Antusiasme 335 Pecatur Muda Membludak di Tengah Desakan SK Percasi Surabaya
- account_circle Mascim
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Ketua King Knight Kreatif, Hesnud Daulah dalam Turnamen Cap Kapal Checkmate Junior 2026 diikuti 335 peserta. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruang.co.id – King Knight Kreatif sukses menggelar turnamen Catur Cap Kapal Checkmate Junior Championship 2026 di Surabaya, Minggu (9/8). Sebanyak 335 peserta dari berbagai kategori usia turut ambil bagian. Di balik gegap gempita itu, terselip desakan mendesak agar Pengprov Percasi Jawa Timur segera menerbitkan SK bagi Percasi Kota Surabaya.
Ketua King Knight Kreatif, Hesnud Daulah, M.Psikolog, mengonfirmasi lonjakan partisipasi yang signifikan. Turnamen mempertandingkan delapan kategori, meliputi usia 8, 10, 12, dan 15 tahun, masing-masing untuk kelompok putra dan putri.
“Kalau sebelumnya di kategori yang sama itu peserta mencapai 252. Nah, ini menunjukkan bahwa antusiasme dan peminat olahraga catur terus berkembang dan meningkat,” ujar Hesnud di sela kegiatan.
Lonjakan peserta tak lepas dari kehadiran wajah-wajah baru sekaligus para juara regional. Banyak pemain unggulan dari berbagai daerah di Jawa Timur memanfaatkan turnamen ini sebagai ajang pemanasan strategis menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
“Banyak para pemain juara-juara Jawa Timur juga banyak yang ikut hadir karena sekaligus untuk persiapan menuju Kejurnas,” jelasnya.
Di luar aspek kompetisi, Hesnud menyoroti peran krusial catur dalam pembentukan karakter pelajar. Olahraga ini dinilai mampu mengasah konsentrasi, daya ingat, serta keberanian mengambil keputusan dan bertanggung jawab atas setiap langkah, sekaligus mengurangi ketergantungan pada gim ponsel.
Di tengah atmosfer positif itu, Hesnud melontarkan desakan tegas kepada Pengprov Percasi Jawa Timur. Ia mendesak agar SK bagi Percasi Kota Surabaya segera dikeluarkan. Rekomendasi dari KONI Kota Surabaya sendiri sudah dikantongi dan menjadi dasar kuat penerbitan SK tersebut.
“Kalau sesuai dengan AD/ART PB Percasi, jika sudah keluar rekom dari KONI kota setempat, maka Percasi provinsi itu wajib meneruskan atau membuat SK. Karena ini adalah rumah tangga dari Kota Surabaya sendiri,” tegasnya.
Penerbitan SK ini dinilai krusial untuk memberikan kejelasan organisasi sekaligus menjaga semangat para atlet yang telah berlatih setiap hari dan rutin mengikuti turnamen bulanan. Para pecatur muda ini menaruh harapan besar untuk tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027, di mana Surabaya akan bertindak sebagai tuan rumah.
- Penulis: Mascim
