Breaking News
light_mode
Selasa, 21 Juli 2026

Tiga Prodi Kesehatan Unusa Kantongi Hibah Penguatan PTS, Pacu Daya Saing Lulusan

  • account_circle Mascim
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) resmi mengantongi hibah Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Tahun 2026 Skema B. Tiga program studi di lingkungan fakultas kesehatan kampus tersebut berhasil lolos seleksi program kompetitif nasional ini dengan total dana yang diterima mencapai lebih dari Rp500 juta. Selasa, (21/7/2026).

Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA., menyatakan bahwa capaian ini merupakan wujud kepercayaan pemerintah terhadap kapasitas kelembagaan Unusa. “Program ini menjadi momentum bagi Unusa untuk memperkuat kualitas proses pembelajaran sehingga lulusan yang dihasilkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dunia industri, dan perkembangan layanan kesehatan,” ujarnya.

Ketiga program studi yang dimaksud adalah S1 Pendidikan Dokter, S1 Keperawatan, dan S1 Kesehatan Masyarakat. Ketiganya dinilai memiliki kesiapan untuk memasuki tahap pengembangan yang lebih maju, melampaui sekadar pemenuhan standar pendidikan tinggi. Hibah ini secara spesifik menyasar perguruan tinggi swasta yang telah memiliki fondasi kelembagaan kuat agar semakin mempertajam keunggulan program studinya.

Secara teknis, Prof. Tri Yogi menjelaskan bahwa alokasi dana tersebut akan diarahkan untuk menopang inovasi akademik dan praktik mahasiswa. “Kami akan memfokuskan hibah ini pada pengembangan fasilitas akademik, inovasi proses pendidikan, serta penguatan kompetensi mahasiswa agar mereka semakin siap terjun ke dunia kerja,” tegasnya.

Prodi S1 Pendidikan Dokter telah ditopang oleh rumah sakit pendidikan yang terintegrasi. Sementara itu, S1 Keperawatan dan S1 Kesehatan Masyarakat akan memacu pembelajaran berbasis praktik, riset, pengabdian kepada masyarakat, serta pemanfaatan teknologi digital. Langkah ini sejalan dengan upaya Unusa mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin pendidikan berkualitas dan kehidupan sehat sejahtera.

Keberhasilan ini turut mempertegas posisi Unusa sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang konsisten meningkatkan mutu akademik. Dalam beberapa tahun terakhir, kampus ini mencatatkan berbagai capaian, mulai dari peningkatan akreditasi, penguatan kerja sama global, hingga pengakuan dalam pemeringkatan internasional.

Prof. Tri Yogi menegaskan optimismenya bahwa hibah ini akan memberikan dampak luas bagi ekosistem kesehatan nasional. “Kami optimistis, melalui penguatan ini, Unusa mampu mempercepat transformasi pendidikan tinggi kesehatan yang inovatif dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” pungkasnya.

  • Penulis: Mascim
expand_less