Breaking News
light_mode
Selasa, 11 Agustus 2026
Beranda » Rekomendasi » Suka Membagikan Foto Anak di Media Sosial? Pahami Bahaya “Sharenting”

Suka Membagikan Foto Anak di Media Sosial? Pahami Bahaya “Sharenting”

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Di era digital yang serba cepat ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Hampir setiap momen berharga ingin kita abadikan dan bagikan kepada orang-orang terdekat. Salah satu tren yang semakin populer adalah membagikan foto dan video anak-anak di platform media sosial.

Selain sebagai bentuk kebanggaan atas pencapaian si kecil, tindakan ini juga menjadi cara untuk mendokumentasikan pertumbuhan mereka dan membangun komunitas online dengan orang tua lainnya yang memiliki minat serupa.

Sharenting, istilah yang menggabungkan kata “share” (berbagi) dan “parenting” (pengasuhan), merujuk pada tindakan orang tua yang sering membagikan foto, video, atau informasi pribadi anak-anak mereka di media sosial.

Meskipun niat awal seringkali baik, yakni ingin berbagi kebahagiaan dan momen berharga, namun praktik ini menyimpan sejumlah risiko yang perlu diperhatikan.

Kehilangan Kontrol

Ketika orang tua dengan bebas membagikan foto, video, atau informasi pribadi anak di media sosial, anak-anak secara tidak langsung kehilangan kendali atas kehidupan digital mereka. Mereka tidak memiliki pilihan untuk menolak atau menyetujui konten yang dibagikan tentang diri mereka. Hal ini dapat menimbulkan perasaan tidak nyaman dan ketidakberdayaan pada anak.

Potensi Penyalahgunaan

Foto dan video anak yang kita unggah di media sosial dapat dengan mudah untuk siapa saja mengaksesnya, termasuk orang-orang yang berniat jahat. Pedofil, penipu, atau orang-orang dengan maksud buruk lainnya dapat memanfaatkan konten tersebut untuk tujuan yang tidak etis, bahkan kriminal. Ini adalah ancaman nyata yang dapat membahayakan keselamatan dan kesejahteraan anak.

Jejak Digital Seumur Hidup

Informasi yang sudah terunggah di internet sangat sulit, bahkan hampir mustahil, untuk menghapus sepenuhnya. Ini berarti bahwa foto, video, atau komentar negatif tentang anak dapat terus ada di dunia maya dan berpotensi memengaruhi reputasi mereka di masa depan, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

Ilustrasi (pexels)

Penculikan

Dengan semakin canggihnya teknologi, penculik dapat dengan mudah melacak lokasi seseorang berdasarkan informasi yang mereka bagikan di media sosial. Jika orang tua secara terbuka membagikan foto anak mereka sedang berlibur di tempat tertentu, misalnya, hal ini dapat memberikan petunjuk berharga bagi penculik untuk menemukan anak tersebut.

Baca Juga  Admin Medsos Sidoarjo Melaju Kencang: Ujung Tombak Komunikasi Digital yang Responsif & Berbasis Data

Cyberbullying

Anak-anak yang sering menjadi objek postingan orang tua di media sosial lebih rentan menjadi sasaran cyberbullying. Komentar-komentar negatif, hinaan, atau ancaman yang ditujukan pada anak dapat menyebabkan trauma psikologis yang serius.

Penipuan

Data pribadi anak yang kita bagikan secara terbuka dapat orang lain manfaatkan untuk melakukan berbagai jenis penipuan. Hal ini seperti pencurian identitas atau penipuan finansial. Informasi seperti nama lengkap, tanggal lahir, dan lokasi dapat digunakan untuk membuat dokumen palsu atau membuka rekening bank atas nama anak.

Tekanan Sosial

Anak-anak yang tumbuh dengan kehidupan pribadinya yang terekspos di media sosial sering merasa tertekan untuk selalu tampil sempurna. Mereka mungkin merasa perlu untuk memenuhi ekspektasi orang lain dan menjaga citra positif yang telah dibangun oleh orang tua mereka. Hal ini dapat memicu kecemasan, depresi, dan gangguan makan.

Masalah Kepercayaan

Ketika orang tua dengan bebas membagikan informasi pribadi anak tanpa persetujuan mereka, anak-anak mungkin merasa bahwa privasi mereka tidak dihargai. Hal ini dapat merusak hubungan antara orang tua dan anak, karena anak-anak akan kesulitan untuk membangun kepercayaan dengan orang tua yang tidak menghormati batas-batas pribadi mereka.

Untuk melindungi privasi anak di media sosial, orang tua perlu berhati-hati dalam membagikan informasi baik foto maupun video. Hindari berbagi detail pribadi seperti nama lengkap, tanggal lahir, atau alamat lengkap.

Sebelum memposting, pertimbangkan apakah informasi tersebut penting dan apakah anak merasa nyaman dengan itu. Atur privasi akun media sosial agar hanya orang-orang terdekat yang bisa melihat postingan. Ajarkan anak sejak dini tentang pentingnya menjaga privasi di dunia digital.

Jika anak sudah cukup dewasa, libatkan mereka dalam pengambilan keputusan terkait konten yang akan kita bagikan.

Baca Juga  Antonius Billy Handiwiyanto Raih Figur Akselerator Kemajuan Detik
  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhub siapkan 404 pesawat

    Kemenhub Siapkan 404 Pesawat untuk Mudik Lebaran 2025, Antisipasi Lonjakan 12% Penumpang

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan 404 armada pesawat untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan mencapai 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyampaikan hal ini pada Rabu (19/3/2025). Lonjakan Penumpang Lebaran 2025: […]

  • Naik Penyidikan kasus

    Pemeriksaan Perkara Rp28 Miliar Naik Penyidikan, Bareskrim Polri Belum Rilis Penetapan Tersangka

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Kuasa hukum Rahmat Muhajirin, Dimas Yemahura Al- Farouq menyampaikan perkembangan kasus dugaan penggelapan Rp28 miliar. Dia menjelaskan proses penyidikan, Bareskrim naikkan kasus Rp28 miliar ke penyidikan, penetapan tersangka masih teka teki, laporan di Polda Jatim dihentikan.pemeriksaan saksi, fokus dana, pihak terkait, kepada publik, di Bareskrim, sejak awal April 2026. Kasus dugaan penggelapan […]

  • penertiban reklame

    Satpol PP Surabaya Tertibkan 20 Reklame Tak Berizin

    • calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Satpol PP Kota Surabaya kembali menggelar penertiban terhadap papan reklame tak berizin, Sabtu (22/6/2024). Selain itu, para petugas juga menertibkan papan reklame yang sudah habis masa tayang. Ketua Tim Kerja Penindakan Satpol PP Surabaya, Agnis Juistityas mengatakan, Satpol PP Surabaya beserta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Surabaya melakukan penertiban papan reklame sebanyak 20 reklame […]

  • khofifah

    Siapa Lawan Khofifah di Pilgub Jatim, Survei Terbaru Unggul Jauh

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kontestasi Pilgub 2024 akan sangat menarik, dalam Accurate Research And Consulting Indonesia merilis, peta terbaru elektabilitas sejumlah nama yang digadang-gadang maju di Pilgub Jatim 2024. Direktur ARCI Baihaki Sirajt menyebut nama petahana Khofifah Indar Parawansa unggul jauh dari nama-nama yang digadang-gadang akan menantang Ketum PP Muslimat NU di Pilgub Jatim 2024. “Elektabilitas […]

  • Bersihkan tempat tidur sebelum tidur itu penting

    Manfaat Bersihkan Tempat Tidur Sebelum Tidur, Kebiasaan Kecil yang Dampaknya Besar

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Banyak dari kita mungkin mengabaikan kebiasaan membersihkan tempat tidur sebelum tidur. Padahal, rutinitas kecil ini punya dampak besar, lho! Membersihkan tempat tidur bukan sekadar soal estetika, tetapi juga tentang menciptakan suasana nyaman yang mendukung kualitas tidur dan kesehatan. Generasi saat ini sering menghadapi jadwal yang padat dan stress yang tinggi, sehingga tidur […]

  • Pecatur Muda Cap Kapal Checkmate 2026

    Ratusan Pecatur Muda Serbu Cap Kapal Checkmate di BGJ Mall Surabaya

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Lebih dari 250 pecatur junior memadati ajang Cap Kapal Checkmate yang digelar di BGJ Mall, Surabaya, pada 17 Mei 2026. Tingginya animo membuat panitia pelaksana terpaksa menolak sebagian pendaftar karena kapasitas venue yang tidak lagi memadai. Turnamen catur cepat berdurasi 15 menit plus 10 detik inkremen per langkah ini mempertandingkan empat kategori usia […]

expand_less