Breaking News
light_mode
Minggu, 11 Oktober 2026
Beranda » Daerah » FK UWKS Perkuat Pengendalian Tuberkulosis dengan Edukasi Nutrisi Warga Sumenep

FK UWKS Perkuat Pengendalian Tuberkulosis dengan Edukasi Nutrisi Warga Sumenep

  • account_circle Ruang Sely
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumenep, Ruang.co.id – Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK UWKS) memperkuat upaya pengendalian tuberkulosis (TB) di Kabupaten Sumenep melalui edukasi nutrisi berbasis komunitas. Tim pengabdian masyarakat (pengmas) menggelar penyuluhan bertajuk “Peran Intervensi Nutrisi Berbasis Komunitas pada Pengendalian Tuberkulosis di Kelompok Usia Rentan” di Balai Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan ini menyasar 45 peserta yang terdiri dari warga, kader kesehatan, dan masyarakat dari kelompok usia rentan.

Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang digerakkan oleh tim dosen FK UWKS. Tim dipimpin oleh Dr. dr. Sukma Sahadewa, M.Kes., bersama anggota Dr. dr. Harry Kurniawan Gondo, Sp.OG., Subsp.Fm., S.H., M.Hum., serta Dr. Atik Sri Wulandari, S.K.M., M.Kes. Dua mahasiswa kedokteran, M. Rizki Cahyo S. dan Ibrahim, juga turut dilibatkan sebagai bagian dari penguatan kompetensi calon dokter dalam pemberdayaan masyarakat.

Dr. dr. Sukma Sahadewa menekankan bahwa pemulihan pasien TB memerlukan lebih dari sekadar kepatuhan minum obat. “Pengobatan yang baik harus diimbangi dengan pemenuhan nutrisi yang adekuat, dukungan keluarga, serta lingkungan yang sehat. Edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting agar penderita TB memperoleh dukungan optimal selama menjalani pengobatan sehingga angka kesembuhan dapat terus meningkat,” ujarnya.

Baca Juga : IBI Jatim Perkuat Garda Pelayanan Ibu Anak Sambut Indonesia Emas

Materi edukasi dirancang untuk langsung dapat diterapkan oleh warga. Tim secara spesifik menyimulasikan cara mengolah pangan lokal seperti ikan, telur, dan sayuran hijau menjadi menu bergizi pendukung terapi. “Kami mengajarkan bagaimana mengolah sumber pangan lokal yang murah dan mudah didapat menjadi makanan pendukung terapi TB. Ini adalah langkah konkret agar edukasi tidak hanya berhenti sebagai wacana, tetapi menjadi aksi nyata di dapur setiap keluarga,” jelas dr. Sukma.

Baca Juga  Drama Akhir LPJ APBD 2024 Sidoarjo, Ketika Demokrasi Menguji Integritas Kepala Daerah

Selain nutrisi, warga menerima pemahaman tentang pentingnya menyelesaikan pengobatan selama enam bulan sesuai standar tenaga kesehatan, serta peran ventilasi dan pencahayaan rumah dalam memutus rantai penularan. Berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test, pengetahuan peserta terhadap materi pengendalian TB dan peran nutrisi mengalami peningkatan yang signifikan.

Baca Juga : Hadapi Tantangan Global, Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan

Kegiatan ini didanai penuh oleh Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dan menghasilkan sejumlah luaran, antara lain media edukasi kesehatan, publikasi ilmiah, dan penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dengan Pemerintah Desa Batang-Batang Daya. Di penghujung acara, Dr. dr. Sukma Sahadewa menegaskan harapannya agar program ini memberikan dampak berkelanjutan. “Komitmen kami bukan hanya menjalankan program, tetapi memastikan bahwa setiap individu yang kami edukasi menjadi agen perubahan kesehatan di lingkungannya. Inilah wujud nyata kampus hadir untuk negeri,” pungkasnya.

  • Penulis: Ruang Sely

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Broken Home

    Jadi Anak Broken Home? Nggak Harus Selamanya Galau, Pasti Bisa Bangkit!

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Keluarga adalah lingkungan pertama tempat anak-anak belajar tentang cinta, kepercayaan, dan kehidupan. Namun, bagi anak-anak dari keluarga broken home—di mana orang tua mereka berpisah atau mengalami perceraian—dinamika ini menjadi lebih kompleks. Di generasi Z, yang dikenal tumbuh dengan teknologi dan tekanan sosial yang tinggi, tantangan ini semakin signifikan. Apa Itu Keluarga Broken […]

  • Peran pondok pesantren Jawa Timur

    Pondok Pesantren sebagai Pilar Moral dan Filter Budaya bagi Rakyat Jawa Timur

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Anggota komisi A DPRD Jatim, Ahmad Iwan Zunaih mengatakan, keberadaan dan peran pondok pesantren di Jawa Timur ini sangat penting artinya bagi pendidikan moral masyarakat di Jawa Timur, baik di masa lalu, masa sekarang maupun di masa yang akan datang. Sehingga, kalau saja ada kekurangan di satu pesantren tidak bisa digeneralisasikan bahwa semua […]

  • SEMMI

    SEMMI Dukung DPRD Sidoarjo Tolak LPP APBD 2024: “Pemerintah Butuh Evaluasi Menyeluruh!”

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Dukungan moral dan intelektual datang dari kalangan mahasiswa untuk DPRD Sidoarjo, yang secara tegas menolak Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD Tahun Anggaran 2024. Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) PC Sidoarjo menyebut keputusan itu bukan hanya sah, tetapi urgent sebagai sinyal korektif bagi pemerintahan daerah. Ketua Umum SEMMI PC Sidoarjo, Bayhaqqi Sayyid, menilai […]

  • pengasuh ponpes cabul ke santriwati

    Skandal Ponpes: Pengasuh di Sidoarjo Divonis 3 Tahun Penjara atas Kasus Pencabulan

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo menjatuhkan vonis 3 tahun penjara kepada Hidayatullah, pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mahdiy di Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran. Hidayat dinyatakan bersalah atas perbuatan pencabulan terhadap seorang santriwati yang masih di bawah umur. Ketua Majelis Hakim, Bambang Trenggono, menyatakan bahwa terdakwa tidak hanya dijatuhi hukuman […]

  • mudik gratis 2025

    7 Tips Ampuh ‘War Tiket’ Mudik Gratis 2025 Dapatkan Kesempatan Pulang Kampung Tanpa Biaya!

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Menjelang Idulfitri 2025, program mudik gratis dari lembaga pemerintah dan BUMN kembali digelar. Program ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa terbebani biaya transportasi. Namun, antusiasme tinggi membuat persaingan untuk mendapatkan tiket semakin ketat. Kuota terbatas sering habis dalam hitungan menit, sehingga Anda perlu strategi khusus untuk memenangkan ‘war tiket’ […]

  • Peringatan Hari Keroncong Indonesia

    Kobaran Asa dan Cita Perjuangan Sidoarjo Tahun Perdana Gebyar Kelahiran Hari Keroncong Nasional

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Alunan merdu alat musik ciri khas Keroncong, kembali dibunyikan di Sidoarjo, pada Kamis malam (1/10/2026), di panggung spektakuler Dewan Kesenian Daerah (Dekesda) Sidoarjo. Senandung dengan nada cengkok ciri khas Keroncong, dinyanyikan dari judul “Keroncong Sidoarjo” karya Gustav, lagu “Gebyar Gebyar” yang dipopulerkan Gombloh, hingga lagu “Un-Break My Heart” yang dipopulerkan Toni Braxton, […]

expand_less