Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan
- account_circle Ruang M Andik
- calendar_month 11 jam yang lalu
- print Cetak

Suhu ekstrem landa Indonesia. Masyarakat diimbau tak hanya cari AC murah, tapi cermat memilih pendingin sesuai ruangan, berlabel hemat energi, dan bergaransi panjang. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruang.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi lonjakan suhu drastis yang melanda sejumlah wilayah Indonesia sepanjang musim kemarau tahun 2026. Kondisi ini mendorong masyarakat untuk mencari solusi pendingin ruangan yang tepat guna menjaga kesehatan dan kenyamanan di tengah cuaca panas yang diperkirakan berlangsung lebih panjang.
BMKG mencatat bahwa peningkatan suhu udara belakangan ini dipicu oleh tingginya intensitas penyinaran Matahari, rendahnya kelembapan udara, serta minimnya tutupan awan akibat dinamika atmosfer. Musim kemarau kali ini diproyeksikan lebih kering dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga kebutuhan akan perangkat pendingin udara (AC) melonjak signifikan.
Menanggapi situasi ini, pemerhati pendingin ruangan dari platform TerbaikAc.id, Dennis Sugijanto, pada Sabtu, (25/7/2026). Menekankan pentingnya memilih AC yang sesuai dengan kebutuhan rumah. Menurutnya, banyak konsumen yang terjebak pada harga murah tanpa mempertimbangkan kesesuaian kapasitas dan efisiensi energi perangkat.
Dennis menjelaskan bahwa ukuran ruangan menjadi faktor penentu utama. AC dengan kapasitas yang tidak memadai akan bekerja lebih keras, mengonsumsi listrik lebih besar, dan memperpendek usia pakai komponen. Selain itu, lokasi pemasangan, apakah di lantai atas atau bawah, turut menentukan jenis AC yang ideal, apakah model split wall atau window.
Baca Juga : Simulasi Biaya Listrik: Nyalakan AC 24 Jam Sebulan, Berapa Tagihan Anda?
“Kami selalu merekomendasikan masyarakat untuk memprioritaskan AC berlabel ENERGY STAR. Ini menjamin efisiensi energi yang berdampak langsung pada penghematan tagihan listrik bulanan, apalagi saat penggunaan AC meningkat selama musim panas seperti ini,” tutur Dennis saat dihubungi terpisah.
Lebih lanjut, ia membagikan sejumlah rekomendasi AC ramah kantong yang tersedia di pasar Indonesia. AC Window Reiwa, misalnya, menjadi pilihan praktis karena instalasinya tidak memerlukan material pipa freon tambahan, sehingga menghemat ongkos pemasangan. Cukup dengan melubangi dinding atau jendela, perangkat ini sudah dapat berfungsi.
Sementara itu, bagi konsumen yang mengutamakan layanan purnajual, AC Split Wall Bestlife seri DSC hadir sebagai opsi menarik. Perusahaan ini baru mengumumkan investasi pabrik di Indonesia senilai 178 miliar Rupiah, sebuah sinyal kuat ketersediaan suku cadang dan jaringan after sales yang andal. “Keberanian mereka berinvestasi sebesar itu di Indonesia menjawab kekhawatiran konsumen soal servis jangka panjang,” imbuh Dennis.
Pilihan lain datang dari AC Changhong seri Guardian NVS yang menawarkan Baby Care Mode dan filter pembersih udara, fitur yang tidak tersedia di tipe sekelasnya. Bagi konsumen setia merek lokal, Polytron seri Deluxe VH hadir dengan garansi suku cadang dan jaringan pusat layanan terluas di Tanah Air, dilengkapi fitur auto cleaning untuk perawatan lebih mudah. Adapun AC Midea seri MSFT unggul dengan garansi kompresor 10 tahun serta teknologi anti karat goldfin yang cocok bagi warga pesisir atau kawasan industri dengan tingkat polusi tinggi.
- Penulis: Ruang M Andik

