Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Daerah » Gedung DPRD Sidoarjo Memanas: Maaf Bupati Tak Menyejukkan, Paripurna Diwarnai Legislator Walk Out

Gedung DPRD Sidoarjo Memanas: Maaf Bupati Tak Menyejukkan, Paripurna Diwarnai Legislator Walk Out

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id — Nuansa demokrasi kembali diuji di ruang Paripurna DPRD Sidoarjo. Sorotan publik tertuju pada rapat paripurna Selasa sore (17/6/2025) yang menjadi panggung drama politik. Ketika Bupati Subandi secara terbuka menyampaikan permintaan maaf, atas ucapannya waktu lalu yang sempat viral di medsos.

Namun, niat baik itu ternyata tak mampu membendung gelombang ketidakpuasan sejumlah legislator yang memilih meninggalkan sidang alias walk out (WO).

Suasana di dalam gedung yang biasanya penuh formalitas, berubah menjadi emosional. Saat Bupati Subandi berdiri di podium, lalu dengan suara yang tenang, menyampaikan permintaan maaf di hadapan para wakil rakyat.

Begini pidato permintaan maaf Bupati Subandi, “Kalimat yang menimbulkan friksi politik berkepanjangan, dengan tujuan menciptakan situasi yang tidak kondusif, dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Sehingga menyebut hal ini, dengan segala keredahan hati sebagai jiwa seorang pemimpin dan kenegarawan, demi menciptakan situasi yang tentram dan kondusif. KAMI MOHON MAAF SETULUSNYA. Semoga friksi ini bisa berakhir”.

Tepuk tangan menggema dari sebagian hadirin sebagai respons atas permintaan maaf itu. Namun, seperti dalam panggung besar demokrasi, tidak semua aktor panggung terkesan.

Bara Kekecewaan Legislator

Diketahui, permintaan maaf yang diutarakan itu adalah respons atas reaksi keras enam dari tujuh fraksi DPRD terhadap pernyataan Bupati sebelumnya yang menyebut anggota DPRD “kerjanya menghambur-hamburkan uang” terkait dana Pokok Pikiran (Pokir). Ucapan tersebut viral di media sosial dan dinilai merendahkan martabat lembaga legislatif.

Ketegangan memuncak saat interupsi mengejutkan dilontarkan Bambang Pujianto dari Fraksi Gerindra.

“Kami dari Fraksi Gerindra beserta beberapa fraksi lain, merasa tidak puas. Maka pak ketua pimpinan, kami WO,” tegas Bambang sembari berdiri dan meninggalkan ruangan.

Baca Juga  Wabup Mimik Idayana Genjot Perbaikan Jalan Rusak Sidoarjo

Gerakannya seperti sinyal domino. Legislator dari PDIP, PAN, Demokrat-NasDem, hingga sebagian PKB dan PKS ikut menyusul keluar. Ada yang memilih diam, ada pula yang menunduk dengan raut kecewa.

Sekalipun Abdillah Nasih pimpinan sidang, mencoba meredam anggota dewan yang WO untuk menahan diri dengan ucapan, “Tiada Gading yang tak retak, Allaah saja Maha Pemaaf”, namun tak diindahkannya.

Dari data yang dihimpun, yang melakukan ksi WO mayoritas anggota Fraksi PDIP (9 orang), Gerindra (9 orang), PAN (4), serta gabungan Demokrat-NasDem (3 dari 4 kursi), PKS dan PPP (4) ikut WO. Dari PKB, 10 dari 15 anggota juga memilih keluar. Hanya Fraksi Golkar besrrta semua anggotanya dan sebagian PKB yang konsisten bertahan di ruang sidang.

Antara Simbolik dan Substansi Maaf

Kusumo Adi Nugroho, legislator muda PDIP yang vokal, mengaku sikap fraksinya WO bukan karena ingin menciptakan kegaduhan, tetapi merasa maaf Bupati tidak cukup substantif.

“Permintaan maafnya kurang spesifik dan tidak serius. Kurang straight to the point, intinya seperti itu sih.,” jelas Kusumo.

Namun tidak semua fraksi berada di kubu yang sama. Ketua Fraksi Golkar, M. Nizar, sikap fraksinya menerima maaf Bupati dengan lapang dada. Bahkan Ia mengajak semua pihak untuk move on dan memaknai maaf secara dewasa.

“Kami menerima maaf itu dengan lapang dada. Ucapan yang dulu menyakiti sudah ditebus. Jadi apa lagi yang kurang?” ujarnya tenang.

Ia menilai, sikap WO justru dapat berdampak pada citra publik terhadap legislatif dan menyayangkan jika sidang-sidang penting dikhawatirkan akan menjadi penilaian minor di masyarakat/ publik Sidoarjo, terkesan ajang tarik ulur ego politik.

Netralitas yang Terjaga

Di tengah keruhnya tensi politik, suara netral justru muncul dari Fraksi PKB. Ketua Fraksi Moh. Dhamroni Chudlori menyatakan bahwa sikap WO dari sebagian anggota fraksinya adalah keputusan pribadi, bukan keputusan institusional.

Baca Juga  Warga Citra Harmoni Sidoarjo Rayakan HUT RI ke-80 dengan Donor Darah

“Kalau masalah ada anggota yang keluar, itu pribadi ya. Kami, secara fraksi, sudah menerima maaf Bupati,” tegas Dhamroni.

Ia bahkan mengingatkan nilai-nilai spiritual dalam menyikapi konflik politik.

“Allah saja Maha Pemaaf. Kok kita masih enggak bisa memaafkan?,” dengn menirukan ucapan Ketua DPRD disaat sidang.

Namun Dhamroni juga menggarisbawahi pentingnya disiplin internal. Bila ada anggota yang tak mengikuti keputusan fraksi, tidak menutup kemungkinan ada evaluasi dn sanksi.

Refleksi Demokrasi Sidoarjo

Peristiwa ini menunjukkan bahwa politik lokal tak kalah dinamis dari panggung nasional. Permintaan maaf seorang pemimpin bisa menjadi momen refleksi kebesaran jiwa, namun juga bisa memunculkan dilema bila maaf dianggap tidak sepadan dengan luka yang ditinggalkan.

Bagi legislator yang masih terluka, Walk out bukan sekadar aksi meninggalkan ruangan, tetapi simbol dari perasaan yang tak tertampung oleh kata-kata. Dan di ruang publik seperti Sidoarjo, gestur itu bisa berbicara lebih nyaring dari pidato resmi.

Kini, publik khususnya warga Sidoarjo menantikan, akankah ini menjadi akhir dari friksi berkepanjangan, atau justru membuka babak baru perpecahan?

“Moga aja konflik elit pejabat dan anggota dewan tidak berkepanjangan. Pastinya berpengaruh dengan janji perbaikan dan perubahan pembangunan Sidoarjo akan jadi lamban,” pinta Yasmin warga Sidoarjo Kota.

Yang pasti, dari kisah aksi WO ini telah merekam satu bab penting dalam perjalanan demokrasi di Sidoarjo, di mana maaf ternyata tidak selalu menutup luka.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejarah olahraga padel

    Membumi Bersama Padel: Dari Lahan Sempit Meksiko ke Olahraga Massal Indonesia

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Muhammad Ali Affandi Wakil Ketua I KONI Jawa Timur Ruang.co.id – Sebagai Wakil Ketua KONI Jawa Timur, saya sering ditanya soal tren olahraga baru yang mulai populer di Indonesia, salah satunya padel. Bagi sebagian orang, padel tampak seperti olahraga eksklusif, hanya bisa dimainkan oleh kalangan tertentu di lapangan-lapangan modern dengan biaya sewa yang relatif tinggi. […]

  • buah untuk kesehatan jantung

    11 Buah Ajaib untuk Jantung Sehat! Rasakan Manfaatnya Hari Ini Juga!

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Jantung adalah mesin kehidupan yang bekerja tanpa henti. Menjaganya tetap sehat tidak selalu membutuhkan usaha besar. Salah satu cara termudah adalah dengan mengonsumsi buah-buahan kaya nutrisi yang secara alami mendukung fungsi kardiovaskular. Penelitian terbaru dari American Heart Association menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi buah memiliki risiko 35% lebih rendah terkena penyakit jantung […]

  • Forever Young

    Lirik Lagu “Forever Young” yang Lagi Trending di Media Sosial

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Lagu “Forever Young” yang dipopulerkan oleh grup musik asal Jerman, Alphaville, kembali menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Dirilis pada tahun 1984, lagu ini seolah menemukan kehidupan keduanya di era digital. Bagi generasi yang tumbuh di era 80-an dan 90-an, “Forever Young” adalah sebuah kenangan indah. Lirik lagu “Forever Young” […]

  • Kucing dapat melewati celah sempit

    Tubuh Kucing Menjadi “Cair” Saat Melewati Celah Sempit: Bagaimana Bisa?

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kucing terkenal dengan kelincahan dan kemampuannya untuk masuk ke tempat-tempat sempit yang tak terduga. Bagaimana mereka bisa melakukan hal tersebut? Rahasianya terletak pada tulang belakang mereka yang sangat fleksibel. Tulang belakang kucing terdiri dari 53 tulang belakang, lebih banyak daripada manusia yang hanya memiliki 33 tulang belakang. Tulang belakang kucing juga memiliki […]

  • Pendaftaran CPNS 2025

    Tak Mau Ketinggalan Formasi? Ini Panduan Lengkap Daftar CPNS 2025 dari Nol sampai Tuntas!

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi jutaan pencari kerja di Indonesia, pendaftaran CPNS 2025 adalah peluang emas untuk menjadi abdi negara. Namun, persaingan ketat mengharuskan calon pelamar paham betul alur pendaftaran di SSCASN, syarat administrasi, dan strategi lolos seleksi. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah, mulai dari pembuatan akun hingga tips menghadapi tes kompetensi. Langkah Awal: […]

  • Mulyadi-Ardika Serukan Kampanye Damai, Janji Bangun Rumah Sakit dan Tingkatkan Kualitas Pertanian Tabanan

    Mulyadi-Ardika Serukan Kampanye Damai, Janji Bangun Rumah Sakit dan Tingkatkan Kualitas Pertanian Tabanan

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Tabanan, Ruang.co.id- Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, I Nyoman Mulyadi – I Nyoman Ardika, dalam kampanye terbatas di Bale Banjar Sakenan Belodan, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, Rabu (2/10/2024), menyerukan kampanye damai tanpa intimidasi. “Janganlah mengintimidasi rakyat, tetapi calonnya lah yang diintimidasi,” tegas Calon Wakil Bupati Tabanan, I Nyoman Ardika, yang juga akrab […]

expand_less