Antusiasme 335 Pecatur Muda Membludak di Tengah Desakan SK Percasi Surabaya
- account_circle Mascim
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Ketua King Knight Kreatif, Hesnud Daulah dalam Turnamen Cap Kapal Checkmate Junior 2026 diikuti 335 peserta. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“SK dari Percasi Jatim ini sangat dibutuhkan untuk kejelasan organisasi, untuk semangat para atlet adik-adik catur, khususnya di Kota Surabaya,” imbuhnya.
Ia memperingatkan, tanpa adanya SK, eksistensi cabang olahraga catur pada Porprov 2027 di Surabaya terancam. Situasi ini dikhawatirkan akan mematahkan semangat para pecatur yang selama ini berjuang keras, tidak hanya dari Surabaya, tetapi juga dari kota dan kabupaten lain di Jawa Timur yang antusias mengikuti turnamen di Surabaya setiap bulannya.
Terkait polemik tersebut, Hesnud merujuk pada dasar hukum yang kuat. “Sesuai dengan AD/ART PB Percasi pasal 57 ayat 4 menyatakan bahwa pengurus provinsi Percasi wajib menerbitkan Surat Keputusan atau SK pengukuhan susunan pengurus Percasi kabupaten/kota yang sudah direkomendasi tertulis oleh pengurus KONI kabupaten atau kota yang berwenang paling lambat 3 bulan. Bila dalam waktu tersebut Pemprov Percasi belum menerbitkan SK pengukuhan susunan pengurus Percasi kabupaten/kota, maka PB Percasi akan menjatuhkan sanksi berupa teguran atau peringatan secara lisan atau tertulis atau pemberhentian sementara. Nah, artinya sudah jelas ini amanat dari AD/ART PB Percasi. Jika misalnya dalam waktu 3 bulan Percasi Jawa Timur tidak mengeluarkan SK sesuai dengan amanat AD/ART PB Percasi, maka bisa dinyatakan bahwa Percasi Jawa Timur telah melanggar AD/ART,” paparnya.
Hesnud menutup dengan imbauan serius yang menyentuh aspek pembinaan atlet. “Kalau memang Percasi Jawa Timur ini melakukan pembinaan terhadap atlet dan kota/kabupaten, tentunya tolong kewajiban Percasi Jatim sesuai dengan AD/ART PB Percasi segera keluarkanlah SK untuk Percasi Kota Surabaya,” pungkasnya.
- Penulis: Mascim
