Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Terkini » Catat, Disperpusip Jatim Bareng Perpusnas Press Gelar Lomba Esai Ragam Pesona Jatim

Catat, Disperpusip Jatim Bareng Perpusnas Press Gelar Lomba Esai Ragam Pesona Jatim

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.idDinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Jatim bersama Perpusnas Press, jaring para penulis berbakat di Jatim dalam lomba menulis esai. Acara yang dikemas dalam kegiatan Inkubator Literasi Pustaka Nasional (ILPN) Jawa Timur tahun 2024 itu mengangkat tema “Ragam Pesona Jatim”.

Mengawali pelaksanaanya, kegiatan tersebut diawali dengan kegiatan sosialisasi ILPN Jatim tahun 2024 di Graha Pustaka, Kantor Disperpusip Jatim, Jl. Menur Pumpungan 32 Surabaya, Kamis (20/6/2024).

Bersama Pimpinan Redaksi Perpusnas Press Edi Wiyono, Kepala Disperpusip Jatim Ir. Tiat S. Suwardi, MSi membuka acara tersebut. Hadir menyaksikan kegiatan tersebut Yusron Amirulloh, Teguh Wahyu Utomo, Bambang Prakoso dari Yayasan Iqro Semesta, pejabat struktural dan fungsional di lingkup Disperpusip Jatim.

“Semestinya acara ini sudah dilaunching pada tanggal 12 Juni 2024 lalu di acara Gerakan Indonesia Membaca yang dilaksanakan di Hotel Movenpick, Surabaya. Dan sekarang baru dilaksanakan sosialisasinya,” kata Tiat S. Suwardi.

Tiat menyebut, total ada 90 peserta yang terlibat dalam sosialisasi ini. Mereka mendapat pembekalan dari sejumlah narasumber. Menurutnya, peningkatan literasi di Jatim merupakan kebutuhan yang mendesak. Disamping itu juga membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.

“Bukan hanya tanggung jawab pemangku kepentingan yang berkutat di dunia perpustakaan saja, tetapi semua lapisan masyarakat pentahelix,” katanya.

Saat ini, sebut Tiat, upaya pemerintah masih terfokus pada penguatan literasi dasar seperti membaca, menulis, berhitung dan berbicara saja. Sementara di negara lain, saat ini sudah melampaui semua itu.

Dirinya tak memungkiri, Indonesia masih menghadapi tantangan melek huruf, kurangnya minat baca dan rendahnya literasi sains. Disisi lain, literasi merupakan kemampuan individu dalam calistung dan berbicara serta kemampuan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Dua Perwira Polda Jatim Raih Penghargaan PWI Jatim di HPN 2026

“Kemampuan literasi sangat penting dalam menentukan daya saing seseorang,” tandasnya.

Oleh karena itu, sambung Tiat, perlu upaya peningkatan kemampuan literasi masyarakat yang semakin nyata. Untuk Jatim sendiri, Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) sudah mengalami peningkatan cukup signifikan. Berdasarkan kajian Perpusnas RI, pada tahun 2023, TGM masyarakat Jatim tergolong sedang yaitu mencapai 69,78. Angka ini meningkat dari tahun 2022 sebesar 68,54.

“Untuk Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) nya pada tahun 2023, Jatim sebesar 75,18. Nilai TGM dan IPLM Jatim pada tahun 2023 masih di atas rata-rata nilai nasional dengan nilai 66,77 untuk TGM dan IPLM sebesar 69,42,” terangnya.

Ia pun mengimbau agar masyarakat semakin mengeksplorasi kegemaran membaca. Salah satunya dengan mengunjungi perpustakaan di mana mereka tinggal.

“Kami juga mewadahi melalui kegiatan semacam ini. Seperti yang tengah kita laksanakan lewat acara Inkubator Literasi Pustaka Nasional Jawa Timur yang berlangsung saat ini,” ujarnya.

Nantinya, seluruh peserta mendapat bimbingan dan pelatihan serta memiliki kesempatan mengikuti kompetisi menulis buku antologi Ragam Pesona Jawa Timur. Dari peserta yang mengirimkan karya tulisnya akan dipilih 15 orang untuk mengikuti pelatihan lebih dalam lagi soal penulisan buku.

Tiat pun menambahkan, sampai saat ini kecenderungan literatur lokal di masyarakat masih sebatas bertutur saja. Sangat jarang ada yang menulis. Seperti contoh, dongeng yang dilestarikan melalui budaya bercerita dari generasi ke generasi.

“Hingga saat ini sulit menemukan rujukan berbentuk tulisan berbasis kearifan lokal,” tuturnya.

Padahal kearifan lokal mengandung nilai-nilai yang sarat dan masih sangat relevan digunakan. Maka dari itu, mantan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Jatim itu berharap agar program ILPN Jatim tahun 2024 ini dapat menelurkan penulis-penulis berbakat di Jatim, terutama dapat menerbitkan buku-buku bermutu. Serta berujung pada kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Aturan Barang Bawaan Mudik Dengan Kereta Api Tak Lebih 20 kg

“Semoga semakin bisa mendorong pertumbuhan benih literasi tentang Jatim. Mengingat literasi menulis tentang kearifan lokal di Jatim masih sangat terbatas,” tandas Tiat yang dikesempatan itu pula meluncurkan Gerakan Pustakawan Menulis Buku (GPMB).

Sementara itu, Pimpinan Redaksi Perpusnas Press Edi Wiyono berharap, bimbingan teknis penulisan atau proses inkubasi ini dapat menghasilkan buku berkualitas tentang kearifan lokal sebagai warisan masa depan.

“Ini akan menjadi dasar untuk memastikan karya-karya yang dihasilkan teman-teman dari Jatim itu layak untuk terbit. Ada proses kurasi yang panjang agar ketika dibaca masyarakat, bisa mendapatkan informasi atau value yang luar biasa,” terang Edi.

Inkubasi literasi ini akan berjalan berkelanjutan melalui roadmap yang telah disiapkan oleh Perpusnas RI. Meliputi peta jalan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

“Jangka pendeknya adalah buku yang dihasilkan, tetapi jangka panjangnya akan kita maintenance teman-teman penulis ini agar memiliki semangat dan juga interesting terhadap bidang kepenulisan. Kami beri nama Forum Inkubator Literasi Perpustakaan Nasional,” ujarnya.

Forum itu, sebut Edi, adalah sarana bagi para penulis hasil inkubasi literasi mulai tahun 2020-2024. Kegiatan itu meliputi bedah buku, talkshow, diskusi literasi dan perbukuan sebagai bagian menghidupkan kembali ekosistem penulis yang ada di daerah.

Untuk Jatim, Edi Wiyono memberikan apresiasi tersendiri. Bahwa penulisan tentang potensi provinsi paling ujung timur di pulau Jawa ini sudah sangat masif. Tetapi kebaruan atau novelty dari wisata yang selama ini belum tereksplorasi masih banyak.

“Harapan kita adalah ada kebaruan dari informasi yang dihasilkan terkait ragam pesona Jatim,” katanya.

Selain Jatim, ILPN juga berlangsung di 19 provinsi lainnya di Indonesia. Sejak berlangsung pada 2020 lalu, Perpusnas Press sudah mencetak dan menerbitkan 45 buku dengan lebih dari 650 penulis yang terlibat.

Baca Juga  Di Hari Pahlawan, Harapan dan Dukungan untuk Keluarga KRI Nanggala-402

Edi berharap dari angka penulis itu, minimal 50 persen konsisten berkarya setelah masa inkubasi literasi. Perpusnas Press akan mencetak hasil karya penulis serta memberikan hadiah bagi mereka yang karya tulisnya dinilai bagus.

Usai pembukaan, peserta yang hadir diberikan pemahaman tentang tips penulisan. Pertama disampaikan Yusron Amirulloh. Materi yang dibagikan seputar pengalaman soal dunia penulisan ragam kearifan lokal. Selain itu, ada Teguh Wahyu Utomo yang mengupas bagaimana seseorang menghasilkan karya esai yang menarik dan layak terbit. Lalu Bambang Prakoso mengupas soal pentingnya penulisan kearifan lokal Jatim.(*)

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Film Rumah Dinas Bapak

    Film Horor Komedi Terbaru Dodit Mulyanto “Rumah Dinas Bapak”

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dodit Mulyanto, yang terkenal dengan komedi stand-upnya yang cerdas, kini mencoba peruntungan di dunia akting. Film terbarunya, Rumah Dinas Bapak, adalah sebuah horor-komedi yang menarik perhatian. Film ini akan segera tayang pada 8 Agustus 2024, menampilkan Dodit sebagai pemeran utama. Menggabungkan unsur horor dan komedi, film ini menjanjikan pengalaman menonton yang menghibur […]

  • 10 Aneka Kue Kering Lebaran Kekinian yang Wajib Ada di Meja!

    10 Aneka Kue Kering Lebaran Kekinian yang Wajib Ada di Meja!

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Hari pertama Lebaran, tamu datang silih berganti, dan mereka langsung melirik meja ruang tamu. Toples kue sudah tertata rapi. Mereka pun mulai membuka satu per satu. Tapi… kue yang ada cuma nastar, kastengel, dan putri salju lagi? Bukannya nggak enak, tapi kadang kita butuh jajan lebaran yang lebih fresh dan kekinian! Saat ini, […]

  • Negara yang Menjajah Indonesia

    Negara-Negara yang Pernah Menjajah Indonesia: Kisah Panjang Perjuangan Kemerdekaan

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Indonesia, yang terkenal sebagai negeri kaya akan sumber daya alam dan keindahan alamnya, pernah mengalami masa kelam akibat penjajahan. Selama ratusan tahun, berbagai negara telah menjajah bangsa kita yang ingin menguasai rempah-rempah, kekayaan alam, dan lokasi strategis Indonesia. Penjajahan tidak hanya membawa penderitaan fisik, tetapi juga memengaruhi budaya, politik, dan ekonomi masyarakat […]

  • KUR Porang Fiktif

    Vonis 3 Tahun Korupsi Kredit Porang Fiktif, Tinggalkan Luka Suwarno Ajukan Banding Ingin Bongkar Aktor Lainnya

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id -Majelis hakim Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Kelas I Surabaya, akhirnya menjatuhkan vonis pidana terhadap Suwarno, mantan Pimpinan Cabang Pembantu (Pimcapem) BRI KCP Muncar, Banyuwangi, dalam perkara dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) fiktif senilai Rp800 juta. Putusan itu dibacakan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (19/5/2026), dipimpin Ketua Majelis Hakim […]

  • Jadwal Film Perayaan Mati Rasa di bioskop

    Jadwal Tayang Film Perayaan Mati Rasa di Bioskop Surabaya Hari Ini 25 Februari 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co id – “Perayaan Mati Rasa”, sebuah karya terbaru dari sutradara muda berbakat, Umay Shahab, kini hadir di layar lebar bioskop Surabaya. Film drama keluarga yang dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan ini menjanjikan pengalaman emosional yang mendalam bagi para penonton. Mengisahkan tentang perjalanan sebuah keluarga dalam menghadapi kehilangan, “Perayaan Mati Rasa” mengeksplorasi tema-tema universal tentang cinta, […]

  • film Perang Kota

    Perang Kota Gulatan Cinta dan Derita di Tengah Bisingnya Peluru

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Mouly Surya kembali menghadirkan karya sinema yang menggugah dengan Perang Kota, sebuah film yang mengangkat konflik manusia di tengah kekacauan perang. Bukan sekadar tontonan aksi, film ini menyelami sisi paling kelam dari jiwa manusia—rasa cinta yang terpendam, pengkhianatan yang menyakitkan, dan keberanian yang lahir dari ketakutan. Proses kreatif yang dimulai sejak 2018 akhirnya […]

expand_less