Breaking News
light_mode
Sabtu, 29 Agustus 2026
Beranda » Terkini » Gus Yahya: “Niatku Ora Kliru” Jawab Isu Intervensi Prabowo di Muktamar NU

Gus Yahya: “Niatku Ora Kliru” Jawab Isu Intervensi Prabowo di Muktamar NU

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jombang, Ruang.co.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan keyakinannya menghadapi kontestasi kepemimpinan pada Muktamar Ke-35 NU. Pernyataan itu disampaikan di sela rangkaian pembukaan Muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Kamis (27/8/2026).

Seusai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam acara pembukaan, Gus Yahya dicecar pertanyaan awak media mengenai keputusannya tetap maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Ia menjawab singkat dan tenang.

“Allahu Robbuna. Niatku ora kliru,” ujarnya.

Gus Yahya menilai keputusan itu merupakan bagian dari tanggung jawab khidmah kepada Nahdlatul Ulama. Baginya, kontestasi dalam muktamar adalah mekanisme wajar dalam organisasi sebesar NU.

Tidak Ada Alasan Rasional Prabowo Intervensi NU

Gus Yahya turut menanggapi isu yang menyebut Presiden Prabowo tidak menghendaki dirinya kembali menjabat. Menurutnya, isu itu sulit diterima akal sehat.

“Informasi tidak masuk akal. Prabowo tidak dalam posisi seperti Soeharto, lingkungan politik juga tidak sama,” katanya.

Ia menambahkan, intervensi terhadap proses internal NU justru akan merugikan posisi politik Presiden. Hubungan dirinya dengan Prabowo juga berbeda jauh dengan relasi Gus Dur dan Soeharto.

“Posisi saya terhadap Prabowo tidak sama dengan posisi Gus Dur terhadap Soeharto. Saya kooperatif, bahkan supportif,” tegasnya.

Karena itu, ia menilai tidak ada alasan rasional bagi Presiden untuk menolak dirinya.

Jika Ada yang Mencatut Nama Presiden

Gus Yahya juga merespons dugaan pengumpulan pengurus NU oleh pihak tertentu dari lingkungan pemerintahan. Mereka disebut meminta dukungan agar tidak memilih dirinya, bahkan disertai iming-iming uang.

“Kalau ada anak buah Prabowo bermanuver mencatut Prabowo, semestinya Prabowo menegur, bila perlu memberi sanksi,” ujarnya.

Ia menduga tindakan semacam itu justru mengorbankan nama Presiden untuk agenda pribadi. Apalagi jika dilakukan secara terbuka, koreksi pun seharusnya terbuka.

Baca Juga  Prabowo Sampaikan Pesan Ketakwaan pada Muktamar ke-35 NU di Jombang

“Mereka mengorbankan Prabowo untuk agenda mereka sendiri. Karena mereka melakukan dengan blatant dan terbuka, mestinya teguran dan sanksi juga terbuka,” lanjutnya.

Percaya Integritas PWNU dan PCNU

Soal isu politik uang dalam muktamar, Gus Yahya mengaku yakin penuh pada integritas pengurus wilayah dan cabang. Ia menyebut mereka bukan orang-orang yang bisa dibeli.

“PW dan PC adalah kader-kader. Bukan pedagang, apalagi maling,” ucapnya.

Ia menilai para pengurus tingkat wilayah dan cabang memiliki kesetiaan serta komitmen moral terhadap organisasi.

“Mereka punya nurani dan kesetiaan terhadap organisasi. Mereka akan melindungi komitmen moral mereka dari ancaman apa pun, apalagi sekadar uang,” tuturnya.

Ketika ditanya optimismenya terhadap sikap PWNU dan PCNU, ia menjawab lugas.

“Ya. Haqqul yaqin,” ucapnya.

Tanggung Jawab Masing-Masing

Terkait manuver sejumlah tokoh seperti Nusron Wahid dan Saifullah Yusuf, Gus Yahya memilih tidak campur tangan. Ia menilai setiap orang memikul tanggung jawabnya sendiri.

“Buat apa? Tanggung jawab masing-masing, hisab masing-masing,” tegasnya.

Ia juga menyinggung kaidah fikih yang pernah ia sampaikan, man ista’jala syaian qabla awanihi ‘uqiba bihirmanihi. Namun saat diminta menjelaskan konteksnya dalam dinamika muktamar, ia merespons santai.

“Itu konsumsi kiai. Yang bukan kiai tidak wajib paham,” ujarnya.

Islah Tuntas, Jaga Martabat NU

Soal hubungan dengan Rais Aam dan jajaran Syuriyah, Gus Yahya memastikan proses islah sudah selesai.

“Tuntas. Buktinya sepakat muktamar,” katanya.

Menjelang muktamar, ia mengingatkan seluruh peserta menjaga niat dan disiplin organisasi.

“Tata niat yang benar dan disiplin jangan sampai bertindak menciderai martabat NU,” pesannya.

Gus Yahya menegaskan, muktamar harus menjadi momentum menata kembali kehormatan jam’iyah. Berbagai manuver yang mencatut nama Presiden, menurutnya, tidak layak dianggap sebagai sikap resmi kepala negara.

Baca Juga  Silaturahmi Gus Yahya dan Kiai Kafa Bahas Arah Baru NU Jelang Muktamar

Bagi Gus Yahya, Muktamar Ke-35 NU merupakan forum permusyawaratan tertinggi yang menentukan arah jam’iyah. Ia berharap seluruh proses berjalan bersih, menjaga martabat NU, dan mengutamakan kepentingan organisasi di atas segalanya.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Quick Count Pilkada sidoarjo

    Quick Count Pilkada Sidoarjo: Paslon 1 Subandi – Mimik Unggul Sementara dengan 51% Suara

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 1Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1 Subandi – Mimik (BAIK) dapat dipastikan memetik kemenangan atas Paslon nomor urut 2 Achmad Amir Aslichin alias Iin – Edy Widodo dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Sidoarjo. Dalam hasil hitungan cepat (Quick Count) aplikasi Tim Quick Count di Posko Tim Pemenangan Subandi – […]

  • Menguak makna dibalik mimpi terjatuh

    Menguak Makna Tersembunyi di Balik Mimpi Terjatuh

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Ada yang pernah mengalami mimpi tiba-tiba terjatuh dari ketinggian, lalu tersentak bangun? Mimpi ini seringkali terasa sangat nyata dan membuat kita terkejut. Meskipun terasa menakutkan, mimpi terjatuh ternyata memiliki beragam interpretasi yang menarik. Apa Sebenarnya Arti Mimpi Terjatuh? Mimpi terjatuh sering dikaitkan dengan makna perasaan tidak aman, kehilangan kendali, atau ketakutan akan […]

  • Lirik Lagu Baru Yura Yunita Tanda

    Lirik Lagu Baru Yura Yunita Tanda, Dirilis Bertepatan dengan Ramadan

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Musik selalu punya cara tersendiri untuk menyampaikan perasaan terdalam yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Yura Yunita, penyanyi yang dikenal dengan lagu-lagu penuh makna, kembali menghadirkan sebuah karya yang begitu mendalam berjudul Tanda. Berbeda dengan beberapa lagu sebelumnya yang bertema cinta dan kehidupan, Tanda hadir dengan sentuhan spiritual yang lebih kuat. Lagu ini seperti […]

  • Ahmad Taufik Divonis 2 Tahun 6 Bulan Penjara atas Kasus Pencurian Sepeda Motor

    Ahmad Taufik Divonis 2 Tahun 6 Bulan Penjara atas Kasus Pencurian Sepeda Motor

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Ahmad Taufik, terdakwa dalam kasus pencurian sepeda motor, dijatuhi hukuman 2 tahun 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Ia terbukti mencuri sepeda motor yang diparkir di depan rumah di Jalan Sidotopo Sekolahan 12/77, RT 06, RW 11, Surabaya, yang menyebabkan kerugian sebesar Rp7,5 juta bagi korban, Budi Mulyono. […]

  • Atasi tumit pecah-pecah

    Rahasia Tumit Mulus, Selamat Tinggal Tumit Pecah-Pecah!

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sandal favorit di kaki, suasana pantai yang menenangkan, namun kepercayaan diri luntur seketika akibat tumit pecah-pecah yang terlihat jelas. Masalah ini bukan hal yang langka, dan solusi efektif untuk mengatasinya telah tersedia. Mari kita telusuri bersama. Sebelum kita membahas solusinya, penting untuk memahami penyebabnya. Tumit pecah-pecah umumnya disebabkan oleh kulit kering yang kehilangan […]

  • Penghapusan Dana Hibah Ormas Sidoarjo 2025

    Polemik Dana Hibah Ormas Sidoarjo: APBD 2025 Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Badan Penganggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo dikejutkan dengan laporan pengesahan hasil Sidang Paripurna yang juga dihadiri Pemkab Sidoarjo di DPRD Sidoarjo pada Sabtu siang (30/11) kemarin. Dimana dalam Sidang Paripurna, sebelum dilakukan pengesahan tentang alokasi anggaran dana hibah untuk tiga Ormas Islam di Sidoarjo, tiba – tiba berubah […]

expand_less