Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Kesehatan » WHO Sebut Risiko Kanker Paru pada Non-Perokok Meningkat, Ini Penyebabnya!

WHO Sebut Risiko Kanker Paru pada Non-Perokok Meningkat, Ini Penyebabnya!

  • account_circle Ruang Sely
  • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Kanker paru-paru selalu dikenal sebagai penyakit yang paling sering menyerang perokok, tetapi sebuah fenomena baru kini semakin mengkhawatirkan. Banyak kasus kanker paru yang terjadi pada orang yang tidak pernah merokok. Faktanya, kanker paru pada non-perokok kini tercatat sebagai salah satu penyebab kematian akibat kanker tertinggi di dunia. Menurut data terbaru dari WHO dan Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC), sekitar 25% hingga 30% dari semua kasus kanker paru terjadi pada mereka yang tidak pernah menghisap rokok.

Pada tahun 2022, diperkirakan bahwa sekitar 2,5 juta orang didiagnosis menderita kanker paru, dengan lebih dari 700.000 kasus terjadi pada individu yang tidak merokok. Yang lebih mengejutkan, jenis kanker paru yang paling banyak ditemukan pada kelompok ini adalah adenokarsinoma, yang kini menjadi subtipe kanker paru yang paling umum di seluruh dunia, baik pada pria maupun wanita.

Polusi Udara: Penyebab Utama Kanker Paru pada Non-Perokok

Salah satu faktor utama yang menyebabkan peningkatan kasus kanker paru pada non-perokok adalah polusi udara. Penelitian yang dipublikasikan oleh The Lancet Respiratory Medicine mengungkapkan bahwa paparan terhadap polusi udara memiliki hubungan yang signifikan dengan risiko terjadinya adenokarsinoma, jenis kanker paru yang lebih sering menyerang mereka yang tidak merokok.

Polusi udara yang mengandung bahan kimia berbahaya, partikel halus (PM2.5), dan polutan lainnya dapat merusak jaringan paru-paru dan meningkatkan risiko kanker. Menurut data Global Cancer Observatory 2022, sekitar 200.000 kasus adenokarsinoma pada tahun 2022 berhubungan langsung dengan paparan polusi udara. Asia Timur, terutama China, tercatat sebagai wilayah dengan beban tertinggi terkait polusi udara yang memicu kanker paru.

Dampak Polusi Udara Terhadap Kesehatan Paru-Paru

Kota-kota besar dengan tingkat polusi udara yang tinggi menjadi zona berisiko bagi kesehatan pernapasan. Paparan jangka panjang terhadap polusi udara dapat menyebabkan peradangan kronis pada paru-paru, yang pada akhirnya berkontribusi pada pembentukan sel-sel kanker. Meskipun merokok tetap menjadi faktor utama penyebab kanker paru, polusi udara sekarang diakui sebagai faktor risiko penting yang tidak dapat diabaikan. Dengan semakin tingginya jumlah kendaraan bermotor dan industrialisasi di banyak bagian dunia, kita perlu memperhatikan bagaimana polusi udara memperburuk kondisi kesehatan paru-paru kita.

Baca Juga  Manfaat Mandi Pagi dan Malam! Kenapa Kamu Harus Melakukannya Setiap Hari?

Adenokarsinoma: Subtipe Kanker Paru yang Semakin Meningkat

Adenokarsinoma kini menjadi jenis kanker paru yang paling umum pada non-perokok, menyumbang lebih dari 70% dari semua kasus kanker paru pada orang yang tidak merokok. Pada tahun 2022, adenokarsinoma menyumbang 45,6% dari seluruh kasus kanker paru pada pria dan 59,7% pada wanita di seluruh dunia. Ini adalah pergeseran signifikan dibandingkan beberapa dekade lalu, di mana karsinoma sel skuamosa dan karsinoma sel kecil mendominasi kasus kanker paru.

Adenokarsinoma lebih sering ditemukan pada wanita dibandingkan pria, dan lebih sering terjadi pada mereka yang tidak memiliki kebiasaan merokok. Meskipun faktor genetika dan lingkungan lainnya juga berperan, polusi udara tampaknya menjadi pemicu utama yang memperburuk kondisi ini.

Mengapa Non-Perokok Terkadang Lebih Rentan?

Ada beberapa alasan mengapa non-perokok mungkin lebih rentan terhadap kanker paru. Faktor genetik memainkan peran penting, karena beberapa individu mungkin memiliki mutasi genetik tertentu yang membuat mereka lebih rentan terhadap kerusakan sel akibat polusi udara atau paparan bahan kimia lainnya. Selain itu, kondisi lingkungan seperti paparan radon, bahan kimia industri, atau bahkan polusi rumah tangga (misalnya asap masak dari kompor yang tidak terventilasi dengan baik) dapat berkontribusi pada peningkatan risiko kanker paru.

Tren Kanker Paru pada Wanita: Kesenjangan yang Menyempit

Tren yang semakin mengkhawatirkan adalah meningkatnya insiden kanker paru pada wanita. Meskipun pria masih lebih banyak terdiagnosis kanker paru secara keseluruhan, jumlah wanita yang menderita penyakit ini terus meningkat. Pada 2022, sekitar 900.000 wanita didiagnosis dengan kanker paru, dan tren ini menunjukkan bahwa kesenjangan antara pria dan wanita dalam kejadian kanker paru semakin menyempit.

Mengapa hal ini terjadi? Salah satu penyebab utamanya adalah peningkatan paparan terhadap polusi udara. Wanita sering kali lebih terpapar polusi udara di rumah, terutama di negara-negara berkembang, di mana penggunaan bahan bakar biomassa (seperti kayu bakar dan arang) untuk memasak sangat umum. Selain itu, perubahan gaya hidup dan peningkatan jumlah wanita yang bekerja di lingkungan industri yang berisiko tinggi dapat berkontribusi pada tren ini.

Baca Juga  BPOM Surabaya Intensifkan Pengawasan Parsel Makanan Menjelang Nataru 2024/2025

Apa yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Kanker Paru pada Non-Perokok?

Mencegah kanker paru pada non-perokok memerlukan pendekatan yang lebih holistik. Salah satu langkah pertama yang dapat diambil adalah mengurangi paparan terhadap polusi udara, baik di luar maupun di dalam rumah. Menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, menjaga ventilasi rumah dengan baik, dan menghindari paparan asap kendaraan dan industri adalah langkah-langkah pencegahan yang dapat membantu.

Di tingkat global, kebijakan pengendalian polusi udara harus diperkuat untuk mengurangi dampak buruknya terhadap kesehatan masyarakat. Di sisi lain, deteksi dini sangat penting untuk mereka yang berisiko tinggi, seperti mereka yang tinggal di wilayah dengan polusi udara tinggi atau memiliki riwayat keluarga dengan kanker paru.

  • Penulis: Ruang Sely

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSSI pecat Shin Tae-yong

    PSSI Mengejutkan! Shin Tae-yong Resmi Diberhentikan Sebagai Pelatih Timnas

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Keputusan mengejutkan datang dari PSSI. Federasi Sepakbola Indonesia ini resmi mengumumkan pemberhentian Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Kabar ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepakbola Tanah Air. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam pernyataannya menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi menyeluruh. “Kami menghargai kontribusi Shin Tae-yong selama […]

  • Kekalahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024

    Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2024: Kekalahan Pahit di Solo

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Solo, Ruang.co.id – Harapan Timnas Indonesia untuk melangkah ke semifinal Piala AFF 2024 pupus setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Filipina di laga terakhir Grup B, Sabtu (21/12/2024). Pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, ini menjadi ajang penuh drama dan emosi bagi skuat Garuda. Babak Pertama: Drama Kartu Merah dan Peluang Terbuang Meski Filipina […]

  • Bantuan kursi roda Sidoarjo

    Nilai Sebuah Kursi Roda dari Pejabat untuk Istri Deli Warga Katerungan Krian

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang co.id – Langkah kecil bisa membawa perubahan besar. Gerakan peduli sosial untuk warga lemah ekonomi yang mengalami lumpuh kaki, menjadi bagian dari kewajiban tanggung jawab sang pemimpin yang diatur dalam undang – undang. Hal inilah yang tercermin dari aksi nyata Bupati Sidoarjo, H. Subandi, yang mendorong nuraninya tergerak saat memberikan bantuan kursi roda […]

  • Jadwal Kapal Pelni Balikpapan-Surabaya Maret 2025

    Jadwal Kapal Pelni Maret 2025 Rute Balikpapan-Surabaya dengan KM Dorolonda, Lambelu, dan Sinabung

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi Anda yang merencanakan perjalanan dari Balikpapan, Kalimantan Timur, ke Surabaya, Jawa Timur, pada Maret 2025, informasi jadwal kapal Pelni berikut wajib disimak! Tiga kapal andalan Pelni, yaitu KM Dorolonda, KM Lambelu, dan KM Sinabung, siap mengantar Anda dengan nyaman dan aman. Artikel ini akan membahas jadwal lengkap, harga tiket, serta syarat perjalanan […]

  • Sejarah Kalender Masehi

    Sejarah Kalender Masehi: Dari Julius Caesar ke Era Digital

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Bicara soal kalender Masehi, kamu harus tahu kalau sistem ini punya akar yang dalam banget di masa lalu, tepatnya di Romawi Kuno. Sebelum ada kalender seperti sekarang, bangsa Romawi menggunakan kalender yang disebut Kalender Romulus. Kalender ini cuma punya 10 bulan dan dimulai dari bulan Maret, lho. Iya, nggak ada Januari atau […]

  • BRI Pakuwon City

    Perluas Jangkauan Bisnis, BRI Buka Kantor Kas di Pusat Ekonomi Pakuwon City

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperkuat jangkauan layanan dengan meresmikan Kantor Kas Pakuwon City di Surabaya pada Senin (22/6/2026). Berlokasi strategis di Ruko San Antonio Shopping Street, unit kerja baru di bawah BRI Branch Office (BO) Surabaya Mulyosari ini merupakan wujud adaptasi bank terhadap tingginya kebutuhan layanan tatap muka di tengah era […]

expand_less