Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pendidikan » 7 Kali Surabaya Raih KLA Utama, Partisipasi Anak Jadi Kunci Suksesnya

7 Kali Surabaya Raih KLA Utama, Partisipasi Anak Jadi Kunci Suksesnya

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Kota Surabaya kembali mengukir prestasi membanggakan. Untuk ketujuh kalinya, kota ini menyabet penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Utama pada ajang Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak 2025 di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi, menyematkan penghargaan tersebut kepada Kepala Bappedalitbang Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, yang mewakili Wali Kota Eri Cahyadi.

Bagi Pemkot Surabaya, pencapaian ini bukan sekedar deretan trofi. Di baliknya, ada komitmen kuat Pemerintah Kota Surabaya dalam memenuhi hak anak sejak dini, dari lahir hingga remaja, melalui berbagai inovasi, yang melibatkan anak sebagai subjek aktif pembangunan.

Partisipasi Anak dalam Kebijakan Publik

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan KB (DP3APPKB) Kota Surabaya, Ida Widyati, mengungkapkan bahwa kunci sukses ini terletak pada integrasi prinsip hak anak dalam setiap kebijakan kota.

“Selama ini, Pemkot Surabaya selalu mengutamakan hak anak. Bahkan, usulan dari anak-anak langsung kami jadikan kegiatan,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025).

Anak-anak di Surabaya tak sekadar menjadi pendengar. Mereka terlibat langsung dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan memiliki ruang aspirasi melalui aplikasi “Si Talas”, tempat mereka menyampaikan saran, termasuk soal kebijakan jam malam.

Tekan Perkawinan Anak hingga Turun 61,63 Persen di 2024

Surabaya berhasil mencatat kemajuan signifikan dalam upaya perlindungan anak. Berdasarkan data DP3A-PPKB serta Pengadilan Agama, angka perkawinan anak di Kota Pahlawan turun drastis pada 2024.

Jika pada 2023 tercatat 198 kasus, maka sepanjang semester pertama 2024 hanya terjadi 68 kasus. Secara total, angka ini menurun 130 kasus dibanding tahun sebelumnya, dengan penurunan dispensasi kawin (diska) mencapai 61,63 persen.

Baca Juga  Ijazah Tertahan, Baznas Turun Tebus, Layanan SMK PGRI 2 Sidoarjo Disorot Buruk dan Tak Beretika

Keberhasilan ini tak lepas dari kebijakan strategis Pemkot Surabaya, seperti penerbitan Perwali Nomor 32 Tahun 2024 tentang Pencegahan Perkawinan pada Usia Anak, serta Perwali Nomor 61 dan 62 Tahun 2024 yang mengatur Kota Layak Anak dan perlindungan khusus bagi anak.

Langkah tersebut diperkuat melalui sosialisasi masif, pelatihan kader PKK, layanan Puspaga di 487 Balai RW, serta platform aduan SIAP-PPAK.

Hingga pertengahan 2025, DP3A-PPKB masih melanjutkan upaya pencegahan dan pendampingan kasus, meski data resmi terbaru untuk tahun ini belum dipublikasikan.

Pemerintah menargetkan tren penurunan ini terus berlanjut demi mewujudkan Surabaya sebagai kota ramah anak.

Layanan Gratis dan Dukungan Menyeluruh

Ida memaparkan, Surabaya memastikan hak anak sejak administrasi kependudukan, seperti akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA), hingga akses pendidikan dan kesehatan.

“Sekolahnya gratis, bahkan anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan seragam dan peralatan sekolah gratis. Hal-hal ini belum tentu ada di kota lain,” tuturnya.

Tahun ini, proses verifikasi KLA yang dilakukan secara virtual justru memacu Pemkot berinovasi dalam penyajian data, sambil terus memastikan penilaian lapangan menjadi prioritas.

Keberhasilan Surabaya tidak lepas dari kerja sama antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat.

Bappedalitbang memimpin gugus tugas, sementara Dinas Kesehatan menjalankan program imunisasi.

Kolaborasi ini juga melibatkan warga melalui program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), yang meningkatkan kualitas pengasuhan di rumah.

“Kolaborasi ini juga melibatkan masyarakat, salah satunya melalui SOTH. Program ini kami rancang agar orang tua lebih memahami pola asuh positif,” jelas Ida.

Lingkungan Ramah Anak

Pemkot Surabaya juga gencar menciptakan lingkungan sehat bagi tumbuh kembang anak. Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok diterapkan di berbagai area publik, disertai edukasi agar kebiasaan merokok tidak dilakukan di dalam rumah.

Baca Juga  Fakta Mengejutkan Madu Gak Pernah Kedaluwarsa

“Kami berharap anak-anak Surabaya dapat menjadi generasi yang hebat, terbebas dari kekerasan, dan tumbuh optimal dalam pengasuhan serta lingkungan yang baik,” pungkas Ida.

Prestasi KLA Utama ke-7 ini, bagi Surabaya bukanlah titik akhir. Kota Pahlawan ini bertekad meraih KLA kategori Paripurna di masa depan, menjadikan partisipasi anak sebagai pilar utama, sekaligus contoh bagi kota-kota lain di Indonesia, bahwa hak anak merupkan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • rekrutmen bersama BUMN

    Cara Mudah Daftar Rekrutmen BUMN 2025 untuk Lulusan Minimal SMA dan  S1 Peluang Karir di BUMN

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) 2025 adalah kesempatan emas bagi seluruh warga negara Indonesia yang ingin berkarir di perusahaan Badan Usaha Milik Negara. Baik Anda seorang lulusan SMA, D3, D4, S1, maupun S2, tahun ini membuka peluang besar untuk bergabung dengan BUMN dan mengembangkan karir di berbagai bidang. Program rekrutmen ini memberikan kesempatan kepada […]

  • gejala DVT

    Kenali Gejala dan Penanganan DVT yang Menyerang Pemain NBA Victor Wembanyama

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Deep Vein Thrombosis (DVT) atau pembekuan darah di dalam vena belakangan menjadi perbincangan hangat setelah menyerang pemain NBA, Victor Wembanyama. Cedera ini membuatnya harus absen dari musim pertandingan tahun ini. Lalu, apa sebenarnya DVT dan bagaimana penanganannya? Mari kita simak penjelasan dari ahli bedah vaskular, dr. Yuliardy Limengka dari Mayapada Hospital. Apa Itu […]

  • cara daftar NPSN online

    Cara Cek dan Daftar NPSN Secara Online, Solusi Mudah untuk SNPMB 2025!

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pernahkah Anda merasa kesulitan saat mencari informasi terkait pendaftaran SNPMB 2025? Apalagi, jika Anda adalah seorang siswa gap year yang belum mengaktifkan NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) dan bingung bagaimana cara melanjutkan proses pendaftaran. Jangan khawatir, NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) bisa jadi solusinya! Seiring dengan semakin dekatnya pelaksanaan SNPMB 2025, banyak […]

  • TPS Pelatihan literasi anak

    Pelatihan Literasi TPS Surabaya: Cetak Generasi Cerdas di Hari Anak Nasional 2025

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) merayakan Hari Anak Nasional 2025 dengan menyelenggarakan pelatihan literasi interaktif bertajuk “Kalau Aku Besar Nanti”. Kegiatan ini dirancang khusus untuk 20 siswa berprestasi dari Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, termasuk penerima beasiswa dan anak-anak mitra kerja TPS. Kolaborasi dengan Klub Literasi Anak ini bukan sekadar ajang belajar, melainkan investasi jangka […]

  • Film Heartbreak Motel

    Film “Heartbreak Motel”, Laura Basuki Terperangkap Toxic Relationship Reza Rahadian

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Heartbreak Motel adalah film drama Indonesia terbaru yang dibintangi oleh Laura Basuki, Reza Rahadian, dan Chicco Jerikho. Dari novel populer karya Ika Natassa dan Angga Dwimas Sasongko sebagai sutradara, pasti akan menjadi film yang membuat pembaca novel Ika Natassa serta penonton tidak sabar menunggu film ini rilis. Sinopsis Film Heartbreak Motel Film […]

  • Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945

    Sejarah Singkat Menuju Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Ketika dunia dilanda gejolak Per4ng Dunia II, semangat kemerdekaan di Indonesia terus berkobar. Di bawah penjajahan Jepang, rakyat Indonesia merasakan penderitaan yang mendalam. Namun, di balik penderitaan itu, benih-benih perlawanan dan keinginan untuk merdeka terus tumbuh subur. Jepang yang semakin terdesak oleh Sekutu mulai menunjukkan tanda-tanda kelemahan. Hal ini dimanfaatkan oleh para pemuda […]

expand_less