Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Terkini » Demo UU TNI Ricuh di Jatim, 5 Prinsip Keadilan Ala Pergunu untuk Indonesia yang Adil Makmur Tanpa Kerusuhan

Demo UU TNI Ricuh di Jatim, 5 Prinsip Keadilan Ala Pergunu untuk Indonesia yang Adil Makmur Tanpa Kerusuhan

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Aksi unjuk rasa menyikapi pengesahan UU TNI yang berujung ricuh di Jawa Timur dan beberapa daerah lainnya memantulkan suara kritis dari kalangan ulama. Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), menawarkan perspektif berbeda yang berporos pada konsep keadilan substantif.

“Pilihan pensiun dini sebenarnya solusi yang lebih berkeadilan,” tegas Kiai Asep Saifuddin Chalim. Gagasan ini bukan sekadar wacana, melainkan sebuah terobosan yang mempertimbangkan hak-hak personel militer sekaligus menjaga stabilitas nasional. Menurutnya, pensiun dini berbeda secara fundamental dengan pengunduran diri, karena status sebagai pegawai negeri tetap dipertahankan meski tidak lagi aktif bertugas.

Chalim menjelaskan dengan gamblang tentang konsep keseimbangan yang menjadi dasar pemikirannya. Baik TNI maupun Polri, dalam pandangannya, sama-sama merupakan komponen angkatan bersenjata yang memiliki tanggung jawab identik dalam menjaga kedaulatan negara. “Ketika negara memanggil, mereka adalah personel yang dibutuhkan,” ujarnya menegaskan.

Solusi pensiun dini ini dinilainya sebagai bentuk pengorbanan yang proporsional. Dengan mekanisme ini, personel yang beralih status ke sipil tetap mendapatkan hak pensiunnya, sementara negara tidak kehilangan sumber daya manusia yang telah terlatih. Pendekatan ini sekaligus menjawab keresahan tentang potensi pelanggaran hak asasi manusia yang kerap menjadi isu sensitif dalam berbagai aksi demonstrasi.

Lebih dari sekadar menawarkan solusi teknis, Kiai Asep Saifuddin Chalim mengajukan lima prinsip fundamental yang menurutnya menjadi syarat mutlak terwujudnya Indonesia yang adil dan makmur. Prinsip pertama adalah kejujuran, yang menjadi landasan segala bentuk kebijakan publik. Tanpa kejujuran, mustahil tercipta tata kelola negara yang baik.
Kedisiplinan menjadi prinsip kedua yang tidak kalah pentingnya. Dalam konteks polemik UU TNI, kedisiplinan ini harus dimaknai sebagai kepatuhan terhadap proses hukum yang berlaku, bukan melalui aksi-aksi anarkis di jalanan. Prinsip ketiga adalah akhlak mulia yang menekankan pada penyelesaian masalah melalui dialog konstruktif, bukan konfrontasi.
Kerja keras sebagai prinsip keempat menuntut semua pihak fokus pada pembangunan bangsa, bukan menghabiskan energi untuk aksi-aksi yang berpotensi merusak. Terakhir, prinsip kedamaian mengingatkan semua elemen bangsa untuk selalu mengutamakan harmoni sosial. “Mahasiswa dan masyarakat perlu mengendalikan diri. Demonstrasi bukan jalan terbaik jika tidak disertai tekad kuat mewujudkan ideologi damai,” tegas Kiai Asep Saifuddin.

Baca Juga  PT KAI Blacklist Pelaku Pelecehan Seksual Tak Bisa Naik Kereta Api Selamanya

Kiai Asep Saifuddin Chalim memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah strategis yang telah dirintis oleh Presiden Prabowo, khususnya dalam hal hilirisasi kebijakan. Menurutnya, kerangka besar pembangunan sudah tepat, yang sekarang dibutuhkan adalah penguatan aspek kedamaian dalam implementasinya.

“Nurani manusia selalu mendamba keadilan,” ungkap Kiai Asep Saifuddin dengan penuh keyakinan. Ketika suatu kebijakan benar-benar berpijak pada prinsip keadilan, maka dukungan dari seluruh rakyat akan mengalir dengan sendirinya. Inilah yang menjadi kunci stabilisasi nasional di tengah berbagai dinamika politik yang terjadi.

Tawaran solusi dari Kiai Asep Saifuddin Chalim ini sesungguhnya merupakan jalan tengah yang elegan. Di satu sisi, hak-hak personel militer sepenuhnya dihormati melalui mekanisme pensiun dini. Di sisi lain, stabilitas keamanan nasional tetap terjaga karena tidak ada kekosongan dalam sistem pertahanan negara.

Pendekatan ini sekaligus menjawab keresahan berbagai pihak yang mengkhawatirkan dampak sosial dari kebijakan UU TNI. Dengan memegang teguh lima prinsip dasar yang diajukan Chalim, polemik yang terjadi saat ini bisa diubah menjadi momentum untuk memperkuat persatuan bangsa, bukan sebaliknya.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khofifah Hibah Jatim

    Khofifah Akui Abai Lakukan Monev Korupsi Ijon Hibah Pokir Jalur Kusnadi. Terdakwa DPRD Lainnya Tunggu Giliran!

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersaksi dalam sidang korupsi hibah berupa Pokir DPRD Jatim, di Pengadilan Tipikor Surabaya, guna mengklarifikasi mekanisme APBD, peringatan BPK, hingga membantah tuduhan fee ijon yang dinilai tidak rasional secara matematis. Itu disampaikannya di kursi persidangan dihadapan majelis hakim, JPU KPK, serta 4 terdakwa beserta tim […]

  • Cek emas Antam asli

    Ternyata Begini Cara Bedakan Emas Antam Asli Atau Palsu dalam 5 Detik!

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Harga emas Antam memang sedang mengalami penurunan signifikan hari ini, Sabtu (5/4/2025), menjadi Rp1.781.000 per gram. Momen seperti ini sering dimanfaatkan para investor untuk menambah portofolio logam mulia mereka. Namun, di balik peluang menarik ini, ancaman emas palsu yang beredar di pasaran tetap harus diwaspadai. Kabar terbaru dari Direktur Utama PT Aneka Tambang […]

  • Jumat Fraksi PKB Sidoarjo

    Jumat Fraksi PKB Sidoarjo Dibunyikan, Gaungkan Aspirasi Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – DPC PKB Sidoarjo resmi meluncurkan program “Jumat Fraksi PKB” pada sarasehan politik, Jumat (1/5/2026), sebagai langkah konkret memperkuat penyerapan aspirasi warga dan menjawab berbagai persoalan daerah yang belum tuntas. Kegiatan yang digelar di Jie Poek DW Sidoarjo itu, tidak cuma forum diskusi politik. Tema yang terbungkus yakni “Sarasehan Pendidikan Politik – Internalisasi […]

  • Hubungan Tanpa Status yang Bikin Baper Sendiri, situationship

    Mengerti Situationship, Hubungan Tanpa Status yang Bikin Baper Sendiri

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ada yang mengalami seperti ini? Tiap hari chat intens, sering pergi bareng, bahkan udah kenal keluarga masing-masing, tapi statusnya… nggak jelas? Ditanya “Pacaran, ya?” malah dijawab, “Kita jalanin aja dulu.” Kalau iya, selamat! Kamu mungkin sedang terjebak dalam situationship, alias hubungan tanpa status yang sering bikin baper sendiri. Ini bukan sekadar friendzone, tapi […]

  • Lisa dan Boneka Labubu

    Tren Boneka Labubu Berkat Lisa Blackpink

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Di dunia K-pop, pengaruh para idol tak hanya terbatas pada musik dan penampilan mereka di atas panggung. Salah satu contoh terbaru adalah boneka Labubu yang tiba-tiba menjadi tren berkat Lisa, anggota dari grup girlband terkenal, Blackpink. Popularitas boneka ini melonjak drastis setelah Lisa tertangkap kamera memegangnya, dan para penggemar di seluruh dunia […]

  • Pemain Persebaya dan Malut United berebut bola di Stadion Gelora Bung Tomo saat pertandingan pekan ke-19 Liga 1 2024.

    Persebaya Terkapar di GBT: Malut United Raih Kemenangan Bersejarah

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi saksi bisu kekalahan pertama Persebaya Surabaya di kandang dalam lanjutan pekan ke-19 Liga 1, Jumat (17/1). Klub kebanggaan Arek-Arek Suroboyo itu harus mengakui keunggulan Malut United dengan skor akhir 0-2. Gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Junior Brandao di menit ke-73 dan gol bunuh diri Ardi […]

expand_less