Podcast SD Muhammadiyah Ikrom Angkat Kepemimpinan Perempuan
- account_circle Ruang Nurudin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 21
- print Cetak

Podcast SD Muhammadiyah Ikrom menghadirkan Wabup Mimik Idayana, bahas kepemimpinan perempuan, pendidikan karakter, dan pemanfaatan era digital (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sidoarjo, Ruang.co.id – Podcast inspiratif, digelar SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman, menghadirkan Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, Rabu (3/6).
Acara ini bertujuan, menggali kepemimpinan perempuan sebagai teladan bagi siswa dalam pendidikan, karakter, dan peran sosial masyarakat.
Perbincangan dipandu siswi kelas 3, Hana Nusaibah Abdillah, berlangsung hangat di ruang perpustakaan sekolah.
Pertanyaan awal, tentang motivasi kepemimpinan, dijawab tegas oleh Wabup Mimik, bahwa manusia harus bermanfaat bagi sesamanya dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kita hidup di dunia harus dapat menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat, insyaallah apa yang kita lakukan diridhai Allah SWT,” ucap Mimik, menekankan pentingnya nilai kebermanfaatan sebagai dasar kepemimpinan dan pelayanan publik.
Selain itu, Mimik menegaskan, pendidikan merupakan pondasi utama membangun masa depan bangsa. Pendidikan karakter sejak dini, diyakini mampu membentuk pribadi berakhlak mulia, sekaligus mengangkat derajat generasi penerus, melalui ilmu pengetahuan dan nilai moral yang kuat.
“Pendidikan sangatlah penting untuk mengangkat derajat kita, namun untuk mencapai itu harus dimulai dengan pendidikan akhlak sejak dini,” ujarnya, menekankan dalam membentuk karakter anak bangsa.
Di kesempatan tersebut, Mimik berpesan agar generasi muda berani bermimpi dan terus berjuang. Ia mengingatkan agar era digital dimanfaatkan untuk belajar, bukan semata hiburan, sehingga teknologi bisa mendukung cita-cita dan masa depan siswa.
“Manfaatkan era digital ini untuk mencari ilmu, jangan terlena dengan permainan-permainan yang menjebak, anak-anakku harus bisa mengatur kapan waktunya belajar dan bermain,” pesannya, mengakhiri podcast.
- Penulis: Ruang Nurudin

