Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Lifestyle » Perjuangan Hak Perempuan di Indonesia, Tantangan dan Harapan di Hari Perempuan Internasional

Perjuangan Hak Perempuan di Indonesia, Tantangan dan Harapan di Hari Perempuan Internasional

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret menjadi momen penting untuk merefleksikan perjuangan hak perempuan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Komisioner Komnas HAM, Anis Hidayah, menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi perempuan Indonesia dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender dan perlindungan hak asasi manusia.

Kekerasan Berbasis Gender Masih Tinggi

Menurut data Komnas Perempuan, sekitar 330 ribu perempuan di Indonesia mengalami kekerasan berbasis gender dan kekerasan seksual. Anis Hidayah menegaskan bahwa angka ini menunjukkan betapa ruang aman bagi perempuan masih jauh dari ideal, baik di ruang publik maupun privat.

“Perempuan masih menghadapi ancaman kekerasan di berbagai aspek kehidupan. Ini adalah masalah serius yang harus segera diatasi,” ujar Anis dalam peringatan Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret 2025.

Regulasi Belum Optimal

Meskipun Indonesia telah meratifikasi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW), implementasinya di lapangan masih belum optimal. Anis menyatakan bahwa regulasi perlindungan perempuan yang ada belum sepenuhnya mampu menjamin penghapusan diskriminasi perempuan di berbagai sektor.

“Hampir di semua sektor, diskriminasi terhadap perempuan masih terjadi. Mulai dari ekonomi, politik, hingga hubungan luar negeri,” jelasnya. Ia mencontohkan ketimpangan akses kerja, kesenjangan upah, dan rendahnya keterwakilan perempuan dalam pengambilan kebijakan.

Budaya Patriarki: Tantangan Utama

Salah satu tantangan terbesar dalam mewujudkan kesetaraan gender di Indonesia adalah budaya patriarki yang masih kental. Anis menyebutkan bahwa perempuan sering dianggap sebagai kelompok kedua, mengalami objektifikasi perempuan, dan belum mendapatkan hak yang setara dengan laki-laki.

“Budaya patriarki telah mengakar kuat dalam masyarakat. Perempuan sering dihadapkan pada stereotip gender yang membatasi peran dan potensi mereka,” ujarnya.

Selain faktor eksternal, Anis juga menyoroti hambatan internal yang dialami perempuan. “Banyak perempuan yang kurang percaya diri karena sejak kecil diajarkan bahwa peran perempuan dan laki-laki berbeda secara mutlak,” tambahnya.

Baca Juga  Viral di Tiktok! Tren Baru Velocity yang Lagi Hype

Ajakan untuk Bersuara

Dalam peringatan Hari Perempuan Internasional ini, Anis Hidayah mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk berani bersuara melawan diskriminasi dan ketidakadilan. Ia menekankan pentingnya perempuan untuk aktif berbicara dan melawan praktik-praktik yang merugikan.

“Perempuan harus berani mengambil peran dalam memperjuangkan hak-haknya. Bersuara adalah langkah pertama menuju perubahan,” tegasnya.

Dengan memahami tantangan dan upaya yang diperlukan, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih adil dan setara bagi perempuan Indonesia. Selamat Hari Perempuan Internasional!

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukungan LPM Suramadu untuk Eri Cahyadi

    Program Strategis Eri Cahyadi Gaet Dukungan Penuh dari LPM Suramadu

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, kembali memperkuat dukungan masyarakat menjelang Pilkada Surabaya 2024. Pada Jumat malam (22/11/2024), Eri menghadiri acara Sapa Warga yang berlangsung di basecamp Tim Gerak Cepat Tepat dan Sasaran LPM Suramadu, Kecamatan Asemrowo. Ratusan warga hadir untuk memberikan deklarasi dukungan kepada pasangan Eri-Armuji (Er-Ji). Ketua Tim Gerak Cepat, […]

  • SVT jantung usia muda

    Detak Jantung Tiba-Tiba Ngamuk? Awas SVT, Silent Killer di Usia Muda!

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bayangkan sedang duduk santai tiba-tiba jantung berdegup 180 kali per menit—lebih cepat dari mesin cuci spin! Inilah realita Supraventricular Tachycardia (SVT), gangguan irama jantung yang kini semakin banyak ditemui pada generasi muda urban. Data terbaru dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) menunjukkan 1 dari 5 kasus SVT terjadi pada usia 18-35 tahun. […]

  • Gugatan Pilkades Sidokepung

    Materi Gugatan Kabur, Ariantono Kades Sidokepung Terpilih Tetap Dilantik 29 Juni

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sidang perdana sengketa Pilkades Sidokepung digelar PTUN Surabaya, Rabu 24 Juni 2026. Sidang berlangsung tertutup dengan suasana tegang. Penggugat Alvian Hadi Wira Waskita hadir sebagai calon Kades nomor urut satu. Ia menyoal kemenangan Ariantono dalam Pilkades Sidokepung. Pihak tergugat semula mencakup Bupati Sidoarjo, BPD, panitia Pilkades, dan Kades terpilih Ariantono. Namun hakim […]

  • Pilkades Sidoarjo Regulasi Lemah

    Sorotan Akademisi, Marak Pelanggaran Pilkades Sidoarjo Banyak Celah Lemah Regulasinya

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pada Minggu, 24 Mei 2026, agenda serempak coblosan di TPS Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di seluruh Sidoarjo, yang merupakan titik awal format pemilihan baru, penentuan mencari sosok kepala desa di Sidoarjo. Pelaksanaan Pilkades serentak di 80 desa, di Kabupaten Sidoarjo, namun menuai banyak sorotan tajam dari kalangan akademisi ilmu hukum UWK (Univ. Wijaya […]

  • pemberdayaan ekonomi disabilitas Sidoarjo

    Jemari Difabel Menenun Harapan, Karya Tuna Daksa Sidoarjo Menembus Batas Stigma

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Jemari Rumani (57), penyandang tuna daksa asal Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, tekun merangkai handycraft berkualitas tinggi, walau kerap dipandang sebelah mata oleh masyarakat lingkungan sekitarnya. Di balik keterbatasan fisik akibat polio, karya kerajinan tangan buatan Rumani bersama puluhan UMKM disabilitas di Sidoarjo, terbukti mampu menembus pasar bazar hingga Galeri UMKM. Namun, daya […]

  • Polemik RSUD Sedati

    Pembangunan RSUD Sedati Tuai Polemik, Visi Misi Bupati Terganggu dan Kontraktornya Terancam Putus Kontrak

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, membangun Proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah bagian Timur. RSUD Sedati namanya, karena lokasinya berada di lingkungan Kecamatan Sedati, Desa Betro. RSUD ini akan berdiri diatas lahan seluas 5.000 meter persegi, dan sebelahnya terdapat bangunan Pusat layanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kec. Sedati. RSUD Sedati rencananya memiliki […]

expand_less