Breaking News
light_mode
Kamis, 13 Agustus 2026
Beranda » Lifestyle » Tidak Hanya Love Language, Stress Language Juga Penting

Tidak Hanya Love Language, Stress Language Juga Penting

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Dalam hubungan, komunikasi bukan hanya seputar love language, tetapi juga mengenai cara kita mengekspresikan stres yang kita rasakan. Hal ini dikenal sebagai “Stress Language”.

5 Love Languages, Rahasia Hubungan yang Kuat Melalui Bahasa Cinta

Apa itu Stress Language?

Stress language adalah cara seseorang mengungkapkan atau mengekspresikan ketegangan emosional atau fisik yang mereka alami. Ini bisa berupa pola komunikasi verbal maupun non-verbal yang menunjukkan ketidaknyamanan atau kecemasan seseorang.

Mengapa Stress Language harus diperhatikan?

  1. Meningkatkan Kepahaman: Memahami bahasa stres orang lain dapat membantu kita merespons dengan lebih baik terhadap kebutuhan atau keinginan mereka.
  2. Mengurangi Konflik: Ketika kita peka terhadap cara ekspresi stres orang lain, kita dapat menghindari kesalahpahaman atau konflik yang tidak perlu.
  3. Membangun Hubungan yang Lebih Baik: Dengan mengakui dan menghargai stress language satu sama lain, kita dapat memperkuat hubungan dan menciptakan lingkungan yang lebih mendukung.

Berikut kategori stress language yang sering dialami, antara lain:

  1. FIGHT. Respon stres dengan cara yang mudah marah, gelisah, cemas, dan menyalahkan orang lain. Cara menghadapi tipe fight adalah dengarkan dengan penuh perhatian dan tunjukkan empati dan tetap tenang dan hindari membalas dengan amarah.
  2. FLIGHT. Cenderung mudah putus asa dan menyalahkan diri sendiri saat menghadapi masalah. Cara menghadapi tipe flight adalah dengan membantu pasangan untuk fokus pada solusi, bukan pada masalah, ingatkan juga kalau dia tidak sendirian dan yakinkan pasangan bahwa dia mampu mengatasi masalahnya.
  3. FREEZE. Memendam emosi dan seringkali menyangkal perasaan stres yang sedang dialami. Cara menghadapi tipe freeze adalah coba berikan ruang yang aman dan nyaman untuk pasangan berbicara, mengajukan pertanyaan terbuka untuk membantu pasangan membuka diri dan tawarkan bantuan dan dukungan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.
  4. FAWN. Menjadi terlalu akomodatif atau mencari persetujuan untuk menghindari konflik. Ini bisa terkait dengan kecenderungan people-pleasing. Cara menghadapi tipe fawn adalah membantu pasangan untuk belajar mengatakan “tidak” dan menetapkan batasan dan dorong pasangan untuk berani mengungkapkan pendapat dan keinginannya. Tidak lupa ingatkan pasangan bahwa dia berhak untuk dihargai dan dihormati apapun pendapatnya.

Dengan memperhatikan pemahaman stress, kita dapat membangun hubungan yang lebih kuat dan saling mendukung dalam menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari. Jadi, selain love language, kita juga harus peduli terhadap kebutuhan penanganan stress dalam interaksi kita sehari-hari. (R4)

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temukan Side Hustle Sesuai Keahlianmu

    Kerja Sampingan yang Gak Nyiksa! Temukan Side Hustle Sesuai Keahlianmu

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Mengandalkan satu sumber penghasilan di era sekarang itu ibarat menggantungkan nasib pada satu payung di musim hujan—kadang bisa bertahan, tapi kalau anginnya kencang, siap-siap kebasahan. Makanya, banyak orang mulai mencari side hustle, alias kerja sampingan, buat nambah pundi-pundi tanpa harus resign dari pekerjaan utama. Masalahnya, nggak semua side hustle cocok sesuai buat semua […]

  • Perlindungan anak berbasis komunitas

    Surabaya Garap Ekosistem Perlindungan Anak Berbasis Komunitas

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Surabaya, kota yang telah genap berusia 732 tahun, kini berdiri di persimpangan penting dalam sejarah perlindungan anak. Di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks, dari kenakalan remaja hingga kekerasan dalam keluarga, muncullah satu visi baru yang menyentuh: menjadikan kota ini pelopor perlindungan anak berbasis komunitas. Dari balik aktivitas Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa […]

  • Jadwal Kapal Pelni dan DLU Surabaya-Sampit Maret 2025

    Jadwal Kapal Pelni dan DLU Surabaya-Sampit Maret 2025: Info Lengkap dan Harga Tiket Terbaru

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi Anda yang berencana melakukan perjalanan dari Surabaya ke Sampit pada Maret 2025, informasi jadwal kapal Pelni dan DLU berikut ini wajib disimak. Dengan dua pilihan kapal, yaitu KM Dharma Ferry 6 milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) dan KM Lawit milik PT Pelni, Anda bisa memilih jadwal yang paling sesuai dengan kebutuhan […]

  • Kasus Penggelapan Yulius Kurniawan PT. Emitraco Transportasi Mandiri

    Kasus Penggelapan Yulius Kurniawan PT. Emitraco Transportasi Mandiri Divonis 2,6 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Yulius Kurniawan, seorang karyawan PT. Emitraco Transportasi Mandiri, terdakwa penggelapan di sidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya pada 1/8/24 dengan agenda pembacaan pledoi. Yulius bekerja sebagai marketing di PT. Emitraco Transportasi Mandiri, perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengurusan transportasi (JPT) seperti eksport dan import, trucking, jasa gudang dan depo serta ekspedisi kapal […]

  • Review Film Sinners 2025

    Sinners 2025: Kritik Sosial Pedas di Balik Dentuman Blues dan Taring Vampir!

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ryan Coogler kembali membuktikan diri sebagai maestro film bertema rasial dengan Sinners (2025). Kali ini, ia mengolah isu diskriminasi lewat metafora vampir dan musik blues era 1930-an, menciptakan sebuah film horor sosial yang tak biasa. Bagi penggemar cinema dengan lapisan makna mendalam, karya ini layak masuk daftar tontonan wajib. Film ini bukan sekadar […]

  • Penggusuran PKL Pepelegi

    Tolak Penggusuran Balai Besar Brantas, PKL Pepelegi Gelar Istighotsah untuk Menuntut Solusi yang Adil

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang tepi sungai Pepelegi, Kecamatan Waru, Sidoarjo, menggelar acara Istighotsah bersama pada Senin malam (17/2/2025). Acara ini merupakan bentuk protes terhadap upaya penggusuran yang dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Dalam doa bersama tersebut, mereka berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dapat […]

expand_less