Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Peristiwa » Drama Demo Warga Sidokerto: Kantor Desa Disegel, Kades Menghilang

Drama Demo Warga Sidokerto: Kantor Desa Disegel, Kades Menghilang

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Suasana Desa Sidokerto Sidoarjo memanas! Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Peduli Sidokerto (FPS) menduduki kantor desa pada Kamis pagi (11/12), menuntut Kepala Desa (Kades) Ali Nasikin mundur dari jabatannya.

Warga menuduh Kades melakukan penyelewengan aset desa, terutama terkait penjualan tanah Gogol Hilir yang tidak transparan. Salah satu pemicu kemarahan warga adalah penjualan tanah desa seluas 5.000 m² senilai Rp 3,2 miliar yang belum diatur dalam Peraturan Desa (Perdes).

Dalam orasi, Rusdi Arief, salah satu pengunjuk rasa, memaparkan tuduhan bahwa hasil penjualan aset desa hanya dinikmati segelintir orang.

“Uang hasil penjualan tanah desa tidak jelas ke mana. Ini hanya menguntungkan Kades dan kroninya,” ujarnya.

Selain itu, warga juga menyoroti pungutan biaya untuk program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dianggap tidak wajar. Beberapa warga mengaku diminta membayar hingga Rp 4 juta untuk pengurusan sertifikat tanah, jauh di atas ketentuan resmi.

Aparat dari kecamatan, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa mencoba menjembatani konflik dengan menjemput paksa Kades Ali Nasikin di rumahnya. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil.

“Ketika dihubungi, Kades mengaku sedang di luar kota. Tapi saat diminta datang ke kantor desa, sambungan telepon tiba-tiba terputus,” ungkap seorang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Ratusan warga Desa Sidokerto mendemo Kades Ali Nasikin

Menariknya, di tengah aksi FPS, muncul demo tandingan dari kelompok emak-emak yang mengaku ahli waris Gogol Hilir. Mereka dituding menerima bagian dari hasil penjualan tanah desa untuk mendukung Kades.

“Ini hanya akal-akalan Kades untuk membenturkan warga,” kata seorang pengunjuk rasa FPS.

Frustrasi dengan ketidakhadiran Kades, warga FPS akhirnya menyegel ruang kerja kepala desa. Mereka memberikan ultimatum bahwa seluruh kantor desa akan disegel jika Kades tidak menemui warga dalam waktu 24 jam.

Baca Juga  Tangis Keluarga Pecah Kembali Saat 6 Jenazah Korban Longsor Cangar Tiba di Sidoarjo

“Administrasi tetap berjalan. Tapi, kalau Kades tidak muncul, kantor ini akan sepenuhnya disegel,” tegas Heru Purwanto, Bendahara FPS.

Melalui aksi ini, warga berharap kejelasan dan transparansi pengelolaan aset desa di masa depan. Kasus Sidokerto menjadi pengingat pentingnya pengawasan dalam tata kelola pemerintahan desa. (DIN)

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Glamping Cantik di Pelaga Bali, Bikin Kalian Tak Ingin Beranjak

    Glamping Cantik di Pelaga Bali, Bikin Kalian Tak Ingin Beranjak

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Ruang.co.id- Glamping Cantik di Pelaga Bali, Pelaga Eco Park di Kabupaten Badung, Bali, bikinkalian tak ingin kalian beranjak. Menawarkan pengalaman glamping yang memikat para pengunjung dengan kombinasi kemewahan dan keindahan alam. Glamping cantik di Pelaga Bali, Pelaga Eco Park meluncurkan fasilitas glamping terbaru, Pelaga Eco Park menghadirkan cara baru untuk menikmati keindahan alam Bali tanpa […]

  • Persebaya rekrut pemain asing Dime Dimov dan Dejan Tumbas

    Green Force Perkuat Barisan: Dime Dimov dan Dejan Tumbas Resmi Gabung Persebaya

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Persebaya Surabaya kembali membuat gebrakan menjelang putaran kedua Liga 1 musim 2024/2025. Klub kebanggaan Bonek ini resmi mengumumkan dua rekrutan asing baru, yakni Dime Dimov dan Dejan Tumbas. Kehadiran keduanya diharapkan mampu meningkatkan kekuatan skuad Green Force dalam menghadapi kompetisi yang semakin kompetitif. Menurut pernyataan resmi dari Media Persebaya, perekrutan Dimov dan […]

  • Sidang Dana Politik

    Saksi Ungkap Dana Politik, Hakim Bertanya Dugaan Gratifikasi ke SS, dan Dana Proyek RSUD Harjono Kian Terbuka

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Persidangan di Tipikor PN Kelas I Surabaya untuk mengungkap dugaan gratifikasi terhadap SS bupati non aktif Ponorogo, yang ke sekian kalinya belum terungkap. Hingga JPU untuk yang ke lima kalinya ini menghadirkan dua saksi kunci, Singgih Widodo dari pihak swasta di luar birokrasi Pemkab Ponorogo dan saksi Novita selaku freelance admin proyek, […]

  • Nenek Viral Fotografi

    Nenek 90 Tahun Viral Motret! Kisah Inspiratif dan Kejutan Lensa Baru!

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Siapa sangka, di era digital ini, seorang nenek berusia 90 tahun justru viral karena hobinya memotret? atau menekuni fotografi Kisah Tarmiyati, nenek asal Serang, Banten ini, sungguh inspiratif! Saya, sebagai seorang yang juga mencintai dunia fotografi, merasa sangat terharu dan termotivasi oleh semangatnya. Kisah Nenek Tarmiyati Viral Fotografi: Cinta Fotografi Sejak Dulu Banyak […]

  • Gerhana Bulan

    Dua Gerhana tahun 2024, Gerhana Bulan Penumbra dan Gerhana Matahari

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id– Ramadhan 2024 bakal penuh dengan momen luar biasa, termasuk fenomena astronomi yang jarang terjadi. Dua jenis gerhana, yaitu Gerhana Bulan Penumbra dan Gerhana Matahari Total, akan menghiasi langit, membawa nuansa khusus bagi umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa. Penasaran bagaimana gerhana ini akan berlangsung? Yuk, simak penjelasannya! Apa Itu Gerhana Bulan Penumbra dan […]

  • Pakar hukum pidana

    Pakar Hukum : Minta Kapolri Turun Tangan Bongkar Kasus Pembunuhan Vina

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kapolri Jendral (Pol) Sigit Listiyanto diminta untuk turun tangan langsung mengatasi kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Dewi Arsita(16) dan Muhammad Rizky atau Eki (16) di Cirebon pada tahun 2016 lalu. Hal ini karena kasus tersebut tidak jauh beda dengan kasus Sambo, yang penuh kejanggalan dan rekayasa yang dilakukan penyidik, karena salah satu […]

expand_less