Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Daerah » Akhir Agustus, Bupati Swasta Ruwatan Akbar 80 Tahun RI di GOR Sidoarjo

Akhir Agustus, Bupati Swasta Ruwatan Akbar 80 Tahun RI di GOR Sidoarjo

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Di tengah riuh obrolan Grup WhatsApp Ruang Publik Sidoarjo (RPS), muncul gagasan besar dari Sujani, pria yang akrab dijuluki “Bupati Swasta”.

Ia mengusulkan ruwatan dan tirakatan akbar yang melibatkan seluruh desa di Kabupaten Sidoarjo, sebuah langkah yang memadukan nilai spiritual dan kebersamaan warga.

Rencananya, acara ini berlangsung akhir Agustus 2025 di area parkir timur Gelanggang Olahraga (GOR) Sidoarjo.

Perkiraan ribuan warga dari berbagai penjuru desa akan berkumpul, masing-masing membawa tumpeng kerucut nasi kuning berhias lauk, sebagai simbol persembahan bersama.

Tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Ini bukan hanya ritual. Ini gerakan batin dan sosial. Kita bersihkan Sidoarjo dari hal-hal negatif, kita jaga supaya tetap damai. Dan momen kemerdekaan ini menjadi pengingat bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa,” ujar Sujani, Selasa malam (12/8/2025).

Dari Grup WA RPS ke Gerakan Nyata

RPS awalnya hanyalah forum daring untuk membahas isu publik. Namun, lewat tangan Sujani, percakapan digital berubah menjadi gerakan sosial. “Kalau di dunia nyata kita jarang ketemu, di sini kita bisa bersatu,” katanya.

Gagasan ruwatan ini lahir dari keprihatinan akan maraknya kabar miring di Sidoarjo, mulai dari persoalan lingkungan hingga gesekan sosial-politik.

Sujani meyakini solusi bukan hanya di tangan pemerintah, tetapi juga masyarakat yang mau bergerak bersama.

Makna Ruwatan dan Tirakatan

Ruwatan merupakan prosesi spiritual untuk melepaskan sengkala atau pengaruh buruk yang menghalangi keberkahan hidup, biasanya dilakukan dengan doa, sesaji, dan simbol pembersihan diri.

Tirakatan menyusul sebagai laku prihatin untuk memohon keselamatan dan ketentraman.

“Ruwatan itu ibarat membersihkan cermin, tirakatan membuatnya tetap bening,” jelas Sujani. Filosofi ini menjadi alasan mengapa kedua ritual digelar berurutan.

Baca Juga  "Sekolah Kebangsaan" di Surabaya: Gerakan Visioner Surabaya Cetak Generasi Emas Hebat Lewat Sinergi Orang Tua dan Pemkot

Dukungan Lintas Kalangan

Tak hanya warga desa, acara ini akan dihadiri pelaku seni, budayawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, anggota DPRD, LSM, ormas, mahasiswa, organisasi media, hingga tokoh lintas agama dan keyakinan.

Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana dijadwalkan hadir, memberi dukungan penuh.

“Kegiatan ini mengajarkan kita bahwa menjaga harmoni adalah tugas bersama, bukan hanya pemerintah,” ujar Bupati Subandi.

Dari kalangan ulama, KH Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali) dan Abdussalam Mujib (Gus Salam) Rois Syuriah PCNU Sidoarjo akan memimpin doa bersama.

Doa mereka diharapkan menjadi pengikat batin seluruh peserta, memohon perlindungan dan keberkahan bagi Bumi Jenggolo.

Simbol Persatuan Sidoarjo

Tumpeng-tumpeng desa akan berjajar rapi. Bentuk mengerucutnya melambangkan hubungan manusia dengan Tuhan di puncak, serta hubungan antar manusia di bagian bawah. “Kalau fondasinya kuat, puncaknya tidak goyah,” ujar Sujani.

Bagi Sujani, ruwatan ini adalah wujud “kemerdekaan batin” warga Sidoarjo.

Setelah 80 tahun Indonesia merdeka secara politik, ia berharap masyarakat juga merdeka dari rasa curiga, iri, dan gesekan sosial. “Kemerdekaan sejati adalah saat hati kita damai,” tuturnya.

Doa untuk Masa Depan Sidoarjo

Sujani menyadari ruwatan dan tirakatan bukan jaminan semua masalah selesai. Namun ia percaya pada kekuatan doa kolektif.

“Kalau batin kita bersih, niat kita lurus, insya Allah Sidoarjo aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.

Menutup pembicaraan, ia berharap acara ini menjadi tradisi tahunan.

“Kita rawat tradisi, kita rawat persaudaraan, dan kita rawat kemerdekaan yang sudah diperjuangkan dengan darah dan air mata para pahlawan,” ucapnya.

Akhir Agustus nanti, Sidoarjo akan menjadi saksi: tumpeng-tumpeng desa, lantunan doa lintas agama, dan kebersamaan ribuan orang dalam satu niat, yakni meruwat Bumi Jenggolo agar teduh, rukun, dan merdeka di tengah zaman yang kian gaduh.

Baca Juga  Sosialisasi Digitalisasi Keuangan di Sidoarjo & Blokir Rekening PPATK
  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jogja kekinian

    Jogja Tempo Dulu, Kekinian Banget! Yuk Kenalan dengan Budaya Tradisional yang Hits

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Ruang.co.id – Jogja, kota pelajar yang punya sejuta pesona. Selain kulinernya yang endes dan tempat wisatanya yang instagramable, Jogja juga punya harta karun budaya yang nggak boleh kamu lewatkan. Perpaduan antara tradisi Jawa yang kental dengan sentuhan modern, membuat budaya Jogja jadi punya daya tarik tersendiri, terutama bagi kamu yang punya jiwa muda. Batik, […]

  • Penyertaan modal BUMD Jatim

    Angin Segar Bagi BUMD Jatim Suntikan Modal Rp500 Miliar Tingkatkan PAD

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pembahasan Rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang penyertaan modal untuk badan usaha milik daerah (BUMD) Jatim yang mulai dibahas DPRD Jatim dalam rapat paripurna Kamis, (22/5). membuat BUMD merasa bakal mendapatkan angin segar. Pasalnya, selama ini BUMD- BUMD tersebut dituntut untuk bisa meningkatkan PAD. Sehingga dengan adanya penyertaan modal akan sangat membantu perusahaan plat […]

  • Emak-emak Arimbi Merah Putih

    Pelantikan Presiden 2024: Emak-emak Arimbi Merah Putih Rayakan dengan Nobar dan Tumpeng

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Puluhan ibu yang tergabung dalam organisasi Emak-emak Arimbi Merah Putih dan Gardu Prabowo Sidoarjo menggelar acara syukuran dengan potong tumpeng dan nonton bareng (nobar) dalam rangka menyambut pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, di Gedung MPR RI, Senayan, Jakarta, pada Minggu (20/10). Acara potong tumpeng […]

  • Munaslub APSI 2025

    APSI Gelar Munaslub 2025 Perkuat Barisan Advokat Syariah

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) 2025. Agenda nasional yang digelar di Kota Surabaya ini mengusung semangat persatuan dengan tema “APSI Bersatu untuk Indonesia Berakhlak, Profesional, dan Berintegritas.” Munaslub ini menjadi wadah krusial untuk mengisi kekosongan kepengurusan sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi advokat syariah di […]

  • minim lahan SMA negeri Krembangan

    Rasiyo Blak-blakan Soal Minimnya Lahan untuk SMA Negeri di Krembangan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Keterbatasan Lahan di tengah kota Surabaya membuat pemerintah provinsi kesulitan untuk mendirikan sekolah SMA Negeri baru di kota Surabaya. Hal ini dijelaskan anggota DPRD Jatim Dr Rasiyo Msi di hadapan masyarakat Jl Sulung Utara saat melakukan reses masa persidangan tiga tahun 2006, senin, (27/7). Menurut politikus partai Demokrat itu, untuk pengadaan lahan buat […]

  • kabar gembira Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya

    Kabar Gembira, Pemkot Surabaya Gratiskan PBB untuk Rumah Ber-NJOP di Bawah Rp100 Juta

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya memberikan kabar gembira, insentif fiskal daerah berupa pembebasan, pengurangan, dan penerapan prinsip keadilan dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya No 7 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah dan berlaku mulai 1 Januari 2024. Kepala Badan Pendapatan Daerah […]

expand_less