Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » Ketua DPRD Jatim Temukan Pembangunan SMA/SMK di Surabaya belum Merata

Ketua DPRD Jatim Temukan Pembangunan SMA/SMK di Surabaya belum Merata

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Ketua DPRD Jawa Timur, M. Musyafak Rouf, menemukan kurang meratanya pembangunan sekolah SMK dan SMA di Surabaya. Hal ini diketahui Misyafak saat melakukan kegiatan serap aspirasi reses di Surabaya, senin (9/2) malam.

Falam acara tersebut beberapa tokoh masyarakat di wilayah kecamatan Dukuh Pakis mengeluhkan tidak adanya sekolah SMA maupun SMK Negeri di wilayahnya. Padahal di sekitar wilayah mereka banyak sekali pembangunan gedung bertingkat, hotel, restoran dan pusat-pusat bisnis lainnya.

Menurut mereka, anak- anaknya terpaksa bersekolah di tempat yang jauh sehingga biaya transportasi dan lainnya menjadi lebih besar. Selain masalah pendorian bangunan sekolahan. Warga juga mengeluhkan sulitnya mendapat Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang berfungsi untuk mengurangi beban biaya pendidikan keluarganya.

Menanggapi perrsoalan tersebut, Musyafak mengatakan bahwa, Surabaya sepertinya diabak tirikan oleh pemerintah pusat untuk masalah pendidikan ini. Karena, Surabaya dianggap sebagai kota metropolitan, kota bisnis dan penduduknya dianggap sudah kaya semua. Padahal kalau ditelusiri lebih dalam lagi hingga ke kampung-kampung maupun gang-gang kecil, masih banyak warganga yang miskin.

Politikus PKB ini mencontohkan, seperti kawasan Dukuh Pakis yang dikelilingi bangunan bertingkat, fanbdari jalan besar tamoak banyak pusat bisnis. Namun saat masuk di belakang gedung-gedung tersebut, sungguh ironi. Madih banyak rumah sederhana dan kelas bawah. Bahkan di kawasan tersebut tidak ada keberadaan SMA/SMK negeri.

“Sementara kan dia seakan-akan hidup di tengah kota tetapi tidak ada SMA-nya. Akhirnya kalau dia itu sekolah, itu harus menempuh jarak yang jauh sekali. Apalagi jalan raya yang ramai seperti itu, tentu butuh alat transportasi yang memadai jika tidak ingin datang terlambat di sekolah maupun kendala lainnya di Sekolah, ” ujar Musyafak.

Baca Juga  Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Dorong Integrasi dan Kerja Sama dengan Bupati Bangkalan untuk Kesejahteraan Regional

Menurutnya, keterbatasan lahan menjadi kendala utama dalam penambahan unit sekolah baru di Surabaya. Ia menyebut, tidak sedikit pengembang perumahan yang enggan menyerahkan fasilitas umum (fasum) untuk kepentingan pendidikan. Karena menganggap keberadaan sekolah mengganggu altivitas bisnis mereka

“Rata-rata pengembang itu menyerahkan Fasum yang 40 persen dari layout… itu jarang dia mau ditempati sekolah, kuburan atau makam,” terangnya.

Legislator tang terpilih dari Dapil Surabaya ini menambahkan, pengembang cenderung memberikan lahan fasum yang menguntungkan mereka secara komersial, namun keberatan jika lahan tersebut digunakan untuk sekolah karena dianggap mengganggu akses.

“Akhirnya di tempat itu, tidak direncanakan untuk dibangun SMA atau SMK. Padahal di dalam Dukuh Pakis yang banyak gedung pencakar langit itu banyak masyarakat yang sangat-sangat membutuhkan sekolah,” imbuhnya.

Selain persoalan lahan, Musyafak juga memaparkan tantangan fiskal yang dihadapi Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada tahun 2026. Ia menyebut adanya penyesuaian dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang berdampak signifikan.

“Sementara sekarang pendapatan dari provinsi ini juga dipangkas banyak. Pusat saja memangkas Rp 2,8 triliun,” jelasnya.

Ia menambahkan, perubahan skema bagi hasil pajak kendaraan bermotor juga mengurangi porsi pendapatan provinsi.

“Dulu kita 60 persen, kabupaten/kota 40 persen. Sekarang dibalik, provinsi 40 persen dan kabupaten/kota 60 persen. Itu saja sudah berkurang banyak,” sambungnya.

Di sisi lain, peralihan masyarakat ke kendaraan listrik turut berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur yang selama ini bertumpu pada Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Terus banyaknya kendaraan yang pakai listrik, itu pajaknya sangat kecil. Itu akan berdampak, padahal andalan Provinsi itu PAD-nya ya dari situ,” ungkapnya.

Meski demikian, Musyafak menegaskan keterbatasan fasum tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pembangunan sekolah baru.

Baca Juga  Layanan Selama Lebaran 2024, PDAM Surya Sembada Tetap Beroperasi 24 Jam

“Kita akan coba mencari masukan dari Pemerintah Kota. Apakah dia masih punya Fasum di wilayah yang membutuhkan tambahan sekolahan itu? Kalau enggak ada, ya harus beli,” tegasnya.

“Karena hakikatnya kan kalau ingin menyejahterakan masyarakatnya, harus pendidikannya harus digenjot. Kalau ingin masyarakatnya maju, pendidikan menjadi tolak ukur utama. Itu di negara manapun,” pungkasnya.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencari Kerja Sidoarjo

    Jumlah Pencari Kerja di Sidoarjo Tembus 76 Ribu, Fakta TPT Mengejutkan Tembus Tertinggi Se-Jatim

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Kabupaten Sidoarjo kembali mencatat angka mengejutkan. Sebanyak 76.063 jiwa resmi tercatat sebagai pengangguran terbuka. Data Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) mencatat, total angkatan kerja Sidoarjo mencapai 1.172.557 jiwa. Dari jumlah itu, 1.096.494 jiwa berhasil bekerja. Namun, beban pencari kerja tetap tinggi. Sidoarjo memikul angka terbesar di Jawa […]

  • Bernardo Tavares Pelatih PERSEBAYA (Dok. Ruang)

    Bernardo Tavares Kecewa Persebaya Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain atas Dewa United

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengaku kecewa setelah timnya gagal meraih kemenangan saat menjamu Dewa United. Padahal, tim tamu harus bermain dengan 10 orang sejak babak pertama. Persebaya sebenarnya memulai laga dengan cukup baik. Green Force mencetak gol pembuka melalui Francisco Rivera pada menit ke-22. Gol tersebut sempat memberi momentum positif bagi tuan rumah. Namun, Dewa […]

  • Jadwal Film 1 kakak 7 ponakan di bioskop

    Jadwal Tayang Film 1 Kakak 7 Ponakan di Bioskop Surabaya Tanggal 10 Februari 2025

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – “1 Kakak 7 Ponakan” adalah film drama keluarga Indonesia yang akan membuat Anda tertawa, menangis, dan merenungkan betapa berharganya keluarga. Kisah dalam film ini berpusat pada seorang kakak yang harus mengambil alih tanggung jawab untuk mengurus tujuh ponakannya setelah orang tua mereka meninggal dunia. Awalnya, ia merasa kewalahan dan tidak yakin mampu menjadi […]

  • Vokasi Unair

    Vokasi Unair Dapat 100 Lisensi Dasbor Media Monitoring

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Vokasi Unair) menerima 100 lisensi dasbor media monitoring dari PT No Limit Indonesia. Pemberian lisensi ini bagian dari kerja sama dengan Perum LKBN ANTARA, Jumat siang. Dekan Vokasi Unair Prof. Dian Yulie Reindrawati menuturkan inovasi kampus jangan berhenti di jurnal. “Kami sangat membutuhkan publikasi yang luas agar inovasi yang […]

  • Dio bersama Bung Karno Tarik

    Doa Bersama Bung Karno di PAC PDI P Tarik dan Pesan Penting untuk Lanjutkan Perjuangan Bangsa

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pengurus DPAC PDI Perjuangan Kecamatan Tarik, menggelar doa bersama dan santunan anak yatim piatu di Panti Asuhan Al Muzammil, Desa Sebani, sekaligus memperingati Bulan Bung Karno sekaligus Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriyah. Acara berlangsung khidmat, dengan kehadiran Prabata Ferdiansyah, Ketua DPAC PDI-P Tarik, sekaligus anggota DPRD Sidoarjo Fraksi PDI-P. Doa […]

  • Sumber Protein Nabati

    Dunia Vegan, Ingin Tau Sumber Protein Nabati Pengganti Daging

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tren vegetarianisme dan veganisme semakin marak di seluruh dunia. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan lingkungan, semakin banyak orang memilih untuk mengganti sumber protein hewani dengan alternatif nabati. Protein, sering disebut sebagai “batu bata tubuh”, memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan kita. Oleh karena itu, nutrisi ini tidak hanya […]

expand_less