Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pemerintah » Jatim Raih WTP 10 Kali Beruntun! Kunci Transparansi APBD yang Tak Retak

Jatim Raih WTP 10 Kali Beruntun! Kunci Transparansi APBD yang Tak Retak

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Untuk kesepuluh kalinya secara bertirit-turut Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI ini diserahkan dalam rapat paripurna DPRD Jatim, Kamis (24/4), di Gedung DPRD, Jl Indrapura Surabaya.

Penyerahan WTP ini langsung dilakukan Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V, Widhi Widayat, kepada Ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf, dan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Menurut Widhi Widayat dalam sambutannya, pemeriksaan LKPD 2024 telah selesai pada semester I 2024, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan, Pengelolaan, dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.

“Kami mengapresiasi Pemprov Jatim sebagai salah satu provinsi yang paling awal menyerahkan LKPD unaudited 2024. Ini mencerminkan komitmen kuat terhadap akuntabilitas dan transparansi,” kata Widhi.

Empat aspek yang dinilai pihaknya dalam pemberian opini WTP meliputi kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, efektivitas sistem pengendalian intern, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan kecukupan pengungkapan informasi keuangan.

Namun, BPK juga menemukan sejumlah permasalahan, di antaranya, penatausahaan keuangan pada unit pelayanan jasa SMKN non-BLUD yang belum memadai sehingga menyulitkan pengendalian.
Kedua, pertanggungjawaban belanja hibah sebesar Rp17,5 miliar belum diterima, sehingga belum dapat dievaluasi.

Ketiga, pertanggungjawaban bantuan keuangan ke desa sebesar Rp33,5 miliar belum disampaikan, dengan kelebihan pembayaran Rp605 juta akibat kekurangan volume pekerjaan. Lalu keempat, penatausahaan barang milik daerah yang belum tertib, menyebabkan data inventarisasi dan pencatatan aset tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

Widhi berharap temuan ini segera ditindaklanjuti Pemprov Jatim agar pengelolaan keuangan menjadi lebih baik.

Baca Juga  Silpa Surabaya Sentuh Rp516 Miliar, Wali Kota Eri Tegaskan Bukan Anggaran Sisa

Widhi juga mengapresiasi capaian tindak lanjut rekomendasi BPK oleh Pemprov Jatim pada semester II 2024, yang mencapai 83,6%, di atas rata-rata nasional (75–80%). Meski demikian, ia mendorong penyelesaian sisa rekomendasi.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah mengatakan dirinya bersyukur atas capaian tersebut. “Laporan ini adalah bentuk pertanggungjawaban atas penggunaan dana publik yang dalam hal ini adalah APBD Jatim. Transparansi, akuntabilitas, dan integritas bukan sekadar kata, tetapi prinsip dasar pengelolaan keuangan daerah,” tutur Khofifah.

Opini WTP kesepuluh ini, lanjutnya lagi, menjadi bukti konsistensi Pemprov Jatim dalam menjaga prinsip transparansi dan telah menjalankan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik.

“Apabila masih terdapat kesalahan maka kesalahan tersebut tentu masih dalam batas kewajaran terhadap pengambilan keputusan. Capaian ini tidak lepas dari peran DPRD Jatim sebagai mitra utama dan kontribusi positif stakeholder lain,” tandas Khofifah.

Gubernur menegaskan bahwa pemeriksaan laporan keuangan bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk mendorong tata kelola yang lebih baik demi kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyebutkan bahwa Inspektorat Jatim telah menyusun dan menandatangani komitmen tindak lanjut atas temuan BPK.

Sementara itu di tempat berbeda wakil ketua I DPRD Jatim, Deni Wicaksono menambahkan bahwa pemeriksaan BPK merupakan amanat konstitusi dan regulasi, termasuk UU Nomor 15 Tahun 2006 dan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020.

Penyerahan LHP BPK atas LKPD Jatim tahun 2024 merupakan hasil akhir dari proses penilaian kebenaran, ketepatutan, kecermatan, kredibilitas dan andalan data informasi mengenai pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang dilakukan secara independen, objektif dan profesional terhadap standar pemeriksaan yang dituangkan kedalam opini sebagai hasil keputusan BPK terhadap pemeriksaan atas laporan keuangan Pemprov Jatim.

Baca Juga  Produk Obat Tradisional Merosot, DPRD Jatim Buat Raperda Tentang Herbal

“Namun yang perlu dicermati adalah empat catatan dari BPK untuk segera ditindak lanjuti. Sebab jika tidak akan bisa menimbulkan masalah di kemudian jari,” ujar Deni.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beda antara body serum dan body lotion

    Beda Body Lotion dan Body Serum? Jangan Sampai Salah Pilih!

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ada satu dilema yang sering dialami para pecinta skincare tubuh: setelah rajin pakai body lotion, kok kulit masih terasa kering dan nggak bercahaya? Atau sebaliknya, sudah pakai body serum, tapi tetap terasa kurang lembap? Nah, kalau kamu juga merasakan hal ini, bisa jadi kamu belum paham benar perbedaan antara body lotion dan body […]

  • Autogate Bandara Juanda pelayanan imigrasi modern

    Autogate Juanda Resmi Beroperasi, Era Baru Kemudahan Imigrasi Dimulai

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Kabar baik datang dari Bandara Internasional Juanda! Mulai Kamis (16/1), fasilitas canggih autogate di Terminal 2 resmi beroperasi. Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono bersama Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andriyanto, meninjau langsung uji coba autogate pada Rabu (15/1). Kehadiran teknologi ini menjadi bukti nyata upaya peningkatan pelayanan bagi […]

  • Marni dan Wakijan kasus tanah

    Akhir Damai Kasus Penyerobotan Tanah di Desa Wates, Tulungagung: Marni Mendapat Kompensasi

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Tulungagung, Ruang.co.id – Perkara dugaan penyerobotan tanah dengan luas 2.295 m² di Desa Wates, Kec. Campurdarat, Kab. Tulungagung, atas laporan pengaduan Wakijan ke Polres Tulungagung kepada Marni, yang dianggapnya melakukan penyerobotan tanah, akhirnya kini berujung damai. Pengaduan Wakijan atas penyerobotan tanah itu, berlangsung sejak 23 Juni 2022 ditujukan kepada Marni, tidak lain adalah pemilik SHM […]

  • Bongkar Tembok Mutiara Regency

    Jerit Luka Emak – Emak Eksekusi Tembok Mutiara Regency Melengking, Parlemen Sidoarjo Murka dan Blejeti Pemkab

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – DPRD Sidoarjo mengamuk saat membedah skandal pembongkaran tembok pembatas Mutiara Regency di Ruang Paripurna, karena eksekutif nekat menggilas aspirasi kemanusiaan warga demi memuluskan syahwat integrasi jalan yang menguntungkan pengembang nakal secara sepihak. Rabu (4/2/2026). Parlemen mencium aroma busuk kolusi, di balik runtuhnya tembok pemisah antara Perumahan Mutiara Regency dan Mutiara City tersebut. […]

  • ikrar setia NKRI napiter lapas surabaya

    Napiter Lapas Surabaya Nyatakan Setia pada NKRI: Awal Baru untuk Persatuan

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Menjelang akhir tahun 2024, Lapas Kelas I Surabaya mencatatkan pencapaian membanggakan. Lima narapidana kasus terorisme (napiter) resmi menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pernyataan ini menjadi simbol penting dari keberhasilan program pembinaan di lembaga pemasyarakatan tersebut. Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jatim, Heri Azhari, mengungkapkan bahwa total ada 14 napiter […]

  • Memilih biji kopi yang berkualitas

    Begini Pecinta Kopi Sejati dalam Memilih Biji Kopi Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kopi bukan sekadar minuman penghilang kantuk. Bagi banyak orang, kopi adalah sebuah ritual, sebuah seni, dan sebuah perjalanan rasa. Di balik secangkir kopi yang nikmat, terdapat proses panjang mulai dari pemilihan biji kopi, proses pengolahan, hingga cara penyeduhan. Kopi adalah minuman yang populer di seluruh dunia. Namun, tidak semua kopi memiliki rasa […]

expand_less