa solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan dan energi harus berpusat pada rakyat sebagai aktor utama. Pemerintah harus memastikan pengakuan dan perlindungan hak masyarakat atas wilayahnya, serta memanfaatkan sumber daya lokal yang sesuai dengan karakteristik wilayah tersebut.

“Pangan dan energi adalah hak, bukan komoditas. Tugas negara adalah memastikan hak ini terpenuhi tanpa merusak lingkungan,” tambah Uli. Dengan pendekatan yang tepat, Indonesia dapat memenuhi kebutuhan pangan dan energi tanpa harus mengorbankan ekosistem dan hak rakyat.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Kompos Rungkut

    Rumah Kompos Rungkut Kidul, Inovasi Surabaya Hijau Menuju Kota Tahan Iklim Terbebas Sampah

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di tengah krisis lingkungan yang kian mendesak, Surabaya menyalakan harapan baru dari sudut RW 09 Rungkut Kidul. Sebuah rumah kompos berdiri bukan hanya sebagai tempat daur ulang sampah, tetapi sebagai ikon kebangkitan semangat gotong royong dan inovasi masyarakat dalam menghadapi darurat sampah. Minggu, (25/5/2025). Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif Pemerintah Kota (Pemkot) […]

  • GIIAS Surabaya 2026

    GIIAS Surabaya 2026 Dibuka, Rekor Baru dan Optimisme Industri Otomotif

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026 resmi dibuka di Grand City Convex, Surabaya, Rabu (26/8/2026). Ajang tahunan ini memecahkan rekor dengan area pameran seluas 15.000 meter persegi serta menghadirkan 37 merek kendaraan. Pembukaan dilakukan Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pengurus GAIKINDO. Dalam […]

  • Jadwal Tayang film Rider di Bioskop

    Jadwal Tayang Film Rider di Bioskop Surabaya Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Siap-siap tertawa ngeri! Film Thailand terbaru, Rider, yang dibintangi oleh idola banyak orang, Mario Maurer, siap mengguncang bioskop Indonesia mulai hari ini. Dengan genre horor komedi yang unik, film garapan Kung Fu-Nitiwat Cholvanisiri ini menjanjikan pengalaman menonton yang tak terlupakan. Ikuti petualangan menegangkan para driver ojek online yang harus berhadapan dengan kejadian mistis […]

  • Dampak judi online terhadap keluarga

    Judi Online Menggerogoti Keluarga: KDRT dan Perceraian Melonjak 45% dalam 2 Tahun

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Apa yang awalnya dianggap sebagai masalah keuangan belaka, ternyata telah berubah menjadi krisis sosial multidimensi. Data terbaru dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengungkap fakta mencengangkan: judi online tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga menjadi pemicu kekerasan rumah tangga dan perceraian yang kian mengkhawatirkan. Minggu, (11/5/2025). Woro Srihastuti Sulistyaningrum, […]

  • Ternyata Jenis Komedo Tidak Hanya Satu, Kenali Jenisnya pada Wajah

    Ternyata Jenis Komedo Tidak Hanya Satu, Kenali Jenisnya pada Wajah Kamu!

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ada satu hal yang hampir semua orang alami, tapi jarang benar-benar dipahami: komedo. Banyak yang mengira komedo hanyalah sekadar titik hitam kecil di wajah, tapi kenyataannya, ada berbagai jenis komedo yang bisa muncul dan masing-masing butuh cara penanganan yang berbeda. Kalau selama ini kamu hanya tahu tentang komedo hitam, siap-siap dibuat terkejut karena […]

  • glamping dan outbound di Trawas Mojokerto

    Eksplorasi Wisata Trawas Mojokerto: Camping, Glamping, dan Spot Foto Hits di Tengah Alam

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Buat kamu yang suka petualangan dan pengen reconnect sama alam, glamping maupun camping di Trawas Mojokerto adalah pilihan yang pas! Lokasinya ada di kaki Gunung Penanggungan, jadi dijamin pemandangannya cakep banget. Ditambah udara sejuk khas pegunungan, bikin malam di tenda jadi momen yang nggak terlupakan. Beberapa camping ground yang populer di Trawas: […]

expand_less