Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Ekbis » IHSG Anjlok Pasca Reshuffle, Investor Tunggu Kejelasan Kebijakan

IHSG Anjlok Pasca Reshuffle, Investor Tunggu Kejelasan Kebijakan

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Pasar modal Indonesia mengalami guncangan yang cukup signifikan pada perdagangan Senin lalu. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG tercatat mengalami penurunan yang dalam, terkoreksi tajam sebesar 100,49 poin. Penurunan IHSG ini setara dengan 1,28 persen dan membawa indeks ke level 7.766. Performa IHSG yang melemah ini terjadi tepat setelah Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan perubahan susunan kabinet atau reshuffle kabinet untuk pertama kalinya. Reaksi pasar terhadap peristiwa politik ini terlihat sangat jelas dan langsung tercermin dalam pergerakan indeks. Selasa, (09/9/2025).

Merespons kondisi ini, Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, menyatakan bahwa respons negatif dari pasar modal Indonesia ini masih tergolong wajar dan dapat dipahami. Menurut analisisnya, para pelaku pasar dan investor sedang melakukan strategi wait and see atau menunggu dan melihat. Mereka menahan diri untuk melakukan aksi jual beli yang signifikan sambil mencermati arah kebijakan ekonomi seperti apa yang akan diambil oleh para menteri baru, khususnya yang menangani portofolio ekonomi dan keuangan. Langkah investor ini merupakan bentuk antisipasi terhadap ketidakpastian yang menyertai setiap perubahan kebijakan.

Adik Dwi Putranto menjelaskan lebih lanjut bahwa tujuan dari perombakan kabinet ini pada dasarnya adalah untuk meningkatkan efisiensi dan memperkokoh kinerja pemerintahan. Tujuannya terutama adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih kuat. “Tujuan reshuffle kabinet jelas untuk meningkatkan efisiensi dan memperkokoh kinerja pemerintahan, terutama dalam mendorong perekonomian nasional. Jadi reaksi pasar yang turun sementara ini hal biasa,” ujarnya di Surabaya. Oleh karena itu, penurunan yang terjadi dinilainya hanya bersifat sementara dan merupakan bagian dari siklus pasar yang normal.

Baca Juga  Kadin Jatim Pacu Kepercayaan Investor untuk Kebangkitan Ekonomi

Fokus perhatian utama para investor asing dan domestik saat ini tertuju pada posisi Menteri Keuangan yang kini tidak lagi dijabat oleh Sri Mulyani Indrawati. Figur Sri Mulyani selama ini dikenal sangat disiplin dan telah membangun kredibilitas kebijakan fiskal yang kuat. Gaya kebijakannya yang ketat dan penuh kehati-hatian telah memberikan rasa aman bagi iklim investasi di Indonesia. “Begitu terjadi pergantian, wajar kalau pasar bereaksi negatif dulu. Investor masih menunggu arah kebijakan dari Menteri Keuangan yang baru. Intinya, kepercayaan pasar harus segera dibangun kembali,” tambah Adik. Pergantian ini memicu ketidakpastian jangka pendek dalam strategi investasi banyak pihak.

Adik memaparkan bahwa tantangan terberat untuk menteri baru tersebut adalah menjaga stabilitas fiskal. Kebijakan fiskal yang baru harus mampu menjaga defisit anggaran agar tetap terkendali dalam batas aman, yaitu di level 2 hingga 3 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu, pemerintah juga dituntut untuk mampu mendorong laju pertumbuhan ekonomi hingga menyentuh angka yang ambisius, yaitu 6 hingga 6,5 persen pada tahun 2026. Pencapaian target ekonomi ini memerlukan konsistensi dan kredibilitas yang tinggi.

Target pertumbuhan ekonomi yang tinggi hanya akan dapat terwujud jika kebijakan fiskal yang diterapkan tetap kredibel, disiplin, dan benar-benar berpihak pada upaya pemulihan ekonomi. Kepercayaan investor merupakan faktor kunci yang harus segera dipulihkan. “Kepercayaan investor harus dijaga. Kalau kepercayaan sudah pulih, dana asing akan masuk kembali ke Indonesia,” katanya. Pemulihan kepercayaan pasar ini akan menjadi penentu utama arus modal masuk ke dalam negeri.

Baca Juga  AS Tunda Kenaikan Tarif Impor 32%, Kadin Jatim Ungkap Strategi 90 Hari Krusial untuk Diplomasi Dagang Indonesia

Menariknya, di balik pelemahan IHSG secara keseluruhan, terdapat sektor tertentu yang justru menunjukkan performa positif dan mengalami penguatan. Sektor Industri Hasil Tembakau (IHT) tercatat mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pelaku industri IHT memandang pergantian Menteri Keuangan sebagai sebuah peluang baru bagi terbitnya kebijakan yang lebih ramah dan mendukung.

Selama ini, pelaku industri rokok merasa bahwa kebijakan yang diterapkan oleh Sri Mulyani kurang memberikan dukungan dan dianggap kurang berpihak kepada mereka. Dengan hadirnya menteri baru, muncul sebuah harapan segar bahwa kebijakan terkait tarif cukai tidak akan dinaikkan secara agresif seperti sebelumnya. “Selama ini pelaku IHT merasa kebijakan Bu Sri kurang berpihak kepada mereka. Dengan adanya menteri baru, ada harapan agar cukai tidak terus dinaikkan, sehingga industri bisa lebih berkembang,” jelas Adik. Harapan ini yang mendorong minat beli pada saham emiten rokok.

Tidak hanya fokus pada Kementerian Keuangan, Adik juga menyoroti secara positif penunjukan Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi dan UKM yang baru. Ferry resmi menggantikan posisi yang sebelumnya dipegang oleh Budi Arie Setiadi. Adik menilai Ferry Juliantono memiliki kapasitas, kapabilitas, dan komitmen yang sangat kuat untuk memajukan gerakan koperasi secara nasional.

Baca Juga  Literasi Ekonomi Syariah Indonesia Masih Tertinggal Padahal Potensinya Luar Biasa

Ferry dinilai bukanlah figur baru di dunia koperasi karena telah lama aktif dan berkecimpung di dalamnya. Pengalaman dan dedikasinya yang mumpuni menjadi dasar lahirnya optimisme bahwa sektor koperasi dan UKM akan mengalami kemajuan yang signifikan di bawah kepemimpinannya. “Pak Ferri memang sejak lama aktif di dunia koperasi. Beliau punya pengalaman dan dedikasi. Jadi kami optimistis sektor koperasi bisa makin maju di bawah kepemimpinannya,” ujar Adik. Keyakinannya adalah pasar akan kembali berbalik positif begitu konsistensi dan komitmen kebijakan pemerintah terbukti secara nyata.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Poster Film Sumala

    Film Sumala, Kisah Nyata Pembalasan Anak Kembar di Semarang Tahun 1948

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Industri film horor Indonesia sedang mengalami kebangkitan pesat. Film horor produksi dalam negeri sedang mengalami masa keemasan. Film Sumala juga akan hadir menambah angin segar di dunia perfilman horor Indonesia. Diangkat dari kisah nyata di kabupaten Semarang tahun 1948 melalui thread Bang Betz Illustration yang viral. Rizal Mantovani sebagai sutradara bersama Rocky […]

  • Candi Dermo Sidoarjo

    Candi Dermo Menyala, Menguak Benang Merah Pusat Kerajaan Majapahit Ada di Sidoarjo yang Tak Padam

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Di tengah sawah sunyi Dusun Dermo/ Dusun Santren, Desa Candinegoro, Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, bata merah tua peninggalan “Candi Dermo” masih tegar. Bangunan kuno itu bukan hanya sisa sejarah, ia adalah denyut nadi masa lalu yang menolak padam. Candi Dermo, diperkirakan dibangun pada akhir masa Kerajaan Majapahit, sekitar abad ke-13 hingga […]

  • Program Lontog Kupang

    Melalui “Lontong Kupang” Pemkot Surabaya Isbatkan Semua Pasangan Nikah Siri di 2025

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pemerintah Kota Surabaya menyalakan harapan baru bagi ribuan pasangan nikah siri. Melalui program unggulan “Lontong Kupang” (Layanan Online dan Terpadu Melalui One Gate System), Pemkot menargetkan seluruh pasangan nikah siri di kota ini akan diisbatkan secara resmi pada 2025, dengan harapan mewujudkan Surabaya Bebas Nikah Siri di tahun 2026. Langkah ini tidak sekadar […]

  • Eva Disekap

    Eva Yusnita, Korban PHK Sepihak: Mengaku Disekap, Dikriminalisasi dan Diperas Usai Dipecat

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Nasib pilu menimpa Eva Yusnita, warga Kec. Tulangan, mantan pegawai bagian pembelian dan Kepala produksi di PT Semoga Berkah Sukses, perusahaan home living di Tulangan, Sidoarjo. Tak hanya kehilangan pekerjaan, Eva mengaku menjadi korban kriminalisasi, intimidasi, hingga penyekapan oleh pihak perusahaan. Ironisnya, semua itu bermula dari transaksi pembelian karung sak jumbo yang […]

  • Lia Istifhama DPD RI tentang ekonomi kreatif

    Lia Istifhama DPD RI Beberkan Strategi Gen Z Kuasai Ekonomi Kreatif di Era Digital

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI, Lia Istifhama, menjadi sorotan dalam seminar bertajuk “Mendorong Produktivitas Gen Z melalui Profesi Konten Kreator” di Surabaya. Dengan penuh semangat, ia memaparkan visi besarnya tentang bagaimana Generasi Z bisa menjadi penggerak utama ekonomi kreatif di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. “Ini adalah era di mana kreativitas bisa menjadi […]

  • THR nakes Jatim tertunda

    Tata Kelola Tersendat, THR Nakes Jatim Tak Kunjung Dilunasi

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Tidak segera dibayarnya THR (Tunjangan Hari Raya) bagi nakes (tenaga kesehatan) yang bekerja di rumah sakit milik pemprov Jatim menjadi sorotan anggota komisi E DPRD Jatim Suli Da’im. Dijumpai di ruang kerjanya, senin, (16/3) politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatajan ada 5 rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang sudah berstatus […]

expand_less