Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pendidikan » Guru Madrasah Terlupakan! Dianggap Anak Tiri di Negeri Sendiri Wadul ke DPRD Jatim

Guru Madrasah Terlupakan! Dianggap Anak Tiri di Negeri Sendiri Wadul ke DPRD Jatim

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Merasa terus – terusan dianak tirikan dibandingkan guru sekolah umum. Puluhan Guru Agama yang tergabung dalam Asosiasi Guru Agama Indonesia (AGMI) dan Persatuan Guru Madrasah Indobesia (PGMI) mengadu ke komisi E DPRD Jawa Timur. Para guru agama dan madrasah ini melakukan audensi di depan wakil rakyat yang duduk di komisi E karena masih terus mendapat perlakuan diskriminasi dari pemerintah, dibandingkan dengan sekolah umum.

Menurut sekretaris AGMI Jawa Timur, Siti Munadliroh, banyak hal yang membuat pihaknya merasa kurang diperhatikan pemerintah. Diantaranya masalah pengangkatan guru menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) atau pengangkatan PNS yang jumlahnya sangat kecil dibandingkan dengan guru sekolah umum. Kemudian program program bantuan pendidikan yang tidak signifikan.

“Misalkan dana bantuan siswa dari 100 anak yang dapat hanya dua. Itupun belum tentu satu tahu ada terus. Jadi kita minta dukungan dari wakil- wakil kita di dewam untuk membantu kami memperoleh hak hak kami agar disetarakan engan guru sekolah umum,” ujar Mudliroh.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Hikmah Bafaqih, yang memimpin pertemyan tersebut mengarakan, pihaknya akan terus berupaya untuk membantu para guru agama ini.

Menurut Hikmah, kedatangan PGMI dan AGMI ke DPRD Jatim, khususnya ke Komisi E ini, tidak lain untuk mendorong percepatan respons terhadap kebutuhan madrasah. Hikmag menilai, perlakuan negara terhadap madrasah selama ini belum setara dengan sekolah umum, baik dari segi kebijakan maupun fasilitas.

“Kawan-kawan dari NU sangat paham bahwa diskriminasi terhadap madrasah itu nyata. Ini terlihat dari perbedaan jumlah penerima Program Indonesia Pintar (PIP), kesejahteraan guru, hingga kecepatan birokrasi antara Kemendikbud dan Kemenag,” ujar Hikmah usai hearing.

Baca Juga  Jelajahi Tata Surya, Rumah Kosmik Kita yang Penuh Keajaiban

Politisi perempuan PKB Jatim ini menambahkan, kondisi tersebut kini telah disampaikan secara terbuka kepada dinas pendidikan, Bappeda, serta fraksi-fraksi di DPRD lainnya.

“Tujuannya agar semua pihak memahami adanya ketimpangan dan mulai mencari solusi bersama,” tandas Hikmah.

Dari pertemuan ini, Komisi E memerintahkan Dinas Pendidikan Jatim untuk mengadakan pertemuan rutin dengan Kanwil Kemenag setiap semester. Pertemuan ini diharapkan bisa menjadi forum koordinasi untuk menyamakan persepsi dan merespons isu pendidikan secara kolektif.

“Dalam indikator kinerja utama (IKU) pendidikan, madrasah juga dihitung. Jadi tidak bisa dinas pendidikan provinsi lepas tangan hanya karena itu di bawah Kemenag. Harus ada perhatian bersama,” tukad Hikmah.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menekankan pentingnya program peningkatan kompetensi guru madrasah, baik guru mata pelajaran maupun guru bimbingan konseling. Hal ini menurutnya dapat dibiayai dari anggaran Dinas Pendidikan, sebagai upaya penyamaan standar kualitas antara madrasah dan sekolah umum.

Tak hanya di level daerah, Hikmah menyebut ada agenda perjuangan ke tingkat pusat, seperti membuka akses formasi PPPK bagi guru madrasah swasta yang saat ini belum memungkinkan karena aturan ASN yang berlaku.

Sementara itu, Ketua PGMI, Achmad Najiullah, berharap Jatim dapat mengikuti jejak provinsi lain yang sudah lebih dulu memberikan dukungan besar kepada madrasah.

“Basis madrasah dan pesantren itu sebenarnya ada di Jatim. Kami optimistis, dengan kehadiran kami, aspirasi ini bisa cepat dilaksanakan,” pungkasnya.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kedaulatan Pangan Madura

    BULOG dan Pemkab Sampang Sinergi Kuat Wujudkan Kedaulatan Pangan Madura Emas

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sampang Ruang.co.id —Perum BULOG dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mengambil langkah tegas memperkuat kedaulatan pangan Madura, dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) hibah tanah, untuk pembangunan infrastruktur pasca panen modern. Penandatanganan ini berlangsung di Pendopo Bupati Sampang pada Jumat, (12/12/2025). MoU tersebut, mewujudkan solusi nyata mengatasi persoalan klasik petani, terkait proses pengeringan dan penggilingan hasil panen […]

  • Sapi kurban prabowo

    Presiden Prabowo Beri Hadiah Sapi 1,08 Ton untuk Sidoarjo: Qurban yang Bukan Sekadar Ritual, Tapi Simbol Kepedulian dan Kolaborasi

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Suasana jelang Idul Adha 1446 H di Kabupaten Sidoarjo terasa berbeda. Sebuah hadiah istimewa datang dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto: seekor sapi kurban berbobot fantastis, 1,08 ton! Hewan megah ini diserahkan secara simbolis di Desa Mulyodadi, Kecamatan Wonoayu pada Senin (2/6/2025), dan langsung diterima oleh Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Hj. Mimik […]

  • Lontong Balap Surabaya

    Kuliner Khas Kota Surabaya yang Wajib Dicoba

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Surabaya sebagai Kota Pahlawan menjadi salah satu kota besar di Indonesia yang sering dikunjungi entah untuk kerja ataupun jalan-jalan kuliner. Surabaya terkenal dengan berbagai macam kuliner khas yang menggugah selera. Tidak hanya dengan banyaknya macam makanan, tapi dari segi rasa juga tidak diragukan enaknya. Banyak destinasi kuliner khas yang wajib dicoba jika […]

  • peran guru dan ulama

    Rakernas JKSN 2026, Guru dan Ulama Garda Depan Perkuat Karakter Bangsa di Tengah Tantangan Zaman

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    ruang.co.id – Peran ulama dan guru bagaikan dua sisi mata uang yang tak terpisahkan dalam membangun peradaban bangsa. Jika kita menelisik sejarah, kemerdekaan Indonesia tidak lahir dari ruang hampa, melainkan dari keringat dan doa para ulama serta guru yang menggerakkan kesadaran kolektif masyarakat. Spirit itulah yang kembali mengemuka dalam forum Silaturahmi Alim Ulama dan Rapat […]

  • penjual gado-gado Sidoarjo kena gendam

    Modus Gendam di Sidoarjo, Penjual Gado-Gado Kehilangan Uang dan Barang Berharga

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Seorang penjual gado-gado di Dusun Tanggul Kidul, Desa Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo menjadi korban pencurian dengan modus gendam oleh pelaku yang tidak dikenal. Uang tunai senilai Rp 1,2 juta, KTP, dan ATM milik korban hilang setelah kejadian ini. Korban, Sartiningsih, menceritakan kejadian tersebut terjadi setelah ia baru pulang dari pasar. Seorang […]

  • Bantuan Kursi Roda

    Bantuan Dua Kursi Roda dari Bupati Sidoarjo, Penyemangat Hidup Kakak Beradik Difabel Sejak Lahir

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Dua anak kakak beradik kandung bernama Aulia Widayanti (35) dan Siti Ismiyah (30), penyandang difabel lumpuh kaki sejak lahir. Kedua anak perempuan disabilitas ini, anak Munaim dan Senimah, Warga Desa Karangbong, Kec. Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Aulia dan Siti, sapaan akrab kedua putri ini, sejak lahir sudah terlalu kenyang menghabiskan waktu hidupnya, dengan […]

expand_less