Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Vonis 1 Tahun 2 Bulan untuk Eks Kadis Peternakan Lamongan

Vonis 1 Tahun 2 Bulan untuk Eks Kadis Peternakan Lamongan

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya akhirnya menjatuhkan vonis korupsi terhadap Drs. Moch. Wahyudi, mantan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan. Dalam sidang yang digelar Senin (29/9/2025), majelis hakim memutuskan vonis lebih ringan bagi terdakwa kasus korupsi RPHU Lamongan dibandingkan tuntutan jaksa.

Majelis hakim yang dipimpin Ni Putu Sri Indayani, SH menyatakan Wahyudi tidak terbukti dalam dakwaan primair. Namun dalam pertimbangan hukum yang berbeda, majelis menyatakan mantan Pejabat Pembuat Komitmen ini terbukti secara subsidair melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dalam proyek Rumah Potong Hewan Unggas tahun anggaran 2022.

Amar putusan yang dibacakan hakim menetapkan hukuman pidana penjara selama 1 tahun 2 bulan disertai denda Rp 50 juta. Ketentuan tambahan menyatakan bahwa jika denda tidak dilunasi, akan diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan. Masa penahanan yang telah dijalani terdakwa akan dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

Putusan ini menunjukkan perbedaan signifikan dengan tuntutan sebelumnya dari JPU KPK. Awalnya, jaksa menuntut hukuman 2 tahun penjara disertai denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan. Kuasa hukum Wahyudi, Muhammad Ridlwan, SH mengkonfirmasi perbedaan ini dengan menyatakan: “Putusan ini memang lebih rendah dari tuntutan.”

Baca Juga  Tuntutan JPU Dipaksakan untuk Moch Wahyudi di Kasus RPHU

Kuasa hukum dari Kantor Hukum Muhammad Ridlwan & Rekan tersebut menyatakan kekecewaan mendalam meski mengakui vonis lebih ringan. Ridlwan menegaskan bahwa kliennya hanya menjalankan tugas administratif dan tidak ditemukan niat jahat dalam pelaksanaan proyek tersebut.

“Karena apa yang dijalankan oleh kliennya semata-mata jalankan tugas administratif dan niat jahat tidak terbukti dan sepeserpun pak Wahyudi tidak menerima aliran dan/atau menikmati, tapi majelis hakim punya perspektif lain,” jelas kuasa hukum tersebut. Pihaknya masih mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya apakah akan mengajukan banding atau tidak.

Usai sidang, Wahyudi memberikan tanggapan singkat namun penuh makna kepada wartawan. Dengan kalimat yang reflektif, ia menyatakan: “Siapa saya mas? Wong saya orang biasa. Nabi Yusuf saja pernah dipenjara 12 tahun atas dasar fitnah, apalagi saya. Tapi ikhtiar kebenaran tetap perlu diperjuangkan.”

Pernyataan ini mengungkapkan sisi emosional dari mantan Kadis Peternakan Lamongan yang merasa tidak bersalah dalam kasus yang menjeratnya. Responsnya menunjukkan penerimaan terhadap putusan namun dengan keyakinan untuk terus berjuang membuktikan kebenaran melalui upaya hukum yang masih terbuka.

Baca Juga  Sidang Korupsi RPHU Lamongan Ungkap Fakta Baru: Wahyudi Tak Disebut dan Kerugian Telah Dikembalikan

Proses hukum yang dihadapi Wahyudi ternyata belum berakhir. Kuasa hukumnya mengungkapkan bahwa kliennya masih harus menghadapi proses hukum lain yang sedang berjalan. Terdakwa dijadwalkan memenuhi panggilan penyidik KPK pada 3-4 Oktober 2025 sebagai saksi dalam perkara pembangunan Gedung Pemda Lamongan.

Kedatangannya ke KPK ini terkait empat tersangka yang kini ditangani lembaga antirasuah tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kasus korupsi di Lamongan masih terus bergulir dengan melibatkan berbagai proyek pembangunan milik pemkab setempat.

Dalam putusannya, majelis hakim juga menetapkan barang bukti berupa dokumen proyek, perjanjian kerja, laporan kegiatan, dokumen pencairan dana, serta sejumlah uang tunai dari berbagai pihak terkait proyek RPHU Lamongan untuk dirampas dan sebagian disetorkan ke kas negara. Hakim juga membebankan biaya perkara sebesar Rp 7.500 kepada terdakwa.

Kasus ini bermula dari proyek pembangunan RPHU Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2022 yang bernilai miliaran rupiah. Proyek tersebut diduga menimbulkan kerugian keuangan negara akibat penyalahgunaan kewenangan dalam pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan. Dengan putusan ini, Wahyudi menjadi pejabat yang dijatuhi hukuman dalam perkara RPHU Lamongan, bersama terdakwa lain Davis Maherul Abbasiya dan Sandy yang juga telah divonis.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Sapi Kurban Surya Sembada

    Perumda Air Minum Surya Sembada Sembelih 14 Sapi Kurban, Investasi Sosial untuk Surabaya

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Ruang Teja
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Perumda Air Minum Surya Sembada mengukuhkan komitmen sosialnya melalui penyaluran hewan kurban bertepatan Idul Adha 1446 H. Sebanyak 14 ekor sapi didistribusikan sebagai wujud nyata pelayanan BUMD Surabaya kepada masyarakat. Direktur Utama Arief Wisnu Cahyono menegaskan kegiatan ini menjadi sarana mempererat jaringan sosial perusahaan sekaligus implementasi tanggung jawab sosial. Minggu, (9/6/2025). Mekanisme penyaluran […]

  • Sinergi kader NasDem

    HUT ke-14, Kader NasDem Surabaya Perekat Sinergi Lewat Futsal

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gelaran turnamen futsal yang diselenggarakan DPD Partai NasDem Kota Surabaya untuk memperingati HUT Partai NasDem yang ke-14 telah berhasil menciptakan sebuah atmosfer kebersamaan yang sangat kuat. Lebih dari sekadar sebuah kompetisi olahraga biasa, acara yang berlangsung selama dua hari di Lapangan Futsal SIER dan Brawijaya ini menjadi bukti nyata upaya mempererat sinergi di […]

  • Terakam CCTV, Pulang Salat Jumat Pria Ini malah Gondol Motor Jemaah

    Terekam CCTV, Pulang Salat Jumat Pria Ini Malah Gondol Motor Jemaah

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Aksi pencurian motor yang terekam CCTV terjadi di Masjid Al-Haq Rungkut Permai dan Rungkut Mapan Barat, Surabaya, pada Jumat siang (13/9/2024). Tergolong nekat, pelaku melancarkan aksinya usai salat berjemaah dan berhasil menggondol satu unit motor Honda Beat CW FI warna merah putih dengan nomor polisi S 4972 BBL. Kejadian tersebut berlangsung saat […]

  • Lagu-lagu HIts Air Supply

    Siap Melayang Bersama Air Supply? Kenali Lagu – Lagu Hitsnya Dulu!

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Malam romantis bersama Air Supply sudah di depan mata! Agar pengalamanmu semakin tak terlupakan, ada baiknya kamu lebih mengenal lagi lagu-lagu hits mereka. Air Supply, duo asal Australia yang terbentuk pada tahun 1975, telah meninggalkan jejak tak terhapuskan dalam industri musik dunia. Dengan suara khas Russell Hitchcock yang lembut dan harmoni gitar […]

  • DIY (do it yourself)

    Apa Itu DIY (Do It Yourself)? Tren Kreatif yang Nggak Pernah Ketinggalan Zaman

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Di tengah era serba instan, ada sebuah tren unik yang justru menonjolkan kreativitas dan usaha mandiri, yaitu DIY atau Do It Yourself. Kalau kamu sering mendengar istilah ini tapi masih belum paham sepenuhnya. Artikel ini bakal mengupas tuntas tentang apa itu DIY, kenapa banyak orang suka, dan gimana cara memulai kegiatan DIY […]

  • Cara menghitung berat badan ideal untuk pria dan wanita

    Jangan Terjebak Angka! Ini Cara Menghitung Berat Badan Ideal untuk Pria dan Wanita

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Media sosial, selebriti, dan standar kecantikan yang semakin tinggi telah membentuk persepsi masyarakat tentang tubuh ideal. Keinginan untuk memiliki tubuh yang sehat dan menarik adalah dambaan setiap orang. Mengetahui berat badan ideal sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Berat badan yang ideal dapat membantu mencegah berbagai penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, dan […]

expand_less