Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Daerah » Kisruh di Paripurna DPRD Sidoarjo: Bupati Swasta Menyatir, Budayawan Serukan Rekonsiliasi, Rakyat Butuh Solusi

Kisruh di Paripurna DPRD Sidoarjo: Bupati Swasta Menyatir, Budayawan Serukan Rekonsiliasi, Rakyat Butuh Solusi

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang co.id – Ketegangan politik kembali menghangat di Gedung DPRD Sidoarjo, Selasa (17/6/2025), setelah aksi “Walk Out” atau WO massal anggota dewan saat rapat paripurna yang diwarnai permintaan maaf Bupati Subandi.

Namun, reaksi publik justru mengarah pada kritik tajam terhadap sikap para legislator, salah satunya dari sosok yang dikenal luas dengan julukan “Bupati Swasta”, Sujani, S.Sos.

Sujani, tokoh publik peraih penghargaan Tokoh Masyarakat Peduli Budaya Nusantara, menyentil sikap dewan yang dinilainya terlalu emosional.

“Anggota dewan seperti taman kanak-kanak,” ujar Sujani dengan gaya satir khasnya, mengingatkan publik pada humor politik Gus Dur.

Menurutnya, WO itu tidak mencerminkan sikap kenegarawanan. “Kalau Bupati sudah minta maaf, mari bicarakan substansi, bukan lagi gesture. Lebih baik mereka bikin perda yang manfaatnya bisa dirasakan rakyat,” tegasnya.

Seperti diketahui, permintaan maaf Bupati Subandi terkait pernyataannya pada Maret lalu soal “Pokir DPRD hanya menghambur-hamburkan uang” justru memantik respons balik.

Sekitar 30 legislator lintas fraksi memilih meninggalkan sidang, menilai permintaan maaf tersebut tidak tulus dan tidak spesifik.

Di tengah polemik ini, mantan aktivis mahasiswa yang kini menjadi pengamat kebijakan publik, Buwas, menilai tindakan WO sebagai kemunduran etika politik. “Rakyat tidak butuh drama. Yang dibutuhkan adalah solusi nyata. Jangan sampai ego merusak ruang dialog,” ujarnya.

Buwas menambahkan, fungsi DPRD adalah memperjuangkan kepentingan publik, bukan memperkeruh suasana dengan gestur simbolik. “Gesekan itu wajar, tapi jangan sampai membuat pembangunan terhambat,” tambahnya.

Sementara itu, suara dari warga Sidoarjo lain juga menguat. Salah satunya, Luluk Mustofa (42), warga Waru, menilai anggota dewan harusnya lebih dewasa. “Ini bukan sinetron. Mereka digaji dari uang rakyat, sudah semestinya profesional menyikapi konflik,” ujarnya.

Baca Juga  Proyek Beton Baru Retak Suara Warga Sidokerto Tercekik, PUMBSDA dan Anggota Dewan Terdiam Seribu Bahasa

Senada, M. Yunus Alwili, M.M.Pd., Pemangku Kampung Seni Pondok Mutiara, menilai kurang elok dari sudut pandang budaya, terutama dalm budaya Islam, ketika seorang bupati sudah meminta maaf dan direspons dengan aksi WO anggota legislatif. Yunus berharap, bupati dan para wakil rakyat tidak menjadikan emosional sebagai dasar bertindak.

“Sebagus – bagus manusia itu adlah meminta maaf dan yang paling bagus lagi adalah yang memaafkan. Saya pikir para anggota dewan adlah orang – orang pilihan dan orang kepercayaan rakyat di dapilnya masing – masing. Sangat disayangkan kalau dari satu sisi sudah meminta maaf, sisi yng lainnya tidak mau memaafkan,” ujarnya.

Jika konflik ini tidak segera disudahi, Yunus khawatir akan dapat merugikan rakuat Sidoarjo. Karena menurutnya, eksekutif dan gegislatif bekerja untuk kepentingan rakyat bukan kepentingan individu maupun kelompok. Meskipun Ia berharap konflik kepentingan itu untuk segera disudahi.

“Bupati sudah minta maaf, ayo lanjutkan kerja. Saya harap konflik ini segera disudahi. Biarkan bupati kerja majukan Pendidikan, kesehatan, dan ekonomi rakyat lebih penting dari urusan ego. Tugas dewan untuk mengawasi kinerja bupati” tuturnya.

Sebagai budayawan Sidoarjo, Yunus mengusulkan forum dialog terbuka semacam rekonsiliasi yang dihadiri Bupati, pimpinan DPRD, dan tokoh agama dan masyarakat, termasuk budayawan.

“Kalau mereka bisa duduk bareng, menekan ego pribadi, lalu bersama merumuskan kebijakan yang berdampak, itulah kemenangan rakyat,” ungkap Yunus.

Pendekatan rekonsiliasi menurutnya, perlu dikedepankan dengan semangat kolaborasi agar terwujud kekuatan pemimpin – pemimpin daerah yang harmoni, bukan kompetisi. Harus ada komitmen bersama bahwa perbedaan adalah bagian dari demokrasi, tapi kepentingan publik/ rakyat Sidoarjo tetap harus menjadi prioritas utama.

“Ini saatnya membuktikan bahwa politik lokal tidak selalu penuh intrik. Politik lokal yang Arif dan bijaksana dengan melakukan rekonsiliasi, bisa juga menjadi teladan kedewasaan demokrasi. Mari kita rawat harapan rakyat bersama,” pungkas Yunus penuh optimis.

Baca Juga  Bupati Sidoarjo Bergerak Cepat Selamatkan Warga dari Longsor & Krisis Air dengan Solusi Nyata
  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025

    Cara dan Syarat Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025: Kesempatan Emas Raih Mimpi ke S2 dan S3!

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba! Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka pendaftaran beasiswa untuk jenjang S2 dan S3 mulai hari ini, Jumat, 17 Januari 2025. Dengan batas akhir pada 17 Februari 2025, ini adalah momen emas bagi para pemburu beasiswa untuk mewujudkan mimpi melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Yuk, […]

  • Budaya Sidoarjo

    Wabup Mimik Idayana Nyalakan Semangat Budaya dengan Dentuman Sound Horeg di Desa Semambung Sidoarjo

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Siang terik tak memadamkan semangat ribuan warga Desa Semambung, Kecamatan Jabon, untuk menggelar ragam budayanya, Sabtu (18/10/2025). Dengan langkah riang dan wajah berseri, mereka berbaris dalam pawai budaya ruwat desa, mengenakan busana adat hingga kostum pewayangan dan peri yang penuh warna. Dentuman sound horeg menambah semarak jalanan desa yang berubah jadi lautan […]

  • Gatal akibat gigitan nyamuk

    Gigitan Nyamuk Bikin Gatel? Tenang, Ada Cara Ampuh Bikinnya Langsung Reda!

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa sih yang gak pernah digigit nyamuk? Rasanya gatalnya tuh bikin pengen garuk-garuk terus sampai kulit jadi merah dan perih. Tapi tenang aja, ada banyak cara buat ngatasi gatal akibat gigitan nyamuk, kok! Saat nyamuk menggigit, mereka menyuntikkan air liurnya ke dalam kulit kita. Air liur nyamuk inilah yang menyebabkan reaksi alergi […]

  • Squid game season 2

    “Squid Game Season 2” Cetak Rekor Penonton Tertinggi di Netflix dengan 68 Juta Views dalam Empat Hari

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Setelah penantian panjang, Squid Game Season 2 akhirnya dirilis pada 26 Desember 2024. Serial ini langsung mencetak sejarah baru di platform streaming Netflix. Dalam empat hari pertama penayangannya, serial ini berhasil meraih 68 juta penonton, memecahkan rekor debut sebelumnya yang dipegang oleh serial Wednesday dengan 50,1 juta views pada minggu pertamanya. Rekor […]

  • Jadwal Kapal DLU Surabaya-Balikpapan Maret 2025

    Jadwal Kapal DLU Surabaya-Balikpapan Maret 2025: Info Lengkap dan Harga Tiket Terbaru

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi Anda yang berencana melakukan perjalanan dari Surabaya ke Balikpapan pada Maret 2025, PT Dharma Lautan Utama (DLU) menyediakan layanan kapal dengan jadwal teratur dan harga tiket terjangkau. Artikel ini akan membahas secara detail jadwal kapal DLU, fasilitas yang ditawarkan, serta cara membeli tiket secara online. Simak informasinya agar perjalanan Anda lebih terencana […]

  • peringatan hari otoda 2024

    Surabaya Membuat Sejarah di Hari Otonomi Daerah XXVIII 2024, Upacara Bersejarah di Balai Kota

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Surabaya, kota yang penuh sejarah dan kemajuan, kembali mencatatkan prestasi gemilang pada 25 April 2024. Di tengah hujan rintik yang tak menghalangi semangat, Balai Kota Surabaya menjadi saksi dari pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXVIII 2024, yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Ini adalah pertama kalinya upacara […]

expand_less