Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Tuntutan JPU Dipaksakan untuk Moch Wahyudi di Kasus RPHU

Tuntutan JPU Dipaksakan untuk Moch Wahyudi di Kasus RPHU

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas atau RPHU Kabupaten Lamongan kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Persidangan dengan nomor perkara 72/Pid.Sus-TPK/2025/PN Sby pada Senin (1/9/2025) ini agendanya adalah pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum atau JPU terhadap terdakwa Moch. Wahyudi.

Dalam persidangan tersebut, JPU menuntut Moch. Wahyudi dengan hukuman 2 tahun penjara serta denda sebesar Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan. Tuntutan pidana penjara ini diajukan dengan menggunakan dakwaan subsider yakni Pasal 3 UU Tipikor Jo. Pasal 55 ayat 1 KUHP. Dakwaan primer dengan Pasal 2 UU Tipikor Jo. Pasal 55 ayat 1 KUHP dinyatakan tidak terbukti berdasarkan hasil persidangan. JPU menilai bahwa terdakwa Moch. Wahyudi yang menjabat sebagai Pengguna Anggaran (PA) sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dianggap telah melakukan penyalahgunaan wewenang secara bersama-sama dengan dua terdakwa lainnya dalam kasus ini, yaitu Sandi dan Davis.

Muhammad Ridlwan, SH, selaku penasihat hukum terdakwa secara tegas menyatakan bahwa tuntutan JPU terlalu dipaksakan. Kuasa hukum yang membela Moch. Wahyudi ini menyatakan kesiapan kliennya menerima segala vonis namun tetap mengedepankan fakta persidangan. “Fakta jelas menunjukkan bahwa peran Pak Wahyudi hanyalah administratif dan telah melalui verifikasi tim teknis. Tidak ada niat jahat di situ,” tegas Ridlwan usai persidangan.

Baca Juga  Kekecewaan Kuasa Hukum Menyusul Ditundanya Sidang Tuntutan Kasus Korupsi RPHU Lamongan

Ridlwan juga menjelaskan bahwa kedua unsur penting dalam hukum pidana yakni actus reus (tindakan nyata) dan mens rea (niat jahat) tidak berhasil dibuktikan sama sekali oleh JPU selama proses persidangan berlangsung. Ia pun mempertanyakan logika hukum dari tuntutan tersebut. “Kalaupun JPU tetap menuntut, itu artinya terlalu dipaksakan dan dicari-cari kesalahan. Bahkan, Pak Wahyudi tidak pernah mengenal Sandi maupun Davis, bagaimana bisa dianggap bersama-sama melakukan tindak pidana,” lanjutnya. Pernyataan ini semakin menguatkan bahwa tuntutan terasa dipaksakan untuk menjerat kliennya.

Muhammad Ridlwan lebih lanjut menyoroti adanya ironi dan ketimpangan yang sangat mendasar dalam tuntutan yang diajukan JPU. Moch. Wahyudi yang perannya hanya bersifat administratif dan tanpa dibuktikannya niat jahat justru mendapat tuntutan hukuman yang lebih berat. Sementara itu, dua terdakwa lainnya yaitu Sandi dan Davis yang dalam fakta persidangan terbukti memiliki actus reus dan mens rea justru dituntut lebih ringan.

“Dan yang lebih lucu lagi menurut Penasehat hukum Muhammad Ridlwan dalam Tuntutan Terhadap Kliennya Moch Wahyudi lebih tinggi padahal menjalankan tugas administratif PPK juga Actus Reus maupun mens rea tidak terbukti, sementara kedua Terdakwa lainnya yaitu Sandi 1 Tahun 6 bulan dan Denda 100 Juta , Terdakwa Davis 1 tahun 9 bulan. Padahal kedua terdakwa ini dalam fakta persidangan terbukti baik aktus Reus maupun mens rea (niat jahatnya) dalam fakta sidang terbukti dengan nyata. contoh saja dalam perbuatannya Terdakwa Davis melalui Orangnya bernama Joko telah melakukan pemalsuan tandatangan, dokumen dll.” ujarnya. Hal ini menunjukkan ketidakkonsistenan tuntutan dan semakin menguatkan kesan bahwa tuntutan terhadap kliennya dicari-cari.

Baca Juga  Strategi Kooperatif Terdakwa Korupsi RPHU Lamongan

Dengan segala ketimpangan dan keanehan dalam tuntutan tersebut, pihak terdakwa akan menyusun pembelaan atau yang dikenal dengan istilah pledoi. Rencananya, pembelaan ini akan disampaikan secara lengkap pada sidang berikutnya yang telah dijadwalkan pada 15 September 2025. Pledoi ini akan menjabarkan semua fakta persidangan yang justru tidak mendukung tuntutan JPU.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum yang menangani perkara ini, Widodo Hadi Pratama, SH, belum dapat dimintai konfirmasi dan tanggapannya hingga berita ini diturunkan. Di sisi lain, ekspresi dari Ketua Majelis Hakim, Ni Putu Sri Indayani, SH, menjadi sorotan. Pada saat tuntutan dibacakan, sang hakim sempat menunjukkan raut wajah yang kurang biasa dan terlihat tersenyum tipis. Ekspresi ini seolah menyiratkan bahwa ada hal yang ganjil atau tidak biasa dalam tuntutan yang diajukan JPU dalam perkara korupsi RPHU Lamongan ini. Hal ini memberikan gambaran bahwa proses peradilan masih akan berlanjut dengan dinamika yang cukup menarik untuk diikuti.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ahli Waris Tambak

    Dugaan Penyerobotan Tambak Dipatok TKD, Ahli Waris Murka Tuntut Oknum Mafia Aparat Desa Kalitengah Tanggulangin

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang co id – Ahli waris H. Shokeh almarhum, bernama H. Aqif Mustakim warga Desa Putat, akhirnya mengobarkan semangat bela hak terhadap dugaan kuat aksi penyerobotan tanah tambaknya, dengan cara pematokan menjadi tambak TKD (Tanah Kas Desa) sepihak, di lahan Tambak Bangoan, di Desa Banjarpanji, Kec. Tanggulangin, Sidoarjo, Senin (22/12/2025). Aksi pembelaan hak H. […]

  • KUR fiktif Bank Pelat Merah

    Oknum Kepala Cabang Bank Pelat Merah Jember Sulap Bansos Jadi Modus KUR Fiktif, Negara Rugi Rp12,5 Miliar

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan tiga tersangka dalam kasus penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro fiktif di Pengembangan kasus KUR Pengembangan kasus KUR Bank Pelat Merah Kantor Cabang Jember yang merugikan keuangan negara hingga Rp12,59 miliar. Dua di antaranya, yakni AM selaku collection agent CV Jawara Tani dan IIS selaku collection agent […]

  • Lagu Sidoarjo Bersih

    Wabup Mimik Idayana Kampanyekan CFD “Sidoarjo Bersih” Sumbangsih Lagu dari IKA Unair

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana, kini punya nyanyian lagu baru, untuk kampanyekan Sidoarjo budaya bersih. Salah satunya pada saluran penguatan ekonomi rakyat, melalui kegiatan reguler tiap Minggu pagi acara Car Free Day (CFD) di kawasan Alun – Alun. Lagu bertajuk “Sidoarjo Bersih”, karya cipta drg. Winaryo, Sp., alumnus Unair, didendangkan bersama […]

  • race sirkuit gelora bung tomo

    424 pembalap Turun di LFN HP969 Road Race Championship 2024 sirkuit Gelora Bung Tomo

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kota Surabaya dipilih sebagai tuan rumah gelaran ajang balap bergensi, LFN HP969 Road Race Championship 2024. Sebanyak 424 pembalap dari seluruh Indonesia menunjukan kemampuannya di sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT). Ajang balap motor untuk kelas underbone (motor bebek) digelar selama dua hari, yakni dimulai pada hari Minggu, (23/06/2024) hingga Senin, (24/06/2024). Pembukaan ajang […]

  • MACRO 2025 kreativitas pelajar

    Bukan Sekadar Pentas Biasa! MACRO 2025 Buktikan Kreativitas Siswa MAN Surabaya Luar Biasa

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gemuruh tepuk tangan memenuhi halaman MAN Kota Surabaya ketika panggung MACRO 2025 resmi dibuka. Acara tahunan bertajuk Manesa Creative Operations ini kembali membuktikan diri sebagai wadah terbaik untuk menyalurkan kreativitas siswa. Dengan mengusung tema “Beautiful Experience Shining in Neon Brilliance”, pentas seni berhasil mencuri perhatian tidak hanya dari kalangan pelajar tapi juga masyarakat […]

  • Khulaim Junaidi PAN Sifoarjo

    Resmi Kantongi SK DPP, Khulaim Junaidi Tancap Gas Siapkan Strategi Kembalikan Kejayaan PAN Sidoarjo

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Surat Keputusan (SK) baru dari DPP PAN beberapa hari kemarin, resmi sudah turun menunjuk Khulam Junaidi menahkodai PAN Sidoarjo 5 tahun ke depan. Penunjukan untuknya oleh Partai Amanat Nasional (PAN) melalui Dewan Pimpinan Pusat (DPP), menjadi titik awal konsolidasi baru, setelah dinamika internal yang sempat mengalami kebuntuan (deadlock). Kepada Ruang.co.id, Khulaim kini […]

expand_less