Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Praktisi Hukum Surabaya, Aksi Mogok Hakim Bisa Berbahaya bagi Kepastian Hukum

Praktisi Hukum Surabaya, Aksi Mogok Hakim Bisa Berbahaya bagi Kepastian Hukum

  • account_circle Ruang M Andik
  • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Seluruh hakim di Indonesia berencana menggelar aksi mogok sidang selama sepekan sebagai bentuk protes terkait tuntutan kenaikan gaji. Rencana ini menuai reaksi dari berbagai pihak, termasuk praktisi hukum yang merasa khawatir akan dampaknya terhadap sistem peradilan.

Sahlan Azwar, seorang advokat dan praktisi hukum dari Surabaya, menyampaikan kekhawatirannya terkait aksi mogok massal tersebut. “Hak cuti memang hak pribadi setiap pegawai, namun jika berujung pada terhentinya proses sidang, tentu ini merugikan pencari keadilan. Pengadilan adalah tempat orang mencari keadilan, dan tanpa adanya hakim yang mendengar kasus, hal ini bisa membahayakan keberlangsungan hukum dan keadilan,” ujar Sahlan.

Lebih lanjut, Sahlan menyoroti beberapa persoalan yang perlu diputuskan dengan cepat. “Ada perkara penting yang harus segera diputuskan, seperti proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang hanya memiliki batas waktu 20 hari. Jika hakim mogok, bagaimana nasib kepastian hukum? Begitu juga dengan tahanan yang menunggu keputusan pengadilan untuk perpanjangan atau pembebasan. Aksi mogok ini tentu akan sangat merugikan para pencari keadilan,” tambahnya.

Sahlan juga mengungkapkan keheranannya terkait tuntutan kenaikan gaji hakim, terutama di tengah kondisi ekonomi yang lesu dan defisit anggaran negara. “Kami, sebagai advokat, bekerja tanpa digaji negara, dan sering kali menangani kasus pro bono. Sementara hakim, yang sudah memiliki gaji tinggi, masih meminta kenaikan. Ini cukup mengejutkan,” kata Sahlan.

Ia juga mengkritisi pendapatan hakim yang, menurutnya, tidak hanya berasal dari gaji resmi. “Pendapatan hakim tidak hanya berasal dari gaji resmi, tapi juga dari hal-hal yang terjadi di luar itu. Seperti kasus seorang hakim dalam LHKPN memiliki harta Rp 33 miliar setelah bekerja selama 23 tahun. Jika dihitung, itu lebih dari satu miliar per bulan, yang tentu tidak sebanding dengan gaji resmi mereka,” tambahnya.

Baca Juga  Sidang Tipikor Ungkap Uang OTT Ponorogo Bukan Korupsi, Murni Hutang Piutang!

Sahlan menutup pernyataannya dengan harapan agar aksi mogok ini tidak mencederai integritas profesi hakim. “Hakim memiliki peran mulia dan dihormati di masyarakat. Jika mereka melakukan aksi seperti ini, kita harus mempertimbangkan apakah mereka masih layak dipanggil dengan sebutan ‘Yang Mulia.’ Etika profesi harus dijaga, terutama di tengah krisis ekonomi dan defisit anggaran yang kita hadapi sekarang,” tutupnya.

  • Penulis: Ruang M Andik

Rekomendasi Untuk Anda

  • juleha jatim

    Juleha Berikan Trik Cara Mudah Robohkan Dan Sembelih Hewan Kurban

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Juru Sembelih Halal (Juleha), memberikan trik cara menyembelih hewan kurban dengan mudah dan secara syar’i kepada puluhawan warga di Surabaya. Menariknya, dalam pelatihan ini warga diajarkan langsung menggunakan sapi hidup yang hendak disembelih, Diharapkan, saat hari raya Idul Adha nanti, warga bisa melakukan penyembelihan hewan kurban secara mandiri. Sejumlah mentor juru sembelih halal […]

  • Timnas Indonesia U-20 kualifikasi Piala Asia U-20 2025

    Tren Positif di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025, Indonesia U-20 Kalahkan Timor Leste 3-1

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Jakarta, Ruang.co.id – Timnas Indonesia U-20 sukses meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas Timor Leste dalam laga kedua Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Pertandingan berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Jumat malam, yang memperkuat posisi Indonesia di puncak klasemen grup. Gol-gol kemenangan Garuda Muda dicetak oleh Jens Raven pada […]

  • Evakuasi empat korban Sidoarjo

    Empat Korban Tewas Tanpa Nama Terangkat dari Reruntuhan di Hari Keempat, RS Bhayangkara Surabaya Akan Identifikasi Korban

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Evakuasi korban di hari keempat, Jumat (3/10/2025) dan di hari kedua evakuasi dengan menggunakan alat berat ini, tim Basarnas dan gabungan tim evakuasi berhasil menemukan dan mengevakuasi bertambah sebanyak 4 korban dalam keadaan tewas dan belum teridentifikasi nama mereka. Korban kemudian dimasukkan kantong jenazah lalu dilarikan ke RS Bhayangkara Surabaya, guna dilakukan […]

  • perkenalkan skuad Persebaya 2026

    Persebaya Perkenalkan Skuad Lebih Awal, Siap Menggila di Musim Baru

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Persebaya Surabaya langsung tancap gas menyambut musim baru Super League 2026/2027. Klub kebanggaan warga Surabaya ini memilih langkah tak biasa dengan memperkenalkan komposisi skuad lebih awal melalui gelaran Media Day yang mempertemukan media, Bonek, sponsor, manajemen, pelatih, dan para pemain. Perkenalan skuad lebih awal ini menjadi sinyal kuat bahwa Bajul Ijo tak ingin […]

  • Puasa Nisfu Syaban 2025

    Kapan Puasa Nisfu Syaban 2025? Simak Jadwal, Niat, dan Keutamaan di Sini!

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Tidak terasa, bulan Syaban sudah memasuki pertengahan waktunya, dan umat Muslim pun mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi puasa Nisfu Syaban 2025. Bulan ini dikenal sebagai bulan yang penuh keberkahan dengan berbagai ibadah sunnah yang dapat mendatangkan pahala besar. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah melaksanakan puasa Nisfu Syaban yang memiliki banyak keutamaan. […]

  • Gaya Hidup Tanpa Uang Tunai

    Dunia Menuju 100% Digital, Siapkah Kita Hidup Tanpa Uang Tunai?

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bayangkan dompet yang penuh sesak, bukan dengan lembaran uang, tapi dengan tumpukan struk belanja yang sudah usang, kartu diskon yang tak terpakai, dan koin-koin misterius. Mungkinkah dompet seperti itu akan segera punah? Negara-negara seperti Swedia dan China semakin meninggalkan uang tunai dan beralih ke transaksi digital. Kita pun semakin akrab dengan QR code, […]

expand_less