Breaking News
light_mode
Senin, 3 Agustus 2026
Beranda » Pemerintah » DPRD Surabaya Dorong Gerakan Kibarkan Merah Putih, Tolak Usulan Sanksi Warga

DPRD Surabaya Dorong Gerakan Kibarkan Merah Putih, Tolak Usulan Sanksi Warga

  • account_circle Mascim
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Poin Utama :
  • DPRD Kota Surabaya menolak usulan sanksi bagi warga yang belum mengibarkan Bendera Merah Putih dan memilih mendorong gerakan masif pengibaran secara sukarela.
  • Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan penolakan sanksi karena Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tidak mengatur hukuman bagi warga yang belum memasang bendera.
  • Rendahnya partisipasi warga dalam mengibarkan bendera akan diatasi dengan sosialisasi, penyediaan bendera bagi warga prasejahtera, dan gerakan menyanyikan Lagu Indonesia Raya serentak setiap pukul 10.00 WIB.

 

Ruang.co.id – DPRD Kota Surabaya mendorong gerakan masif pengibaran Bendera Merah Putih di seluruh penjuru kota selama bulan Agustus 2026. Di saat bersamaan, dewan secara tegas menolak usulan pemberian sanksi bagi warga yang belum memasang bendera.

Sikap ini ditegaskan Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, usai menerima audiensi dari Komunitas Kami Anak Negeri pada Senin (3/8/2026). Komunitas tersebut menyampaikan keprihatinan mendalam lantaran partisipasi warga Surabaya dalam mengibarkan bendera dinilai masih rendah. “Hari ini kami menerima penyampaian aspirasi dari rekan-rekan Komunitas Kami Anak Negeri. Mereka menyampaikan keprihatinan karena masih banyak warga Kota Surabaya yang hingga hari ini belum mengibarkan Bendera Merah Putih,” ujar Yona.

Pria yang akrab disapa Cak Yebe itu langsung merespons dengan mendorong gerakan kolektif. Ia menilai, solusi atas rendahnya partisipasi bukanlah pemaksaan melalui hukuman, melainkan penguatan kesadaran dan fasilitasi dari pemerintah. “Aspirasi terkait pemberian sanksi tentu tidak bisa serta-merta ditindaklanjuti karena Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tidak mengatur sanksi bagi warga yang belum mengibarkan bendera,” tegasnya.

Politisi Partai Gerindra itu merinci, regulasi tentang bendera negara hanya memberikan ancaman pidana terhadap perbuatan merusak, mengotori, atau menghina simbol negara. Ketiadaan dasar hukum inilah yang membuat usulan komunitas tersebut tidak dapat diakomodasi.

Baca Juga  Komisi A DPRD Surabaya Dorong Lilik Arijanto Perkuat Kolaborasi Pemerintahan Surabaya

Kendati usulan sanksi ditolak, Komisi A tetap menyalurkan aspirasi pokok komunitas itu ke Pemerintah Kota Surabaya. Langkah konkret yang didorong adalah memperluas sosialisasi serta memastikan ketersediaan bendera bagi masyarakat prasejahtera. “Kami akan menyampaikan aspirasi ini kepada pimpinan dan pemerintah kota agar pengibaran Bendera Merah Putih semakin masif. Kami juga mengajak para pelaku usaha dan masyarakat untuk memasang tiang serta mengibarkan bendera sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan para pahlawan,” kata Cak Yebe.

DPRD Surabaya juga melontarkan ide untuk menghidupkan kembali tradisi menyanyikan Lagu Indonesia Raya secara serentak. Dewan mendorong pemkot agar setiap pukul 10.00 WIB, seluruh aktivitas publik dihentikan sejenak untuk berdiri sempurna menyanyikan lagu kebangsaan. Hal ini dinilai lebih efektif menumbuhkan nasionalisme dibandingkan penerapan sanksi.

Di pengujung keterangannya, Cak Yebe menyentil fenomena di media sosial. Ia secara spesifik meminta warga mengabaikan ajakan yang tidak jelas sumbernya, termasuk narasi pengibaran bendera setengah tiang.

“Kami mengajak seluruh warga Kota Surabaya untuk tidak mengikuti ajakan-ajakan yang tidak memiliki dasar, termasuk pemasangan bendera setengah tiang. Mari kita rayakan Hari Kemerdekaan dengan mengibarkan Merah Putih secara penuh dari tanggal 1 Agustus hingga 31 Agustus 2026 sebagai simbol persatuan dan kecintaan kepada bangsa Indonesia,” pungkasnya.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Obat Setelan tahun 2025

    Update Harga Obat Setelan Herbal Terbaru 2025, Pilihan Terjangkau dan Berkualitas

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Obat setelan herbal memang sudah lama menjadi solusi populer bagi banyak orang, terutama yang mengutamakan pengobatan alami. Tahun 2025 menghadirkan berbagai pilihan obat setelan herbal yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga ramah di kantong. Mulai dari obat untuk menjaga stamina, meredakan nyeri, hingga meningkatkan vitalitas, semuanya bisa didapatkan dengan mudah. Nah, di sini […]

  • Sertifikasi halal

    Heboh! 9 Jajanan ‘Halal’ Ini Ternyata Disusupi Babi – BPOM Buru Pelaku!

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Badai skandal kehalalan menerjang industri pangan Indonesia. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) baru saja mengungkap temuan mencengangkan: 9 produk makanan berlabel halal—termasuk jajanan anak—ternyata mengandung DNA babi. Hasil uji laboratorium parameter peptida spesifik porcine ini dipublikasikan dalam konferensi pers oleh Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan […]

  • Film Azzamine

    Film “Azzamine”:Ketika Cinta Bersemi dari Perjodohan

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Film Azzamine berhasil mencuri perhatian pecinta film Indonesia, terutama para penggemar cerita romantis. Diangkat dari novel populer karya Sophie Aulia yang sempat viral di media sosial, film ini menghadirkan kisah cinta yang unik dan menarik. Sinopsis Film Azzamine Azzamine menceritakan tentang pertemuan antara Azzam, seorang pemuda alim dan sabar, dengan Jasmine, seorang […]

  • kisah penjual es teh viral setelah diolok Gus Miftah

    Kisah Haru Penjual Es Teh Viral usai diolok Gus Miftah, Berjuang Demi Keluarga

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Ruang Mujiono
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sebuah video yang menunjukkan utusan khusus presiden, Miftah Maulana Habiburrahman, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Miftah, mengolok seorang penjual es teh keliling viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi dalam acara Bersholawat bersama Gus Miftah, Gus Yusuf Chudlori, dan Habib Zaidan Bin Yahya di Magelang, Jawa Tengah. Dalam video tersebut, Gus […]

  • Konser Bruno Mars

    Harga Tiket Konser Bruno Mars di Jakarta Tahun 2024

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Bruno Mars akan mengadakan konser lagi di Indonesia pada tanggal 13-14 September 2024 di Jakarta. Konser ini digelar setelah keberhasilan tahun lalu dan tiket sebagian besar habis terjual dalam waktu singkat. Informasi tentang harga tiket konser Bruno Mars di Jakarta tahun 2024 sudah ditunggu dari bulan lalu. Penggemar penyanyi asal Amerika Serikat […]

  • pasien kanker rumah sakit dr soetomo

    Penyakit Kanker Yang Ditangani RSU Dr Soetomo Meningkat 389 pasien

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dalam tiga tahun terakhir pasien kanker di Jawa Timur mengalami peningkatan, Pasien kanker di jawa timur yang menjalani perawatan di RSU Dr Soetomo Surabaya sebanyak 389 kasus. (24/4). Banyaknya pasien yang berobat ini membuat antrean panjang di rumah sakit milik Pemprov Jawa Timur Tersebut. Karena itu, pihak RS membuka Onkologi center untuk penangan […]

expand_less