Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Terkini » Trotoar Bukan Warung: Satpol PP Surabaya Tertibkan PKL di Kedungdoro Bikin Haru

Trotoar Bukan Warung: Satpol PP Surabaya Tertibkan PKL di Kedungdoro Bikin Haru

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Di tengah denyut nadi dan hiruk-pikuk arus lalu lintas Jalan Kedungdoro, Surabaya, tersembunyi narasi kehidupan yang penuh kepiluan sekaligus harapan. Di atas permukaan trotoar inilah, para pencari nafkah menggantungkan mata pencaharian mereka setiap harinya, menjadikan ruang pejalan kaki itu sebagai panggung perjuangan hidup. Menyikapi hal ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya melakukan intervensi pada Rabu (25/6/2025). Namun, intervensi ini membawa wajah baru yang mengejutkan. Mereka turun tangan bukan dengan tujuan menggusur secara paksa, melainkan dengan niat tulus untuk merangkul dan mencari solusi bersama.

Operasi penertiban yang dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, ini merupakan bagian integral dari upaya strategis Pemerintah Kota Surabaya. Tujuannya jelas dan mendasar: mengembalikan fungsi hakiki trotoar sebagai ruang publik yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Pendekatan yang diambil pun secara sengaja meninggalkan bayang-bayang lama tentang aparat yang keras dan kaku. Sebaliknya, mereka memilih untuk hadir dengan membawa hati dan empati. “Kami datang bukan untuk mengusir, tapi mengajak. Trotoar harus kembali pada fungsinya, tapi manusia di atasnya tidak boleh dilupakan,” tegas Zaini, menggarisbawahi filosofi baru di balik aksi tersebut. Filosofi ini menjadi landasan moral yang mengubah dinamika penertiban menjadi dialog konstruktif.

Operasi yang melibatkan sinergi dengan Dinas Perhubungan serta perangkat dari Kecamatan Sawahan dan Tegalsari ini menunjukkan wujud nyata pendekatan baru tersebut. Saat menemukan beberapa mobil dari usaha variasi kendaraan yang memarkir di bahu jalan dan trotoar, tindakan diambil. Mobil-mobil itu didorong keluar dari area yang bukan semestinya, dan satu di antaranya bahkan harus diderek. Namun, langkah petugas tidak berhenti pada tindakan penertiban semata. Di sinilah keunikan dan kehangatan pendekatan itu terpancar. Petugas justru secara aktif mengantar kendaraan tersebut hingga sampai ke rumah pemiliknya. Tindakan proaktif inilah yang memancing respons penuh apresiasi dari Bambang (45), pengusaha bengkel variasi mobil yang terkena dampak. “Kami sepakat mobilnya dipindah, dan petugas membantu sampai tuntas. Ternyata Surabaya bisa sebaik ini penanganannya,” ucapnya, mengungkapkan kejutan positif atas pelayanan yang tidak terduga.

Baca Juga  SAPMA PP Jatim Soroti Rencana Unjuk Rasa Turunkan Gubernur

Pendekatan serupa juga diterapkan kepada setiap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terdampak operasi. Mereka tidak serta-merta diusir, melainkan diberikan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya fungsi trotoar bagi kelancaran dan keselamatan publik. Lebih dari itu, petugas tidak datang dengan tangan kosong; mereka datang membawa solusi alternatif. Informasi mengenai lokasi-lokasi relokasi yang lebih aman dan telah memiliki status legal disampaikan sebagai jalan keluar konkret, menunjukkan komitmen untuk tidak sekadar menertibkan, tetapi juga memikirkan kelangsungan hidup warga.

Landasan formal operasi ini adalah Peraturan Daerah Kota Surabaya No. 2 Tahun 2020 tentang Ketertiban Umum. Namun, makna yang diusung jauh lebih dalam daripada sekadar penegakan aturan. Operasi ini bermuara pada upaya mulia mengembalikan wajah kota yang tertib dan berwibawa, tanpa harus mengorbankan atau menghapuskan kisah hidup dan sumber penghidupan para penghuni ruang kota itu sendiri. Sebagaimana ditegaskan oleh Kepala Satpol PP, Zaini, “Kota yang tertib bukan berarti tanpa warna. Kita ingin ruang yang tertata, tapi tetap manusiawi.” Pernyataan ini menjadi kristalisasi dari visi baru tata kelola ruang publik. Surabaya sedang menunjukkan pertumbuhan yang tidak hanya bersifat fisik dan infrastruktural, tetapi juga pertumbuhan hati nurani. Melalui peristiwa di Jalan Kedungdoro ini, Surabaya menjadi cermin yang memantulkan prinsip bahwa penegakan hukum dan ketertiban dapat, dan harus, dijalankan dengan tetap memelihara rasa kemanusiaan yang mendalam.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan SMSI Trenggalek

    Pelantikan SMSI Trenggalek 2024–2027! Award untuk DPRD & Pesta Rakyat di Expo Ekonomi Lokal

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kabupaten Trenggalek baru saja menggelar acara yang memadukan semangat jurnalistik, apresiasi politik, dan geliat ekonomi kerakyatan. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Trenggalek secara resmi melantik kepengurusan barunya untuk masa bakti 2024–2027 dalam sebuah acara bertajuk “SMSI Award dan Expo Pasar Rakyat” di Alun-Alun Trenggalek, Sabtu (13/4/2025). Acara ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan […]

  • Jemaah Haji Surabaya Dirampok

    Waspada Modus Baru! Jemaah Haji Surabaya Dibegal Sopir Taksi di Makkah

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Peristiwa perampokan yang menimpa jemaah haji asal Surabaya, Moh. Usman, menjadi pelajaran berharga bagi semua calon jemaah tentang pentingnya meningkatkan kewaspadaan selama berada di Tanah Suci. Kejadian ini menegaskan bahwa meskipun Makkah merupakan kota suci, risiko kejahatan tetap ada dan harus diwaspadai. Moh. Usman, yang merupakan jemaah haji Embarkasi Surabaya, menjadi korban aksi […]

  • Direktorat Reserse Narkoba polda jatim

    2 TSK DPO Jaringan Internasional Fredy Pratama Diamankan Polda Jatim

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – DPO Internasional Jaringan Fredy Pratama (FP) dibekuk Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur, dan langsung menggelar Konfrensi pers yang langsung dipimpin Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto. Dalam pengungkapan tersebut, barang bukti yang disita sebanyak 84 kg sabu dan 2.100 butir extacy. Selain itu dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap […]

  • Terdawa Maria Helena

    Jalani Sidang Pidana Terdakwa Maria Helena Diduga Menipu Mama Mama TK 741 Juta

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mengadili terdakwa Maria Helena Wijayanti selasa 16 juli 2024 di ruang Kartika 1 dengan adanya dugaan penipuan dan penggelapan 741 juta yang dilakukan terdakwa. Maria Helena Wijayanti warga Kutisari Indah Barat Surabaya tahun 2021 silam ini menjalani sidang yang digelar secara telekonfrence dengan jaksa penuntut umum, Diah Ratri […]

  • Pencabutan kabel ilegal Surabaya

    Kabel ‘Nakal’ di Surabaya Disikat Habis! 34 Jaringan Ilegal Dicabut Paksa

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pemerintah Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga ketertiban dan keindahan ruang kota melalui operasi penertiban kabel utilitas ilegal. Pada Kamis (1/5/2025), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) melakukan operasi gabungan yang berhasil memotong 34 kabel milik provider internet di lima titik strategis. […]

  • Elfaza U13

    Quattrick Alfian Galang Abdi Negara! Elfaza U13 Kalahkan Dwikora FC 4-1 di Piala Soeratin

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tim sepak bola muda, Elfaza U13, sukses melangkah ke perempat final Piala Soeratin U13 setelah membungkam Dwikora FC U13 dengan skor telak 4-1 dalam pertandingan di Lapangan Mulyorejo, Surabaya, Kamis (14/11/2024). Kemenangan Elfaza U13 semakin istimewa berkat performa impresif pemain andalan mereka, Alfian Galang Abdi Negara, yang mencetak empat gol spektakuler dalam […]

expand_less