Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Daerah » Pembangunan RSUD Sedati Tuai Polemik, Visi Misi Bupati Terganggu dan Kontraktornya Terancam Putus Kontrak

Pembangunan RSUD Sedati Tuai Polemik, Visi Misi Bupati Terganggu dan Kontraktornya Terancam Putus Kontrak

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, membangun Proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah bagian Timur. RSUD Sedati namanya, karena lokasinya berada di lingkungan Kecamatan Sedati, Desa Betro.

RSUD ini akan berdiri diatas lahan seluas 5.000 meter persegi, dan sebelahnya terdapat bangunan Pusat layanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kec. Sedati.

RSUD Sedati rencananya memiliki bangunan seluas 4.000 meter persegi dengan tiga lantai dan terdiri dari lima blok, dengan pengajuan klasifikasi rumah sakit tipe D, dengan fasilitas rawat inap (ranap) 50 tempat tidur.

Saat ini tengah melaksanakan pekerjaan penyelesaian pemancangan tiang penyangga gedung rumah sakit tiga lantai tersebut.

Bupati Sidoarjo, Subandi, Selasa, (23/9/2025), ke lokasi proyek pembangunan meninjau langsung progres pengerjaannya.

Ia datang bersama M. Ainur Rahman Kepala Bappeda Sidoarjo, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo dr. Lakshmie Herawati Yuwantina, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Sidoarjo M. Bachruni Aryawan, serta Kabag Hukum Setda Sidoarjo Komang Rai Warmawan.

Kepada wartawan, Bupati Subandi berharap pembangunan RSUD Sedati selesai tepat waktu, sesuai dengan berakhirnya kontrak pengerjaannya Desember tahun ini.

Namun cukup mengejutkan, ketika melihat kondisi di lapangan, Bupati Subandi menilai progres pengerjaannya lamban dan tidak sesuai target. Oleh karenanya, Ia meminta kebutuhan pekerjaan ada tambahan pengerjaan lembur.

“Ini (pembangunan RSUD Sedati) akan terus kita koreksi, mudah-mudahan dengan kehadiran bupati dan semuanya tambah semangat lagi, dilembur atau apa,” pinta Bupati Subandi.

Teranalisa saat sidak, pekerjaan proyek RSUD itu berjalan sekitar 3 persen. Tidak sesuai dengan target harapan di kisaran 10 persen. Bupati meminta Dinas Kesehatan selaku penanggungjawab, untuk memperketat pengawasan pengerjaannya, agar dapat maksimal sesuai progres target di sisa waktu tiga bulan ini.

Baca Juga  Mulyadi-Ardika, Gelar Kampanye Meriah di Kaba-Kaba

Alasan bupati, kehadiran RSUD Sedati menjadi harapan dan mampu mendekatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi warga Sedati dan sekitarnya. “Visi dan misi bupati, ingin ada pelayanan yang bagus di rumah sakit kita,” ucapnya.

Sebuah rilis resmi dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kab. Sidoarjo, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakshmie Herawati Yuwantina, mengatakan kontrak pengerjaan proyek pembangunan RSUD Sedati terhitung mulai Juli sampai Desember 2025.

“Setiap Minggu progres pengerjaannya di evaluasi. Tapi saat ini ada minus target progres pembangunannya, sekitar 7 persen dari target 10 persen,” ujarnya.

Ia berharap, untuk mengejar kekurangan progres pekerjaan proyek ini, meminta kontraktor pelaksana supaya sesuai dengan waktu kontrak diawal, jika tidak maka akan ada prosedur-prosedur tindakan sanksi dari Dinkes Sidoarjo.

Ttidak segan-segan, Dinkes memutus kontrak kerja dengan PT Ardi Tekindo Perkasa, bilamana kinerja pihak kontraktor tidak maksimal dan tidak profesional. Agar progres pekerjaannya tidak di bawah target dari tahapan skedul penyelesaian di lapangan.

Telusur kelambanannya terungkap, Dinkes Sidoarjo menyesalkan sikap kontraktor pelaksana PT. ATP.

“Padahal kami sudah berkali-kali mengingatkan, dan meminta pihak kontraktor melalui konsultannya, agar pekerjaan dikebut sehingga penyelesaian progresnya tepat waktu,” ungkap dr Lakhmie kepada wartawan.

Rapat koordinasi terakhir, pihak kontraktor mempermasalahkan uang muka atas pekerjaan itu yang belum terbayar sebagai alasannya.

Polemik ini menurut klausul kontrak kerjanya, sama sekali tidak mengatur adanya pembanyaran uang muka. Hanya pembayaran per termin, dan untuk pembayaran termin pertama, bilamana setelah progres pekerjaan selesai atau mencapai 20 persen, pihak pemilik proyek membayar 10 persen dari total nilai pekerjaan.

Hingga kini polemik proyek pembangunan RSUD Sedati, tidak berhenti disitu. Proyek ini secara keseluruhannya termasuk konsultan dan perawatannya, mencapai anggaran senilai sekitar 51 hingga 60 miliar rupiah.

Baca Juga  Sidoarjo Bentuk Satgas Terpadu, Premanisme dan Ormas Meresahkan Disikat Habis

Kontras saja, proyek cukup prestisius ini sepertinya cukup bagi Bupati Subandi. Apalagi di kawasan kecamatan Sedati terdapat tempat tinggal keluarganya, dan kecamatan ini menjadi ladang suara kemenangan pemilihnya dalam kontestasi Pilkada belum lama ini.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Garam Cap Kapal Junior Championship

    Ratusan Atlet Junior Berlaga di Garam Cap Kapal Checkmate, Peserta Termuda Lima Tahun

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Garam Cap Kapal Checkmate Junior Championship sukses digelar di BG Junction Mall Surabaya pada Minggu (19/7/2026). Lebih dari 230 peserta dari berbagai daerah bertanding dalam turnamen catur cepat 15 menit plus 5 detik, dengan peserta termuda tercatat berusia lima tahun. Ketua King Knight Creative, Hesnud Daulah, M.Psikolog, menyatakan bahwa tingginya partisipasi dari luar […]

  • Tari Piring Sumatera Barat

    Mengenal Keindahan Kesenian Tradisional Sumatera Barat

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sumatera Barat salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan tradisi dan budaya, terutama di bidang kesenian tradisional. Budaya kesenian di Sumatera Barat sangat dipengaruhi oleh adat Minangkabau yang menjadi ciri khas masyarakatnya. Kesenian ini mencakup berbagai aspek mulai dari seni tari, musik, hingga kerajinan tangan yang memancarkan keunikan dan kekayaan lokal. […]

  • Sengap Prioritaskan Perbaikan Jalan Antosari-Pujungan-Sanda, Dengar Aspirasi Mahasiswa Tabanan

    Sengap Prioritaskan Perbaikan Jalan Antosari-Pujungan-Sanda, Dengar Aspirasi Mahasiswa Tabanan

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    BALI, Ruang.co.id– Calon Wakil Bupati Tabanan, I Nyoman Ardika (Jro Sengap), bertemu mahasiswa Tabanan untuk membahas infrastruktur. Diskusi tersebut difokuskan pada kondisi memprihatinkan Jalan Antosari-Pujungan-Sanda di Kecamatan Pupuan yang selama dua periode pemerintahan sebelumnya terabaikan. Mahasiswa menyoroti jalan tersebut sebagai jalur vital ekonomi, pendidikan, dan pariwisata, namun kondisinya yang rusak parah meningkatkan biaya transportasi dan […]

  • Hari Semangka Sedunia

    Hari Semangka Sedunia Diperingati Setiap 3 Agustus, Ini Sejarah Panjang dan Fakta Unik Buah Tropis Itu

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Poin utama : Hari Semangka Sedunia diperingati setiap 3 Agustus untuk merayakan sejarah panjang dan manfaat kesehatan buah semangka. Jejak budidaya semangka tercatat sejak era Mesir Kuno sekitar 2.000 SM, dibuktikan dengan penemuan biji semangka di makam Raja Tutankhamun. Semangka mengandung 92 persen air, kaya akan vitamin dan antioksidan, serta memiliki lebih dari 1.200 varietas […]

  • tren belanja olahraga 2025

    Tren Belanja Olahraga yang Meningkat di 2025 Peluang E-Commerce untuk UMKM Indonesia

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pada awal 2025, tren belanja di e-commerce semakin berkembang, dengan produk olahraga dan perlengkapan outdoor menduduki posisi teratas dalam kategori yang paling banyak dicari konsumen. Produk-produk seperti perlengkapan hiking, sepeda, aksesori olahraga, dan alat kebugaran semakin populer di platform e-commerce besar seperti Tokopedia dan ShopTokopedia. Hal ini membuka peluang besar bagi UMKM di […]

  • kisah penjual es teh viral setelah diolok Gus Miftah

    Kisah Haru Penjual Es Teh Viral usai diolok Gus Miftah, Berjuang Demi Keluarga

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Ruang Mujiono
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sebuah video yang menunjukkan utusan khusus presiden, Miftah Maulana Habiburrahman, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Miftah, mengolok seorang penjual es teh keliling viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi dalam acara Bersholawat bersama Gus Miftah, Gus Yusuf Chudlori, dan Habib Zaidan Bin Yahya di Magelang, Jawa Tengah. Dalam video tersebut, Gus […]

expand_less